Hadiri Rakor Kementrian Koperasi, Bupati Suhatri Bur Minta Dukungan Mentri Untuk Bangkitkan UMKM -->

Hadiri Rakor Kementrian Koperasi, Bupati Suhatri Bur Minta Dukungan Mentri Untuk Bangkitkan UMKM

Senin, 12 April 2021, 17.09.00
Bupati Suhatri Bur Menyerahkan Plakat Padang Pariaman Kepada Mentri Teten Masduki. Fhoto : Humas


JAKARTA---Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur,S.E.,M.M. menghadiri Rapat Koordinasi Mentri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI dengan Bupati/Walikota se Sumatra Barat  Senin (12/04) di Ruang Rapat lantai 8 Kementian Koperasi dan UKM.


Dalam pertemuan tersebut Bupati Padang Pariaman mengucapkan terimakasih kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang telah mengundang pemerintah daerah Padang Pariaman dalam rakor ini.


Seperti yang diketahui sejak terjadinya pandemi covid-19 memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi di Padang Pariaman.


" Meskipun demikian kami Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tetap bersemangat untuk membina dan memotivasi agar UMKM ini tetap menggeliat dan tidak berpengaruh terhadap pandemi covid-19 tersebut karenanya saat ini masih banyal hak yang dibutuhkan untuk menggeliatkan UMKM tersebut,”terangnya


Ia juga mengatakan tinggi harapan kepada menteri untuk memberikan dukungan dalam membangkitkan UMKM yang ada salah satunya membangun fasilitas untuk kebutuhan pelaku UMKM salah satu contohnya yakni tempat untuk menjalankan usaha juga tempat  untuk memperlihatkan hasil produksi.


Bupati Suhatri Bur Memaparkan Potensi UMKM Kepada Metri Teten Masduki. Fhoto : Humas


“Padang Pariaman tidak memiliki begitu banyak koperasi tapi dengan adanya pandemi covid-19 banyak koperasi yang kena imbas sehingga banyak koperasi yang tidak jalan hal ini disebakan karena kegiatan yang terbatas, pertemuan yang dibatasi dan koperasi  tidak bisa memenuhi kebutuhan yang diperlukan," ulas Suhatri Bur


Pada kesempatan ia berharap agara mentri dapat memperhatikan secara khusus, karena Padang Pariaman merupakan daerah yang belum tinggi pertumbuhan ekonominya.


" Namun untuk persoan IPM dan PDRB tidak sebanding dengan income per kapita. PRB memang tinggi karena di Padang Pariaman ada bandara, tetapi jika dilihat dari income per kapita Padang Pariaman sangat jauh dari kabupaten/kota yang lain," tambah Suhatri Bur. ( Rel/Wis)

TerPopuler