Tidak Ingin Anak-Anak Padang Pariaman Putus Sekolah, Owner Indah Cargo Bantu 100 Anak Yatim Setiap Kecamatan -->

Tidak Ingin Anak-Anak Padang Pariaman Putus Sekolah, Owner Indah Cargo Bantu 100 Anak Yatim Setiap Kecamatan

Minggu, 23 Februari 2020, 20.52.00
Dedi Salim Ketua Yayasan Arizal Azis Menyerahkan Bantuan Kepada Anak Yatim di Padang Sago. Fhoto : Yahya Efendi

PADANG SAGO - Arisal Aziz  memberikan santunan kepada 100 orang anak yatim setiap kecamatan di Padang Pariaman, Santunan ini akan dilaksanakan setiap bulanya di seluruh Kecamatan.
Bantuan ini dirangkum dan dilaksanakan oleh Arisal Aziz melalui yayasan Al- Aziz

"Kita memberikan santunan untuk anak yatim se Kabupaten Padang Pariaman, untuk tahap awal kita bantu 100 orang anak yatim setiap kecamatan di Padang Pariaman," kata Ketua Yayasan Arisal Aziz, Dedi Salim, saat menyerahkan santunan di Kantor Camat Padang Sago, Sabtu (22/02/2020)

Dedi menyampaikan, penyerahan santunan ini langsung diberikan kepada anak yatim tersebut di Kantor camat masing-masing kecamatan di Padang Pariaman.

"Kita langsung menyerahkan kepada anak yatim itu di Kantor camat, kita mendatangi langsung kantor camatnya," kata Dedi.

Dana ini, lanjut Dedi merupakan dana yang disalurkan langsung oleh Owner PT. Indah Cargo, Arisal Azis untuk anak yatim se Padang Pariaman, agar seluruh anak yatim di Padang Pariaman tidak merasa minder saat kebutuhanya tidak terpenuhi.

"Untuk tahap awal 100 orang setiap kecamatan. Namun, jika dana yang masuk ke yayasan lebih besar maka kami akan menambah jumlah penerima santunan ini," ujarnya.

Ia menyampaikan, anak yatim yang diberikan santunan setiap bulan ini adalah anak yatim yang sedang menempuh pendidikan dari SD sampai dengan SMA sederajat.

"Untuk anak yatim yang duduk dibangku perkuliahan juga akan kami bantu, tetapi itu harus ada proposalnya, dan kami mengutamakan yang memiliki prestasi, menempuh pendidikan di kampus negeri, dan yang lebih diutamankan adalah mahasiswa perguruan tinggi agama," katanya.

Sementara itu, untuk syarat anak yatim yang mendapatkan santunan ini harus menyerahkan fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy rapor sekolah, surat keterangan tidak mampu serta akte kematian orang tua laki-laki atau surat keterangan meninggal dari nagari.

"Syarat utamanya itu adalah anak yatim yang rajin shalat," ujarnya.

Dihadapan seratus orang anak yatim di kecamatan Padang Sago itu, Dedi Salim meminta agar mendoakan Arisal Aziz dimudahkan semua urusanya dan dilancarkan usahanya.

Ia berharap, seluruah anak yatim di Padang Pariaman ini bisa disantuni, agar mereka bisa bahagia dan ceria seperti anak-anak lainya. Karena, anak yatim itu adalah tanggungjawab bersama, dan juga ia berharap tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah di Padang Pariaman ini.

"Jangan sampai ada anak yatim yang bersedih karena tidak memiliki biaya untuk sekolah. Untuk anak-anak kami yang menerima santunan hari ini pergunakanlah uangnya untuk kebutuhan yang bermanfaat," tutup Dedi Salim yang juga anggota DPRD Padang Pariaman ini.

Sementara, Sekretaris Yayasan Arisal Azis, Rapii menyampaikan anak yatim yang menerima santunan ini akan telah berjalan semenjak beberapa tahun belakangan. Untuk datanya akan terus kami perbaharui setiap enam  bulannya.

"Santunan ini untuk yang sedang sekolah, makanya kami meminta fotocopy rapor, jika anak yatim ini tidak sekolah lagi atau sudah taman maka santunan akan dihentikan juga," kata Rapii.

Pewarta : Yahya Efendi

TerPopuler