![]() |
PARIAMAN – Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan secara simbolis kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri kepada Emridona (53), warga Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.
Penyerahan kunci dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, didampingi Wali Kota Pariaman, Yota Balad, Jumat (10/7/2026).
Huntap tersebut menjadi hunian tetap mandiri pertama di Kota Pariaman yang dibangun menggunakan teknologi Sepablock (Semen Padang Bata Interlock), material inovatif yang ramah lingkungan dan telah memenuhi standar konstruksi tahan gempa.
Rustian mengatakan pembangunan Huntap Mandiri merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana dapat kembali memiliki rumah yang layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.
Ia mengapresiasi penanganan bencana di Sumatera Barat yang dinilai berlangsung cepat berkat sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, instansi terkait, serta seluruh pemangku kepentingan.
"Alhamdulillah Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang cepat dalam penanganan darurat pascabencana. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait," ujarnya.
Rustian juga berpesan agar rumah yang telah dibangun tidak dibiarkan kosong, tetapi benar-benar ditempati dan dirawat dengan baik.
Menurutnya, teknologi Sepablock yang digunakan telah tersertifikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman sehingga kualitas konstruksinya telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya BNPB, atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kota Pariaman yang terdampak bencana.
Ia mengatakan Huntap Mandiri yang diterima Emridona menjadi hunian pertama di Kota Pariaman yang dibangun dengan teknologi Sepablock dari PT Semen Padang. Selain ramah lingkungan, material tersebut juga telah teruji memiliki ketahanan terhadap gempa.
"Rumah ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat korban bencana. Mudah-mudahan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya," kata Yota Balad.
Menurutnya, kehadiran Huntap Mandiri juga menjadi contoh bahwa masyarakat yang sebelumnya tinggal di kawasan rawan bencana kini dapat menempati rumah yang lebih layak dan aman.
Penerima bantuan, Emridona, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada BNPB, Pemerintah Kota Pariaman, serta seluruh pihak yang telah membantu proses pembangunan rumah tersebut.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah. Rumah ini akan kami tempati dan kami rawat dengan baik sebagai bentuk rasa syukur sekaligus perlindungan bagi keluarga kami dari ancaman bencana di masa mendatang," tuturnya. (***/R)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih