Masyarakat Kampung Tanjung Batang Gasan Bergotong-Royong Perbaiki Jembatan Rusak dan Jalan Longsor. -->

Masyarakat Kampung Tanjung Batang Gasan Bergotong-Royong Perbaiki Jembatan Rusak dan Jalan Longsor.

Minggu, 23 Agustus 2020, 17.47.00
Beginilah Masyarakat Kampung Tanjung Bergotong-Royong Untuk Memperbaiki Jembatan Yang Runtuh Beberapa Waktu Lalu. Fhoto : Indra Gunawan

BATANG GASAN
----Masyarakat Kampung Tanjung Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan, Minggu (24/08/2020) memperbaiki jembatan roboh dan badan jalan yang longsor menggunakan batang kelapa,

Goro bersama yang di lakukan di Kampung Tanjung berjalan lancar, kolaborasi anak muda Batang Gasan Peduli bersama warga Kampung Tanjung memperbaiki jembatan yang roboh dan badan jalan yang longsor akibat hujan lebat di bulan Juni kemarin.

Kegiatan Goro bersama yang dilakukan di Kampung Tanjung Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan atas inisiatif warga Kampung Tanjung.

Hal ini disebakan lambatnya pemerintahan berinisiatif  untuk memperbaiki akses jalan warga yang longsor dan jembatan putus tersebut
Sehingga mengakibatkan warga susah melakukan aktivitas lalu lalang dan mengeluarkan hasil panen dari berladang.

Salah warga yang sedang mengikuti Goro bersama di kampung tanjung mengatakan, di Kecamatan Batang Gasan ini sangat banyak badan jalan longsor dan jembatan yang ambruk akibat hujan lebat di bulan Juli kemarin.
Dengan Memanfaatkan Kayu Pohon Kelapa Jembatan Ini Diperbaiki Masyarakat Agar Mudah Bisa Membawa Hasil Pertaniannya. Fhoto Indra Gunawan

Contoh di Nagari Malai lV  suku tepatnya di kampung tanggah disana terjadi longsor di badan jalan sampai berakibat jalan terputus dan tidak lagi bisa di akses warga kampung tanggah berlalu lalang.

Masyarakat di Kecamatan Batang Gasan sangat Berharap pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menindak lanjuti atas keluhan masyarakat yang mengakibatkan masyarakat tidak bisa mengeluarkan hasil panen mereka di akibat akses jalan terputus.

" Jangan jadikan musibah bencana alam yang kami alami ini menjadi wisata bencana alam bagi pemerintahan sebagai pencitraan kunjungan kerja," ulas seorang warga.

Reporter : Indra Gunawan 

TerPopuler