Amrizal Penderita Batuk Darah Tak Pulang-Pulang, Berkat Kepedulian Pemko Pariaman dan PMI Akhirnya Kembali Ke Keluarganya - BANGUN PIAMAN.COM : Portal Berita Online

Breaking

Sabtu, 11 Mei 2019

Amrizal Penderita Batuk Darah Tak Pulang-Pulang, Berkat Kepedulian Pemko Pariaman dan PMI Akhirnya Kembali Ke Keluarganya

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----PMI Kota Pariaman Bersama Dinas terkait, Satpol PP, Dinkes Kota Pariaman turun tangan bersama masyarakat untuk membantu Amrizal yang mengalami gejala batuk berdarah di Pasar Pariaman. Amrizal yang terlunta-lunta itu akhirnya kembali kepada kekeluarganya di Desa Manggung, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (11/05/2019)

"Setelah mendapatkan keterangan yang jelas,  Amrizal langsung dibawa kerumah kerabatnya menggunakan ambulan PMI diiringi oleh salah seorang Anggota DPRD Kota Pariaman bersama Kepala Desa Naras Hilir yang juga mendapat informasi terkait keberadaan dan keadaan Amrizal," kata Randa Driver ambulan PMI Kota Pariaman
Saat ditemukan,  Amrizal mengalami gejala batuk berdarah, kemudian tampak bingung, kondisi lemah, tidak berpakaian dengan benar serta tidak bisa diajak berkomunikasi, terkadang sesekali mengalami batuk-batuk. 

Sehingga petugas berada dilokasi bingung untuk melakukan tindakan. Semula Amrizal akan diamankan sementara di PMI Kota Pariaman, sebelum akhirnya salah seorang pengunjung pasar mengenal  Amrizal dan memberikan keterangan terkait keluarganya ke petugas PMI kota Pariaman yang berada dilokasi.
Dari segi psikologi  Amrizal sebenarya bisa dikatakan mengalami skizofrenia, tidak teratur (hebefrenik), dimana seseorang yang menderita masalah ini memiliki gejala tidak bisa berbicara teratur, berperilaku aktif tapi tidak bertujuan/ berfokus.

Senyum atau tertawa tiba-tiba tanpa ada hal lucu serta menarik dan biasa sering ditemui berjalan-jalan ditempat umum dengan tidak mengenai pakaian atau berpakaian tapi tidak terpasang dengan benar dan untuk penyebab pasti masalah ini tidak dapat diketahui selain masalah generik dan lingkungan sekitar.

Keluarganyapun membenarkan  Amrizal sudah hampir sebulan meninggalkan rumah, dan juga sudah pernah melakukan hal yang sama dan ditemukan di wilayah Pesisir Selatan. 

Hal tersebut dikarenakan beliau memiliki riwayat kejiwaan yang sering kumat semenjak 15 tahun yang lalu serta beberapa kali dirawat di RSJ, tetapi untuk saat ini juga disertai gejala batuk darah seperti laporan sekarang ini, kerabat baru mengetahuinya.

Syahrul sekretaris Dinas Kesehatan sekaligus ketua PMI Kota Pariaman yang saat dilokasi turut serta mengiringi sekaligus mendampingi mengantar Amrizal ke rumahnya, menganjurkan keluarga untuk mencek masalah kesehatan yang dialami terkait muntah darah yang dialami Amrizal ke RSJ.dr.Sadikin kota Pariaman.

Setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatanoleh dokter jaga rumah sakit, barulah Amrizal dibawa kembali kerumah kerabatnya dengan menggunakan ambulans PMI. (rlw)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon Berkomentar Dengan Bahasa Yang Sopan. Terima Kasih

Post Top Ad