Disparpora dan Komite Ekraf Perkuat Sinergi Bangun Industri Kreatif Daerah

0

 

Kadis Disparpora Anton Wira Tanjung Memberi Arahan Pada Diskusi Publik yang digelar Komite Ekraf Padang Pariaman. 


PADANG PARIAMAN — Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung menghadiri diskusi publik yang digelar Komite Ekraf Padang Pariaman, Sabtu (16/5/2026), di JIKA Coffee. 


Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kreativitas Jalan Cepat, Regulasi Jalan Mundur” dengan menghadirkan narasumber Amsal Sitepu.


Diskusi publik itu diikuti para pelaku ekonomi kreatif, komunitas seni, generasi muda, hingga pegiat media kreatif di Padang Pariaman. 


Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif karena peserta tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.


Dalam forum tersebut, sejumlah isu penting dibahas, mulai dari regulasi yang dinilai belum mampu mengikuti perkembangan industri kreatif, minimnya perlindungan terhadap pekerja kreatif, hingga stigma masyarakat terhadap profesi di bidang kreatif yang masih dianggap sebelah mata. 


Selain itu, fenomena karya kreatif yang sering dihargai murah dan dianggap dapat diselesaikan secara instan juga menjadi sorotan utama dalam diskusi.


Narasumber Amsal Sitepu menilai ekonomi kreatif saat ini berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi digital dan media sosial. 


Namun di sisi lain, kebijakan dan regulasi yang ada kerap tertinggal sehingga belum mampu memberikan ruang perlindungan maupun dukungan maksimal bagi para pelaku kreatif di daerah.


Kepala Disparpora Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya diskusi publik tersebut. 


Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membuka perspektif masyarakat sekaligus menjadi wadah bertukar gagasan antara pemerintah, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif.


Ia mengatakan, sektor ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola dengan baik dan mendapat dukungan bersama. 


Karena itu, pemerintah daerah perlu hadir tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra bagi komunitas kreatif dalam menciptakan ruang tumbuh yang sehat dan berkelanjutan.


Anton juga berharap diskusi semacam ini dapat terus dilakukan secara rutin agar lahir berbagai masukan konstruktif untuk pengembangan ekonomi kreatif di Padang Pariaman. 


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha kreatif menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih maju, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman. (wis)

Posting Komentar

0Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top