Bupati JKA Tinjau Malam Hari, Pastikan Jembatan Darurat Sungai Batang Anai di Nagari Anduriang Segera Dibangun

0

 

Bupati John Kenedy Azis Saat Berdiskusi Dengan Jajarannya di Sungai Batang Anai Nagari Anduriang. Foto.Diskominfo


PADANG PARIAMAN, - Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, meninjau langsung lokasi penyeberangan Sungai Batang Anai di Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Senin (4/5/2026) malam. 


Peninjauan ini dilakukan menyusul insiden hanyutnya seorang lanjut usia yang nyaris merenggut korban jiwa.


Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara, Ketua TP PKK Nita Azis, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta Camat 2x11 Kayu Tanam.


Peninjauan dilakukan tak lama setelah Bupati kembali dari perjalanan dinas luar daerah. Ia menegaskan komitmennya untuk segera mengambil langkah konkret agar insiden serupa tidak kembali terjadi di lokasi tersebut.


“Besok pengerjaan jembatan darurat harus sudah dimulai. Kami minta dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar,” tegas John Kenedy Azis di hadapan warga dan perangkat nagari.


Ia juga menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan OPD terkait untuk segera mengeksekusi pembangunan jembatan darurat sebagai solusi sementara. 


Langkah ini dinilai penting agar aktivitas masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur tersebut dapat kembali berjalan dengan aman.


Di hadapan unsur pemerintahan nagari, mulai dari wali korong hingga wali nagari, Bupati menekankan pentingnya pengawasan harian terhadap progres pembangunan. 


Ia meminta laporan perkembangan disampaikan secara rutin agar pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu cepat.


Sebelumnya, seorang lansia bernama Afrizal Yatim (70) dilaporkan hanyut saat mencoba menyeberangi Sungai Batang Anai dengan berpegangan pada seutas tali. Di tengah derasnya arus, korban terjatuh dan terseret aliran sungai.


Aksi penyelamatan dramatis dilakukan oleh seorang pemuda setempat, Kadri Maiwansyah (25), yang nekat terjun ke sungai demi menolong korban.


 “Ambo lansuang tajun ka batang aie untuak manolong pak Afrizal nan hanyuik dan hampie tabanam,” ujarnya.


Atas keberanian tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memberikan penghargaan kepada Kadri. 


Dalam kesempatan itu, Bupati secara langsung menyerahkan sebuah telepon seluler sebagai bentuk apresiasi atas aksi heroiknya.


Diketahui, lokasi penyeberangan tersebut sebelumnya memiliki jembatan penghubung antara Kayu Tanam dan Nagari Anduring. 


Namun, jembatan itu runtuh akibat banjir saat bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu.


Saat ini, pembangunan kembali jembatan permanen telah masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (R3) pascabencana di Provinsi Sumatera Barat. 


Sambil menunggu realisasi program tersebut, pembangunan jembatan darurat menjadi solusi mendesak bagi kebutuhan mobilitas masyarakat setempat. (***/)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top