-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bangun Piaman.Com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Suhatri Bur Kepala Daerah Pertama Tanam Pohon Di Kawasan Reclamation and Biodiversity PTFI Timika Papua

    Redaksi
    Kamis, 14 Oktober 2021, 17.24.00 WIB Last Updated 2021-10-14T10:35:08Z


    TIMIKA - Disela-sela kunjungannya ke tanah Papua, Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, SE., MM menyempatkan diri berkunjung ke kawasan Reclamation and Biodiversity milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Timika Papua.


    Bupati Suhatri Bur diberi kesempatan untuk menanam pohon di kawasan Reclamation and Biodiversity milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di areal Mile 21 yang juga tempat sarana edukasi bagi pelajar maupun mahasiswa  Rabu (13/10/2021) lalu.


    Reclamation and biodiversity milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di areal Mile 21 menjadi tempat sarana edukasi bagi pelajar maupun mahasiswa. Baik untuk sekedar melihat-lihat maupun untuk keperluan penelitian terkait satwa asli di Timika.


    Kedatangan Bupati Suhatri Bur di kawasan ini  disambut hangat oleh Roberth Sarwom selaku General Superintendent Department Environmental PT Freeport Indonesia.


    Didampingi oleh Zulhendri selaku ketua DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua yang juga  merupakan Superintendent SRM PTFI, Bupati yang akrab dipanggial Aciak ini  mendapatkan kesempatan sebagai kepala daerah pertama di Indonesia untuk menanam pohon dikawasan ini.



    "Biasanya mentri, dan pejabat pejabat pusat saja yang di berikan kesempatan untuk menanam pohon dikawasan ini," kata Roberth. 


    Lebih lanjut ia juga menyebutkan Reclamation and Biodiversity Center PTFI mulai dibangun pada 1995 silam. Mulanya, dibangun sebagai pusat penelitian untuk mengelola dampak lingkungan operasi tambang PT FI. Kini areal ini juga menjadi perkebunan dan perikanan yang layak untuk di konsumsi maupun dibudidaya.


    "Semoga pohon yang saya tanam ini menjadi pohon paling subur dan bisa menjadi tempat berlindung dan berteduh bagi siapa saja," ujar Suhatri Bur.


    Kegiatan di tutup dengan makan buah melon bersama yang merupakan hasil petik langsung  budidaya di kawasan ini. (r/wis).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini