Setahun Berjalan, Tercatat 30 Ribu Lebih Pengguna Layanan Online Dukcapil Padang Pariaman -->

Setahun Berjalan, Tercatat 30 Ribu Lebih Pengguna Layanan Online Dukcapil Padang Pariaman

Kamis, 03 September 2020, 18.30.00
Muhammad Fadhly Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Padang Pariaman. Fhoto Dok.Dukcapil

PARIT MALINTANG---Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman Muhammad Fadhly mengevaluasi setahun pelayanan online yang menggunakan aplikasi berbasis android Dukcapil Ceria Mobile dan aplikasi berbasis desktop pada link http://siak.dukcapil.padangpariamankab.go.id:81/androids.

"Pasca diluncurkannya aplikasi ini pada bulan September 2019 lalu, jauh sebelum munculnya pandemic Covid-19, aplikasi ini terus digunakan oleh masyarakat," kata Fadhly, Kamis (03/09/2020), di Parit Malintang.

Menurut Fadly, pengguna internet yang ada di kabupaten Padang Pariaman yang didominasi oleh kalangan muda.

Memberikan kontribusi meningkatnya pengguna layanan yang mencapai lebih dari 30.000 (tiga puluh ribu) pengguna setelah setahun diluncurkan dengan lebih dari 54.000 (limapuluh empat ribu) permohonan layanan.

Muhammad Fadhly menjelaskan, proses drastisnya peningkatan pengguna layanan tidak terlepas dari dukungan semua stakeholders dengan segala tantangan yang dihadapi.

Selaku leading sector pembangunan layanan ini, Dinas Dukcapil Padang Pariaman merangkul berbagai pihak untuk menjalankan program inovasi ini agar berjalan dengan baik.

Mulai dari penyedia jaringan Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Nagari.

“Semua stakeholders memberikan kontribusi yang cukup signifikan. Inovasi ini berjalan karena kita semua. Pelaksana pelayanan yang paling memberikan dampak kemudahan bagi masyarakat adalah pemerintahan nagari. Oleh sebab itu, menjadikan nagari sebagai pusat pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat adalah hal penting dalam program ini,” jelas Muhammad Fadhly.

Pasca diluncurkannya inovasi ini, Disdukcapil menyusun langkah-langkah pelaksanaan inovasi mulai dari penyiapan sarana prasarana pelayanan serta penyiapan sumber daya manusia yang akan menjalankan inovasi.

Sebanyak 103 nagari mengikuti pelatihan pengenalan aplikasi, pelatihan penggunaan aplikasi dan penyediaan media konsultasi bagi nagari yang mengalami kendala dalam menjalankan aplikasi.

Sosialisasi layanan online Dukcapil Ceria Mobile dilakukan pada berbagai media mulai dari media dalam bentuk kertas sampai kepada media online.

Sistem informasi pelayanan publik melalui website resmi Dinas Dukcapil Padang Pariaman juga menyajikan e-service dan informasi-informasi pelayanan online yang dilengkapi dengan standar pelayanan dan pengenalan serta instalasi aplikasi.

Semua upaya-upaya tersebut dilakukan untuk mendukung terlaksananya pelayanan online yang lebih mudah, cepat dan dekat dengan masyarakat.

Muhammad Fadhly menjelaskan beratnya tantangan merubah pelayanan dengan cara lama yang konvensional menjadi cara baru yang serba digital.

 “Tantang itu pasti ada, dan kita harus mencarikan solusi terhadap tantangan tersebut. Bukan menghentikan inovasi yang telah dirintis. Kami memaklumi bahwa menciptakan cara-cara baru itu butuh waktu untuk pengenalan kepada pengguna layanan, jadi wajar akan nada yang langsung menerima, dan ada yang mengalami penolakan terlebih dahulu,” jelas Muhammad Fadhly.

Dengan pencapaian 30.000 lebih pengguna layanan online dan 54.000 lebih permohonan yang dilayani, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terus mengevaluasi pelaksanaan layanan online ini dan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaanya. (RHPP)

TerPopuler