![]() |
PARIAMAN – Wali Kota Pariaman, Yota Balad bersama keluarga menjadi warga pertama yang didata oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) secara door to door atau rumah ke rumah, Senin (15/6/2026).
Pendataan tersebut dilakukan usai pelaksanaan Apel Gabungan di halaman Balai Kota Pariaman. Kegiatan itu sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 secara serentak di Kota Pariaman sebagai bagian dari program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali oleh BPS. Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dunia usaha, potensi ekonomi, serta perkembangan sektor-sektor usaha yang ada di masyarakat.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi.
Selain itu, hasil sensus juga digunakan untuk memetakan perubahan struktur ekonomi dan merancang program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad mengajak seluruh masyarakat Kota Pariaman untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus yang datang melakukan pendataan.
Menurutnya, keakuratan data sangat dibutuhkan pemerintah dalam menyusun berbagai program pembangunan dan rencana kerja ke depan. Dengan data yang valid, kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sambut baik kedatangan petugas sensus dan pastikan terlebih dahulu identitas petugas sebelum memberikan data. Pastikan mereka benar-benar petugas resmi dari BPS,” ujar Yota Balad sembari mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Pariaman. (***/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih