Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan Kawastara Pawitra, Dari Mendikbud Muhadjir Effendi

Bupati Ali Mukhni Terima Penghargaan Kawastara Pawitra, Dari Mendikbud Muhadjir Effendi

Sabtu, 15 Oktober 2016, 20.20.00
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Ketika Menerima Penghargaan Kawastara Pawitra dari Mentri Pendidikan dan Kebudayaan di Hotel Novotel Surakarta Sabtu 15 Oktober 2016

Malang, BANGUNPIAMAN.COM - Penganugerahan Kawastara Pawitra bagi kepala daerah berintegritas dalam penyiapan calon kepala sekolah yang dilaksanakan di Hotel Novotel Surakarta, Sabtu (15/10), menempatkan Kabupaten Padang Pariaman menjadi salah satu penerima penghargaan bergengsi tersebut.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi saat sambutan mengatakan, pendidikan karakter harus menjadi  perhatian para pendidik, terutama kepada para kepala sekolah. "Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) menjadi institusi yang menilai kepatutan, kepantasan, dan sertifikasi seorang guru patut menjadi kepala sekolah," kata Muhadjir.

Maka komitmen dan kesungguhan kepala daerah untuk terus mendorong guru mengikuti tahapan pencalonan kepsek melalui wadah LP2KS menjadi salah satu poin untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter,.

Menurut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu, salah satu langkah policy adjustmen (penyesuaian kebijakan) yang dilakukan Kemendikbud sesuai nawacita Presiden Jokowi adalah mewujudkan pendidikan berkarakter melalui reformasi manajerial kepala sekolah. Bahkan, pria yang saat ini menjabat sebagai pengurus Muhammadiyah tersebut,  akan ada perombakan besar-besaran dalam pendekatan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Ini tentu berimbas kepada daerah, sehingga kita butuh dukungan dan komitmen kepala daerah, "ujar Muhadjir.

Muhadjir  menjelaskan, kewajiban mengajar (jam mengajar) seorang guru itu harus disamakan dengan jam bekerja ASN yakni 8 jam. Hanya saja, lanjutnya, jangan dipahami delapan jam itu melulu untuk pengajaran yang bersifat akademis. Karena kegagalan bangsa ini dalam proses pendidikan lebih karena salahnya pemahaman itu, tanpa memperhatikan pendidikan yang bersifat literasi.

Seiring hal itu, sambung dia, pihaknya akan mendorong lebih banyak muatan pengajaran seni budaya, olah raga, dan interaksi sosial.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyatakan dukungannya terhadap pemikiran serta rencana program dari kementerian. "Kita Padang Pariaman mendukung kebijakan Mendikbud, lebih-lebih terkait dengan pembangunan karakter serta menjadikan output pendidikan nasional bersertifikat nasional, "kata Ali Mukhni.


BPC/REL

TerPopuler