![]() |
PADANG PARIAMAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman memperketat pengawasan makanan dan air minum di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Padang Pariaman menyusul kasus dugaan demam tifoid yang sebelumnya dialami sejumlah siswa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Dr. dr. Engga Lift Irwanto, Sp.OG (K), SH, MH, S.Ak, MM, MAP, MKM, M.Kes, bersama jajaran turun langsung ke MAN IC Padang Pariaman untuk melakukan pendampingan sekaligus memperkuat upaya penanggulangan dan pencegahan kasus serupa.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langkah penanganan berjalan dengan baik serta memperkuat koordinasi antara Dinas Kesehatan, pihak sekolah, dan tenaga kesehatan. Pengawasan juga difokuskan pada faktor risiko yang berkaitan dengan keamanan makanan, kualitas air minum, serta penerapan higiene dan sanitasi di lingkungan sekolah.
Berdasarkan informasi terkini dari Dinas Kesehatan, seluruh siswa yang sebelumnya mengalami sakit telah dinyatakan sembuh. Mereka direncanakan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar pada 12 Oktober 2026, dengan tetap memperhatikan pemantauan kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan memperketat pengawasan terhadap seluruh Tempat Pengolahan Makanan (TPM) yang menyediakan makanan bagi siswa, termasuk depot air minum yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum di lingkungan sekolah. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan makanan dan air minum memenuhi persyaratan higiene sanitasi guna meminimalkan risiko kontaminasi.
Tidak hanya itu, pengelola katering dan pihak sekolah juga diimbau memastikan kebersihan seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian. Kebersihan dapur, peralatan makan, sumber air, serta perilaku penjamah makanan menjadi aspek penting yang harus diperhatikan secara berkelanjutan.
Dinas Kesehatan turut mengimbau pihak sekolah, pengelola katering, penyedia air minum, orang tua, dan para siswa untuk meningkatkan kewaspadaan. Siswa diminta membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan serta minuman yang terjamin kebersihannya, dan segera melapor kepada guru atau petugas kesehatan apabila mengalami demam, sakit perut, mual, muntah, diare, maupun keluhan kesehatan lainnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan sehat. Masyarakat juga diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, serta segera membawa siswa yang kembali mengalami gejala sakit untuk mendapatkan pemeriksaan tenaga kesehatan sedini mungkin. (Kominfo)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih