Bupati JKA Lantik 5 Pejabat Eselon II, Empat Jabatan Strategis Ditargetkan Terisi September

0

 



PARIK MALINTANG — Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis melantik lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Rabu (19/8/2026).


Pelantikan yang berlangsung di Aula IKK Parik Malintang tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melakukan penyegaran sekaligus penataan jabatan strategis di lingkungan birokrasi.


Lima pejabat yang dilantik yakni Maizar sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Khairul Nizam sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Zahirman sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Alfian sebagai Kepala Dinas Perikanan, serta Indra Utama sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).


Selain lima pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan terhadap 26 kepala sekolah dasar (SD), enam kepala sekolah menengah pertama (SMP), dan satu kepala taman kanak-kanak (TK).


Bupati John Kenedy Azis mengatakan, pengisian empat jabatan yang masih kosong tersebut akan dilakukan melalui mekanisme lelang jabatan.


“Terkait jabatan yang kosong tersebut, kita akan lelang segera. Sekda juga sudah mengajukan surat permohonan lelang. Insya Allah kita akan laksanakan lelang,” ujar Bupati yang akrab disapa Ajo tersebut.


Sembari menunggu proses lelang, Pemkab Padang Pariaman telah menunjuk pejabat pelaksana tugas (Plt) untuk memastikan pelayanan pemerintahan di masing-masing OPD tetap berjalan.


Di DPKP, jabatan kepala dinas sementara diisi oleh sekretaris dinas. Sedangkan Diskominfo akan diisi oleh Kepala Bidang E-Government sebagai Plt.


Sementara itu, posisi Kepala Dinsos P3A juga telah diisi oleh Indra Utama sebagai pelaksana tugas.


Menurut JKA, kekosongan jabatan definitif tidak boleh sampai mengganggu kinerja organisasi maupun proses pengambilan kebijakan di masing-masing OPD.


Ia menargetkan seluruh jabatan yang masih kosong tersebut sudah terisi paling lambat September 2026.


“Insya Allah September ini semuanya sudah selesai. Saat ini kami menunggu izin lelang jabatan dari pemerintah pusat,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa penentuan pejabat yang dilantik dilakukan berdasarkan pertimbangan kinerja dan kebutuhan organisasi.


“Saya bersama Wakil Bupati menentukan kepala OPD itu berdasarkan kinerja. Tidak ada embel-embelnya. Tidak ada gratifikasi, tidak ada uang, tetapi semata-mata betul-betul berdasarkan kinerja,” tegas mantan anggota DPR RI tersebut.


Dengan pelantikan lima pejabat eselon II tersebut, Pemkab Padang Pariaman berharap roda pemerintahan semakin efektif, koordinasi antar-OPD semakin kuat, dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan. (***/)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top