![]() |
| Tri Suryadi, Tokoh Masyarakat Padang Pariaman |
PADANG PARIAMAN — Tokoh masyarakat Padang Pariaman, Tri Suryadi yang akrab disapa Wali Peri, menyampaikan apresiasi atas kinerja Bupati dan Wakil Bupati John Kenedy Azis bersama Rahmat Hidayat dalam satu tahun kepemimpinan mereka.
Apresiasi itu disampaikan saat dirinya mewakili tokoh masyarakat pada kegiatan refleksi satu tahun pemerintahan JKA–Rahmat yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Kota Pariaman, Senin (2/3/2025).
Di hadapan unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, organisasi kemasyarakatan hingga pemuda, Wali Peri menilai pemerintahan JKA–Rahmat tetap mampu bekerja maksimal meski dihadapkan pada tekanan efisiensi anggaran serta keterbatasan keuangan daerah.
Menurutnya, berbagai capaian selama setahun terakhir menjadi bukti komitmen dan kesungguhan pemerintah daerah dalam membangun Padang Pariaman.
“Di tengah pukulan efisiensi dan tekanan keuangan daerah, pemerintahan JKA–Rahmat tetap bergerak dan mampu bekerja maksimal dengan capaian serta hasil yang nyata,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kuatnya jaringan yang dimiliki Bupati John Kenedy Azis dengan pemerintah pusat. Menurutnya, hal tersebut membuka peluang lebih besar masuknya program strategis dari pusat maupun provinsi ke daerah.
“Kami melihat bagaimana kekuatan jaringan dengan pemerintah pusat mampu membuka peluang berbagai program strategis bagi Padang Pariaman,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan, Wali Peri menegaskan tokoh masyarakat siap terus mengawal kepemimpinan JKA–Rahmat hingga akhir masa jabatan.
“Kami akan terus mengawal langkah JKA–Rahmat sampai menyelesaikan masa jabatannya,” tegasnya.
Meski memberikan apresiasi, ia juga menitipkan sejumlah catatan penting. Di sektor pertanian, ia mendorong inventarisasi serta perbaikan jaringan irigasi yang rusak, baik akibat usia infrastruktur maupun dampak bencana.
Di bidang kesehatan, perhatian serius diminta untuk pembenahan pustu (puskesmas pembantu) di nagari-nagari yang dinilai masih membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana agar pelayanan lebih optimal. Peningkatan kualitas layanan puskesmas juga dinilai penting demi pemerataan akses kesehatan.
Sementara itu, pada sektor pendidikan, ia menyoroti masih banyaknya bangunan sekolah dengan fasilitas yang belum memadai, termasuk MCK yang tidak layak. Ia berharap pemerintah melakukan pendataan menyeluruh sekaligus peningkatan kualitas sarana pendidikan.
Menurutnya, pembangunan yang menyentuh sektor pertanian, kesehatan, dan pendidikan akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kita, ke depan pembangunan yang dilakukan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” tutupnya. (**/)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih