Cegah Narkoba, Kelurahan Jawi-Jawi II Gelar Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba dan Penyakit Masyarakat

Cegah Narkoba, Kelurahan Jawi-Jawi II Gelar Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba dan Penyakit Masyarakat

Sabtu, 28 September 2019, 12.38.00
Wakil Walikota Pariaman Memberikan Sambutan Pada Penyuluhan Narkoba yang digelar Kelurahan Jawi-Jawi Kecamatan Pariaman Tengah ( Fhoto : Harsyi Warsilah)

PARIAMAN---Kota Pariaman menjadi salah satu kota yang menjadi target para pengenda narkoba. Sehingga hampir selalu ada penangkapan pengedar dan pemakai narkoba oleh pihak kepolisian.

Menyikapi makin maraknya narkoba di Kota Pariaman, Kelurahan Jawi-Jawi II Kecamatan Pariaman Tengah, Sabtu (28/09/2019), gelar penyuluhan Narkoba dan Penyakit Masyarakat, di Hotel Nan Tongga Pariaman

Penyuluhan Narkoba dan Penyakit Masyarakat tersebut dibuka Wakil Walikota Mardison Mahyuddin.

Dihadiri oleh Kasat narkoba Polres Pariaman Suhardi,  Ketua MUI Kota Pariaman,  Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman,  Sekretaris Lurah Jawi-jawi II beserta perangkat,  Ketua LPM lurah Jawi-jawi II, Ketua Karang Taruna Lurah Jaw-jawi II,  Babinsa lurah Jawi-jawi II, Babinkatibmas lurah Jawi-jawi II, dan Ninik mamak keluruhan jawi-jawi II.

Lurah Jawi-jawi II Riswan mengatakan,yang  melatar melatarbelakangi kegiatan ini adalah untuk menyelamatkan masyarakat khususnya generasi muda dari bahaya narkoba dan penyakit masyarakat atau pekat.

Menurut dia,  diharapkan peredaran dalam penyalahgunaan narkoba akan dapat ditekan seminimal mungkin. Melalui penyuluhan yang dilakukan ini diikuti sebanyak 80 orang.

Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin selaku BNK Kota Pariaman mengatakan, kegiatan  yang dilakukan Kelurahan Jawi-Jawi sangat diapresiasi

" Mari kita galakan dan Kampanyekan dari bawah penyalahgunaan narkoba ini, semoga kota Pariaman benar-benar terbebas dari penyalahgunaan narkoba, " kata Mardison.

Menurut Mardison, mulai dari RT  dan Dusun di Kota Pariaman  mari bersama memerangi narkoba tersebut.Mari awasi anak-anak kita di rumah, agar masa depan anak-anak di Kota Pariaman tidak gelap.

" Dari data yang dihimpun pada tahun 2017 ada 35 kasus. Kemudian tahun 2018 turun menjadi 32 kasus. Sementara tahun 2019 ini sudah ada 31 kasus," ungkap Wawako

Menurut Mardison,  kasus yang disampaikan oleh pihak kepolisian adalah kasus yang telah di tangani.
Kemudian yang tengah diproses yang sudah ditangkap beberapa hari lalu.

" Bandar narkoba yang ditangkap jajaran kepolisian beberapa waktu lalu ternyata terdapat kelurahan tetangga saya, " tambahnya.

Pihak keamanan di desa dan kelurahan Babinsa dan Babikantibmas   yang bertugas menjaga keamanan selau hadir ditengah-tengah masyarakat desa dan kelurahan.

" Ini salah satu langkah pencegahan yang dilakukan jajaran keamanan. Untuk itu mari kita jaga kelurahan dan desa kita secara bersama agar penyalahgunaan narkoba tidak semakin marak," tambahnya lagi.

Pewarta : Harsyi Warsilah








TerPopuler