![]() |
PADANG PARIAMAN – Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mendorong percepatan pemulihan sejumlah jaringan irigasi yang rusak akibat banjir dan longsor guna memastikan kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat tetap terpenuhi.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Gerakan Irigasi Bersih yang digelar Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V di Daerah Irigasi Batang Anai, Nagari Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga), Jumat (7/8/2026).
"Kami memohon dukungan BWS Sumatera V agar persoalan irigasi yang terdampak bencana dapat kita tangani bersama. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman siap bersinergi demi memastikan kebutuhan air bagi para petani tetap terjaga," kata John Kenedy Azis.
Ia mengatakan sejumlah daerah irigasi di Padang Pariaman, di antaranya Lubuk Sikoci dan Padang Laweh, mengalami dampak akibat bencana banjir dan longsor sehingga membutuhkan penanganan agar kembali berfungsi secara optimal.
Menurut dia, keberadaan jaringan irigasi sangat penting bagi keberlangsungan sektor pertanian karena berkaitan langsung dengan ketersediaan air untuk lahan sawah masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mendorong penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui BWS Sumatera V untuk mempercepat penanganan infrastruktur irigasi yang mengalami kerusakan.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi daerah kami, terlebih setelah bencana banjir dan longsor yang mengakibatkan sejumlah infrastruktur irigasi mengalami kerusakan," ujarnya.
Gerakan Irigasi Bersih tersebut diinisiasi BWS Sumatera V dan dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Plt. Kepala BWS Sumatera V Reski Wahyudi mengatakan kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak oleh Balai Wilayah Sungai di berbagai daerah di Indonesia.
Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membersihkan jaringan irigasi, tetapi juga membangun kesadaran dan kepedulian bersama terhadap keberlangsungan infrastruktur sumber daya air.
"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan transparan kepada masyarakat. Namun, penyelesaian berbagai persoalan sumber daya air tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat," katanya.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Plt. Kepala BWS Sumatera V Reski Wahyudi, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, kepala perangkat daerah, serta masyarakat.
Usai kegiatan seremoni, para peserta bersama masyarakat bergotong royong membersihkan saluran Daerah Irigasi Batang Anai dari sampah, rumput liar, dan sedimen yang berpotensi menghambat kelancaran aliran air.
Gerakan tersebut diharapkan dapat menjaga fungsi jaringan irigasi sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam merawat infrastruktur sumber daya air.
Dengan jaringan irigasi yang terpelihara dan berfungsi baik, ketersediaan air untuk lahan pertanian di Padang Pariaman diharapkan tetap terjaga sehingga dapat mendukung produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani. (***)


Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih