![]() |
| Kampung Nelayan. Foto by Google image |
PADANG – Kabar baik datang bagi masyarakat pesisir di Sumatera Barat. Pemerintah pusat melalui program prioritas Presiden Prabowo Subianto menetapkan sebanyak 26 Kampung Nelayan Merah Putih akan dibangun di Sumatera Barat pada tahun 2026.
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat nelayan sekaligus mempercepat pembangunan kawasan pesisir yang lebih modern dan produktif.
Berdasarkan daftar lokasi yang telah ditetapkan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan tersebar di delapan kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Pasaman Barat, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, Agam, Kota Padang, dan Kota Pariaman.
Program tersebut merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari laut.
Dari seluruh daerah penerima, Kabupaten Padang Pariaman menjadi wilayah dengan alokasi terbanyak, yakni lima lokasi. Kelima titik itu berada di Nagari Seulayat Ulakan dan Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis; Nagari Pilubang dan Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau; serta Nagari Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan.
Selain Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat juga memperoleh lima lokasi yang tersebar di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Sungai Beremas, dan Kinali. Kabupaten Pesisir Selatan mendapat lima lokasi, sementara Kepulauan Mentawai juga memperoleh lima lokasi. Kota Pariaman menerima dua lokasi, Kota Padang dua lokasi, sedangkan Kabupaten Agam memperoleh satu lokasi.
Program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menghadirkan pembangunan permukiman yang lebih layak, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung kegiatan perikanan.
Mulai dari sarana tambatan perahu, tempat pengolahan hasil perikanan, fasilitas penyimpanan hasil tangkapan, hingga infrastruktur penunjang lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan.
Lebih dari itu, program ini juga dirancang untuk memperkuat kelembagaan nelayan, memperluas akses pemasaran hasil laut, serta menciptakan ekosistem ekonomi pesisir yang berkelanjutan.
Dengan demikian, masyarakat nelayan tidak hanya menikmati pembangunan fisik, tetapi juga memperoleh peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan dalam jangka panjang.
Bagi Kabupaten Padang Pariaman, penambahan lima lokasi tersebut menjadi angin segar bagi pengembangan kawasan pesisir. Daerah yang memiliki garis pantai cukup panjang ini dinilai memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan, sehingga kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis sumber daya lokal.
Pembangunan 26 Kampung Nelayan Merah Putih di Sumatera Barat sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia dari wilayah pesisir.
Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan pemberdayaan masyarakat nelayan, program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta menjadikan desa-desa pesisir sebagai kawasan yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (***/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih