Inovasi Pariaman Tengah Pelayanan Terintegrasi Resmi di Lounching Walikota Pariaman Genius Umar

Inovasi Pariaman Tengah Pelayanan Terintegrasi Resmi di Lounching Walikota Pariaman Genius Umar

Jumat, 18 Oktober 2019, 17.49.00
Walikota Pariaman Genius Umar Resmi Melounching Program Pembinaan dan Pelayanan Terintegrasi Kecamatan Pariaman Tengah ( Fhoto : Harsyi Warsilah)

PARIAMAN---Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman Bersama Forum Pimpinan Kecamatan dan Kepala Kantor Urusan Agama, Puskesmas akan memberikan pelayanan terintegrasi kepada masyarakat.

Inovasi baru tentang pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Pariaman Tengah hari ini Jumat (18/10) resmi dilounching oleh Walikota Pariaman Genius Umar .

Disaksikan langsung oleh Camat Pariaman Tengah, Ferry Ferdian, Kapolres, Dandim 0308, Forkopimda, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Pariaman Tengah serta Dubalang dan Barakai Desa binaan dari Kecamatan Pariaman Tengah.

Inovasi tersebut bernama Program Pembinaan dan Pelayanan Terintegrasi Kecamatan atau yang disingkat dengan nama PETIR Kecamatan Pariaman Tengah.

Jadi segala macam masalah yang ada di instansi wilayah kerja Kecamatan Pariaman Tengah bisa diselesaikan dan dibina oleh kecamatan beserta stakeholder yang terkait sehingga masalah tersebut bisa terselesaikan dengan baik.

Walikota Pariaman Genius Umar sangat bangga sekali dengan program yang dibuat oleh Camat Pariaman Tengah Ferry Ferdian dan tim sekaligus memberikan apresiasi yang luar biasa terkait dengan program yang dilounching tersebut.

Ini program ini luar biasa dan saya akan tunggu nanti hasilnya atau beberapa bulan kedepan apakah dengan adanya petir ini sinkron tidak dengan perencanaan yang ada di desa dengan perencanaan yang ada di kota.

Kemudian masih ada tidak pelayanan dari bawah seperti di desa atau kelurahan yang dilaporkan kepada saya sesudah inovasi ini berjalan misalnya masalah keamanan dan trantib,” ujar Genius Umar.

“Kita punya dubalang yang digaji dengan dana desa dan pembinaan tekhnis mereka ada di Danramil dan Kapolsek," kata Walikota

Walikota  itu minta bantuan  kepada Danramil dan Kapolsek untuk bisa melatih mereka tentang bagaimana cara menjaga keamanan dan trantib.

Sehingga dubalang  yang  ada di desa bisa jadi mata dan telinga Kapolsek dari segi keamanan dan ketertiban.

Kalau mereka tidak bekerja Camat harus meminta laporan dari Kapolsek dan Danramil melalui Babinsa dan Babinkantibmas yang ada di Desa sehingga Camat bisa melakukan pembinaan dan menyelesaikan masalah tersebut.

Begitu juga dengan Barakai atau petugas kebersihan yang ada di Desa, Bidan Desa juga harus di cek oleh Puskesmas apakah ada ibu hamil, melahirkan, menyusui, anak-anak dan balita yang tidak terlayani dengan baik.

Seandainya ada Petugas Puskesmas bisa membicarakan masalah ini dengan Camat dan turun kelapangan untuk membina mereka dan mencari penyebab apa yang mengakibatkan pelayanan dari bidan desa tersebut tidak sesuai dengan tugasnya.

Ini adalah sedikit contoh masalah dari sekian masalah yang ada wilayah Kecamatan Pariaman Tengah.

“Saya pikir pola yang terintegrasi seperti ini , akan bisa memperbaiki kualitas pelayanan kita sehingga kualitas pelayananan di Kota Pariaman semakin hari akan semakin membaik, " ulasnya

Jika ini bisa berjalan maka program ini sangat bagus dan saya pikir tiga kecamatan lainnya yang ada di Kota Pariaman ini perlu untuk mencontoh dan melaksanakannya.

"Saya minta kepada Kapolsek, Danramil, Lurah, Desa, untuk bisa menolong Camat Pariaman Tengah supaya kegiatan ini bisa dibantu untuk terlaksananya program ini,”pinta beliau.

Genius Berharap semua pelayanan yang ada di Kota Pariaman ini tidak ada sekatnya, pelayanan harus tetap berjalan dengan lancar dan baik.

Kalau pelayanan itu lancar dan baik maka masyarakat akan merasa puas dan senang dengan pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota.

" Ini adalah program yang bagus karena selama ini pelayanan masyarakat datang ke kantor camat, namun sekarang tidak lagi. Masyarakat yang di datangi petugas Kecamatan," ulas Walikota Genius

Ditambahkanya, banyak pelayanan yang ada semua pelayanan   yang masuk di kecamatan bisa langsung diproses dilapangan mungkin IMB nya, mungkin dibidang pelayanan kesehatannya,  mungkin KTP semua permasalahan pelayanan akan diselesaikan dilapangan.

Ini sangat memudahkan  nanti mekanismenya tinggal diperbaiki dibuat prosedurnya oleh Camat. Sehingga berbagai sekat-sekat ini adalah dalam rangka mentrobos sekat-sekat pelayanan yang ada di masyarakat dapat dituntaskan.

Harsyi Warsilah

TerPopuler