Bupati Suhatri Bur Ajak Seluruh ASN Laporkan SPT Tahunan dan Pemadanan NIK Sebagai NPWP

 

PARIK MALINTANG,- Bupati Padang Pariaman menerima kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama 1 Padang, Asprilantomiardi Widodo di ruang kerjanya di Parit malintang Senin (25/3/24). 

Bupati yang didampingi Wakil Bupati Rahmang, Sekda Rudy Repenadi Rilis dan Sekretaris BPKPD Padang Pariaman Ardison menyambut baik kedatangan Kepala KPP Pratama 1 Padang beserta rombongan dalam rangka menjalin komunikasi serta silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam kunjungan kerja ini, Asprilantomiardi Widodo menyebut disamping berilaturahmi, kunjungannya juga dalam rangka penyerahan bukti pelaporan SPT tahunan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Padang Pariaman, dia berharap seluruh wajib pajak yang ada di Padang Pariaman melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tepat waktu .

"Selain menjalin silaturahmi dengan Bupati, Wakil Bupati sekretaris daerah beserta jajaran Pemkab Padang Pariaman, kami juga mengingatkan kepada ASN Kabupaten Padang Pariaman untuk melaporkan SPTnya agar lebih tepat waktu." Sebutnya

Selanjutnya Suhatri Bur menyebut, dengan adanya komunikasi yang baik diharapkan sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan KPP Pratama 1 Padang terjalin dengan baik dalam upaya meningkatkan penerimaan disektor pajak.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Suhatri Bur juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan pelaporan SPT tahunan sebelum 31 Maret 2024.

"Saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk segera melaporkan SPT tahunan pajak penghasilan orang pribadi sebelum tanggal 31 Maret 2024, SPT tahunan Badan sebelum tanggal 30 April 2024, untuk prose pelaporan dapat dilihat diwebsitenya secara online pada link pajak.go.id," harapnya

Dirinya menambahkan agar seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman untuk melakukan pemadanan NIK sebagai NPWP sebelum tanggal 1 Juli 2024.

"Ayo lakukan pemadanan NIK sebagai NPWP, Lebih awal, lebih aman, lebih sehat, lebih nyaman, pajak kuat APBN sehat, pendapatan asli daerah juga meningkat Indonesia sejahtera,"tutupnya. (**/)

Tidak ada komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Diberdayakan oleh Blogger.