Kota Pariaman Akan Masukan Kurikulum Pengetahuan Bencana Bagi Siswa SD dan SMP -->

Kota Pariaman Akan Masukan Kurikulum Pengetahuan Bencana Bagi Siswa SD dan SMP

Selasa, 07 September 2021, 19.32.00


PARIAMAN---Menyikapi teritorial wilayah Kota Pariaman yang rawan akan terjadinya bencana, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman akan masukan kurikulum pengetahuan bencana bagi siswa SD dan SMP.


Hal tersebut telah dibahas Disdikpora Kota Pariaman bersama Dewan Pendidikan Kota Pariaman dalam workshop tentang pengembangan sekolah menjadi sekolah siaga bencana dengan sasaran utama untuk sekolah SD dan SMP yang terletak di sepanjang pesisir pantai Kota Pariaman,di ruang kantor Disdikpora, Selasa (7/9).


Anggota Dewan Pendidikan Kota Pariaman, Prof. Dr. Dedi Hermon, yang didampingi oleh Dr. Erianjoni dan Dr.c. Aprizon Putra, menjelaskan bahwa program ini dilakukan semata mata akan kecintaan pada perkembangan pendidikan di Kota Pariaman yang beberapa tahun belakangan ini sangat berkembang ke arah pendidikan yang baik dan modern.


" Kita berharap seluruh sekolah-sekolah dibawah naungan Pemerintah Kota Pariaman untuk mendukung pelaksanaan kurikulum pengetahuan kebencanaan ini, dan tetap terus siaga, demi keberlanjutan perkembangan pendidikan di Kota Pariaman," ujar Prof. Dr. Dedi Hermon.


Sementara itu, Kabid. Pendidikan Dasar Disdikpora Kota Pariaman, Yurnal, mengungkapkan pihaknya mendukung penuh dan mengapresiasi program pengetahuan tanggap bencana ini.


" Pengetahuan akan bahaya bencana sangat diperlukan dan harus disampaikan kepada para siswa-siswi sekolah agar lebih bisa mengambil tindakan dan apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi bencana," ujar Yurnal.


Karena, menurut Jurnal, pengetahuan ini akan jarang didapatkan mereka di lingkungan tempat tinggal, tugas Pemerintah lah secara bertanggung jawab memberikan edukasi dan pengetahuan tentang kebencanaan melalui kurikulum sekolah.


" Untuk tahap awal, kita akan mulai dulu melalui sekolah-sekolah SD dan SMP yang ada di sekitar kawasan pesisir pantai Kota Pariaman dalam tahun ajaran ini, hal ini dikarenakan proses belajat mengajar telah dimulai, nanti juga akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya secara merata," tutup Yurnal mengakhiri.(Harsy)

TerPopuler