Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Monitoring BLT Kota Pariaman -->

Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumbar Monitoring BLT Kota Pariaman

Selasa, 05 Mei 2020, 15.59.00

 

Kunjungan Satgas Covid-19 Propinsi Sumbar ke Kota Pariaman

PARIAMAN —- Setelah melakukan video conference dengan Bapak Gubernur Sumbar tentang evaluasi PSBB, Walikota Pariaman menerima kunjungan dari Tim Gugus Tugas Covid 19 Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar Benny Warlis di rumah dinas, Selasa (5/5/2020).


Kedatangan Tim gugus tugas Covid-19 Sumbar tersebut adalah dalam rangka monitoring terkait perkembangan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kota Pariaman.


“ Pemko Pariaman mendapat apresiasi atas apa yang telah dilakukan Kota Pariaman dalam pendataan verifikasi warga kurang mampu penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang terdampak covid-19. Kurang lebih sekitar 80 % telah tercover dari seluruh penduduk Kota Pariaman “, ungkap Walikota Pariaman Genius Umar.


Pemko Pariaman terus berupaya dalam memberi edukasi kepada masyarakat dengan membuka peluang di kantor desa dan lurah bagi yang ingin mendaftar.


 “ Masyarakat harus malu dan sadar jika mereka menerima bantuan padahal mereka mampu. Dia tidak akan ngotot dan protes jika nanti dirumahnya ditempel stiker sebagai orang miskin penerima bantuan “, tegas Genius.


Kita inginkan adanya transparansi dari masyarakat penerima bantuan. Memiliki prinsip keterbukaan mulai di desa, pemko, pemprov sampai ke pusat. 


Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar Benny Warlis mengatakan, hari ini melakukan monitoring BLT di Kota Pariaman baik yang dari pusat maupun daerah.


“ Ternyata Kota Pariaman sudah sangar siap, apa yang sudah dilakukan Walikota Pariaman, hampir dari seluruh penduduk Kota Pariaman sudah tercover bantuan “, ujarnya.


Melakukan edukasi kepada masyakat dengan menempel stiker keluarga miskin kepada setiap rumah penerima bantuan BLT ini. 


Kemudian, terkait dengan bantuan dari provinsi insyaallah besok sudah bisa disalurkan melalui kantor pos sesuai dengan by name by adress yang telah disampaikan ke provinsi.


“ Setelah kita monitor ternyata Kota Pariaman sudah menyiapkan datanya, bagaimana UMKM yang berdampak jadi apa yang akan kita berikan nanti. Kita akan bicarakan bersama mana yang provinsi dan kabupaten/kota secara sinergisitas dengan pemerintah pusat sehingga tidak ada yang tumpang tindih “, tukasnya.


Benny berharap agar seluruh kepala daerah di Sumbar dapat mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Kota Pariaman, bergerak cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak covid-19 ini.


Benny juga menghimbau kepada masyarakat Kota Pariaman dengan kesadaran yang penuh mengikuti protokoler covid-19 yang telah ditetapkan. Berlaku jujur dan tidak ada yang ditutupi, bisa melaporkan dan mengawasi kalo masih ada warga yang datang dari rantau dan melaporkannya ke pihak terkait.  ( KL)

TerPopuler