Bupati JKA Gerak Cepat Bantu Mahasiswi Yatim di Padang Pariaman Selesaikan Studi

0


Padang Pariaman — Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA). Bersama Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Azis, ia merespons cepat laporan kondisi seorang mahasiswi yatim, Rini Putri Yeni (24), yang tengah berjuang menyelesaikan studi di UIN Mahmud Yunus Batusangkar.


Rini, yang kini duduk di semester 10 dan sedang menyusun skripsi, menghadapi keterbatasan ekonomi setelah kedua orang tuanya meninggal dunia—ibunya pada 2018 dan ayahnya pada 2023. 


Ia kini memiliki Kartu Keluarga sendiri dan tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada desil 6–10. Pihak nagari telah mengusulkan penurunan desil serta pengurusan BPJS untuk membantu meringankan beban hidupnya.


Berdasarkan asesmen Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) VII Koto, Rafiah, kondisi tempat tinggal Rini tergolong memprihatinkan. 


Rumah yang ditempatinya saat pulang dari kos belum layak huni, dengan atap seng yang bocor. Untuk kebutuhan sehari-hari, ia bergantung pada kakaknya, Rina, yang telah berkeluarga dan tinggal berdekatan. Bahkan, biaya kos pun harus ditanggung bersama keluarga.


Di tengah keterbatasan tersebut, Rini tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menyelesaikan pendidikan. Namun, sejumlah kebutuhan mendesak masih menjadi kendala, seperti ketersediaan laptop, biaya kos, kebutuhan harian, hingga perbaikan rumah.


Menindaklanjuti laporan yang diterima pada Sabtu siang (11/4/2026), Bupati JKA langsung turun tangan pada sore harinya. Ia datang bersama Ketua LKKS Ny. Nita Azis, Anggota DPRD Komisi IV Hengki Kurniawan, Baznas, Camat VII Koto Sungai Sariak, Wali Nagari Bisati Sungai Sariak, Kapolsek VII Koto, serta Ketua ASPILLA Awar Anas. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.


Dalam kunjungan tersebut, sejumlah bantuan langsung disalurkan. Dinas Sosial memberikan bantuan sembako dan sandang. Ketua LKKS Ny. Nita Azis turut menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp1,5 juta, disusul ASPILLA dengan jumlah yang sama. Sementara itu, Baznas berkomitmen membantu melalui program rumah tidak layak huni guna memperbaiki kondisi tempat tinggal Rini.


Di hadapan Rini, Bupati JKA menyampaikan pesan penuh empati sekaligus motivasi agar tetap fokus menyelesaikan kuliahnya hingga tuntas.


“Kamu harus tetap semangat, selesaikan kuliah sampai wisuda. Soal biaya, insyaAllah akan kita bantu dan carikan solusi bersama,” ujar JKA.


Langkah cepat ini bukan hanya bentuk respons atas laporan sosial, tetapi juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal, terutama dalam mengakses pendidikan.


Di tengah keterbatasan, kisah Rini menjadi potret keteguhan dan harapan. Dukungan dari berbagai pihak kini membuka jalan lebih terang—bahwa mimpi meraih pendidikan tinggi dan masa depan yang lebih baik tetap dapat diwujudkan. (**/)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top