![]() |
PADANG PARIAMAN — Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan (GEMARIKAN) terus digencarkan di Kabupaten Padang Pariaman.
Kali ini, sosialisasi GEMARIKAN menyasar anak-anak sekolah dasar (SD) dan para wali murid di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pantai Ketaping, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak bersama orang tua terlihat antusias mengikuti rangkaian sosialisasi hingga demo masak berbagai olahan berbahan dasar ikan.
Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis, mengatakan kebiasaan mengonsumsi ikan perlu ditanamkan sejak anak masih berada dalam usia pertumbuhan.
Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam mengenalkan ikan kepada anak dengan cara yang menarik sehingga tidak muncul anggapan bahwa menu ikan itu membosankan.
“Gemar makan ikan harus kita biasakan sejak dini. Orang tua memiliki peran penting untuk mengenalkan ikan kepada anak melalui berbagai olahan yang menarik, lezat dan disukai anak-anak,” ujar Nita.
Ia menjelaskan, ikan merupakan salah satu sumber pangan yang kaya protein dan berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
Karena itu, edukasi GEMARIKAN tidak cukup hanya dilakukan melalui penyampaian teori. Anak-anak dan orang tua juga perlu mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana ikan dapat diolah menjadi makanan sehat dan menarik.
Hal itu diwujudkan melalui demo masak aneka olahan ikan dalam kegiatan tersebut. Para peserta diperlihatkan sejumlah cara mengolah ikan menjadi menu yang lebih variatif sehingga dapat menggugah selera anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman, Alfian, mengatakan GEMARIKAN menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi ikan sekaligus mendorong pemanfaatan potensi perikanan lokal.
“Melalui GEMARIKAN, kita ingin masyarakat semakin sadar bahwa ikan bukan hanya komoditas yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga sumber pangan bergizi yang sangat baik untuk keluarga, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan,” kata Alfian.
Menurutnya, Padang Pariaman memiliki potensi perikanan yang besar. Karena itu, hasil perikanan tidak hanya diharapkan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi keluarga.
Alfian juga mendorong masyarakat semakin kreatif mengolah ikan menjadi berbagai jenis makanan. Selain membuat anak tidak mudah bosan, kreativitas tersebut berpotensi meningkatkan nilai tambah hasil perikanan sekaligus membuka peluang usaha pengolahan pangan.
“Kalau anak-anak sudah terbiasa makan ikan sejak dini, kita berharap kebiasaan ini terus terbawa sampai dewasa. Di sisi lain, semakin tinggi konsumsi ikan masyarakat, semakin terbuka pula peluang berkembangnya usaha pengolahan hasil perikanan di daerah,” ujarnya.
Nita berharap GEMARIKAN tidak berhenti sebatas kegiatan sosialisasi. Kebiasaan mengonsumsi ikan, menurutnya, harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui sekolah serta masyarakat.
“Yang kita bangun bukan hanya kebiasaan makan ikan, tetapi juga kesadaran keluarga untuk menyediakan makanan yang bergizi bagi anak-anak. Dengan gizi yang baik, kita berharap anak-anak Padang Pariaman tumbuh sehat, aktif dan memiliki kualitas yang lebih baik,” katanya.
Selain mengedukasi masyarakat mengenai manfaat konsumsi ikan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan potensi hasil perikanan lokal. Dengan pengolahan yang kreatif, ikan diharapkan tidak hanya menjadi sumber pangan bergizi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Melalui GEMARIKAN, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Forikan dan Dinas Perikanan mendorong lahirnya kebiasaan mengonsumsi ikan sejak usia dini, dimulai dari anak-anak, diperkuat oleh keluarga, dan dilanjutkan melalui lingkungan sekolah serta masyarakat. (Rilis Diskominfo Padang Pariaman)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih