Selasa, 30 Mei 2017

Untuk LKPD 2016, Kabupaten Padangpariaman Kembali Raih Predikat WTP

Untuk LKPD 2016, Kabupaten Padangpariaman Kembali Raih Predikat WTP


Padang, BANGUNPIAMAN.COM -- Pemerintah Kabupaten Padangpariaman kembali mendapatkan Predikat/Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016. Prestasi ini adalah keempat kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2013 hingga 2016.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar, Eliza di Aula BPK RI, Padang, Jumat (26/5/2017).

"Kabupaten Padangpariaman berhasil mempertahankan prestasi seperti tahun lalu, yaitu opini WTP. Selamat kepada pemerintah dan masyarakat Padangpariaman," kata Eliza.

Dia mengatakan, BPK memberikan WTP berdasarkan data dan fakta dalam pemeriksaan atas LKPD tahun 2016, termasuk implementasi serta rencana aksi.

"Padangpariaman berhasil dalam penerapan akuntansi berbasis akrual sebagai standar akuntansi pemerintahan. Jadikan prestasi ini sebagai momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah," kata mantan Kepala BPK Perwakilan Jambi itu.

Dijelaskannya, penerapan akuntansi berbasis akrual sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 71 tahun 2010 pertama dilaksanakan tahun 2015 setelah sejak tahun 2011 merupakan tahun peralihan dari akuntansi berbasis kas menuju akrual (cash toward accrual) menjadi penerapan berbasis akrual.

Dalam akuntansi berbasis akrual, papar dia, ada tujuh jenis pelaporan, yaitu laporan realisasi, laporan perubahan saldo, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengapresiasi kinerja seluruh pengelola anggaran yang berperan atas akuntabilitas keuangan daerah yang efektif, transparan, akuntabel serta mengutamakan asas kepatutan dan kewajaran.

"Penghargaan ini kita persembahkan untuk seluruh aparatur Pemkab Padangpariaman serta masyarakat ranah dan rantau. Terima kasih atas kerja kerasnya dan ridho Allah SWT," kata Ali Mukhni.

Tahun ini, kata Ali Mukhni, pihaknya meraih prestasi yang membanggakan. Pertama, meraih predikat CC terhadap laporan akuntalibilitas kinerja instansi pemerintah. Kedua, penyerapan anggaran fisik sebesar 98% dan ketiga, meraih Opini WTP dari BPK RI.

"Ketiga hal tersebut menjadi ukuran keberhasilan suatu pemerintahan. Padangpariaman menjadi salah satu yang terbaik di Sumbar," imbuhnya.

Sementara itu Ketua DPRD Padangpariaman Faisal Arifin apresiasi Bupati Ali Mukhni beserta jajaran yang telah meraih Opini WTP dari BPK RI. Artinya, kata dia peran eksekutif dan legislatif telah memiliki visi dalam kepatuhan terhadap penyajian laporan keuangan.

"Keberhasilan meraih WTP ini wujud nyata sinergitas pemerintah daerah dan DPRD dalam pengelolaan keuangan daerah. Dan juga optimalnya fungsi pengawasan DPRD terhadap tata kelola keuangan daerah," kata Faisal Arifin.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Hanibal mengatakan, Opini WTP tersebut merupakan kelima kalinya diraih Kabupaten Padangpariaman. Pertama pada tahun 2008 kemudian sebanyak empat kali berturut-turut  tahun 2013, 2014, 2015 dan 2016.

"Alhamdulillah, prestasi ini sebagai bentuk pengakuan pemerintah terhadap pengeloaan keuangan daerah," ujarnya.

Inspektur (inspektorat) Padangpariaman Syafriwal juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim reviu yang melakukan pembinaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008.

"Tugas ke depan adalah mempertahankan WTP Murni yang diraih tahun ini. Mohon dukungan seluruh pihak," kata dia. (REL)

Jumat, 26 Mei 2017

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1438 H, Sabtu 27 Mei 2017

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1438 H, Sabtu 27 Mei 2017

Fhoto Ilustrasi Orang Melihat Bulan Dengan Teropong ( Fhoto Dok.Kompas)

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1438 Hijriah jatuh pada Sabtu (27/5/2017). Penetapan ini berdasarkan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (26/5/2017).

"Berdasarkan perhitungan hisab dan rukyat, semua peserta sidang sepakat bahwa malam ini memasuki 1 Ramadhan," kata Menteri Lukman, saat memberikan keterangan pers seperti dilansir www.kompas.com, Jumat (26/5/2017).

"Oleh karena itu, besok pagi, Sabtu, 27 Mei 2017 kita awali puasa Ramadhan tahun ini," ucapnya.

Menurut Lukman, kesepakatan sidang isbat dibuat berdasarkan dua hal, yaitu perhitungan hisab dan laporan petugas tersumpah di lapangan yang melihat hilal. Dengan demikian, umat Islam di Indonesia akan memulai ibadah puasa mulai Sabtu besok.

Selain itu, berdasarkan penetapan ini, maka umat Islam di Indonesia mulai melakukan shalat tarawih pada Jumat malam ini. Sidang isbat merupakan wujud kebersamaan antara pemerintah dan ormas Islam serta instansi terkait dalam mengambil keputusan penentuan awal bulan Ramadhan 1438 Hijriah. Isbat diawali sesi prasidang berupa pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1438 H oleh tim hisab rukyat Kementerian Agama.

sumber : kompas.com

Rabu, 24 Mei 2017

Anak Nagari Balah Aie Timur Ramal Saleh,  Terpilih Jadi Ketua Kadin Sumbar

Anak Nagari Balah Aie Timur Ramal Saleh, Terpilih Jadi Ketua Kadin Sumbar

Padang, BANGUNPIAMAN.COM---H.Ramal Saleh. Putra Pincuran Sonsang Nagari Balah Air Timur Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padangpariaman yang sehari-harinya penghusaha sukses yang bergerak di eksportir hasil bumi, akhirnya terpilih menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri Sumbar (KADIN) Sumbar priode 2017-2022.

Seperti dilansir www.topikini.com, Rabu (24/05),  H.Ramal Saleh (55th) secara dramatis memenangkan pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri ( KADIN ) Sumbar untuk periode 2017-2022 di Hotel Mercure, Padang, Selasa (23/5/2017) malam.

Dalam pemilihan yang diikuti oleh Kadin Kabupaten Kota se Sumatera Barat itu, Ramal Saleh meraih 52 suara. Sementara calon lainnya Budi Syukur hanya memperoleh 37 suara.

“Ini kemenangan kita bersama masyarakat dunia usaha Ranah Minang, dan mari kita besarkan Kadin Sumbar, setelah kinerjanya terpuruk hingga ditelantarkan oleh Kadin pusat,” kata Ramal Saleh.

Menurut Ramal Saleh, yang merupakan eksportir hasil bumi ini, kemenangan pemilihan Ketua Kadin ini adalah kemenangan pengusaha Sumatera Barat. Saatnya kita jadikan Kadin sebagai Rumah Gadang pengusaha, motor penggerak perekonomian Sumbar.

“Mari membangkit kan marwah pengusaha, memberdayakan UKM, tujuan nya untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat,” tambahnya

Ketika ditanya langkah pertama nya pasca kemenangan, Ramal Saleh mengatakan akan menghimpun semua potensi pengusaha untuk bersama sama di Kadin Sumbar. “Tidak ada lagi kubu-kubuan. Mari bersatu untuk kemajuan pengusaha Sumatera Barat,” kata Ramal Saleh yang juga Ketua Asosiasi Eksportir Pinang Indonesia.(***)

sumber : www.topikini.com

Meski Dalam Kondisi Kurang Sehat, Tidak Mematahkan Semangat Wako Mukhlis Pimpin Subuh Mubarakah.

Meski Dalam Kondisi Kurang Sehat, Tidak Mematahkan Semangat Wako Mukhlis Pimpin Subuh Mubarakah.

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Meski dalam kondisi kurang sehat, namun tidak mematahkan semangat Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman untuk memimpin gerakan subuh mubarakah di Masjid Raya Desa Manggung, Rabu (24/5). Subuh mubarakah tersebut dihadiri oleh ASN, instansi vertikal, tokoh masyarakat dan jemaah masjid.

" Sebenarnya pada hari ini saya sudah berada di Belanda untuk mengikuti kegiatan dinas. Namun karena kondisi saya kurang sehat, maka kunjungan ke Belanda saya batalkan. Padahal seluruh administrasi keberangkatan sudah selesai dan siap untuk berangkat," kata Walikota Mukhlis Rahman

Dalam sambutannya walikota Pariaman tidak bosan-bosannya menghimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan ibadah dan kegiatan keagamaan.
"Subuh mubarakah program Pemko Pariaman yang rutin kita lakukan setiap bulan, saya dalam keadaan sakit tetap mengikuti subuh mubarakah, menandakan arti pentingnya shalat subuh berjamaah dimasjid," jelas Mukhlis.

Menyambut bulan ramadhan, Wako Mukhlis menghimbau agar seluruh warga kota dapat menjaga hubungan kepada Allah SWT dan hubungan sesama manusia.
"Mari kita saling maaf memaafkan, sambutlah ramadhan dengan gembira dan pola hidup sederhana," tutur mukhlis.

Tuangku Baharuddin dalam tauziahnya mengatakan pemimpin yang mengajak umatnya kejalan Allah SWT akan mendapatkan Pahala yang lebih besar, mengajak pada yang makruf dan nahi mungkar.

"Pemimpin mengajak pada agama Allah, sebagai ladang amal baginya untuk akhirat, seperti subuh mubarakah dan magrib mengaji, ASN dan yang mengikuti mendapat pahala namun pemimpin mendapat pahala yang lebih besar dan berlipat ganda." tuturnya.

Subuh Mubarakah di Masjid Raya Manggung merupakan subuh mubarakah yang kedua, sebelumnya di Masjid Raya Kampung Baru Pariaman dengan jamaah yang sangat banyak sampai ke teras masjid.

AS/WIS

Selasa, 23 Mei 2017

Meski Ikuti Training di Korsel, Kadisdukcapil Pastikan Standar Pelayanan Tetap Berjalan Sesuai SOP

Meski Ikuti Training di Korsel, Kadisdukcapil Pastikan Standar Pelayanan Tetap Berjalan Sesuai SOP

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman Muhammad Fadli, Bersama Rekan-Rekannya Ketika Berada di Seoul Korea Selatan  ( Fhoto : Dok.Muhammad Fadli )
Korea Selatan, BANGUNPIAMAN.COM---Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman memastikan standar pelayanan tetap berjalan seperti biasa sesuai SOP meski Kepala Dinas Dukcapil, Muhammad Fadhly sedang mengikuti pelatihan/kursus singkat di Seoul, Korea Selatan. Pasca keberangkatan Kepala Dinas mengikuti training, pelaksana harian dijabat oleh Sekretaris Dinas, Drs. Martoni.

Dalam wawancara via pesan media sosial, Muhammad Fadhly menjelaskan bahwa Dinas Dukcapil akan bisa berjalan _on the track_ sesuai SOP karena telah dilatih untuk itu.

"Instrumennya pun sudah tersedia dan tim kerja kami sudah dilatih sampai kepada hal-hal detail. Saya juga bisa melakukan pemantauan jarak jauh, baik via CCTV maupun kinerja para operator dari laporan-laporan hasil pekerjaan mereka berdasarkan user id masing-masing," ungkap Fadhly menjelaskan.

Fadhly juga menjelaskan bahwa hal yang mungkin menjadi keluhan bagi masyarakat adalah menunggu penandatanganan basah karena itu sudah diatur oleh undang-undang. Tetapi ini juga telah diatur dengan SOP, bahwa pelayanan tunda di saat Kepala Dinas berhalangan akan dikirimkan via pos ke alamat rumah masing-masing (delivery service) dengan semua biaya ditanggung oleh pemerintah daerah.

Dinas dengan rata-rata kunjungan 200 pelayanan setiap hari ini, juga menyediakan layanan pengaduan pada SMS nomor 08116943000 dan Layanan Telepon pada 0751 93399. Masyarakat dapat memanfaatkan sarana ini untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi. Misalnya pengurusan pindah masyarakat yang datanya masih di perantauan, sementara sudah berdomisili kembali di kampung halaman, Dinas akan membantu memfasilitasi porses pindahnya.

Disinggung mengenai training ke Seoul, Korea Selatan, Kepala Dinas Dukcapil menjelaskan bahwa keikutsertaannya pada training ini berdasarkan Surat Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yang memberikan kesempatan kepada 10 Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Indonesia diantaranya Kab. Padang Pariaman, Belitung, DKI Jakarta, Kab Bandung, Kota Semarang dll.

"Kami sedang mengikuti training Civil Registration and Vital Statistics (CRVS) and Nasional Identity Management System, e-Learning Course and e-Govenrment. Training ini dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan di bidang pencatatan sipil dan penerapan identitas tunggal yang saat ini telah berjalan yaitu KTP Elektronik. Banyak pengalaman yang bisa dijadikan pembanding untuk menjadi lebih baik dari negara-negara lain", ungkap Fadhly panjang lebar.

Pada kesempatan terpisah, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menjelaskan telah menerima surat pemberitahuan tentang keikutsertaan Kadisdukcapil pada diklat ini. "Ini adalah penghargaan pemerintah atas prestasi pelayanan yang berkesinambungan dan kami mendorong semua ASN untuk meningkatkan kompetensi diri agar dapat bekerja secara profesional. Tidak cukup hanya dengan diklat penjenjangan, diklat teknis lain harus diikuti apalagi yang berstandar internasional dan dibiayai oleh Bank Dunia serta perguruan tinggi Korea Selatan seperti yang diikuti sekarang", ungkap beliau menjelaskan.

Bupati Padang Pariaman juga menjelaskan bahwa sesuai Renstra Kabupaten Padang Pariaman, kita harus terus membenahi kualitas data kependudukan Kabupaten Padang Pariaman menuju e-Government yang lebih nyata dan mendukung Kabupaten Padang Pariaman SmartCity.

Saat ini Dinas Kependudukan telah melangkah kepada fase ketiga yaitu pemanfaatan data kependudukan bagi kepentingan publik dan pembangunan khusunya dalam pengambilan kebijakan. Dua fase sebelumnya adalah fase pendataan penduduk dan fase peningkatan kualitas data penduduk yang saat ini terus berjalan karena perkembangannya yang sangat dinamis.
Pada fase pemanfaatan data kependudukan, Dinas Dukcapil telah menyediakan Data Warehouse yang telah siap digunakan.

Dinas Dukcapil menghimbau OPD lain agar membangun aplikasi dalam setiap pelayanan baik internal maupun untuk masyarakat sehingga bisa tersambung dengan data kependudukan apabila layanan tersebut membutuhkan elemen data kependudukan.

"Kita akan terus melalukan percepatan untuk _e-Government_ pada tingkat lokal di Kabupaten Padang Pariaman dengan basis data kependudukan", ungkap Fadhly menutup percakapan melalui pesan media sosial. (r/wis)
Bupati Ali Mukhni Himbau Seluruh ASN Bekerja Keras Untuk Percepatan Pembangunan di 103 Nagari

Bupati Ali Mukhni Himbau Seluruh ASN Bekerja Keras Untuk Percepatan Pembangunan di 103 Nagari

Bupati Ali Mukhni Ketika Memberikan Keterangan Kepada Wartawan ( Fhoto : Istimewa)
Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Mengisi hari Kebangkitan Nasional yang ke 109, Pemkab Padang Pariaman lakukan percepatan pembangunan yang tersebar di seluruh wilayah Padang Pariaman.

Ali Mukhni selaku kepala daerah tidak ingin hari kebangkitan Nasional ini hanya sebatas seremonial saja. Dalam artian melakukan upacara pengibaran bendera dan setelah itu tidak ada pergerakan maupun perubahan sesudahnya.

"Kita menginginkan aksi bukan seremoni," ujar Ali Mukhni yang disampaikan lewat Kabag Humas dan Protokol, Andri Satria Masri, kemarin, melalui pers rilisnya.

Lebih jauh, Bupati Ali Mukhni harapkan seluruh ASN Padang Pariaman berbuat untuk percepatan pembangunan di 103 nagari yang ada.

Sebagai informasi, Pemkab Padang Pariaman telah menuai kesepakatan dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi dalam rangka pembangunan embung di Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang saat kunjungan kerja Menteri Eko Putra Sandjojo beberapa waktu lalu.

Embung ini nantinya dapat bernilai ekonomis sebagai salah satu destinasi wisata yang pada akhirnya dapat menciptakan multiflier effek ekonomi di tengah-tengah masyarakat.

Sejalan dengan semangat hari Kebangkitan Nasional ini, pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan bangsa, Padang Pariaman tengah gencar mewujudkan hal tersebut.

Seperti pembangunan Kawasan Tarok City di Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam merupakan bukti nyata pemerintah hadir untuk pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyediakan lahan seluas 697 Hektar untuk institusi pendidikan tinggi di Sumatera Barat atau luar Sumatera Barat yang terkendala lahan pengembangannya.

Tujuan dari pembukaan lahan untuk institusi pendidikan, kesehatan , diklat, dan sarana lainnya adalah semata mata untuk kesejahteraan masyarakat Padang Pariaman.

"Dengan dibangunnya Kawasan Tarok City ini, akan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, terutama masyarakat sekitar area. Berbagai bisnis akan hidup dan berkembang seperti, industri rumahan, kos-kosan, makanan dan UKM lainnya," ungkap Andri.

Terakhir, Andri menyampaikan himbauan Bupati Ali Mukhni kepada seluruh masyarakat Padang Pariaman untuk bahu membahu, bergotong royong dan bekerja sama demi percepatan pembangunan. (r/wis)

Minggu, 21 Mei 2017

Bupati Padang Pariaman Apresiasi Kegiatan Positif Yang Dilaksanakan IMAPAR

Bupati Padang Pariaman Apresiasi Kegiatan Positif Yang Dilaksanakan IMAPAR

Bupati Padang Pariaman Yang Diwakili Kepala Dinas PMD Erman, Ketika Membuka Kegiatan Bakti Sosial Masyarakat IMAPAR Cabang UIN IB Padang malam Sabtu (19/05). ( Fhoto : Istimewa)

Lubuk Alung, BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Padang Pariaman diwakili Kepala Dinas PMD Erman membuka secara resmi kegiatan Bhakti Sosial Masyarakat Ikatan Mahasiswa Piaman Raya (IMAPAR) Cabang Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, malam Sabtu (19/05) di Surau Balenggek, Sikabu Lubuk Alung.

Turut hadir malam itu Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, Kepala KUA Lubuk Alung, Ketua Bamus Sikabu Dt. Panyalai, Ketua DPD IMAPAR Kota Padang, Dewan Pembina IMAPAR Kota Padang Roby Hadi Putra, Perangkat Nagari Sikabu, Pengurus Surau Balenggek dan masyarakat Sikabu sekitarnya.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Erman, Pemerintah Kabupaten sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan IMAPAR.
Menurut Erman, kegiatan IMAPAR ini telah membantu program pemerintah dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pemerintah daerah sangat terbantu dengan kegiatan seperti ini karena sedikit banyak dapat meringankan beban kerja pemerintah dalam pembangunan daerah di pelosok daerah," ujar Erman.

Menurut Erman, keterbatasan anggaran dan SDM membuat pemerintah kewalahan dalam memenuhi aspirasi masyarakat yang membutuhkan perbaikan sarana prasarana Nagari.

Di saat yang lain, kata mantan Camat Batang Anai ini, Pemerintah sedang berupaya menuntaskan Kode Pemerintahan Nagari yang baru dimekarkan sebanyak 43.

"Dengan tuntutan dan aspirasi yang begitu banyak membuat pemerintah bekerja keras untuk menyelesaikannya. Ini terkait dengan pesan Bupati Ali Mukhni yang meminta pejabat menjadi pelayan bukan pejabat yang minta dilayani," jelasnya lagi.

Terkait dengan masalah sosial kemasyarakatan seperti penampilan orgen tunggal yang masih melanggar aturan Perbup, Erman menjelaskan bahwa diperlukan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten dengan Kecamatan dan Nagari, terlebih lagi tokoh masyarakat, pemuda dan Bundo Kanduang.

"Jika semua elemen masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman Saiyo Sakato membangun dan memperbaiki daerah ini maka permasalahan sosial kemasyarakatan dapat kita atasi," katanya menutup.

Sementara itu Pembina IMAPAR Kota Padang Roby Hadi Putra yang dikenal sebagai tokoh pemuda Kota Padang menyampaikan pesan senior IMAPAR yang tidak bisa hadir malam itu karena kesibukan pekerjaan di Padang. Namun Roby menjanjikan mereka akan hadir besok pagi atau siang. Senior yang dijanjikan hadir adalah Wirya Fansuri, Nurnas, dll.

Menurut Roby, keberadaan IMAPAR adalah sebagai kontrol sosial kepada pemerintah daerah, IMAPAR juga ikut berkontribusi membangun daerah.

"Lubuk Alung adalah daerah yang sedang berkembang menuju daerah maju perlu mendapat perhatian yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Roby.

Roby juga mengatakan bahwa kondisi sosial kemasyarakatan di Lubuk Alung sangat memprihatinkan. Sering terjadi pelecehan seksual terhadap usia muda. Untuk itu Roby berharap perhatian pemerintah untuk mengantisipasi atau mencarikan solusinya.

Ketua Panitia Syahrul Mubarak dan Ketua Cabang IMAPAR UIN IB Padang, Jamal Mirdad menjelaskan dalam laporan bahwa kegiatan Bhakti sosial yang mereka adakan adalah dalam rangka melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat. Kemudian Melaksanakan program kerja organisasi.

"Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 orang anggota IMAPAR UIN IB Padang," lapor Syahrul Mubarak. Ditambahkan oleh Jamal Mirdad bahwa BSM sebagai proses belajar dan mengabdi ke masyarakat.

"Kegiatan yg akan dilakukan sosialisasi ke masyarakat tentang berbagai hal yang dibutuhkan masyarakat, siswa dan pelajar, gotong royong, didikan subuh, tabligh akbar," tutupnya.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan diskusi pembangunan Nagari dengan narasumber Andri Satria Masri yang dimoderatori Roby Hadi Putra.  (rel/wis)

Sabtu, 20 Mei 2017

Jelang Ramadhan Stok Pangan di Kabupaten Padang Pariaman Aman

Jelang Ramadhan Stok Pangan di Kabupaten Padang Pariaman Aman


Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan stok kebutuhan pokok di wilayah Padang Pariaman cukup menjelang masuknya bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Ali Mukhni melalui telebicara melalui telepon selular kepada Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, Sabtu (20/05).

Tidak hanya itu, harga berbagai barang kebutuhan dipastikan tetap terkendali alias tidak melambung tinggi. " Kita pastikan kebutuhan 10 bahan pokok aman di Padang Pariaman. Begitu juga dengan stabilitas harga", ujar Bupati Ali Mukhni.

Bupati memastikan hal tersebut setelah mendapat laporan dari Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi & UKM (Dagnakerkop) Kabupaten Padang Pariaman, Nurhelmi.

Untuk antisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Lebaran,  Bupati Ali Mukhni meminta Dagnakerkop melakukan upaya antisipasi sejak dini potensi kenaikan harga tersebut agar masyarakat tidak kecewa.

Menjawab permintaan Bupati, Nurhelmi menjelaskan bahwa pihaknya telah merencanakan akan mengadakan Bazaar atau Pasar Murah di Pasar Grosir Kasang menjelang Idul Fitri nanti bekerjasama dengan distributor dan pedagang besar di Padang Pariaman.

Melalui Kabag Humas dan Protokol, Bupati Ali Mukhni menyampaikan harapan agar pedagang tidak menaikkan harga. Begitu juga dengan oknum tidak menimbun barang sehingga mengakibatkan kelangkaan.

"Bapak bupati sangat berharap agar bapak ibu pedagang mau bekerjasama untuk menjaga agar harga tetap stabil. Ini semua demi kepentingan kita di Padang Pariaman," ujar Andri.

Andri yang baru dilantik lebih kurang 1 bulan ini jadi Kabag Humas dan Protokol, membuka diri seluas-luasnya kepada masyarakat Padang Pariaman untuk segera melaporkan terkait dengan kurang bagusnya pelayanan publik di Padang Pariaman.

"Kami membuka diri dan berharap masyarakat Padang Pariaman melaporkan segala bentuk pelayanan publik yang merugikan warga melalui pesan singkat ke nomor 08116492000," katanya didampingi Kasubag Komunikasi Pimpinan dan Dokumentasi Handre. (rel/wis)

Kamis, 18 Mei 2017

Gubernur Irwan Prayitno Berharap, Seminar Bendungan Besar 2017, Mampu Jawab Persoalan Banjir dan Kekeringan

Gubernur Irwan Prayitno Berharap, Seminar Bendungan Besar 2017, Mampu Jawab Persoalan Banjir dan Kekeringan


Padang, BANGUNPIAMAN.COM----Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno tumpangkan harapan pada seluruh peserta Seminar Nasional Bendungan Besar 2017 untuk menjawab persoalan banjir dan kekeringan landa Sumbar melalui optimalisasi pembangunan dan pengelolaan bendungan di Sumbar.

"Kami apresiasi KNI-BB (Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar) yang telah adakan seminar nasional di sini (Sumbar). Seminar ini terasa sangat relevan kini untuk Sumbar. Kita harap, ini bisa memaksimalkan pengelolaan bendungan untuk menjaga ketersediaan air selama kemarau dan mengendalikan air selama musim penghujan di daerah kami," ujarnya saat memberikan Sambutan Selamat Datang kepada seluruh tamu undangan dan peserta Seminar Nasional Bendungan Besar 2017 dengan tema 'Bendungan sebagai Infrastruktur Pengendali Banjir dan Kekeringan' yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Inna Muara Padang, Selasa (16/5) malam.

Di hadapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (MenPUPR RI) Basuki Hadimuljono dan jajaran pembina serta pengurus KNI-BB, Irwan Prayitno mengungkapkan, Sumbar adalah daerah yang punya sumber daya air sangat besar yang potensinya telah dimanfaatkan oleh Pemprov Sumbar semaksimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat.

"Di sini (Sumbar) ada 6 (enam) danau besar, embung-embung, dan hulu-hulu sungai yang airnya mengalir hingga provinsi tetangga. Potensi ini kami manfaatkan maksimal untuk listrik, irigasi pertanian, dan perikanan," ungkapnya.

Namun begitu, ia menambahkan, besarnya potensi sumber daya air yang dimiliki Sumbar tidak diiringi dengan tata kelola yang cukup baik sehingga air yang seharusnya disyukuri sebagai anugerah harus diterima sebagai musibah yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Belum maksimalnya tata kelola ini, paparnya lebih lanjut, dibuktikan dengan masih adanya banjir pada musim penghujan serta kerapnya pemadaman listrik selama kemarau.

"Air yang banyak ini kami akui belum maksimal ditata. Buktinya, adanya banjir seperti yang baru-baru ini melanda Pangkalan yang disebabkan pengelolaan sungai yang belum maksimal. Selain banjir, juga kekeringan. Kadang kala kami alami kekeringan. Buktinya? Listrik kami sering padam," ungkapnya.

Bendungan, menurut Gubernur kemudian, adalah infrastruktur yang memiliki peranan penting bagi Provinsi Sumatera Barat untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang sebelumnya ia urai. "Kami sebagai orang daerah berharap agar persoalan ini dapat diatasi. Jawaban untuk ini tentu bendungan. Sumbar butuh bendungan yang tangguh. Mohon bangun banyak bendungan. Semoga dengan bendungan, keberlimpahan air kita tetap menjadi anugerah," harapnya.

Menutup sambutannya, Gubernur secara langsung meminta Menteri PUPR RI Basuki Hadimulyono memberi tambahan anggaran untuk Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Prov. Sumbar guna memaksimalkan pengelolaan dan pemeliharaan bendungan-bendungan di Sumbar.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KNI-BB Hari Suprayogi membuka sambutannya dengan mengutip -apa yang ia katakan sebagai- pernyataan Menteri PUPR RI yang menyebutkan tantangan pengelolaan sumber daya air lima tahun menuntut pembangunan dan pemeliharaan bendungan besar yang dilakukan dengan profesional oleh profesional.

Dalam rangka mewujudkan tenaga profesional tersebut, Hari mengatakan, KNI-BB telah menempuh sejumlah langkah, antara lain, meningkatkan kuantitas dan kualitas Ahli Bendungan melalui capacity building bekerjasama dengan sejumlah Perguruan Tinggi, Pusdiklat KemenPUPR, dan Balai Besar yang berada di bawah payung Dirjen Sumber Daya Air KemenPUPR di seluruh Indonesia.

Selain itu, tambah Hari, KNI-BB juga telah melakukan percepatan sertifikasi Ahli Teknik Bendungan Besar. "Sehingga kita memiliki cukup ahli yang memiliki kompetensi merancang bentuk dan struktur bendungan besar, dan melaksanakan dan mengawasi pekerjaan konstruksi bendungan besar," katanya.

Upaya percepatan ini telah berhasil menciptakan kurang lebih 271 orang Tenaga Ahli Bendungan Besar bersertifikat di Indonesia. Pun begitu, Hari mengungkapkan jumlah yang ada kini belum sepenuhnya memadai. Ia katakan, "Masih diperlukan banyak pemegang Sertifikat Bendungan Besar untuk menjawab tantangan tadi. Belum lagi untuk menghadapi AEC (ASEAN Economic Community) yang telah dan sedang berjalan."

Hari sendiri terdengar optimis kala mengulas sepintas permasalahan pengelolaan sumber daya air di Sumbar. Ia menyebutkan, panitia penyelenggara seminar telah menjaring tulisan-tulisan ilmiah yang inovatif dan aplikatif yang dapat diterapkan untuk mengurai kasus-kasus di daerah. Tidak terkecuali, Sumbar.

"Kami sudah minta panitia untuk jaring tulisan-tulisan yang inovatif dan aplikatif. Paper yang terhimpun juga terus meningkat standardnya. Dengan itu, mudah-mudahan hasil seminar ini bisa beri manfaat bagi Sumbar," pungkasnya.

MenPUPR RI Basuki Hadimuljono sendiri, melalui sambutannya mengajak seluruh tamu undangan dan peserta seminar untuk optimis dan yakin bahwa pembangunan 49 (empat puluh sembilan) bendungan besar di seluruh Indonesua yang diamanatkan oleh Presiden RI Joko Widodo akan dapat diselesaikan sesuai tenggat yang telah ditetapkan.

Optimisme ini, menurut Basuki, antara lain didukung oleh eksistensi KNI-BB dan Ahli Bendungan Besar Bersertifikat yang telah sukses mereka cetak. Dikatakannya, "Pasti ada yang pesimis dan ada yang optimis. Saya sampaikan, mari optimis ini (49 bendungan) dapat kita tuntaskan. Kenapa kita boleh optimis? Karena ada KNI-BB. Karena sekarang kita sudah punya certified experts."

MenPUPR RI Basuki Hadimuljono lebih lanjut menjelaskan, dari 65 Bendungan Besar (49 bendungan baru, ditambah 16 bendungan yang pembangunannya telah dimulai pada masa Kabinet Indonesia Bersatu II) yang ditargetkan rampung pada akhir masa Kabinet Kerja, 9 di antaranya telah selesai dibangun hingga medio 2017.

Pengerjaan 49 Bendungan Besar (BB) baru tersebut dikatakan Basuki Hadimuljono akan dilakukan secara bertahap; 13 BB baru pada 2015, 8 BB baru pada 2016, 9 BB baru pada 2017. 9 BB baru pada 2018, dan 10 BB baru pada 2019.

Bagaimanapun, Basuki menggarisbawahi dan menekankan agar KNI-BB tidak hanya berkutat pada persoalan kepakaran saja namun juga berupaya mengembangkan teknologi dan inovasi pembangunan dan pengelolaan bendungan.

"Kami harap, KNI-BB tidak hanya memelihara expertise (kepakaran) saja, namun mengembangkan teknologi dan inovasi juga. Soalnya ada banyak yang mau kita bangun. Tentu saja untuk kejar itu kita harus makin pintar mbangun dan ngelola," pungkasnya untuk kemudian membuka secara resmi Seminar Nasional Bendungan Besar 2017 ini.

Seminar yang diselenggarakan oleh KNI-BB dan didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kementerian PUPR RI, dan PLN ini direncanakan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai dari hari ini hingga 19 Mei 2017 mendatang.

Sebagaimana disebutkan oleh Panitia Penyelenggara dalam Laporannya, seminar diikuti oleh 431 peserta yang berasal dari Anggota KNI-BB, Kementerian PUPR RI, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, BUMN, Kontraktor, LSM, dan masyarakat pemerhati lingkungan.

Panitia Penyelenggara juga menyebutkan telah menghimpun kurang lebih 70 (tujuh puluh) judul di mana 37 di antaranya akan dipresentasikan. Usai presentasi dan rapat anggita tahunan KNI-BB, peserta diagendakan melakukan kunjungan ke PLTA Singkarak.(rel/darwisman)

Rabu, 17 Mei 2017

dr.Lila Yanwar MARS : Jika Penuhi Pokok Penilaian, Bisa Saja Puskesmas Batang Gasan Akan Diundang Ke Istana Negara

dr.Lila Yanwar MARS : Jika Penuhi Pokok Penilaian, Bisa Saja Puskesmas Batang Gasan Akan Diundang Ke Istana Negara


Batang Gasan, BANGUNPIAMAN.COM---Puskesmas Batang Gasan dan Puskesmas Sungai Geringging wakili Kabupaten Padang Pariaman pada penilaian kompetensi Puskesmas berprestasi tingkat Propinsi Sumatera Barat. Puskesmas Batang Gasan mendapat dua nominasi yakni Puskesmas berprestasi dan tenaga kesehatan teladan. Sementara puskesmas Sungai Geringging masuk nominasi dokter dan tenaga medis berprestasi.

Kunjungan tim penilai tingkat Propinsi Sumatera Barat yang dipimpin dr.Lila Yanwar MARS bersama rombongan, Selasa (16/5) di Puskesmas Batang Gasan didampingi  Bupati Padang Pariaman yang diwakili Staf Ahli Bupati Hj.Suardi Murad, Ketua DPRD Padang Pariaman Faisal Arifin, Kepala Dinas Kesehatan dr.Aspinuddin, Camat Batang Gasan Rahmat, Kapolsek, Walinagari, Kepala Puskesmas serta bidan. Acara diawali dengan senam bersama selama 15 menit dengan diiringi lagu Goyang Dumang yang dipopuler Cita Citata

Menurut dr.Lila Yanwar MARS yang akan menjadi fokus penilaian adalah  kinerja pokok, pelayanan masyarakat, kerjasama Puskesmas dengan masyarakat dalam kesehatan serta peran serta Camat dan Muspika dalam menunjang  pelayanan kesehatan masyarakat. " Namun yang utama sekali adalah menurunkan yang sakit dan meningkatkan yang sehat," kata Mantan Kepala RSUD Pariaman itu.

Pada Tahun 2015, sebut  dr.Lila Yanwar MARS, Puskesmas Siberut Mentawai mendapat Juara 1 nasional dan pada tahun 2016 Puskesmas  Dharmasraya mendapat Juara II nasional Puskemas Berprestasi. " Jika Puskesmas Batang Gasan Bisa Memenuhi Pokok Penilaian dari kami Tim Penilai yang terdiri dari unsur Poltekes, BPJS dan Dinas Kesehatan maka tentunya bukan tidak Mungkin Puskesmas Batang Gasan Tahun ini yang akan ke istana negara bertemu dengan Presiden Joko Widodo," tambahnya

Sementara itu Bupati Padangpariaman yang diwakili Staf Ahli Suarni Murad menyebutkan, pada hakekatnya puskesmas berprestasi adalah puskesmas yang memberikan keunggulan kompetitif. Memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, membangun dan meningkatkan pelayanan dan kerja tim antar staf.


" Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan pendidikan kepada seluruh komponen perangkat kerja puskesmas dan pengingkatan fasilitas penunjang kesehatan serta meningkatkan keamanan dalam bekerja," ucap mantan Sekwan DPRD Padangpariaman itu.

Sedangkan Ketua DPRD Padangpariaman Faisal Arifin menyebutkan, kerja keras yang dilakukan jajaran Puskesmas Batang Gasan telah menemukan titik terang." Diharapkan Puskesmas Batang Gasan bisa menjadi terbaik di tingkat Sumatera Barat hasil.  Untuk itu mari terus kita tingkatkan pelayanan dan terus bekerja keras dan sama-sama berdo'a," ucap Ketua DPD Golkar Padangpariaman itu.

Dihadapan tim penilai Puskesmas Batang Gasan menyampaikan expose. Kemudian menunjukan dokumentasi kepada tim penilai di layar Infokus,  tentang program apa saja yang telah berjalan di Puskesmas Batang Gasan. Kemudian target ke depanya, serta peran Dinas Kesehatan Padang Pariaman dalam Pengarah Pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Batang Gasan setelah itu  Masing-Masing tim penilai Masuk Ke dalam Ruangan Gizi, Ruang Poli, UGD, Poli Anak dan Ruang  PromKes Puskesmas Sesuai Kriteria Penilaian dan diakhiri dengan Makan  Bajamba bersama seluruh Perangkat Puskesmas Batang Gasan.  

(penulis-pandu/editor-wis)

Selasa, 16 Mei 2017

Wawako Genius Umar : Sekarang Tidak Ada Lagi Pemisah Gender Antara Laki-Laki dan Perempuan

Wawako Genius Umar : Sekarang Tidak Ada Lagi Pemisah Gender Antara Laki-Laki dan Perempuan

WAWAKO  BUKA WORKSHOP PENDIDIKAN KELUARGA BERBASIS GENDER
 

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Pendidikan  keluarga berwawasan gender adalah  upaya penyadaran keluarga dalam  memahami hak,  kewajiban, dan peran laki-laki dan perempuan sehingga terwujud keadilan dan kesetaraan gender  dalam  keluarga.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Pariaman H Genius Umar, ketika membuka acara Workshop Pendidikan Keluarga Berbasis Gender dalam program pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh UPT Sanggar Kegiatan Belajar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Selasa ( 16/5 ) di Gedung Baitullah Pariaman.

Pelaksanaannya, ulas Genius Umar,  diintegrasikan melalui pendidikan kecakapan hidup untuk keluarga, sehingga keadilan dan kesetaraan gender  di dalam keluarga didukung oleh kesejahteraan kehidupan keluarga. Program  pendidikan keluarga berwawasan gender adalah upaya  pemerintah yang  diberikan kepada lembaga untuk menyelenggarakan   penguatan terhadap kualitas kehidupan keluarga yang adil dan setara, baik bagi perempuan maupun laki-laki.

" Kalau dulu itu perempuan tidak perlu pendidikan tinggi, cukup hanya tamat SMP saja, yang penting perempuan bisa mengurus rumah tangga. Namun, kalau sekarang tidak lagi, perempuan juga bisa mempunyai pendidikan tinggi.Tidak ada lagi sekarang pemisah gender antara laki-laki dengan perempuan. Hanya saja pengarus utama gender harus memposisikan pada tempatnya masing-masing. Misalnya, perempuan sekolah bagian bidan atau perawat, sedangkan laki-laki sekolah bagian pengacara atau TNI," tambah Genius.

Sementara itu Kepala UPT SKB Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Arman, mengatakan, gender merupakan adanya perbedaan peran antara laki-laki dengan perempuan dalam peran masing-masing. Maksudnya, adanya kesetaraan antara laki-laki dengan perempuan dalam pendidikan.

Dalam Workshop ini nantinya akan memberikan edukasi dari narasumber, diantaranya kebijakan Paud Dikmas , keadilan kesetaraan gender, pengertian gender menurut agama, pengertin gender menurut adat serta pemberdayaan perempuan.

"Mudah-muahan dalam acara workshop kita dapat meningkatkan wawasan dalam pendidikan, kehidupan dan rumah tangga. Hasil yang diharapkan, agar peserta ini menjadi perpanjangan tangan dimasyarakat nantinya. Pasalnya, kalau masyarakat lebih maju, maka sangat banyak sumber daya di Kota Pariaman yang akan digali," ucap Arman

Ditambahkannya, peserta yang ikut dalan workshop ini sebanyak 30 peserta, dari 30 peserta tersebut diantaranya kursus pelatihan, pengelola Paud, pengawas Paud Dikmas dan perwakilan Karang Taruna.(rel)
Jelang Pilkada , KPU Kota Pariaman Berudiensi Dengan Walikota Mukhlis Rahman

Jelang Pilkada , KPU Kota Pariaman Berudiensi Dengan Walikota Mukhlis Rahman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menerima Audiensi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman yang datang dipimpin oleh Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria, bertempat di ruang dinas walikota, selasa (16/5).

Wako berharap agar tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pariaman yang dilaksanakan di tahun 2018 mendatang, dapat berjalan sukses dan aman.

“Kita harap Pilkada 2018 mendatang, sesuai dengan yang kita harapkan bersama, mulai dari tahap persiapan, pendaftaran, dan pencoblosan nantinya, berjalan dengan aman, dan sukses, seperti yang kita lakukan di tahun 2013 lalu, dimana Pilkada Kota Pariaman, terbaik di tingkat Sumatera Barat,” ujarnya.

Mukhlis juga menginginkan agar anggaran Pilkada dirasionalisasikan dengan kebutuhan dan ketersediaan dana yang ada, tukasnya.

Dalam Audiensi ini, Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria mengatakan, untuk tahapan persiapan telah di mulai sejak bulan September 2017 ini, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan PPK dan PPS di bulan Oktober 2017.

“Untuk calon perseorangan dimulai di bulan Desember harus sudah mengantarkan berkas ke KPU Kota Pariaman, yang nanti akan diverifikasi oleh KPU dengan turun ke lapangan, Sedangkan untuk pendaftaran calon dari Partai Politik (Parpol) dan perseorangan yang telah diverifikasi dibuka tanggal 30 januari 2018 sampai 1 februari 2018 selama 3 hari,” tuturnya

Kemudian untuk penetapan Calon yang lolos verifikasi dan berhak mengikuti Pilkada, di bulan Maret 2018. Masa kampanye akan dimulai di bulan maret sampai juni. dan di tanggal 27 Juni 2018, akan dilaksanakan Pilkada Kota Pariaman, pungkasnya.

Rombongan audiensi KPU Kota Pariaman ini juga dihadiri oleh Sekda Indra Sakti, Asisten I Khaidir, Kadis Capil Sumiramis, Kepala Kesbangpol Yusrizal dan yang lainnya. (rel)

Senin, 15 Mei 2017

Sambut Ramadhan 1438 H,  Kamenag Padang Pariaman Gelar Isra' Mikraj

Sambut Ramadhan 1438 H, Kamenag Padang Pariaman Gelar Isra' Mikraj

Kakankemenag Padang Pariaman, H. Helmi menyerahkan bantuan sosial pada pegawai honorer, Febri Yuhendri yang rumah orang tuanya rusak akibat tertimpa pohon kelapa, usai peringatan Isra' Mikraj. ( Fhoto : Mudawar )

Kiambang, BANGUNPIAMAN.COM - Shalat akan membuat seseorang bersikap disiplin dan bersih, untuk itu,diharapkan kepada ASN Kementerian Agama harus dan bersih dari hal yang dilarang oleh agama.

Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Padang Pariaman, H. Helmi, ketika kegiatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1438 H di Mushalla Al Mubarak depan Kankemenag Padang Pariaman, Jl. Raya Padang - Bukittinggi, KM 44, Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan Isra Miraj tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan memperat jalinan tali silaturahmi antar ASN Kankemenag Padang Pariaman dengan penceramah Akmaludin Tk. Labai Mudo.

Tampak hadir Kasubbag TU, H. Syafrizal, Tk. Sidi Sati, Kasi Penmad, H. Yurdinal, Kasi Bimais, Epi Mayardi, Kasi PHU, Syaiful Azhar, Kasi PD dan Pontren, Irsyad, dan Kepala KUA, Kepala Madrasah, Pokjawas, Pokjaluh se-Kabupaten Padang Pariaman dan Ketua PAI Non PNS serta seluruh ASN dan Honorer di lingkungan Kemenag Padang Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, keluarga besar Kankemenag Padang Pariaman menyerahkan bantuan sosial kepada pegawai honorer, Febri Yuhendri yang rumah orang tuanya tertimpa pohon kelapa beberapa minggu yang lalu serta menerima cendra mata dari Hardika Yandri, mahasiswa PL dari UNP sebagai mahasiswa paling rajin apel dan masuk kantor selama mengikuti PL di Kankemenag Padang Pariaman. (MDW/WIS)

Minggu, 14 Mei 2017

Siaran Pers Kementrian Kominfo : Virus Ransomware  Mulai Serang Indonesia, Hati-Hati Berinteraksi di Dunia Siber.

Siaran Pers Kementrian Kominfo : Virus Ransomware Mulai Serang Indonesia, Hati-Hati Berinteraksi di Dunia Siber.

Fhoto Ilustrasi ( Net)

Himbauan Agar Segera Melakukan Tindakan Pencegahan Terhadap Ancaman Malware Khususnya Ransomware Jenis WannaCRY

Seperti yang diberitakan di beberapa media baik di dalam ataupun luar negeri, telah terjadi fenomena serangan siber di beberapa negara, termasuk Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan menyampaikan serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting), maka serangan ini bisa dikategorikan teroris siber.

Di Indonesia, berdasarkan laporan yang diterima oleh Kominfo, serangan ditujukan ke Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais.  Dengan adanya serangan siber ini kami minta agar masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kehati hatian dalam berinteraksi di dunia siber.

Semmy menjelaskan serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry.

Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden.

Infeksi dan Penyebaran :

Wannacry menginfeksi sebuah computer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke computer windows lain pada jaringan yang sama. Semua komputer yang tersambung ke internet yang masih memiliki kelemahan ini apalagi komputer yang berada pada jaringan yang sama memiliki potensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry. Setiap komputer windows yang sudah terinfeksi akan mendapatkan tampilan seperti gambar page di atas.

Dari tampilan diketahui bahwa Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi. Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dgn 300 dollar amerika. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Disamping itu juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

Tindakan Pencegahan sebelum infeksi :

Lakukan beberapa langkah berikut untuk tindakan pencegahan dari terinfeksi malware ransomare jenis wannacry,

Cabut Kabel LAN/WifiLakukan Backup DataUpdate Anti-VirusUpdate security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspxJangan mengaktifkan fungsi macrosNon aktifkan fungsi SMB v1Block 139/445 & 3389 PortsUlangi, selalu backup file file penting di komputer anda dan di simpan backupnya ditempat lain

Tindakan Setelah Infeksi :

Saat ini belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file file yang sudah terinfeksi wannacry. Akan tetapi memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran wannacry ke komputer lain yang rentan vulnerable.

Sebagai tambahan yang sangat penting, ID-SIRTII menghimbau agar pada hari Senin besok dan kantor akan buka, mohon diwaspadai ancaman ini dan melakukan hal-hal sebagai berikut :

Agar PC-PC dan bentuk Komputer Personal dan Jaringan lainnya jangan terhubung ke LAN dan Internet dulu,Terlebih dahulu lakukan backup data penting,Pastikan software anti virus sudah update serta security patch yang disarankan oleh microsoft dilakukan terlebih dahulu.

Untuk konsultasi secara online bisa diakses ke : https://www.nomoreransom.org . Juga, apabila diperlukan informasi dan saran teknis, dapat diemail : incident@idsirtii.or.id .

Kontak Person apabila diperlukan, 

Direktur Keamanan Informasi : Aidil Cenderamata 0817758377
Wakil Ketua ID-SIRTII : Salahuddin (Didin) 0816945022

Jakarta, 13 Mei 2017

BIRO HUMAS, KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Wawako Genius Umar Berharap UNKP SD/MI Berlangsung Jujur

Wawako Genius Umar Berharap UNKP SD/MI Berlangsung Jujur

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM ---Wakil Walikota Pariaman Genius berharap,  Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) tingkat SD/MI di Kota Pariaman tanggal 15 s/d 18 Mei 2017 berlangsung jujur. Ujian ini  yang diutamakan adalah kejujuran dan proses pembelajaran, jangan sampai hanya ingin memperoleh hasil yang baik dilakukan dengan cara yang tidak baik.

Hal tersebut diungkapkan Wawako Genius Umar dihadapan 250 orang pengawas UNKP tingkat SD/MI se Kota Pariaman, Sabtu (13/5/2017) di aula balaikota Pariaman.

Menurut Genius, kejujuran adalah hal utama dalam hasil kelulusan. Untuk itu diharapkan para para guru dan pengawas nantinya, betul-betul melaksanakan hal tersebut. Sehingga kedepan anak-anak kita yang lulus, betul-betul dari hasil kerja keras belajarnya selama ini.

Guru SD, ulas Genius Umar,  merupakan pendidik pertama yang membangun dan membentuk karakter anak bangsa sejak dini. Karena pada tingkat Sekolah Dasar (SD) siswa dapat mengenal karakter dirinya dan bagaimana bersikap, serta pelajaran yang didapat selama SD, akan selalu teringat sampai ia dewasa.

"Ketika saya SD dulu, sampai saat ini masih ingat pelajaran bernyanyi dan memainkan alat musik yang diajarkan oleh guru saya dahulu," ungkap Genius Umar

lebih lanjut Genius juga mengungkapkan bahwa kemajuan suatu bangsa ditentukan dengan kualitas pendidikannya, dimana negara atau daerah yang pendidikannya tinggi dan berkualitas, pasti negara dan daerahnya tersebut, akan maju dan berkembang, ujarnya.

"Dapat kita contohkan bagaimana ketika Jepang diluluh lantahkan oleh Bom Atom, mereka dapat segera bangkit dengan Restorasi Meijinya, yang mana pendidikan adalah hal utama yang dibangun oleh bangsa mereka, dan dapat kita lihat, bagaimana Jepang saat ini hampir menguasai seluruh tekhnologi yang ada di dunia," tukasnya. (rel)



Sabtu, 13 Mei 2017

Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Sumbar, Kunjungi Nagari Lubuk Pandan

Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Sumbar, Kunjungi Nagari Lubuk Pandan

Lubuk Pandan, BANGUNPIAMAN.COM – Kaum perempuan selaku kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hendaknya memiliki inovasi dan kegigihan dalam memperjuangkan anggaran organisasi dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), baik di tingkat nagari, kecamatan maupun kabupaten. Dengan ketersediaan anggaran banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan.

Harapan itu dikemukakan Ketua Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Hj Nevi Zuairina (isteri Irwan Prayitno, gubernur – red) ketika mengunjungi Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (12/5/2017).

Meski demikian, lanjut Nevi, walaupun anggaran yang diperoleh belum sesuai harapan, kader PKK tetap harus bekerja keras sesuai dengan kemampuan maksimal. “Kita bisa lihat sendiri, PKK itu organisasi the best karena banyak yang sudah dilakukannya untuk pembangunan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nevi, tim akan melakukan penilaian secara objektif sekaligus melakukan pembinaan. “Jika baik, kami berikan applaus. Jika belum baik, kami ungkapkan serta menunjukkan solusi bagaimana menjadi lebih baik,” papar dia sembari menambahkan, pemenang tingkat provinsi akan dilai oleh tim tingkat nasional.

Sewaktu Wartawan mengungkapkan kepanjangan lain PKK, yakni Perempuan Kreatif dan Komunikatif. Nevi langsung menyatakan setuju. “Mantap itu, Pak Wartawan,” cetus dia.

Kedatangan Nevi beserta Anggota Tim Penilai disambut Bupati yang diwakili Sekdakab Jonpriadi, Wakil Ketua DPRD Mothia Azis Dt Yang Basa SH, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Erman, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Rena Sovia (isteri Ali Mukhni, bupati Padang Pariaman) beserta jajaran pengurus, sejumlah camat serta Walinagari Lubuk Pandan Budiman SP bersama aparatur dan kader-kader PKK.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jonpriadi melaporkan, penilaian Lomba PKK ini terdiri dari lima kategori dengan lima nagari dan kecamatan berbeda. Namun, untuk ekspos dipusatkan di Lubuk Pandan. Selanjutnya tim penilaian melakukan peninjauan ke lima nagari dimaksud.

Ke-5 nagari itu adalah Lubuk Pandan untuk Lomba Hatinya (Halaman Asri, Teratur, Indah, Nyaman) PKK, Nagari Kuranji Hilir – Kecamatan Sungai Limau untuk Lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Malai V Suku – Gasan Gadang untuk Lomba Penanganan Kekerasan dalam Rumahtangga (KdRt), Kapalo Koto – Nan Sabaris untuk Lomba Tertib Administrasi PKK dan Nagari Aie Tajun – Lubuk Alung untuk Lomba IVA Test. (zt/wis )


Jumat, 12 Mei 2017

Mendes PDTT Eko Putra Sandjojo Akan Letakan Batu Pertama Pembangunan Embung di Padang Pariaman

Mendes PDTT Eko Putra Sandjojo Akan Letakan Batu Pertama Pembangunan Embung di Padang Pariaman

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, BSEE, MBA,  Sabtu 13 Mei 2017 Akan Kunjungi Padang Pariaman ( Fhoto Internet)


Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM--- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, BSEE, MBA dijadwalkan mengunjungi Nagari Toboh Gadang dalam rencana lawatannya ke Sumatera Barat, Sabtu (13/05).

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur didampingi Kabag Humas Andri Satria Masri, kepada wartawan, Kamis (11/05).

Menurut Suhatri Bur, rencana Mendes PDTT ke Padang Pariaman diperkirakan tidak lebih satu jam setelah mendarat di BIM dengan pesawat pagi sekira jam 9. Selanjutnya Mendes akan melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi guna membuka acara Expo BUMDES Nusantara.

Di Nagari Toboh Gadang, Mendes akan melakukan Ground Breaking dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Embung Sungai Abu Tabek Gadang yang terletak di Korong Sawah Mansi Surau Kandang, Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga).

Inilah Embung Sungai Abu Nagari Toboh Gadang Kec. Sintoga, Peletakan Batu Pertamanya Akan Dilakukan Langsung Mentri Desa Sabtu 13 Mei 2017. ( Fhoto : Humas )


Ketika dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Erman membenarkan informasi tersebut dan bahkan Dinas PMD telah menyiapkan segala sesuatunya terkait acara dimaksud.

"Ground Breaking akan dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman serta undangan seluruh Nagari di Sumatera Barat yang mendapatkan Program Pembangunan Embung," jelas Erman didampingi Kabid Pemerintahan Desa Heriza Syafani dan Kabid Pengelolaan Keuangan & Aset Desa Junaidi Syah.

Dari Erman diperoleh data bahwa Embung Sungai Abu Tabek Gadang (SATG) merupakan embung yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1912. Luasnya sekitar dua hektar.

Keberadaan embung SATG selama ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Sintoga, Nan Sabaris dan Ulakan Tapakis untuk mengairi sawah milik petani yang berjumlah sekitar 400 hektar.

Pada tahun 2009 masyarakat meminta kepada Wali Nagari untuk melakukan pengerukan pada embung karena debit air mulai menurun oleh karena terjadinya sedimentasi sehingga tidak mencukupi mengairi kebutuhan petani, ditambah lagi dengan merimbunnya pohon Kelapa dan Rumbio di tepi embung. Pada tahun 2012 dilakukan renovasi dan pengerukan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera V.

Erman memaparkan bahwa Pemkab Padang Pariaman sudah mengajukan permohonan pembenahan embung serta perluasan satu hektar lagi melalui  anggaran APBN tahun 2011, 2012, 2013 dan tahun 2014 diperluas satu hektar lagi dengan ganti rugi oleh Nagari melalui Dana Desa sebesar Rp113 juta.

Menyambut kedatangan Mendes PDTT, pihak Nagari Toboh Gadang melalui Pemkab Padang Pariaman akan mengajukan usulan peningkatan pemanfaatan embung dari sekedar wadah serapan air juga sebagai wisata dan sarana olahraga kolam renang 1/2 hektar, parkir 1/2 hektar dan sarana olahraga 1 hektar dengan jumlah lahan seluruhnya sekitar 4 hektar. (hms/wis)

Selasa, 09 Mei 2017

Wako Mukhlis Rahman : Dari tahun 2014 – 2016 Pemko Pariaman Sudah Melatih 430 Orang Pencaker

Wako Mukhlis Rahman : Dari tahun 2014 – 2016 Pemko Pariaman Sudah Melatih 430 Orang Pencaker

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Kegiatan Peningkatan Produktivitas ini sangat penting, dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak, dengan harapan, kedepan akan dapat menekan jumlah pengangguran, mengentaskan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan baru.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada acara pembukaan Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi pencari kerja tahun 2017, bertempat di Balairung rumah dinas walikota, Selasa (9/5).

"Kepada para peserta pelatihan ini, hendaknya dapat mengikuti materi yang diberikan instruktur dan narasumber dengan sebaik-baiknya, sehingga apa yang di peroleh selama pelatihan ini, dapat menjadi modal bagi saudara untuk membuka lapangan kerja sendiri, atau bekerja sesuai dengan keahliannya nanti," tukas Mukhlis.

Lebih lanjut Mukhlis Rahman mengatakan berdasarkan Hasil Pendataan yang dilaksanakan bidang Tenaga Kerja Kota Pariaman pada tahun 2016, terdapat 2.289 orang pencari kerja (penganggur) usia produktif, kalau dibandingkan dengan tahun 2015 jumlah penganggur sebanyak 2.668 orang, terdapat penurunan jumlah penganggur sebanyak 379 orang, dengan presentasi penurunan 20%.

Dari tahun 2014 – 2016, Pemerintah kota Pariaman melalui dana APBN dan APBD, sudah melatih 430 orang Pencaker, dengan berbagai macam jurusan, diantaranya Teknisi Komputer, Teknisi Sepeda Motor, Sablon, Teknisi Instalasi listrik, Teknisi AC, Salon Kecantikan, Wirausaha, Terapan TTG, dll, ujarnya. "Dari 430 orang tersebut, 80% diantaranya sudah bekerja, baik membuka usaha sendiri, maupun bekerja dengan orang lain, bahkan 9 orang diantaranya, saat ini sedang mengikuti kegiatan Magang di Jepang," pungkasnya.

Kepada para ASN Pemko Pariaman yang mengikuti acara ini, agar betul-betul menerapkan ilmu yang didapatkan nantinya, sehingga akan menjadi contoh bagi ASN lainnya, dalam hal bagaimana meningkatkan produktivitas kita dalam berbuat dan melakukan pekerjaan, tutupnya.

Kepala Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Sri Indarti dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini bertujuan selain penyadaran kepada para Pencaker dan ASN yang ada di Pemko Pariaman, agar dapat meningkatkan produktifitasnya, baik dari segi kemampuan dan ketrampilan, juga keinginan untuk berubah kearah yang lebih baik,

"Hari ini, Kita harus menjadi orang yang lebih baik dari hari kemaren, dan hari esok mesti lebih baik dari saat ini," tuturnya. Kegiatan ini selain untuk meningkatkan pruduktivitas dari kalangan ASN yang memang menjadi target kedua selain pencaker, hal ini sesuai dengan Nawacita yang digaungkan oleh presiden Joko Widodo.

"Saat ini posisi indonesia di kalangan ASEAN, tingkat produktivitasnya masih berada di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand, karena itu Kementerian Ketenagakerjaan RI, berusaha untuk meningkatkan tingkat produktivitasnya yang didukung oleh semua pihak," pungkasnya.

 Acara ini digelar selama 3 hari bertempat di Balairung rumah dinas walikota ini untuk pembukaan, dan pelatihan di laksanakan di Balaikota Pariaman, dari tanggal 9-11 Mei 2017, yang keseluruhan biaya dan akomodasi bagi peserta nantinya, ditanggung seluruhnya oleh BBPP Kementerian Ketenagakerjaan RI, jelas Sri Indarti.

Hadir dalam acara ini Jajaran Instruktur dan Narasumber dari BBPP Kementerian Ketenagakerjaan RI yang hadir ke Kota Pariaman, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Kota Pariaman Alfian Tanjung Paris dan jajaran, dan sebanyak 50 orang peserta pelatihan dari Pencaker dan ASN Pemko Pariaman utusan dari SOPD. (rel)


Minggu, 07 Mei 2017

Wabup Suhatri Bur Himbau GEMPAR dan IMAPARIS Rangkul Masyarakat Piaman Yang Ada di Pekanbaru

Wabup Suhatri Bur Himbau GEMPAR dan IMAPARIS Rangkul Masyarakat Piaman Yang Ada di Pekanbaru


Pekanbaru, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, SE, MM menghadiri pelantikan Pengurus Gerakan Pemuda Pariaman (GEMPAR) dan Ikatan Mahasiswa Pariaman Sekitarnya (IMAPARIS) di kantor Sekretariat PKDP Pekanbaru Riau, Sabtu (06/05). Turut mendampingi Wabup, Kepala Dinas Kominfo Zahirman dan Sekretaris DPRD Muhadek Salman.

GEMPAR dan IMAPARIS adalah dua organisasi di bawah naungan PKDP yang mewadahi pemuda dan mahasiswa asal Piaman (Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman) di Kota Pekanbaru.

Acara pelantikan turut dihadiri Ketua Badan Musyawarah Ninik Mamak Provinsi Riau (BAMUSMIN) H. Tuanku Jamaris, Ketua PKDP Pekanbaru Buyung Ahmad Chan, Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru Riadi, Dandim 031/Pekanbaru diwakili M. Sinaga.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menghimbau dan mengajak Pengurus GEMPAR dan IMAPARIS untuk bisa merangkul semua anggota dan masyarakat Piaman yang ada di Pekanbaru dengan tidak membeda bedakan antara si kaya dan si miskin dalam kegiatan organisasi.

Mantan Ketua KPU Padang Pariaman itu juga mengajak untuk tidak saling menjelek jelekan atau melempar fitnah yang bisa membuat perpecahan dalam organisasi ini.

"Pertahankan persatuan kita di rantau ini dengan menguatkan bugil silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang kuat," ajak Suhatri.

Wabup juga mengajak untuk saling berbagi informasi mengenai pemuda pemudi Piaman yang mau kuliah namun tidak mampu dengan cara bergotong royong, badoncek mengumpulkan dana untuk menolong pemuda pemudi yang mau kuliah tersebut.

Mantan Ketua BAZNAS Padang Pariaman itu juga berharap hubungan antara ranah dan rantau selalu solid, saling dukung dan bahu membahu berpartisipasi membangun ranah dan rantau.

Kepada pengurus yang dilantik, putra Enam Lingkung ini berpesan menjaga kekompakan dan menjaga selalu silahturahmi ini sampai anak cucu dan melihatkan bahwa warga Piaman itu disegani karena kekompakannya dalam organisasi perantau.

Wabup menyampaikan informasi bahwa Padang Pariaman sedang membangun kawasan pendidikan yang diberi nama Tarok City di Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam. Di kawasan itu nanti akan berkumpul lembaga pendidikan tinggi ternama di Sumatra Barat seperti Politeknik Negeri Padang, ISI Padang Panjang, STIT Syech​ Burhanudin, kampus Pariwisata dan Perhotelan UNP dan rumah sakit vertikal.

Wabup juga menyampaikan berita tentang pembangunan jembatan rajang Lubuak Tano di Padang Sago yang batu pertamanya diletakkan oleh Menpan RB, Asman Abnur. Tidak lupa juga pembangunan lain seperti pembangunan Mesjid Raya Padang Pariaman di kawasan IKK.

Sementara itu, Ketua IMAPARIS Basri berharap mahasiswa asal Piaman selalu aktif dalam kegiatan pendidikan dan non pendidikan agar menjadi mahasiswa yang berprestasi. Dia juga berharap mendapat dorongan dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman dalam bentuk biaya pendidikan, agar mahasiswa berprestasi tidak terhenti kuliahnya karena keterbatasan biaya.

Basri juga menyampaikan​ terima kasihnya kepada Wakil Bupati dan rombongan yang telah hadir dalam setiao acara PKDP, IKK dan organisasi himpunan Nagari yang ada di rantau.

"Kami berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman agar mempertahankan silahturahmi ini, karena kehadiran pejabat pemerintah ranah adalah sebuah kebahagiaan bagi kita semuanya," ujar Basri.

Karena, lanjutnya, kehadiran pejabat dari kampung yang mengakat derajat kami kepada organisasi lain.

Indra Piliang ketua GEMPAR terpilih juga ikut mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang selalu mendorong mereka dalam berorganisasi Ninik Mamak di rantau.

"Terimakasih atas sumbangan Bupati Padang Pariaman baik moril maupun materil, semoga sumbangan ini bisa kami pergunakan untuk kepentingan organisasi dan terimakasih kepada khususnya Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur yang juga sanak ambo yang gigih dalam memajukan pembangunan Padang Pariaman dan selalu hadir dalam acara yang diadakan oleh kami orang rantau," kata Indra panjang lebar.

"Walaupun mengejar agenda ke sana kemari dan acara penting beliau pun di Jakarta ditinggalkan untuk menghadiri acara kami ini terimakasih Wakil Bupati, bapak Suhatri Bur. Semoga bapak bisa menjadi Bupati Padang Pariaman pengganti bapak Ali Mukhni," harap Indra.

REL/HUMAS
Keberhasilan Banyuwangi Kembangkan Pariwisata, Pantas Ditiru Kabupaten Padang Pariaman

Keberhasilan Banyuwangi Kembangkan Pariwisata, Pantas Ditiru Kabupaten Padang Pariaman


Banyuwangi, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman lakukan studi tiru Pengelolaan Pariwisata ke Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur.

Studi tiru tersebut bersamaan dengan studi komparatif Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar ke tempat yang sama bersama beberapa Kepala OPD Provinsi Sumbar dan Kepala OPD seluruh kabupaten/kota di Sumbar yang membidangi urusan kepariwisataan.

Jadilah rombongan studi tiru Pemkab Padang Pariaman bergabung dengan rombongan Studi Komparatif Strategi Percepatan Pembangunan Pariwisata Tahun 2017 Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar menuju Banyuwangi, Rabu (04/05).

Rombongan besar dari Sumbar yang dipimpin Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Ir. Syafruddin berjumlah 37 orang sementara dari Padang Pariaman sembilan orang yang dipimpin Asisten II Netty Warni. Ikut dalam rombongan Padang Pariaman adalah Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Jon Kenedi, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Hendra Aswara, Kabag Organisasi dan RB Teguh Widodo, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, Kabid Pengembangan Pariwisata Wiwik Herawati, Kabid Pendapatan Tripita Olina BPKD, Kabid Ekonomi Bapelitbangda dan Kasi Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Erizal.

Di Kantor Bupati Banyuwangi bersamaan rombongan Kabupaten Pemalang berjumlah 160 orang sudah lebih dahulu hadir dipimpin langsung Sekretaris Daerahnya. Seluruh rombongan disambut oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Banyuwangi Choirul Ustadi Yudawanto bersama sejumlah Kepala OPD.

Berdasarkan informasi Choirul, Bupati Azwar Anas sedang dinas ke Aceh mengikuti Pernastani. Sementara Wabup menutup acara TMMND, sehingga dia bersama Kepala OPD menyambut rombongan tamu yang berjumlah total hampir 200 orang.

Ketika menyampaikan maksud tujuan Pemkab Padang Pariaman memilih Kabupaten Banyuwangi sebagai lokasi studi komparatif, Asisten II Netty Warni menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berhasil mengembangkan sektor kepariwisataan dan mendongrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya.

"Dalam kurun waktu 5-6 tahun belakangan, Banyuwangi dinilai pemerintah pusat berhasil mengelola pariwisatanya bahkan berhasil meraih penghargaan Inovasi Kebijakan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan di Bidang Pariwisata Terbaik Sedunia versi Badan Pariwisata PBB, UNWTO Award di Madrid tahun 2016 lalu," jelas Netty Warni diamini Jon Kenedi.

Selain itu, lanjut Netty, Banyuwangi berhasil keluar dari image buruk sebagai daerah yang dikenal daerah klenik dan praktek santet menjadi tujuan wisatawan lokal dan internasional.Dari segi administrasi pemerintahan, Banyuwangi juga memperoleh nilai SAKIP dan LAKIP dari C menjadi A.

"Ini loncatan luar biasa bagi sebuah daerah," sebut Netty kagum yang dibenarkan Kabag Organisasi Teguh."Kita saja, dari CC ke B saja luar biasa sulitnya," ucap  Teguh sambil tercenung. "Sudah tepat kiranya kita mengunjungi dan meniru keberhasilan Banyuwangi untuk kita terapkan di Padang Pariaman nantinya," tambah Jon Kenedi bersama Hendra Aswara.

Dalam penjelasan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tentang pembangunan bidang kepariwisataan dimulai dengan membranding daerah yang dulunya dikenal sebagai daerah klenik, santet, tempat cari keris. Sebagai daerah paling ujung Jawa Timur, Banyuwangi hanya dikenal sebagai daerah penyeberangan ke Pulau Bali. Daerahnya panas, tidak nyaman, paling kotor di Pulau Jawa. Branding yang dipilih oleh Banyuwangi adalah The Sunrise of Java.

Sejak awal Abdullah Azwar Anas menjabat sebagai Bupati, langsung melakukan konsolidasi luar biasa dengan seluruh aparaturnya. Aparatur yang tidak mau melakukan perubahan dibina, bagi yang tidak bisa dibina diganti dengan yang lain sehingga semangat perubahan terjadi di seluruh ASN.

Dalam membangun pariwisata, Azwar Anas, jelas Choirul, membentuk Supertim, bukan  Superman. Sehingga seluruh program dan permasalahan bisa terpecahkan dan terselesaikan dengan Supertim.

"Kami tidak memakai event organizer lagi dalam mengerjakan sebuah kegiatan besar, namun saling bekerjasama dalam Supertim yang terdiri dari seluruh OPD," jelas mantan pegawai di Kabupaten Solok itu.

Sebagai contoh, lebih jauh Choirul, pelaksanan Tour de Banyuwangi dikerjakan secara bersama tanpa memandang bahwa kegiatan tersebut kegiatan Dinas Pariwisata Olahraga.

Alhasil, stigma Banyuwangi sebagai kota santet dan terasing kini perlahan-lahan mulai sirna. Kabupaten paling timur di Pulau Jawa itu kini tumbuh menjadi tujuan destinasi dunia.

Adalah Abdullah Azwar Anas, sang Bupati yang selama empat tahun terakhir merubah wajah Banyuwangi. Banyuwangi kini dikenal sebagai kota festival. Puluhan festival digelar dalam setahun di kabupaten Osing itu. Tercatat 72 festival digelar tahun 2017 ini.

Usai mendengarkan penjelasan rahasia sukses keberhasilan Banyuwangi membangun ekonomi dan kesejahteraan warganya melalui bidang kepariwisataan, Netty Warni bersama anggota bertekad menindaklanjutinya

Usai mendengarkan penjelasan rahasia sukses keberhasilan Banyuwangi membangun ekonomi dan kesejahteraan warganya melalui bidang kepariwisataan, Netty Warni bersama anggota bertekad menindaklanjuti hasil studi sepulang nantinya.

"Dalam hitungan hari, akan kita tindaklanjuti dengan pertemuan seluruh stakeholder kemudian dirumuskan dalam aksi tindak lanjut membenahi kepariwisataan di Padang Pariaman," tutup Netty.

LAPORAN ANDRI SATRIA MASRI

Kamis, 04 Mei 2017

Camat Enam Lingkung Wakili Padangpariaman, Pada Kompotensi Camat Berprestasi Tingkat Sumbar

Camat Enam Lingkung Wakili Padangpariaman, Pada Kompotensi Camat Berprestasi Tingkat Sumbar

Enam Lingkung, BANGUNPIAMAN.COM---Akhirnya Camat Enam Lingkung Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, MM terpilih menjadi camat berprestasi tingkat Kabupaten Padang Pariaman. Dengan demikian Camat Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, MM akan mewakili Padangpariaman pada Kompetensi Camat Tingkat Propinsi Sumatera Barat


Menurut Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, MM, untuk lomba kompetensi camat berprestasi tingkat Sumatera Barat yang akan dilaksanakan Jumat 5 Mei 2017 di kantor Gubernur Sumbar. Pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi tim penguji camat berprestasi tingkat Propinsi Sumatera Barat tersebut.

" Selama memimpin Enam Lingkung sudah dilakukan beberapa pembenahan berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat antara lain penertiban pasar Pakandangan. Selama ini selalu macet, sehingga menganggu arus lalulintas. Alhamdullilah berkat kerjasama dengan jajaran Kepolisian, Pol PP kemacetan dapat diurai," ungkap pria jebolan STPDN ini, Kamis (4/5) di Pakandangan.

Kemudian, tambah Rudy,  inovasi SMS pengaduan dan juga aplikasi. Menyempurnakan prosedur pelayanan dengan melakukan revisi SOP pelayanan dan yang terakhir adalah inovasi LAYANAG PADU merupakan pelayanan lapangan terpadu yang juga akan dinilai oleh tim Provinsi.

" Keberhasilan yang diperoleh  sebagai camat terbaik di Kabupaten Padangpariaman tidak terlepas  dukungan dari  berbagai pihak di Kecamatan Enam Lingkung, baik itu  jajaran staf kecamatan, Polsek, KUA, Satpol PP,  Walinagari, Walikorong serta tokoh-tokoh masyarakat di Kecamatan Enam Lingkung. ," tambahnya (el/wis)

Rabu, 03 Mei 2017

Ketika Membuka FGD Bupati Ali Mukhni Sebut, Tarok Ciy Sebagai Ikon Pembangunan Nasional.

Ketika Membuka FGD Bupati Ali Mukhni Sebut, Tarok Ciy Sebagai Ikon Pembangunan Nasional.

 Dalam rangka Pengembangan Kawasan Tarok City Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (3/5) Mengelar Focus Group Discussion (FGD). Dengan mendatangkan nara sumber dari Universitas Andalas Padang dan Universitas Negeri Padang. ( Fhoto Nila )

Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Dalam rangka pengembangan kawasan Tarok City, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (3/5) mengelar Focus Group Discussion (FGD). Dengan mendatangkan nara sumber dari Universitas Andalas Padang dan Universitas Negeri Padang.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni ketika membuka FGD tersebut, mengajak semua pihak bersama-sama mendukung sehingga nantinya diwujudkan Pembangunan terpadu di Tarok City sebagai Ikon Pembangunan Nasional.

" Untuk pembangunan kawasan Tarok City tersebut disiapkan 697 hektar  lahan yg murni merupakan tanah negara. Kita harapkan nantinya di Tarok City akan berdiri kampus UNP, UIN, STIT-SB,  ISI, Rumah Sakit StrokeTanah serta bangunan penunjang lainnya," sebut Ali

Berikut Pendapat Ahli Pembangunan Kawasan Tarok City Dalam FGD :
Isril Berd - Unand
Untuk Mewujudkan "Tarok City " sebagai kawasan terpadu pendidikan,  kesehatan dan pariwisata serta usaha pengembangan kawasan marina di Batang Anai merupakan hal  besar yang bisa diwujudkan dalam waktu panjang. Kedepannya Bupati berikutnya harus memiliki keinginan kuat seperti Bupati sekarang. 
Malinda - Nur Unand

Pembangunan di suatu bidang mesti melibatkan berbagai stakeholder dan memperhatikan berbagai aspek lainnya. Belum ada RT RW pendidikan di kawasan tarok , maka harus dicek dulu struktur ruangnya. Perlu ada pembangunan berkelanjutan. Mesti ada tindakan preventif pengendalian terhadap eksternalitas  perlu ada pengkajian sistematis. Kemudian penyamaan persepsi berbagai pihak termasuk pemerintah dan swasta.
Syamsul Amar dari UNP :

Ini merupakan pembangunan jangka panjang sehingga perlu perencanaan pembangunan secara sistematis.  Topografi juga mempengaruhi, struktur tanah juga mempengaruhi daya tanah. Kajian mengenai fisik wilayah sangat mempengaruhi desain bangunan. Juga perlu perhatian dari kajian geologi. Karena banyaknya kajian maka perlu waktu lebih lama,  lebih dari 5 tahun.  Perlu efisiensi cost dan benefit.

Selain itu,  jarak dan lokasi perlu juga menjadi pertimbangan. Perlu ada daya tarik tersendiri utk membuat mahasiswa betah disana. Perlu diperhatikan apakah masyarakat sudah membutuhkan hal  tersebut, kebutuhan pengembangan  wilayah(dari pemerintah sendiri ), dan dari segi perluasan kesempatan pendidikan.

Darmawan - Unand
Tujuan pembangunan untuk kehidupan yang lebih baik dengan memperhatikan lingkungan.Akses untuk memperoleh semua keperluan pendidikan dan kebutuhan harian utk mendirikan kawasan .Akan terjadi perubahan dalam tataguna lahan yang luas. Terjadi degradasi biodiversity, merubah siklus hidrologi secara luas. Perlu juga diperhatikan masalah pengelolaan sampah. Kesimpulannya : pembangunan Tarok City akan berpengaruh pada penurunan kualitas lingkungan hidup.
Eri Gas Ekaputra - Unand

Perlu ada pengembangan bisnis anak nagari untuk kemanfaatan ekonomi dan ekologi. perlu juga pengembangan social entrepreneur.
Secara garis besar semua narasumber menyarankan kajian menyeluruh pembangunan dari berbagai bidang disamping perlu perlindungan dari segi hukum supaya Program Bupati Ali Mukhni dalam pengembangan kawasan Tarok City dapat wijudukan (nila/***)
Wako Pariaman Mukhlis Rahman Apresiasi 23 Rekomendasi DPRD

Wako Pariaman Mukhlis Rahman Apresiasi 23 Rekomendasi DPRD

Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM---Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan DPRD Kota Pariaman terhadap LKPD (Laporan Kinerja Perangkat Daerah) Kota Pariaman tahun anggaran (TA) 2016, bertempat di ruang sidang utama DPRD Kota Pariaman, Manggung, Rabu (3/5/2017).

Wakil Ketua DPRD John Edwar dan Syafinal Akbar secara bergantian memberikan pandangan  dan mengeluarkan 23 rekomendasi tentang pelaksanaan kinerja Pemko Pariaman di sepanjang 2016.

Salah satu rekomendasi dari DPRD Kota Pariaman adalah belum maksimalnya SOPD Pemko Pariaman, terkait  Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman, melalui sektor pariwisata, seperti retribusi parkir dan retribusi ke Pulau Angso Duo, yang belum tergarap secara maksimal.

“DPRD mengharapkan agar kinerja SOPD ke depan dapat maksimal, sehingga penyerapan anggaran, benar-benar dapat dilaksanakan sepenuhnya dan mencapai target yang diharapkan,” ujar Syafinal Akbar.

John Edwar mengatakan masih rendahnya serapan anggaran Pemko Pariaman di tahun 2016, ini dibuktikan masih ada di SOPD tertentu, serapan anggarannya ada yang di bawah 90 persen, dan hal ini harus menjadi perhatian serius oleh Pemerintah Kota Pariaman.

Wali kota menyampaikan apresiasi terhadap 23 rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD Kota Pariaman tersebut, yang mana rekomendasi yang disampaikan, sejalan dengan visi dan misi Kota Pariaman, sehingga masukan dan kritik tersebut, hendaknya dapat ditindaklanjuti oleh SOPD terkait.

“Fungsi DPRD adalah sebagai chek and balance pemerintahan, dan dengan adanya rekomendasi dari DPRD. Hal ini menunjukkan DPRD Kota Pariaman telah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat,” tutur Mukhlis.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, yang dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Pariaman, Kepala SOPD, Kepala Bank Nagari Pariaman, Kabag, Camat dan undangan lainya. (rel)

Selasa, 02 Mei 2017

Untuk Pertama Kalinya,  2.277 siswa SMP di Kota Pariaman Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

Untuk Pertama Kalinya, 2.277 siswa SMP di Kota Pariaman Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Mukhlis Rahman bersama Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison, Selasa (2/5) mendampingi Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar Maswar, melakukan monitoring Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMP, di SMAN 1 Pariaman. Nampak juga dalam rombongan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kanderi, Kepala Kemenag Kota Pariaman Muhammad Nur, Camat Pariaman Tengah Afwandi,  Tercatat sebanyak 235 siswa SMP 1 dan SMP IT sebanyak 14 siswa yang mengikuti UNBK di SMA 1 Pariaman ini.

Mukhlis Rahman mengatakan agar siswa dapat melaksanakan UNBK ini tanpa adanya beban, seperti pada UN beberapa tahun terakhir, sehingga hasil yang diharapkan, sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama.

“Untuk SMP ini adalah UNBK kali pertama yang dilaksanakan oleh Kota Pariaman, dan diikuti oleh siswa SMP sederajat se Kota Pariaman, dan sebelumnya, kami telah menggelar simulasi pelaksanaan UNBK di bulan Februari lalu, sehingga diharapkan UNBK tahun 2017 kali ini, dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” tukasnya.

Kedepan agar pelaksanaan UNBK ini dapat dilakukan bersama, tanpa terkecuali siswa yang berasal dari Madrasyah, sehingga output yang dihasilkan antara sekolah umum dengan sekolah keagamaan, dapat seimbang, dan sesuai dengan ketentuan yang ada. 

Kepala Dinas Dikpora Kota Pariaman Kanderi mengatakan sebanyak 2.277 siswa SMP sederajat se kota pariaman melaksanakan UNBK, dengan perincian untuk SMP berjumlah 1.456 siswa dan untuk Madrasyah sebanyak 821 siswa, yang masih melaksanakan Ujian Nasional Dengan Kertas Dan Pensil (UNKP).

“Untuk tingkat SMP, pelaksanaan UNBK dilaksanakan di 5 tempat, yaitu SMA 1, SMA 2, SMK 1, SMK 2 dan SMK 3 Pariaman. Sedangkan untuk Madrasyah juga dilaksanakan di 5 tempat juga, yaitu MTSN Model Padusunan, MTSN Pariaman Selatan, MTSN Thawalib, MTS Muhammadiyah dan MTS YDSI Kampug baru,” tutur Kanderi.

Ia juga menjelaskan, bahwa dalam satu hari, UNBK dilakukan sebanyak tiga sesi. Untuk Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 hingga 09.30 WIB, sesi kedua pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dan terakhir 14.00 hingga 16.00 WIB. Sedangkan untuk UNKP dilaksanakan dari Jam 10.31 hingga 12.30 WIB.

Dalam wawancara dengan seorang siswa UNBK yang berasal dari SMP 1 Pariaman, Salsabila Pramundya mengatakan dengan pelaksanaan UNBK ini, sangat simple, praktis dan bagus sekali, karena dulu dengan system melingkari jawaban, ada ketakutan hasil ujian tidak terbaca oleh system, dan dengan UNBK ini, kita semakin percaya diri, ulasnya.

“Walaupun tingkat kesulitan ujian tergolong sedang, kami sangat enjoy dan nyaman dengan system UNBK ini, dan diharapkan di tahun selanjutnya, hal ini dapat dilanjutkan, dan jangan selalu berubah setiap tahunnya,” ujarnya sambil tersenyum. (rel/***)