Sekda Jonpriadi Minta Kabag dan Kasubag Tingkatkan Koordinasi dengan SKPD

Sekda Jonpriadi Minta Kabag dan Kasubag Tingkatkan Koordinasi dengan SKPD

Jumat, 13 Januari 2017, 17.38.00
Sekda Jonpriadi didampingi Asisten Pemerintahan Idarussalam, Asisten Pembangunan Netty Warni, Asisten Umum Fakhriati saat rapat bersama Kabag dan Kasubag di lingkungan Sekretariat Daerah di Ruang Rapat Sekda, Parit Malintang, Jumat (13/1) pagi ( Fhoto : Humas ).

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM----Sekretaris Daerah Jonpriadi meminta Kabag-kabag beserta Kasubag di jajaran Sekretariat Daerah agar meningkatkan koordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kab. Padang Pariaman.

"Bersyukurlah apabila pernah bertugas di Sekretariat Daerah. Karena orangnya harus sesuai kriteria seperti pekerja keras, pengonsep dan sebagai koordinator SKPD," kata Sekda Jonpriadi di Ruang Rapat Sekda, Parit Malintang, Jumat (13/1).

Diketahui jumlah Bagian pada Sekretariat Daerah sesuai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2017 sebanyak 10 Kepala Bagian dan 28 Kepala Sub Bagian. Jumlah ini berkurang dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 11 Kepala Bagian. "Diawal tahun baru, dengan OPD baru, semangat baru dan bekerja lebih teliti sesuai ketentuan," kata alumni Fakultas Ekonomi Unand itu.

Dalam waktu dekat, kata Jonpriadi, akan dibuat kontrak kinerja masing-masing Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian sebagai bahan evaluasi dalam 6 bulan ke depan."Kita minta Bagian Organisasi segera siapkan kontrak kinerja sesuai tugas dan fungsi," kata mantan Kepala Bappeda itu.

Sementara Staf Ahli Bidang Sosial, Budaya dan Sumber Daya Manusia Taslim meminta jajaran sekretariat daerah agar meningkatkan kedisiplinan. Mulai dari kehadiran apel pagi, berpakaian dinas beserta aksesoris dan etika ASN.
"Saya minta kepada yang merokok, ditempat yang disediakan dan puntungnya jangan dibuang ke pot bunga," kata Taslim.

Satu hal yang menjadi penekanan, tambah Taslim, agar masing-masing bagian diminta hati-hati membuat surat yang akan ditekan oleh Seketaris Daerah. Lakukan pengecekan secara berjenjang, jika ada kesalahan agar diperbaiki.

"Ketika surat yang ditekan pak Sekda ada kesalahan, dan sudah didistribusikan, maka itu kesalahan kita semua. Saya harap itu tidak terjadi," kata mantan Kabag Umum itu.

WIS/HMS

TerPopuler