![]() |
SULIKI – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Leonard Silalahi, melaksanakan kegiatan Pembinaan, Monitoring, Pengawasan, dan Pengendalian (Bintorwasdal) di Lapas Kelas III Suliki pada Selasa (7/7/2026).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Suliki Waskito Budi Darmo beserta seluruh jajaran pejabat dan staf.
Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan optimal sekaligus mendorong pengembangan program yang dapat membekali keterampilan dan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tinjau Langsung Program dan Hasil Karya
Dalam peninjauannya, Kunrat Kasmiri beserta rombongan mengunjungi berbagai fasilitas di lingkungan lapas, mulai dari blok hunian, area pengawasan, hingga Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Di tempat ini, mereka melihat langsung berbagai program yang dikembangkan, antara lain peternakan bebek petelur, budidaya ikan, pertanian, serta hasil karya warga binaan seperti kerajinan batok kelapa, pembuatan jas hujan, dan produksi paving block.
Peninjauan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus dorongan agar seluruh potensi yang dimiliki dapat terus dikembangkan menjadi keterampilan yang bermanfaat.
Pembinaan sebagai Bekal Masa Depan
Kunrat Kasmiri menegaskan bahwa tujuan utama pemasyarakatan bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar mampu hidup mandiri dan diterima kembali di tengah masyarakat.
“Program pembinaan harus memberikan manfaat nyata. Keterampilan yang diperoleh di sini menjadi bekal penting saat mereka kembali ke lingkungan asal. Bintorwasdal ini juga menjadi momen memperkuat komitmen agar pelayanan berjalan secara profesional, akuntabel, dan manusiawi,” ujarnya.
Sementara itu, Leonard Silalahi menyampaikan apresiasi atas inovasi yang telah dilakukan. Menurutnya, keberhasilan lapas juga diukur dari seberapa jauh warga binaan mampu meningkatkan produktivitas dan kompetensinya selama menjalani masa pembinaan.
“Optimalisasi SAE dan pengembangan usaha menjadi langkah strategis. Hasilnya harus terasa langsung bagi warga binaan dan dapat terus berlanjut setelah mereka bebas nanti,” tambahnya.
Komitmen Lanjutkan Pengembangan Program
Kepala Lapas Suliki Waskito Budi Darmo menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan. Ia menegaskan seluruh masukan akan dijadikan acuan untuk meningkatkan kinerja.
“Kami berkomitmen mengembangkan lebih lanjut program yang ada, agar warga binaan memiliki keterampilan yang cukup untuk membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata berupa lukisan hasil karya warga binaan, diikuti sesi foto bersama dan ramah tamah. (Anggun).


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih