![]() |
PARIAMAN,- Pemerintah Kota Pariaman mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pariaman ke-24 dengan menggelar Sholawat, Zikir, dan Doa Bersama di halaman Balai Kota Pariaman, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual sekaligus wujud rasa syukur atas perjalanan pembangunan Kota Pariaman selama 24 tahun terakhir.
Acara dihadiri langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Mulyadi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, Ketua TP PKK Kota Pariaman Ny. Yosneli Balad, Ketua GOW Ny. Dina Mulyadi, Ketua DWP Ny. Nelvia Azhar, para kepala OPD, camat, kepala desa dan lurah, ASN di lingkungan Pemkot Pariaman, tokoh masyarakat, hingga alim ulama.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan, tema Hari Jadi Kota Pariaman tahun ini, "Bergerak Cepat, Pariaman Hebat", merupakan semangat untuk terus mempercepat pembangunan di berbagai sektor tanpa mengabaikan nilai-nilai keagamaan dan budaya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur maupun sektor pariwisata, termasuk suksesnya penyelenggaraan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026, harus diimbangi dengan pembangunan karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
"Melalui visi pembangunan sebagai kota wisata yang maju dan kreatif, Pemerintah Kota Pariaman tetap mengedepankan nilai berbasis agama dan budaya. Sholawat, zikir, dan doa bersama ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi benteng spiritual agar Kota Pariaman senantiasa diberi keberkahan, kedamaian, serta dijauhkan dari berbagai marabahaya," kata Yota Balad.
Ia menambahkan, kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari megahnya pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya. Karena itu, nilai-nilai religius harus terus menjadi fondasi dalam setiap langkah pembangunan.
Pada kesempatan tersebut, Yota Balad juga menyampaikan penghargaan kepada para pendiri Kota Pariaman, tokoh masyarakat, alim ulama, serta seluruh elemen yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan daerah hingga memasuki usia ke-24 tahun.
Ia berharap momentum hari jadi ini menjadi ajang refleksi untuk mengevaluasi berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat persatuan dan semangat gotong royong masyarakat.
"Semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan masyarakat, termasuk melalui tradisi Makan Bajamba yang sukses digelar dalam rangkaian HUT Kota Pariaman, harus terus dipertahankan sebagai kekuatan untuk membangun Pariaman yang semakin maju, religius, dan berbudaya," tutupnya. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih