-->
  • Jelajahi

    Copyright © Bangun Piaman.Com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Padang Pariaman Komit Implementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Eletronik

    Redaksi
    Rabu, 06 Oktober 2021, 17.59.00 WIB Last Updated 2021-10-06T10:59:48Z


    PADANG - Saat ini, SPBE telah kita tetapkan menjadi salah satu indikator kinerja utama (IKU) Pemerintah Daerah. Artinya, keberhasilan pelaksanaan SPBE akan menjadi cerminan Kinerja Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen untuk segera mewujudkan integrasi-interoperabilitas didalam Implementasi SPBE.


    Hal tersebut diutarakan Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, SE., MM dalam acara pembukaan Bimbingan Teknis SPBE dalam mewujudkan Padang Pariaman Smart City, di Hotel Truntum, Padang yang diselenggarakan oleh Diskominfo Padang Pariaman pada Rabu (06/10/21)


    SPBE merupakan singkatan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE.


    "Salah satu upaya dalam mewujudkan implementasi SPBE dengan baik adalah melalui Transfer  Knowledge melalui Bimbingan Teknis yang dilaksanakan pada hari ini. Kita berharap dengan pelaksanaan SPBE yang optimal oleh seluruh organisasi perangkat daerah dan stakeholder lainnya, maka nilai indeks SPBE Padang Pariaman bisa lebih baik dan meningkat menjadi sangat memuaskan," ujar Suhatri Bur


    Lebih lanjut Bupati menambahkan semua transaksi yang dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman  harus memakai sistem elektronik, hal tersebut telah sesuai dengan Perpres Nomor 95 Tahun 2018 Tentang SPBE. Sehubungan dengan kemajuan teknologi, kita terus berupaya untuk tidak ada lagi sistem manual.


    Bupati menyebutkan bahwa Kabupaten Padang Pariaman telah ditetapkan sebagai salah satu dari 100 Kabupaten / Kota Smart City Indonesia, dan juga telah berhasil menyusun Masterplan Smart City. Tentu masterplan tersebut harus diimplementasikan oleh seluruh perangkat daerah sesuai dengan dimensi dan rencana aksi yang telah disusun. 


    "Kominfo sudah membuat master plan SPBE, Kominfo sudah memasukkan  dalam Indikator kinerja utama, semua hal yang direncanakan itu, tidak akan  bisa terwujud kalau dimasing-masing OPD tidak menganggarkan dan tidak berkomitmen untuk itu" ujarnya


    Implementasi Smart Goverment yang merupakan salah satu dari 6 dimensi Smart City tersebut adalah melalui  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). SPBE diharapkan mampu meningkatkan mutu, kualitas, serta kuantitas dari layanan publik yang disediakan oleh  pemerintah bagi masyarakat. SPBE muncul sebagai bentuk  tanggapan atas adanya kebutuhan masyarakat akan  layanan publik yang diberikan oleh pemerintah dan jalannya pemerintahan. Hal ini juga sebagai wujud dalam mengimplementasikan program nasional tentang  “transformasi digital tahun 2021".


    "Smart city ini tidak hanya bentuk kata-kata, tapi betul-betul terwujud dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Padang Pariaman untuk Padang Pariaman Berjaya" tambah Suhatri Bur


    Oleh sebab itu kolaborasi antar penyelenggara SPBE di Pemerintahan Daerah Kabupaten Padang Pariaman sangat penting. Karena ada 4 pilar SPBE yang dikenal dengan Domain SPBE yaitu kebijakan, Tata Kelola, Manajemen dan Layanan SPBE, tidak bisa diselenggarakan hanya oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Saja.


    SAKIP dan LAKIP akan mendapatkan nilai terbaik apabila seluruh OPD berkomitmen untuk itu. Di era digitalisasi sekarang ini kita harus mempersiapkan diri untuk semua lini, dari seluruh aspek yakninya SDM, pendanaan dan juga hal lainnya.


    "Konsep Smart City harus dipahami secara lebih mendalam, karena sangat unik dan dinamis sistem manual akan jauh tertinggal dengan sistem elektronik ini" tutup Bupati


    Senada dengan Bupati, Kadis Kominfo Padang Pariaman, Zahirman, S.Sos., MM menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan bimtek SPBE ini adalah untuk agar terwujudnya percepatan integrasi - interoperabilitas dalam layanan SPBE melalui peningkatan kompetensi SDM ASN dalam manajemen dan tata kelola SPBE untuk mengoptimalkan pelaksanaan SPBE di Padang Pariaman


    Jumlah peserta yang mengikuti BIMTEK SPBE sebanyak 60 Peserta dari Seluruh OPD dalam rangka mewujudkan implementasi SPBE.


    "Peningkatan ilmu dan pengetahuan ttg SPBE bisa berjalan dengan baik tidak hanya dengan membangun jaringan, membuat comand center, tapi yang terpenting adalah tata kelola berbasis management SPBE. Diharapkan dengan sistem yang ada, akan terwujud Padang Pariaman dalam genggaman" ujar Zahirman


    Bimbingan Teknis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Pariaman tersebut mengusung Tema "SPBE Dalam Mewujudkan Padang Pariaman Smart City" dilaksanakan selama 3 hari di Hotel Truntum Padang. (R/Wis)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini