![]() |
PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut peresmian Hunian Sementara (Huntara) yang akan dilaksanakan secara nasional oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Kesiapan tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, JKA, saat mengikuti Zoom Meeting Rapat Persiapan Peresmian Huntara di Provinsi Sumatera Barat yang digelar BNPB dan dipimpin langsung Sekretaris Utama BNPB, Rustian, didampingi Staf Ahli BNPB Dodi Ruswandi dan Armensyah. Rapat ini diikuti seluruh pemerintah daerah terdampak bencana di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam rapat tersebut, Bupati JKA didampingi Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, serta kepala perangkat daerah terkait. Ia menegaskan bahwa pada prinsipnya seluruh persiapan peresmian Huntara di Padang Pariaman telah rampung.
“Untuk Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan Huntara pada dasarnya sudah selesai. Saat ini hanya tersisa penyelesaian pemasangan listrik PLN yang ditargetkan tuntas hari ini. Sementara di lokasi Asam Pulau, seluruh fasilitas telah selesai sepenuhnya,” ujar Bupati.
Di Kabupaten Padang Pariaman, Huntara dibangun di dua lokasi, yakni di Asam Pulau sebanyak 34 unit dan di Kecamatan Batang Anai sebanyak 40 unit. Seluruhnya siap digunakan oleh masyarakat terdampak bencana.
Peresmian Huntara nantinya akan dipusatkan di Kabupaten Agam dan dilaksanakan secara hybrid melalui videotron di dua lokasi lainnya, termasuk Kabupaten Padang Pariaman.
Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh di setiap lokasi Huntara yang akan diresmikan. Ia meminta pemerintah daerah memastikan seluruh fasilitas pendukung benar-benar siap dan layak huni.
“Kami berharap pemerintah daerah memastikan ketersediaan air bersih, MCK, kelistrikan, serta kelengkapan isi ruangan di setiap unit Huntara. Ini penting agar masyarakat dapat langsung menempati hunian dengan aman dan nyaman setelah peresmian,” tegas Rustian.
Melalui rapat persiapan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan komitmennya mendukung agenda nasional percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus memastikan para penyintas memperoleh hunian sementara yang layak, aman, dan manusiawi. (**/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih