Camat Asyari : PDP Covid -19 Di Kecamatan Sintoga Jadi Akan Jadi Tanggung Jawab Bersama -->

Camat Asyari : PDP Covid -19 Di Kecamatan Sintoga Jadi Akan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Rabu, 01 April 2020, 16.01.00
Camat Sintuk Roboh Gadang Asy'ari, S.Pd. Fhoto :  Humas Padang Pariaman

SINTUK- Camat Sintuk Toboh Gadang Asyari, S.Pd memimpin langsung penyemprotan cairan desinfektan di seluruh nagari yang ada di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang.

Penyemprotan dimulai pada hari ini Rabu (01/04/20) hingga Kamis mendatang yang dilaksanakan di seluruh nagari di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman.

Terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19 di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang yang sempat menghebohkan akhir-akhir ini.

Camat Sintuk toboh Gadang langsung bertindak cepat dalam penanganan ini dengan langsung mengadakan rapat bersama Wali Nagari, Wali Korong, Tokoh Masyarakat dan Bamus Nagari dalam penangana PDP ini .

“Wabah Covid 19 ini merupakan tanggung jawab kita bersama, jadi saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Sintuk Toboh Gadang untuk bahu-membahu meringkankan beban warga yang terkena dampak wabah Covid 19, ”tutur Asyari.

Dari Satu Kepala Keluarga yang terkena dampak wabah Covid 19 di Kecamatan  Sintuk Toboh Gadang masyarakat dan camat bersama-sama telah melakukan pengawasan isolasi mandiri di rumah  terhadap PDP serta menyediakan kebutuhan pokok mereka selama 14 hari kedepan.
Fhoto Bersama Usai Penyemprotan Diisfektan. Fhoto : Humas

"Kami juga gencar melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar tentang wabah Covid-19 ini untuk tetap terus melakukan pola hidup bersih dan sehat serta menghindari kerumunan juga mengimbau masyarakat untuk rajin mencuci tangan," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardi Rifai mengatakan, tindakan cepat yang dilakukan oleh Camat Sintuk Toboh Gadang sudah bagus dan tepat.

Terkait dengan pasien yang terekna dampak wabah Covid 19 yang ada di Sintuak ini tergolong dalam PDP klasifikasi tingkat Ringan sehingga dilaksanakan isolasi 14 hari secara mandiri namun tetap dalam pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Padang pariaman.

PDP ini tergolong kedalam PDP klasifikasi tingkat ringan sehingga pasien ini dapat melakukan isolasi dirumah namun Dinas kesehatan Kabupaten Padang Pariaman akan terus melakukan pengawasan dan peninjauan  secara berkelanjutan terhadap PDP Kabupaten Padang Pariaman.

"Melalui petugas puskesmas dan bidan desa setempat dan akan terus mensuply vitamin dan bahan pokok kebutuhan PDP tersebut selama masa isolasi mandiri berlanhsung,” jelasnya.

Ia juga menambahkan sesuai surat edaran Bupati Padang Pariaman telah dibentuk satgas pencegah Covid 19 pada setiap nagari yang sumber pendanaanyanya dapat melalui APBNagari  digunakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid 19.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menghimbau masyarakat yang datang dari daerah terjangkit wabah Covid-19 atau  corona agar dapat malapor ke Nagari dan Puskesmas setempat. (Rhpp)

TerPopuler