Rakor Dengan BPJS, Genius Berharap Seratus Parsen Warga Kota Pariaman Dapat Layanan Asuransi Kesehatan

Rakor Dengan BPJS, Genius Berharap Seratus Parsen Warga Kota Pariaman Dapat Layanan Asuransi Kesehatan

Selasa, 20 Agustus 2019, 20.24.00

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM----- Untuk menindak lanjuti kerja sama antara Pemerintah Kota Pariaman dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kota Pariaman, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kota Pariaman menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kesehatan Gratis Masyarakat Kota Pariaman, bertempat di Balairung rumah dinas walikota, Selasa (20/8/2019).

Rapat dibuka langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar yang dihadiri Direktur BPJS wilayah Kota Pariaman, Sari Ruspa, SOPD, Camat, Kepala Desa dan Lurah se-Kota Pariaman.

Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan ada empat hal yang mendasari masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan gratis dari BPJS, pertama bantuan APBN dari pusat, asuransi yang dibayar antara Pemprov dengan Pemko, kemudian APBD murni Kota Pariaman, ketiga hal ini adalah untuk warga miskin.

Kemudian yang keempat yaitu untuk keluarga ekonomi baik, seperti pengusaha mereka membayar secara mandiri, sedangkan profesi seperti TNI, Polri dan pegawai dibayar dengan potongan gaji mereka dan ada juga dari program pemerintahan desa.

“ Kita berharap kedepan sekitar seratus persen total warga Kota Pariaman semuanya mendapat asuransi kesehatan tersebut ,“ ujarnya.

Dulu Kota Pariaman memiliki program jaminan kesehatan Sabiduak Sadayuang, kemudian pemerintah pusat membuat aturan bahwa semua asuransi kesehatan tersebut dibayarkan melalui satu pintu melalui program BPJS.

Genius juga mengatakan, bahwa menurut data yang kita terima sekitar 85,72 persen masyarakat di Kota Pariaman sudah menerima dan merasakan program jaminan kesehatan BPJS ini, kita harus mengejar Kota Padang yang mencapai sekitar 94 persen.

“ Kita perlu untuk membangkitkan semangat warga kalau kita mampu untuk asuransikan diri, jika tidak mampu  akan diasuransikan oleh pemerintah, bagi warga yang mampu jangan kemudian mengambil hak warga yang kurang mampu “, ungkapnya.

“ Kami mengimbau kepada SOPD terkait untuk mendudukan ini secara bersama dengan kepala desa dan lurah terkait perbaikan data warga penerima asuransi kesehatan ini “, pungkasnya.

Kita berharap agar BPJS juga ikut follow up ke tiap desa untuk perbaiki data-data ini, sehingga nanti di program tahun 2020 data sisa warga miskin yang belum terasuransi ini bisa terselesaikan, by name by address.

“ Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Pariaman, sesuai dengan program pemerintah Kota Pariaman harus maju disisi kesehatan dan pendidikannya “, tutupnya.

Rapat dilanjutkan dengan penyerahan kartu BPJS dari APBD murni Kota Pariaman oleh Walikota Pariaman, Genius Umar kepada salah satu perwakilan kepala desa dan lurah yang hadir.

Pewarta : Harsyi Warsilah

TerPopuler