A. Damanhuri Tuanku Mudo Terpilih Sebagai Ketua Umum IKA Ponpes Madrasatul 'Ulum Lubuk Pandan - BANGUN PIAMAN.COM : Portal Berita Online

Breaking

Minggu, 24 Februari 2019

A. Damanhuri Tuanku Mudo Terpilih Sebagai Ketua Umum IKA Ponpes Madrasatul 'Ulum Lubuk Pandan

Ketua Ikatan Alumni Pondok Pesantren Madrasatul 'Ulum Lubuk Pandan Damanhuri Tk Mudo Yang Sehari-Harinya Juga Ketua PWI Padang Pariaman, Bersalaman dengan Anggota DPD-RI Leonardi Harmaini ( Fhoto : Istimewa)
Lubuk Pandan, BANGUNPIAMAN.COM--Peringatan Haul XXII Syekh H. Abdullah Aminuddin berlangsung sesuai harapan para alumni dan santri yang ada di Pondok Pesantren Madrasatul 'Ulum, yang didirikan almarhum pada 1940 M silam. Rangkaian Haul, Minggu (24/2) adalah halaqah santri yang membahas naskab buku tentang pendiri pesantren yang ditulis salah seorang alumninya.

Kemudian Musyawarah Besar (Mubes) alumni dari berbagai angkatan. Tak memakan waktu lama, Mubes yang memakai sistem musyawarah mufakat atau formatur itu berhasil membentuk pengurus baru Ikatan Alumni Pondok Pesantren Madrasatul 'Ulum (IKA PPMU) periode 2019-2024, setelah menerima semua laporan pertanggungjawaban pengurus lama. Terakhir, Haul ditutup dengan ziarah, zikir dan shalat 'Ashar berjamaah.

Menurut Ketua Panitia Haul, Tuanku Afredison AR, Haul yang ke-22 ini sengaja mengakat tema; "Merajut Ukhuwah Islamiyah dalam Bingkai Ahlussunnah wal Jamaah". Artinya, prosesi Haul secara besar-besaran ini sudah lama tak dilakukan. 


"Alhamdulillah, para alumni dari berbagai daerah hadir. Ini tentunya bagian dari upaya kita dari alumni untuk kembali memasyarakatkan pesantren yang terletak di Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Padang Pariaman ini di tempat tinggal masing-masing," kata dia.

Di samping itu, kata Afredison, Haul juga sekalian memberikan dukungan moril kepada seluruh keluarga besar pesantren ini yang ikut maju menjadi calon anggota legislatif. 


"Atas nama keluarga besar pesantren ini yang akan maju cukup banyak. Untuk DPRD Padang Pariaman, ada saya dari PKB di Dapil IV, dan Mothia Aziz Datuak Nan Basa di Dapil II. Ada juga Asrizal Malin Sinaro dari PKS di Dapil V Kabupaten Agam, Mansurdin Datuak Panduko dari PPP di Kabupaten Sijunjung. Dan seorang untuk DPR RI, yakni Mayadi dari PDI Perjuangan di Dapil Sumbar II," katanya.

Afredison menyebutkan, hasil Mubes melalui tim fermatur yang terdiri dari H. Ahmad Yusuf Tuanku Sidi mewakili Padang Pariaman, Asrizal Malin Sinaro wakil Kabupaten Agam, Megawati wakil Kabupaten Tanah Datar, Buya Marzuki Tuanku Nan Basa dari pimpinan pesantrten. 


Kemudian Latiful Khabir Tuanku Kaciak unsur pengurus lama telah menetapkan A. Damanhuri Tuanku Mudo sebagai Ketua Umum IKA PPMU untuk lima tahun yang akan datang.
Dia berharap, hasil bedah naskah buku yang telah ditulis Ketua Umum IKA PPMU terpilih ini bisa diberikan masukan oleh seluruh alumni untuk kesempurnaannya. Dan tahun depan pada momen Haul, buku tersebut harus diterbitkan.

 "Terima kasih senator Sumatera Barat, H. Leonardy Harmainy Datuak Bandaro Basa yang telah hadir dalam acara ini. Kemudian juga Ketua Kadin Sumbar, H. Ramal Salaeh yang juga calon anggota DPD RI yang ikut hadir dalam acara ini," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Madrasatul 'Ulum Buya Marzuki berharap banyak pada alumni untuk berkontribusi dalam memajukan pondok tersebut. "Di samping pembangunan gedung utama lantai satu dan tiganya masih terbengkalai, kita juga butuh kerjasama dari semua alumni untuk kemajuan belajar mengajarnya," ungkapnya.

Katanya lagi, pesantren ini telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai hal di tengah masyarakat. Ada yang aktif mengajar di pesantren, ada yang jadi pegawai negeri sipil, bahkan ada pula yang jadi dosen. Dan tentunya banyak pula yang aktif di dunia politik, baik sebagai peserta pemilu maupun sebagai penyelenggara.

 "Semuanya adalah kekuatan kita yang perlu kita jalin kebersamaan demi masa depan pendidikan ala surau ini," sebutnya.

H. Leonardy Harmainy menyebutkan, dirinya tengah memperjuangan undang-undang penguatan pondok pesantren. "Kita sedang membahas masalah undang-undang tersebut yang natinya akan membuka peluang bagi guru dan santri yang sedang belajar di pesantren untuk bisa pula bekerja di ASN," ujarnya. (rel/dmr)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Post Top Ad