![]() |
PADANG – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, meminta Pemerintah Pusat melalui kementerian, badan, dan lembaga terkait untuk segera mempercepat penanganan dampak banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat.
Permintaan tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan kunjungan kerja penyerapan aspirasi di Kota Padang, saat sejumlah wilayah masih terdampak banjir akibat hujan berintensitas tinggi.
Menurut M. Shadiq Pasadigoe, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, ia berharap Pemerintah Pusat melalui kementerian, badan, dan lembaga terkait, seperti BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, serta instansi terkait lainnya, dapat mempercepat koordinasi, penyaluran bantuan, penanganan tanggap darurat, pemulihan infrastruktur, dan rehabilitasi kawasan terdampak.
"Saya meminta Pemerintah Pusat melalui kementerian, badan, dan lembaga terkait untuk memberikan perhatian serius dan mempercepat langkah-langkah penanganan banjir di Kota Padang. Masyarakat membutuhkan kehadiran negara melalui bantuan yang cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi agar dampak bencana ini dapat segera diatasi," ujar M. Shadiq Pasadigoe pada Senin (3/8/2026).
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi setiap arahan dari pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, serta seluruh petugas yang berada di lapangan.
Berdasarkan data BPBD Kota Padang, hujan deras yang mengguyur sejak Senin (3/8/2026) siang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah. Luapan sungai menggenangi permukiman warga, fasilitas umum, sekolah, serta sejumlah ruas jalan utama sehingga menghambat aktivitas masyarakat.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang. Warga yang berada di kawasan rawan diminta terus memantau informasi resmi dan bersiap melakukan evakuasi apabila kondisi memburuk.
Sementara itu, BMKG menjelaskan hujan berintensitas tinggi dipicu oleh pola awan yang memanjang dari wilayah Sumatra Utara hingga Sumatra Barat sehingga menyebabkan hujan berdurasi panjang. Meski intensitas hujan diperkirakan mulai menurun pada Senin sore, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan masih dapat terjadi sesuai perkembangan kondisi atmosfer.
M. Shadiq Pasadigoe menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Pusat melalui kementerian, badan, dan lembaga terkait, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kota Padang, serta seluruh unsur terkait sangat diperlukan agar penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.
"Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan. Mari kita bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah ini. Saya juga berharap Pemerintah Pusat melalui kementerian, badan, dan lembaga terkait dapat segera hadir dengan langkah-langkah nyata untuk mempercepat pemulihan Kota Padang," tutup M. Shadiq Pasadigoe. (Anggun)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih