Kamenag Kota Pariaman M.Nur Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Kamenag Kota Pariaman M.Nur Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila

Sabtu, 01 Juni 2019, 14.13.00
PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM----Kementerian Agama Kota Pariaman  menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila. Upacara tersebut digelar di halaman MTsN 1 Kota Pariaman.

Pantauan wartawan www.bangunpiaman.com, upacara dimulai pada pukul 07.50 WIB, Sabtu (1/6/2019). Upacara itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor  Kemenag Kota Pariaman M. Nur . 

M. Nur membacakan amanat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. 

Proses Nurq internalisasi sekaligus pengalaman nilai-niali Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


M. Nur menyampaikan, dalam amanat Kepala BPIP, sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvisi diperlukan pengelolaan unit kultural dan unit politik secara dialektis.

Maksudnya, keberagaman yang ada secara alami dan kultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun 'Tamansari Kebudayaan' yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat dimana Indonesia dan Pancasila adalah rumah kita semua.

"Untuk itu diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang tidak menimbulkan ketakutan. Kita Indonesia, Kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa dengan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur," tuturnya.

Melalui peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi 'politik harapan' dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Maka kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia.

Kita bersatu membangun bangsa utuk merealisasikan tatanah kehidupan masyarkat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, kita Pancasila.


M. Nur menambahkan,  harus disadari bahwa indonesia ini betul-betul negara yang besar negara yg beragam 17000 pulau dibandingkan dengan negara lain 1 pulau 4 negara.

"Kita banyak suku bangsa banyak bahasa pancasila sebagai pemersatuan perlu kita pertahankan. Oleh karena itu hari kelahiran pancasila ini harus kita peringati setiap tahun, bukan hanya sekedar memperingati tetapi, seluruh kementerian agama seluruh bangsa indonesia,  menyadari bahwa nilai pancasila harus tetap ada,"ulasnya.

Pancasila tidak bertentangandengan syariat dan agama karena pancasila bukan akidah bukan keyakinan. Dia cuma alat permersatu bangsa yang tidak bertentangan dengan agama itu sendiri jadi jangan salah artikan seperti keyakinan iman.  Dia adalah alat pemersatu yang harus dijaga karena ini adalah satu visi dari negara indomesia harus kita wujudkan.

Pancasila harus diimplementasikan kepada seluruh anak-anak madrasah kita dan generasi muda sehingga kedepan tidak ada perpecahan, pertikaian dan kita betul-betul menyadari bahwa keberagaman ini adalah suatu anungrah , suatu karunia yang diberikan kepada negara kita oleh allah SWT yang maha kuasa.

Turut hadiri dalam upacara Kasi ATP Haji Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Amrison, Kasubag Tu Syaiful Azmi, Kasi Pendis, Kasi Bimas Islam, Staff Bidang Urais Kementerian Agama Provinsi Riau eli Safiarni,  Kepala Madrasah se-kota Pariaman, Kepala KUA se-kota Pariaman seluruh ASN maupun GTT/ PTT Lingkungan Kemenag Kota Pariaman, ASN Kemenag Kabupaten Mentawai dan dimeriahkan oleh nada syair MAN Padusunan.

Pewarta : Harsyi Warsilah


TerPopuler