M Shadiq Pasadigoe Soroti Fenomena Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Kalangan Generasi Muda Sumbar

0

 


PADANG — Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, yang juga merupakan anggota Komisi XIII DPR RI dengan ruang lingkup bidang Hukum, HAM, serta kemitraan dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), menyoroti meningkatnya berbagai kejadian luar biasa yang menimpa generasi muda di Sumatera Barat, khususnya terkait kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang marak terjadi dan viral di media sosial.


Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang merupakan bagian dari kegiatan Alat Kelengkapan MPR RI (Alkel MPR RI) di Batusangkar pada Sabtu (18/04/2026). 


Dalam kesempatan itu, Shadiq menegaskan bahwa fenomena ini menjadi tantangan serius di era digital yang memerlukan perhatian dan respons kolektif dari seluruh elemen masyarakat.

Ia menyoroti berbagai kasus yang melibatkan civitas akademika di sejumlah perguruan tinggi. Bentuknya beragam, mulai dari percakapan bernuansa pelecehan di grup digital hingga tindakan tidak pantas seperti nyanyian bermuatan vulgar yang dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa.


Menurutnya, perubahan lanskap informasi di era media sosial turut memengaruhi pola pikir dan perilaku generasi muda saat ini. Akses informasi yang tanpa batas, jika tidak diimbangi dengan nilai moral dan pendidikan karakter yang kuat, berpotensi memicu penyimpangan perilaku.


“Ini menjadi keprihatinan bagi kita semua untuk memperkuat ketahanan keluarga. Bagaimana menciptakan keluarga yang sakinah, sehingga anak-anak kita, termasuk mahasiswa, memiliki akidah dan akhlak yang baik,” tegas Shadiq.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus benar-benar dilaksanakan dalam setiap lini kehidupan, terutama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila menjadi kunci dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.


Ia juga menekankan bahwa peran keluarga, lembaga pendidikan, dan lingkungan sosial sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus terus diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sebagai konsep, tetapi sebagai pedoman hidup.


Berdasarkan data dan laporan terbaru hingga periode 2025–2026, yang saya terima, kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Sumatera Barat masih menjadi perhatian serius. Sejumlah kejadian menunjukkan tingginya angka kasus, terutama yang melibatkan anak-anak dan terjadi di lingkungan pendidikan maupun keluarga.


Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, misalnya, menyoroti kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, termasuk dugaan sodomi berantai terhadap 16 anak oleh seorang tenaga pendidik di Padang Pariaman.


Sementara itu, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Padang mencatat puluhan kasus kekerasan terhadap anak hingga pertengahan 2024, yang diyakini hanya sebagian kecil dari jumlah sebenarnya.


Kasus lainnya juga terjadi di berbagai daerah, seperti dugaan pencabulan oleh seorang lansia terhadap cucunya di Payakumbuh pada Agustus 2025, hingga peristiwa persekusi dan pelecehan terhadap perempuan di Pesisir Selatan yang sempat viral beberapa waktu lalu. Selain itu, kekerasan dalam rumah tangga, termasuk pencabulan oleh orang terdekat, juga masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat.


Shadiq menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa. Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, hingga tokoh masyarakat dan orang tua, untuk bersama-sama memperkuat sistem perlindungan terhadap generasi muda.


“Kita tidak boleh lengah. Ini adalah alarm bagi kita semua. Generasi muda adalah masa depan bangsa, dan sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga mereka dari berbagai bentuk penyimpangan dan kekerasan,” tutupnya. (Anggun).

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top