![]() |
PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus berupaya meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satunya diwujudkan melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Peningkatan Kapasitas SDM yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) selama dua hari, 10–11 Juli 2026.
Kegiatan yang diikuti seluruh pegawai BPKD tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur sekaligus membentuk karakter ASN yang profesional, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan birokrasi modern. Selain materi teknis, peserta juga dibekali pelatihan kepemimpinan, komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama tim.
Pada hari kedua pelaksanaan diklat, Bupati Padang Pariaman, Dr. John Kenedy Azis, S.H., M.H., hadir meninjau langsung jalannya kegiatan. Kehadiran bupati menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas aparatur sebagai salah satu prioritas pembangunan.
Dalam arahannya, John Kenedy Azis menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis pegawainya, tetapi juga ditopang oleh karakter yang kuat.
"ASN yang hebat bukan hanya pintar bekerja, tetapi juga harus memiliki loyalitas, integritas, kapabilitas, dan adab. Empat nilai inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang dipercaya masyarakat," ujar Bupati.
Ia menjelaskan, loyalitas merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa, negara, pemerintah daerah, dan organisasi. Sementara integritas tercermin dari kejujuran, kedisiplinan, konsistensi, serta kepatuhan terhadap aturan dan etika dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh ASN agar terus meningkatkan kapabilitas dengan memperluas pengetahuan dan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi maupun perubahan sistem birokrasi.
"Perubahan tidak bisa dihindari. ASN harus terus belajar agar mampu memberikan solusi, bekerja lebih efektif, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat," katanya.
John Kenedy Azis juga menekankan pentingnya adab dalam lingkungan kerja. Menurutnya, kecerdasan dan kemampuan tidak akan berarti tanpa sikap saling menghormati, menjaga etika komunikasi, serta memberikan pelayanan yang ramah dan penuh empati kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh pegawai BPKD untuk memperkuat budaya kerja yang positif melalui semangat kolaborasi, kekompakan, dan saling mendukung dalam mencapai tujuan organisasi.
Sementara itu, Kepala BPKD Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan bahwa diklat tersebut merupakan bagian dari komitmen instansinya dalam menciptakan aparatur yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki karakter yang kuat.
Menurutnya, pelatihan tidak hanya difokuskan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun budaya kerja yang mengedepankan pelayanan publik, inovasi, kolaborasi, dan akuntabilitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai BPKD semakin siap menghadapi tantangan birokrasi modern, meningkatkan disiplin, memperkuat sinergi antarbidang, serta memberikan pelayanan pengelolaan keuangan daerah yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Diklat Peningkatan Kapasitas SDM tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat budaya organisasi yang sehat dan harmonis. Dengan aparatur yang menjunjung tinggi loyalitas, integritas, kapabilitas, dan adab, BPKD Padang Pariaman diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang semakin baik dan berorientasi pada pelayanan publik. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih