Wabup Bolaang Mangondow Selatan Kunjungi Kota Pariaman

Wabup Bolaang Mangondow Selatan Kunjungi Kota Pariaman

Kamis, 22 Agustus 2019, 23.12.00
Walikota Pariaman Genius Umar Menyerahkan Cendrawasih Mata Kepada Wabup Bolaang Mangondow Selatan ( Foto : Kominfo Pariaman)

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Dedi Abdul Hamid dan rombongan kunjungi Kota Pariaman, Rabu (21/8/2019).

Rombongan  disambut langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar bersama jajaran Pemko Pariaman. Genius menyambut kunjungan baik kunjungan yang datang jauh-jauh dari Sulawesi Utara ini, untuk melihat dan belajar secara langsung bagaimana pengelolaan mangrove yang ada di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara.

"Hutan Mangrove yang ada di Kota Pariaman ini hanya sedikit, jauh lebih besar hutan mangrove yang ada di Bolaang Mongondow Selatan, tetapi kami menjadikan tempat ini sebagai ecotourism yang banyak didatangi pengunjung dan wisatawan," ujarnya.

Pemko Pariaman juga menggandeng komunitas pemuda, dimana dalam hal ini komunitas Tabuik Diving Club' (TDC) yang sangat konsen dalam hal pelestarian lingkungan, baik penyu, terumbu karang dan Mangrove.

"Kita juga didukung oleh Pertamina dengan membangun tracking Mangrove sepanjang 100 meter, sehingga menambah cantik destinasi wisata ini," tukasnya.

"Pihak Desa dan masyarakat juga banyak terlibat dengan membuat BUMDES yang mengelola hasil dari buah mangrove yang dijadikan produk ekonomi kreatif, dengan mengolahnya menjadi sirup, galamai dan selai mangrove," tutupnya.

Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dedi Abdul Hamid mengatakan bahwa pihaknya menilai Kota Pariaman sangat sukses dalam mengelola kawasan hutan mangrove menjadi destinasi wisata yang menarik dan banyak dikunjungi wisatawan.

" Untuk itulah kami ingin belajar bagaimana agar hutan mangrove kami yang lebih besar dan luas dapat termaksimalkan dengan baik", ungkapnya.

"Disini kami juga melihat keikutsertaan dari pemuda dan masyarakat yang mengembangkan buah mangrove menjadi komudity yang mempunyai nilai ekonomis," ulasnya.

Rel/Harsyi Warsilah

TerPopuler