![]() |
PARIAMAN — Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Pariaman periode 2026–2029 yang digelar di Aula Pertemuan RM Sambalado, Senin (27/4/2026).
Pada kesempatan itu, Mulyadi menekankan pentingnya kolaborasi antara pengusaha muda dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor UMKM.
“Kami berharap HIPMI dapat membuat kegiatan yang bervariasi dan bersinergi dengan pemerintah untuk menghidupkan ekonomi masyarakat secara terprogram dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pengusaha muda, baik di Kota Pariaman maupun Sumatera Barat, untuk aktif menciptakan kegiatan yang mampu menarik kunjungan serta membuka peluang investasi dan pendampingan kewirausahaan.
Pelantikan pengurus BPC HIPMI Kota Pariaman tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Barat, M. Dhanni Hariyona.
Dalam pelantikan itu, Rido Lofbestari resmi menjabat sebagai Ketua Umum, didampingi Sekretaris Umum Muhajir Muslim dan Bendahara Umum M. Fadhil.
Mulyadi menyebut HIPMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pariaman memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.
“Hal ini juga sejalan dengan program unggulan kami, yakni Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga,” katanya.
Selain itu, Mulyadi juga menyoroti keberagaman latar belakang pengurus HIPMI yang dinilai menjadi kekuatan tersendiri, termasuk adanya unsur ulama dan tokoh muda dengan jejaring sosial serta politik yang kuat.
Sementara itu, Dhanni Hariyona mengingatkan sejarah panjang HIPMI yang berdiri sejak 1972 dan banyak melahirkan pengusaha sukses, termasuk dari Minangkabau.
“Anak muda tidak boleh santai. Dunia usaha bergerak cepat, kalau tidak ikut berlari kita akan tertinggal,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, organisasi wanita, pelaku usaha, hingga perwakilan BUMN dan BUMD.
Di akhir acara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman, Riqaldi, memaparkan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan secara nasional mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Sensus tersebut akan mencakup 18 lapangan usaha, termasuk ekonomi digital dan lingkungan, guna menyediakan data dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi yang lebih akurat. (**/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih