Selasa, 28 Februari 2017

Peserta Observasi Lapangan Diklat TIK Sumbar, Kunjungi Kota Pariaman

Peserta Observasi Lapangan Diklat TIK Sumbar, Kunjungi Kota Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Kepala Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika) Kota Pariaman Yalviendri, menerima kunjungan Observasi lapangan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Tekhnology, Informasi dan Telekomunikasi (TIK) Provinsi Sumatera Barat di Kota Pariaman,  di ruang rapat walikota pariaman, selasa (28/2).

Kadis Kominfo Yalviendri mengucapkan selamat datang kepada para peserta Diklat yang akan mengadakan observasi lapangan di pemerintahan Kota Pariaman. Saat ini Kota Pariaman sedang menuju Smart City (Kota Pintar), dengan membuat dan mengaplikasikan TIK yang lebih meringankan dan memudahkan birokrasi dan pencatatan di pemerintahan.

"Dengan adanya Aplikasi seperti Simda, Simbangda, LPSE, e-Puskesmas, dan aplikasi lainnya, akan memudahkan tugas ASN dan publik dalam melakukan perekapan data, Kemudian beberapa waktu lalu, kita  Diskominfo Kota Pariaman juga meluncurkan Unit Pelayanan Informasi, Adovakasi dan Keluhan (UPIAK) yang menampung keluhan dan masukan dari masyarakat, " kata mantan Kabag Humas Kota Pariaman itu.

Menurut Yalviendri, tekhnology dapat memudahkan  dalam membuat data,serta memudahkan proses birokrasi yang berbelit dulunya, dengan aplikasi yang ada. Kemudian tugas masing-masing SOPD pun dapat dipantau dengan baik dan begitupun sebaliknya, sehingga untuk mengacu pada pemerintahan yang bersih (e-governent), dengan plikasi yang ada, dapat diterapkan di Kota Pariaman

Selain menuju Smart City, tambahnya,  Kota Pariaman yang mempunyai visi menjadikan Kota Wisata ini, juga mengharapkan dengan adanya pelatihan atau acara yang diadakan di Kota Pariaman, secara tidak langsung mereka yang datang akan berwisata di destinasi yang ada di Kota Pariaman, ujarnya. 

Sebanyak 30 orang akan melakukan observasi di Kota Pariaman yang datang dari berbagai daerah di Sumbar, yang pasti akan berkesempatan menikmati baik kuliner maupun tempat wisata yang ada di Kota Pariaman

Hadir sebagai Ketua Rombongan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumbar, Armyson, A, dengan membawa 30 Peserta Diklat yang berasal dari SOPD Provinsi Sumatera Barat, Kabid Penyelenggaraan e-Goverment Kota Pariaman Nofrizal, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Kota Pariaman Evi Irma beserta staf di Dinas Kominfo Kota Pariaman. (Wis/J/Kominfo)
Ketua dan Pengurus GEMA Minang Kota Batam Jenguk, Warga Minang Yang Menjadi Korban Begal

Ketua dan Pengurus GEMA Minang Kota Batam Jenguk, Warga Minang Yang Menjadi Korban Begal

Batam, BANGUNPIAMAN.COM---Sebagai bentuk kepedulian sesama warga minang diperantauan, ketua dan pengurus Generasi Muda(Gema) Minang Kota Batam, Senin (25/02) menjenguk Tio (22) salah seorang korban begal aksi kekerasan jalanan yang merupakan pekerja di Muka Kuning Batam, dimana Tio akibat aksi begal tersebut  menderita luka cukup serius.

Aksi kejadian begal ini terjadi di sekitar Jembatan Simpang Nato Dapur 12 Batu Aji Sagulung Batam pada sabtu (25/02) pkl 23:00 wib.Pelaku dipekirakan berjumlah 5 orang tersebut membuat tangan kiri Tio hampir putus serta luka dalam bagian kepala.

Saat kejadian pelaku yang datang tiba tiba empat orang datang membawa senjata golok, rantai,dan gigi motor langsung saja golok tersebut mengarah ke kepala Tio.Setelah kejadian tersebut para pelaku kabur dan motor Tio tidak dibawa kabur."Aksi begal ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian Polsek Batu Aji kata orang tua Tio di RS Elizabeth Batam  Senin (27/02).

Ketua Gema Minang Batam Antoni Lendra yang baru saja dilantik mendapat kabar adanya aksi begal tersebut langsung datang bersama M.Ainul,Eza Pendri dan sejumlah pengurus lainnya menjenguk Tio(22) di RS Elizabeth Batam. Karena korban Tio merupakan warga batam yang berasal dari minang Kabupaten Agam Sumbar.

Antoni Lendra mengatakan, semoga pihak kepolisian cepat menangkap dan menghukum para pelaku begal ini karena sudah sangat meresahkan. "Kejadian ini akan jadi evaluasi pengurus Gema Minang Batam kedepannya karena orang minang ini banyak kita tidak tahu dimana dan tinggal dimana mereka," ulasnya.
.
Untuk itu diharapkan kepada warga batam yang yang berasal dari tanah Minang Propinsi Sumatera Barat untuk bisa berperan aktif aktif mendaftarkan diri ke DPC Gema Minang tempat mereka tinggal agar kita tambah solid dan bantu membantu antar sesama perantau minang batam.

LAPORAN ANDRA SIKUMBANG BATAM
Masyarakat Ambacang Korong Puncu Ruyung, Inginkan Pemekaran Korong

Masyarakat Ambacang Korong Puncu Ruyung, Inginkan Pemekaran Korong

Padang Sago, BANGUNPIAMAN.COM---Masyarakat  Ambacang  Korong Puncu Ruyung Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, Kabuaten Padang Pariaman, menginginkan Korongnya dimekarkan dari Korong Puncu Ruyung, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Padang Pariaman, Nomor : 140/170/PEMNag/2016, tanggal 8 November 2016.

Hal itu diungkapkan  Drs. Usmarizal, salah seorang tokoh pemuda Jorong Ambacang kepada Bangunpiaman, Senin (20/2/02017) di sela-sela pelantikan PAW Bamus Batu Kalang.

Dikatakan, langkah yang telah dilalui mengadakan musyawarah dengan masyarakat Jorong Ambacang, pada Hari Selasa 17 Januari 2017, bertempaat di salah satu  ruang kelas SMPN 1 Padang Sago yang dihadiri sebanyak 42 orang.
Lebih jauh disampaikan Usmarizal, sebagai ketua prakarsa pemekaran, yang dipisahkan atau dimekarkan, hanya bidang pemerintahan dan tidak termasuk wilayah adat, tujuannya untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Supaya terwujudnya langkah ini Usmarizal, mengaku telah menyampaikan surat hasil musyawarah dan kesepakatan masyarakat untuk dimekarkan tersebut kepada Wali Nagari Batu Kalang, Senin (20/2/2017) dan selanjutnya untuk diminta persetujuan Baamus Nagari Batu Kalang dengan harapan bisa masuk ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja (APB) Nagari Tahun 2017.

Wali Nagari Batu Kalang, H. Jamarusti yang dikonfrmasi secara terpisah, membenarkan, bahwa surat permohonan masyarakat Jorong Ambacang telah diterimanya. “Benar surat masyarakat Ambacang sudah saya terima,” ujar Jamarusti.

Dalam waktu dekat surat tersebut, akan diteruskan kepada Bamus Nagari Batu Kalang, untuk dibahas dan disahkan menjadi Korong Ambacang Punco Ruyung, pemekaran ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di masa yang akan datang.

“Pada prinsipnya, Pemerintahan Nagari setuju adanya pemekaran ini, karena memang ada Surat Edaran Bupati, tentang pemekaran ini, tergantung lagi kepada Bamus menyikapinya,” tukuk Jamrusti lagi.

Ketua Bamus Batu Kalang, Drs. Amiruddin,Tk. Majolelo, MA ketika dikonfirmasi, Senin (27/2/2017) mengatakan,  telah membahasnya  dalam Rapat Bamus, Selasa (21/2/2017) dan akan dibawa ke dalam rapat bersama, Selasa (28/2/2017) dengan agenda mendengarkan suara masyarakat.

“Kita dari Bamus, akan mendengarkan dulu suara masyarakat yang ikut dalam rapat musyawarah tersebut, apa benar pemekaran itu keinginan arus bawah, jangan-jangan ini keinginan segelintir masyarakat,” tutur  Tuanku Amiruddin. (wis/tka)

Senin, 27 Februari 2017

Genius Umar : Dasawisma Sebagai Tonggak Kokohnya Ketahanan Keluarga

Genius Umar : Dasawisma Sebagai Tonggak Kokohnya Ketahanan Keluarga

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-- Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat Nevi Irwan Prayitno, Senin (27/2) mengunjungi Kota Pariaman. Kedatangan istri Gubernur itu untuk menilai Dasawisma Melati IV Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan, sebagai Dasawisma terbaik di Kota Pariaman yang akan mewakili Propinsi Sumatera Barat pada tingkat nasional.

Ketua TP PKK Sumbar Nevi Irwan Prayitno mengatakan, kelompok dasawisma merupakan ujung tombak terdepan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan keluarga dan lingkungan."Dasawisma memiliki peran dan peluang yang sangat besar untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan mandiri," pungkas istri Gubernur Sumbar ini.

Diharapkan kelompok Dasawisma dapat bergerak dengan sunguh-sungguh, sehingga kebutuhan apapun yang diinginkan pemerintah, dapat melalui kelompok Dasawisma, baik data dan tindakan nyata yang telah mereka lakukan.

"Semoga kelompok Dasawisma Melati IV Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan atas nama ibu Astuti, dalam penilaian lapangan nanti, dapat sesuai dengan apa yang telah diexposenya dihadapan kami sewaktu penyarahan berkas ke provinsi, sehingga dapat mewakili sumatera Barat, dalam lomba di tingkat Nasional," ujarnya.

Sebelumnya Wakil Walikota Pariaman Genius Umar yang hadir dalam acara penilaian ini mengatakan, Dasawisma sebagai tonggak kokohnya ketahanan keluarga dan kesejahteraan keluarga di tengah masyarakat.

"Dengan adanya Dasawisma, yang tugasnya banyak bergerak di tengah masyarakat, melingkupi seluruh program yang ada di PKK, akan dapat menciptakan Ketahanan Keluarga dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya," kata pria lulusan STPDN itu.

Diharapkan kelompok Dasawisma dapat mempersiapkan diri dengan lebih professional terutama dalam hal penyediaan gizi yang seimbang dan pendidikan yang baik dan terencana, sehingga nantinya dapat tercipta system kewaspadaan dan kesiap siagaan dini di masyarakat.

wis/rel







Minggu, 26 Februari 2017

Pelajar Di Kota Pariaman, Ikuti Latihan Generasi Muda Bela Negara

Pelajar Di Kota Pariaman, Ikuti Latihan Generasi Muda Bela Negara

Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM--- Walikota Pariaman yang diwakili Sekdako Pariaman Indra Sakti membuka secara langsung Kegiatan Outbond Dalam rangka Peningkatan wawasan Bela Negara Bagi Pelajar SMA/SMK se-Kota Pariaman Tahun 2017 di Kawasan Pantai Cermin Kota Pariaman, Sabtu (25/2) pagi.

Kegiatan yang diadakan Kesbangpol Kota Pariaman bekerjasama dengan Kodim 0308 Pariaman ini dihadiri Kasdim 0308 Pariaman Mayor Inf Marjoni, Kadispora Kota Pariaman, Kepala Kantor Kesbangpol, Camat Pariaman Tengah Afwandi, Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kota Pariaman.

Sekdako Pariaman Indra Sakti menuturkan bela negara merupakan tuntutan kesadaran yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa dengan kesadaran untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.

Perwujudan nasionalisme kebangsaan kita rakyat Indonesia sudah tidak lagi dimaknai sebagai tindakan untuk mempertahankan namun hanya tinggal memaknai dan mengisi kemerdekaan yang telah diwariskan para pejuang kemerdekaan.

“ Yang ada, tugas kitalah lagi sebagai penerus bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan menumbuh kembangkan semangat nasionalisme yang dimulai dari dalam diri kita masing-masing, keluarga dan handai taulan,” tutur Indra Sakti.

Ia pun menjelaskan bahwa perlu upaya pengerahan segala sumber yang ada dalam pengembangan wawasan kebangsaan pada generasi-generasi sekarang dan yang akan datang, khususnya pelajar.

Sekdako Pariaman, dalam menyampaikan pidato Walikota Pariaman mengajak kepada generasi muda peserta pelatihan untuk ikut mendorong menguatkan komitmen dalam upaya bela negara yang bertujuan memperkokoh ketahanan bangsa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (rel/wis)


Anggota PWI Bergotong-Royong, Bangunkan Rumah Layak Huni Untuk Asnimar.

Anggota PWI Bergotong-Royong, Bangunkan Rumah Layak Huni Untuk Asnimar.



Ketua PWI Pariman Ikhlas Bakri Bersama Bendahara PWI Efanurza, Nampak Memasangkan Bata Membangunkan Rumah Asnimar Janda Miskin Beranak Tujuh di Duku Banyak Nagari Balah Aie Timur Kecamatan VII Koto Padang Pariaman (Fhoto : Darwisman )

VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Peduli dengan warga miskin, PWI Pariaman bekerjasama dengan Dandim Pariaman, membangunkan rumah layak hunyi untuk keluarga Asnimar, di Korong Duku Banyak Nagari Balah Aie Timur Kecamatan VII Koto.

" Dana untuk pembangunan rumah layak hunyi ini merupakan sumbangan dermawan yang prihatin dengan kondisi Asnimar. Kini baru berhasil kita kumpulkan uang sebesar Rp.9 Juta. Meski dananya masih kurang, namun akan kita upayakan rumah ini bisa selesai, sehingga bisa ditempati Asnimar bersama tujuh anaknya yang masih kecil-kecil," kata Ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri, kepada www.bangunpiaman.com, Minggu, (26/8) disela-sela, gotong-royong anggota PWI hari kedua.

Menurut Ikhlas Bakri, untuk membangun rumah ukuran 6×6 itu, diperkirakan hingga selesai akan menelan dana sebesar Rp 25 juta. Setelah beberapa Minggu dikumpulkan ternyata baru terkumpul Rp.9 juta,  sementara kebutuhannya lebih dari Rp 25 juta, tapi yang terkumpul sabanyak ini ya, kita di bangun dulu dengan uang sebanyak ini, supaya nanti ada yang peduli dan  ikut membantu, " ulas Ikhlas.

Anggota PWI Bergotong-Royong

Dengan uang yang sangat-sangat terbatas untuk membangunkan rumah layak hunyi buat Asnimar dengan alasan kemanusian dan peduli dengan sesama. Wartawan Piaman nampak bahu-membahu untuk bergotong-royong, meskipun dibawah teriknya matahari dan harus bercucuran keringat.

Namun tidak mematahkan semangat anggota PWI Pariaman untuk bergotong-royong , ada yang bertugas mengambil pasir, ada yang bertugas mengambil bata, ada yang bertugas mengambil air,  ada yang mengaduk semen dengan pasir, kemudian ada pula yang terjun langsung untuk bertukang.

" Kita bersama anggota PWI serta disokong Bapak Dandim tergerak untuk membantu Asnimar hanya semata-mata alasan kemanusian . Tidak ada unsur lain dibalik itu. Jadi kita sangat-sangat peduli dan prihatin dengan kondisi Asnimar, maka rumah layak hunyi pantas dihadiah untuk Asnimar," ulas Ikhlas.

DARWISMAN

KPNG Lubuak Aluang, Selama Tahun Buku 2016 Berhasilkan Kumpukan SHU Rp.502 Juta.

KPNG Lubuak Aluang, Selama Tahun Buku 2016 Berhasilkan Kumpukan SHU Rp.502 Juta.

Lubuak Aluang,   BANGUNPIAMAN.COM---Ketua KPNG Lubuak Aluang  selama tahun buku 2016, KPNG Lubuk Alung berhasil mengumpulkan Sisa Hasil Usaha (SHU sebanyak Rp. 502 juta. Sedangkan jumlah anggota yang aktif  900 orang dengan kekayaan bersih Rp. 24 milyar.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPNG Lubuak Aluang Riswarman, pada  Rapat Anggota Tahun (RAT) Koperasi Pegawai Negeri (KPNG) Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Tahun Buku 2016, Sabtu (25/02/2017), di aula KPNG Lubuak Aluang. Dimana RAT tersebut berjalan sukses dan lancar. Anggota yang hadir dengan suara bulat menerima laporan pengurus, tanpa ada catatan.

Menurut Riswarman  KPNG Lubuk Alung,  mempunyai aset dengan nilai Rp. 49 milyar, terdiri dari gedung, kantor dan tanah dengan usaha yang digerakan Simpan Pinjam dan Waserda, KPNG Lubuk Alung, selain bergerak dibidang ekonomi juga mempunyai rasa sosial terhadap anggota dan lingkungan sekitar koperasi.

"KPNG Lubuk Alung mempunyai wilayah 3 kecamatan, Lubuk Alung, Sintoga dan Batang Anai, setiap tahun KPNG Lubuak Aluang selalu meningkat labanya. Koperasi yang berbadan hukum Nomor : 1102/BH-XVII. Tgl.05-01-1977, mempunyai kantor yang strategis  di Jalan , Raya Padang-Bukittinggi, KM 34 Ps Kandang Lubuk Alung," ungkapnya.

Hadir dalam RAT tersebut, Sekretaris Dinas Perdagangan, Pertambangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Yulidarmen, SE didamping Kabid Koperasi El Abdes, Ketua Dekopinda Padang Pariaman, Rustam, SE, MM, Caamat Lubuk Alung, Imran Rafi’i dan undangan lainnya.

Sementara itu Ketua Dekopinda Padang Pariaman, Rustam, SE, MM dalam sambutannya mengatakan, KPNG Lubuk Alung, merupakan lembaga keuangan yang sudah dapat memenuhi tuntutan anggota, terutama dalam bentuk pemberian kredit, anggota tidak perlu lagi berurusan dengan pihak bank, cukup dengan koperasi.

Dikatakan, Koperasi usaha bersama milik anggota, artinya siapa yang sudah terdaftar menjadi anggota, berarti mereka sudah ikut memiliki koperasi, tentu akan lebih baik membesarkan usaha kita dari pada usaha orang lain, “koperasi terbantu awak tatolong,” ujar Rustam

Ikut memberikan sambutan Yulidarmen dari Dinas Perdagangan, Pertambangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Yulidarmen, SE, Camat Lubuk Alung Imran Rafi’i.

TKA/WIS

Sabtu, 25 Februari 2017

Wako Pariaman Terima Penghargaan Pasar Tertib Ukur

Wako Pariaman Terima Penghargaan Pasar Tertib Ukur

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menerima Penghargaan Pasar Tertib Ukur untuk Pasar Pariaman yang diberikan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang diserahkan secara langsung  Direktur Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Syahrul Mamma di Badung Propinsi Bali, Jum'at (24/2).

Menurut Plt Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Pariaman Yelviendri dalam rillisnya menyebutkan, pemberian berupa piagam dan plakat dari kementerian tersebut, karena hasil penilaian dan hasil evaluasi para pedagang di pasar pariaman, setelah melakukan Tera terhadap Ukur Takar Timbangan dan Perlengkapannya(UTTP) dengan baik.

Yelviendri menambahkan,  melalui penghargaan yang diberikan pemerintah pusat diharapkan bisa meningkatkan nilai transaksi jual beli. Hal itu untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan transaksi.Masyarakat kini tidak perlu khawatir kalau timbangannya tidak pas atau kurang. Karena sudah melalui tahap pengujian hingga dinyatakan lolos. (rel/wis)
Edarkan Narkotika Jenis Sabu, Warga Ujuang Gunuang Buluah Kasok Ditangkap Polisi

Edarkan Narkotika Jenis Sabu, Warga Ujuang Gunuang Buluah Kasok Ditangkap Polisi

Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM--Satresnarkoba Polres Padang Pariaman, berhasil menangkap 1  orang tersangka penyalahgunaan Narkotika jenis shabu, Inisial  “NY”, 43 tahun, warga , Ujung Gunung Korong Buluh Kasok Nagari Sungai Sarik Kec. VII Koto,  Kab. Padang Pariaman. Kamis,  ( 23/2/2017).

Kejadian adanya informasi dari masyarakat bahwa depan Bank BRI Unit Sungai Sarik Korong Kampung Bendang,  akan ada transaksi narkotika jenis shabu. Setelah mendapat informasi tersebut anggota Satresnarkoba Polres Padang Pariaman langsung melakukan pengintaian,  ditemukan “ NY” sedang berada tepat depan Bank BRI Unit Sungai Sarik tersebut.

Kemudian dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka  “NY” ditemukan barang bukti berupa 1  paket sedang diduga narkotika jenis shabu seharga Rp. 600.000,- dibungkus dengan plastik warna bening di dalam kertas buku dibalut dengan kertas lakban warna hitam.

Barang itu  melekat dalam kap sepeda motor Kharisma X dengan nomor polisi BA 4337 FN kemudian dilakukan pengembangan kerumah tersangka di , Ujung Gunung,  ditemukan 1  paket besar diduga narkotika jenis shabu seharga Rp. 21.000.000,-  dibungkus dengan plastik warna bening di dalam saku celana pendek sebelah kiri,  1  buah timbangan digital warna hitam merk PSH-200.

Kemudian  seperangkat alat hisap shabu, dot karet, pipet minuman, 1 (satu) buah kaca pirek di dalamnya berisikan diduga nerkotika jenis shabu, 1  buah mancis dan jarum yang masih melekat dan turut disita 1  unit HP nokia warna hitam milik tersangka NY, 1  helai baju kemeja pendek warna teh susu kuning merk carsida dan 1  buah gulungan lakban warna hitam.

Selanjutnya tersangka dan seluruh barang bukti di bawa dan di amankan di Mapolres Padang Pariaman untuk pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Padang Pariaman AKBP Roedy Yoelianto SiK MH di dampingi Kasat Res Narkoba IPTU Gusnedi SH mengatakan penangkapan dilakukan Satresnarkoba Polres Padang Pariaman terhadap “NY” berdasarkan informasi dari masyarakat.

Roedy Yoelianto  kemudian memerintahkan kepada Sat Res Narkoba untuk melakukan kegiatan penyelidikan terhadap informasi diperoleh, dari hasil penyelidikan Satresnarkoba tersebut diperoleh informasi benar  berinisial “NY” pengguna dan pengedar narkotika jenis Shabu.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih atas informasi tersebut dan ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak segan-segan memberikan informasi sekecil apapun kepada pihak Kepolisian agar bisa segera ditindak lanjuti apalagi masalah kriminalitas seperti narkoba ini.(rdf/amir)

Jumat, 24 Februari 2017

Pertama di Padang Pariaman, Camat Enam Lingkung Luncurkan Pelayanan Mobile Terpadu.

Pertama di Padang Pariaman, Camat Enam Lingkung Luncurkan Pelayanan Mobile Terpadu.

Enam Lingkung, BANGUNPIAMAN.COM---Kecamatan Enam Lingkung luncurkan inovasi pelayanan publik yang diberi nama Pelayanan Mobile Terpadu (PMT) di Korong Ilalang Gadang Nagari Paritmalintang. PMT ini merupakan pelayanan langsung kelapangan terdiri dari pemberian pelayanan, penyuluhan dan pemeriksaan serta pengobatan dimana target sasaran utamanya adalah daerah atau korong - korong yang jauh.

Pelayanan terdiri dari pelayanan administrasi perijinan dan non perijinan dimana masyarakat akan langsung dilayani di lapangan dan tidak perlu harus pergi jauh berurusan ke kantor nagari dan kantor camat. Penyuluhan diberikan pada saat pelayanan dilaksanakan dimana akan ada petugas yang terdiri dari  Polsek, KUA,
Penyuluh KB dan Puskesmas yang terus menerus secara bergantian memberikan penjelasan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. dan selanjutnya juga di tempat yang sama dilakukan pemeriksaan dan pengobatan terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Camat Enam Lingkung Rudy Repenaldi Rilis, SSTP, MM menerangkan bahwa Pelayanan Mobil Terpadu ini merupakan pelayanan yang langsung kelapangan yang dilakukan oleh 6 (enam) instansi berbeda berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, selain itu di lapangan kita juga akan menemui petugas yang selalu menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat tentang kesehatan, kebersihan, pembangunan keluarga sejahtera, kamtibmas dan keagamaan sembari memberikan pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan.Petugas Sedang Melakukan Pelayanan

"Saya berharap pelayanan Mobile Terpadu ini akan dapat memberikan solusi masyarakat Korong Ilalang Gadang dan juga korong yang lainnya dalam hal biaya transportasi dan waktu yang diperlukan untuk memperoleh dokumen yang di butuhkan" kata Rudy Repenaldi Rilis yang langsung turun melaksanakan pelayanan lapangan.


Menurut pria jebolan STPDN tersebut, pembenahan kualitas pelayanan sudah harus terus dilakukan, karena pelayanan yang baik merupakan hak yang harus di berikan kepada masyarakat. " Selain Pelayanan Mobile Terpadu ini Kecamatan Enam Lingkung akan terus berbenah meningkatkan Pelayanan di kantor camat, selain pelayanan yang basis kepada standar yang ada.

Untuk itu Kecamatan Enam Lingkung juga membuka seluas-luasnya akses masyarakat untuk bisa berkomunikasi dengan petugas pelayanan melalui Kotak pengaduan, layanan SMS Pengaduan, Media sosial (Facebook) dan website Kecamatan Enam Lingkung.

"Dengan adanya feed back dari masyarakat tersebut akan menjadi bahan kami untuk peningkatan dan pembenahan terhadap layanan yang kami berikan" tambah Rudy R Rilis

Pada saat yang bersamaan Tim Pedang Saber (Petugas Datang Semua Administrasi Beres) Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil juga bergabung untuk melakukan pelayanan di Korong Ilalang Gadang.

M. Fadhly S, AP, MM Kepala Dinas Dukcapil Padang Pariaman memberikan apresiasi kepada Camat Enam Lingkung yang meluncurkan program Pelayanan Mobile Terpadu dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat yang terpencil. "Dengan adanya kolaborasi yang baik ini akan sangat membantu masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu jauh dan lama untuk berurusan dokumen dan perizinan,"katanya

Walinagari Paritmalintang Syamsuardi,  mengucapkan terima kasih atas pelayanan mobile terpadu yang digagas Camat Enam Lingkung, karena sangat membantu masyarakat Ilalang Gadang dalam berurusan dan selain itu penyuluhan yang diberikan sangat bermanfaat untuk pencerahan kepada masyarakat terutama di bidang kesehatan dan Kamtibmas.

"Saya  berharap program ini dapat terus dilakukan secara berkala kalau perlu ditingkatkan berkolaborasi dengan dinas instansi yang lain" tambah Walinagari yang sangat peduli terhadap warganya itu.(wis)

sumber :www.enamlingkung.kabpadangpariaman.go.id
Untuk Sebarluaskan Informasi Kegiatan SOPD, Kominfo Kota Pariaman Gelar Pelatihan Jurnalistik

Untuk Sebarluaskan Informasi Kegiatan SOPD, Kominfo Kota Pariaman Gelar Pelatihan Jurnalistik

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Dalam rangka penyebarluasan informasi di masing satuan kerja di Pemerintahan Kota Pariaman, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menggelar pelatihan jurnalistik bagi setiap utusan SOPD yang kemudian tergabung dalam Tim Kontribusi Informasi Publik (TKIP).

Pelatihan jurnalistik bagi 25 orang TKIP tersebut dilaksanakan selama dua hari di Balaikota Pariaman dan di Gedung Baitullah Pariaman. Hari pertama di ruang rapat Walikota, Rabu (22/2), dengan narasumber Ketua Komisi Informasi Sumbar Syamsu Rizal dan Direktur Harian Padang Ekspres Sukri Umar. Dua orang tersebut merupakan wartawan senior tak diragukan lagi pengalaman kejurnalistikannya.

Untuk hari kedua di Gedung Baitullah, Kamis (23/2), dengan narasumber Ikhlas Bakri Ketua PWI Pariaman dan Oyong Liza Piliang-- admin portal online pariamantoday.com.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan, pelatihan dasar-dasar jurnalistik sangat dibutuhkan oleh pihaknya sebagai penyelenggara pemerintahan untuk penyebarluasan informasi dalam setiap kegiatan yang dilakukan satuan kerja.

"Sebab tidak semua kegiatan bisa diliput wartawan karena wartawan memiliki keterbatasan waktu dalam menyajikan berita kepada publik. Dengan adanya pelatihan TKIP ini diharapkan nantinya mereka mampu membuat berita mentah yang nantinya melalui Dinas Kominfo akan dikirim ke sejumlah media sebagai rilis," ujar Genius.

Ia berharap kepada peserta TKIP agar mencerna dengan baik pelajaran yang didapat dari empat orang narasumber tersebut. TKIP nantinya akan jadi ujung tombak informasi kegiatan di seluruh SOPD yang ada di Kota Pariaman untuk dipublikasikan secara luas kepada publik.

Sementara itu Ketua PWI Pariaman Ikhlas Bakri mengatakan, pengetahuan dasar-dasar jurnalistik bagi SOPD penting dalam era keterbukaan informasi publik. Informasi berupa rilis dari TKIP itu nantinya, kata Ikhlas, jika ada yang kurang datanya, wartawan media bersangkutan dapat melakukan penambahan data dengan menghubungi narasumber terkait sebelum dipublikasikan di media masing-masing."Tugas wartawan akan terbantu dengan adanya TKIP disamping juga menguntungkan pemerintah dalam kuantitas penyebarluasan berita," sebut Ikhlas. (rel/wis)
TP PKK Kota Pariaman, Gelar Rapat Orientasi Administrasi PKK

TP PKK Kota Pariaman, Gelar Rapat Orientasi Administrasi PKK



Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pariaman, Kamis (23/2) menggelar Rapat Orientasi Administrasi PKK tahun 2017, di Balaikota Pariaman.

"Orientasi administrasi yang digelar itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kemampuan sekaligus pengetahuan seluruh pengurus PKK secara menyeluruh hingga ke tingkat desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman.Melalui 10 program pokok PKK dan juga untuk membangun persamaan persepsi dalam mengemban tugas secara profesional dan terkoordinir," kata Lucy Genius.

Kepada seluruh peserta yang berjumlah 100 orang tersebut Lucy berpesan agar mengikuti pelatihan dengan baik. Arahan yang diberikan oleh narasumber harapnya dapat diserap maksimal oleh masing peserta.

"Agar seluruh jajaran PKK kecamatan serta bagi pengurus PKK desa/kelurahan semakin cerdas melakukan gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga," sambungnya.

Pada bulan Maret depan, ungkap Lucy,  pemerintah pusat secara berjenjang akan membagikan bibit cabe kepada desa binaan PKK untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing.

"Kita yakin setiap kelompok dasawisma binaan PKK yang ada mampu mensosialisasikan penanaman cabai ini ke setiap rumah. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan cabai keluarga sekaligus menekan harga cabai di pasaran," pungkasnya.

Sekretaris PKK Provinsi Sumbar, Fatmawati, mengimbau pada kelompok Dasawisma PKK untuk melakukan penyuluhan 10 program pokok PKK secara tepat dan cermat."Sesuai fungsi Dasawisma yakni melakukan pencatatan dan memberi penyuluhan kepada masyarakat," katanya.


(rel/wis)
Walinagari Batu Kalang Kecewa, Dari Rp.6.980.000.000 Proyek Fisik Tahun 2017 Nagarinya Hanya Kebagian Rp.450 Juta Saja

Walinagari Batu Kalang Kecewa, Dari Rp.6.980.000.000 Proyek Fisik Tahun 2017 Nagarinya Hanya Kebagian Rp.450 Juta Saja

Padang Sago, BANGUNPIAMAN.COM---Suasana  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kecamatan Padang Sago, Kamis (23/2/2017), di Kantor Camat Padang Sago, berlangsung panas.

Pasalnya Wali Nagari Batu Kalang, H. Jamarusti, “mangamuak’ dan mencak-mencak, karena pada kegiatan pembangunan fisik berdasarkan penjabaran APBD Tahun 2017, Nagari Batu Kalang, hanya memperoleh 1 kegiatan dengan anggaran Rp. 450 juta, yaitu Peningkatan Jalan Punco Ruyung-Tanah Runtuh Nagari Koto Baru.

Panasnya suasana  berdasarkan Laporan  Ketua TIM Musrenbang Kabupaten Padang Pariaman, H. Taslim, SH, MM dan sekaligus membagikan daftar kegiatan fisik tahun 2017 berdasarkan penjabaran APBD Tahun 2017 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, ada 21 kegiatan untuk Kecamatan Padang Sago, dengan nilai  Rp. 6, 980.000.000.

Dari pagu dana sebanyak itu, hanya sekitar  2 parsen yang terletak di Nagari Batu Kalang dan ini sungguh sangat memperihatinkan  dibandingkan dengan dua nagari yang lain di Kecamatan Padang Sago Koto Dalam dan Koto Baru.
“Apa perlu saya mengajak demo masyarakat Nagari Batu Kalang ke Kabupaten Padang Pariaman. Pada hal masyarakat Nagari Batu Kalang sudah lama mengusulkan untuk dibangun jembatan gaantung  Lubuk Dangkong  yang menghubungkan Korong Kampung Piliang dengan Korong Lubuk Napa, hanya dengan nilai proyek lebih kurang Rp. 750 juta,” ujar Jamarusti dengan nada emosi.

Setelah penyampaian Tim dari Kabupaten, ada ruang tanya jawab, pada kesempatan inilah, Jamarusti Wali Nagari Batu Kalang mempertanyakan  kenapa pada nagarinya, sedikit sekali kegiatan Kabupaten yang dibiayai dengan APBD Tahun 2017.

“Saya tidak mengira sama sekali, pihak eksekutif dan legislatif setega ini berbuat dalam membagi kegiatan kepada Nagari Batu Kalang, pada hal warga kami selalu juga membayar pajak bumi dan bangunan,” tukas Jamarusti lagi dengan wajah memerah.

Menanggapi hal itu, H. Taslim SH, MM selaku Ketua Tim langsung menelpon pihak Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Padang Pariaman, Salmi  dan sekaligus juga mempertanyakan kenapa Nagari Batu Kalang tidak kebagian kegiatan Tahun 2017.

“Kami sebagai Tim Musrenbang, juga tidak bisa berbuat banyak dalam hal ini, karena setelah ini akan ada lagi tim yang membahas di Kabupaten Padang Pariaman, yaitu gabungan eksekutif dengan legislatif,” ujar Taslim.

Dari 21 kegiatan di Kecamatan Padang Sago, 14 kegiatan terletak di Nagari Koto Dalam. Kemudian 4 kegiatan terletak di Nagari Koto Baru. Sementara Nagari Batu Kalang 1 kegiatan, dua kegiatan  ada kesalahan menempatkan, 1 kegiatan di VII Koto dan 1 kegiatan di V koto Timur, disebutkan juga di Kecamatan Padang Sago.

Dua yang  kegiatan yang menyasar ke Padang Sago,  yaitu Pemeliharaan periodik Jalan Pesantren Nurul Yaqin, Ambung Kapur , anggaran Rp. 500 juta dan Perbaikan drainase Banda Jalan Dari Durian Hijau-Sago Tinggi Kec. V Koto Timur Nagari Gunung Padang Alai dengan anggaran Rp. 100 juta.

Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Nagari Batu Kalang, Afrizal, SE, pembagian kegiatan kabupaten untuk Nagari Batu Kalang, jauh sekaling miringnya dibandingkan dengan 2 Nagari Koto Dalam dan Koto Baru.

“Kita juga tidak menuntut banyak, sekitar 20 parsen  dari nilai kegiatan yang ada di Kecamatan Padang Sago, diletakan di Batu Kalang,  mungkin Wali, H. Jamarusti, bisa meredam kemarahannya, tetapi yang terdapat hanya 2 parsen, “iyo padiah awak kalau indak ado anggota dewan, berasal  dari nagari awak,” tutur Afrizal, sambil tertawa  kecil.

Camat Padang Sago, Zaldi Arnas, S.Sos, MM  dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang merupakan  hal  yang sangat penting, sebagai meningkatkan daya saing daerah yang terpadu. “Pemerintah telah menetapkan kegiatan musyawarah pembangunan   daerah   atau   Musrenbang  sebagai sarana   untuk   melibatkan   masyarakat   dalam perencanaan   pembangunan   di   daerah,” ujarnya. (TKA/WIS)

Kamis, 23 Februari 2017

Breaking News : Kampus Dua ISI Padangpanjang Segera Dibangun di Tarok Kayutanam

Breaking News : Kampus Dua ISI Padangpanjang Segera Dibangun di Tarok Kayutanam

Padang Panjang, BANGUNPIAMAN.COM - Setelah berjalan seiring waktu, akhirnya Perguruan Tinggi Seni Legendaris di Sumatera Barat, ISI Padang Panjang mengumumkan bahwa di Kayu Tanam untuk Kampus Barunya bakal dibangun. Tepatnya di daerah Tarok - Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman. Di lahan hibah seluas 40 hektar yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman , Kampus II ISI Padang Panjang bakal mengembangkan beberapa Program Studi baru.

Kepastian itu didapat hari ini Selasa (22/2) , bertempat di Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam Kampus ISI Padang Panjang, Menristek Dikti Prof. H.M Nasir secara resmi menerima SK hibah lahan Kampus tersebut dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang diwakili oleh Sekda Padang Pariaman Jonpriadi, SE, MM. Selain lahan untuk Kampus Dua ISI Padang Panjang, diserahkan juga lahan untuk Pembangunan Politeknik Negeri seluas 40 hektar juga.

Banyak kalangan Pegiat Seni dan Budaya di Padang Panjang merasa kehilangan dan sedih dengan ditetapkannya Kampus "dua" ISI Padang Panjang di Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman ini. Secara historis dan ikatan batin, antara nama "ISI"  dan nama kota "Padang Panjang" selama ini telah mengikat kuat dan berakar di masyarakat.  Tak dipungkiri lagi, ISI Padang Panjang yang dulunya bernama ASKI dan kemudian berubah nama menjadi STSI , telah banyak mencetak  seniman dan budayawan mumpuni dan berkualitas. Mereka tidak hanya dikenal di tingkat regional dan nasional, namun juga telah merambah ke pentas Internasional.

Seperti halnya tunas pohon, di Padang Panjang lah tunas awal ISI ditanam . Namun seiring waktu, ISI yang telah menyatu dengan masyarakat Padang Panjang butuh lahan yang lebih luas. Karena batangnya kini telah membesar. Daunnya telah rimbun dan dahannya telah mengmbang luas. Agar bisa berbuah bagus, memang ISI perlu lahan yang luas lagi subur. Dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menawarkan lahan yang luas dan subur itu.

Seperti yang pernah dijelaskan oleh Prof. Novesar Jamarun disela-sela Acara Wisuda tahun 2016 lalu, bahwa pihaknya telah berupaya untuk mendapatkan lahan di Padang Panjang, namun keberuntungan belum didapatkan. Dan sesuai janjinya bahwa dirinya tetap akan berusaha agar Kampus 2 ISI masih berada di Salingka Padang Panjang. Janji itu dipenuhinya, ia menetapkan Kayu Tanam sebagai pengembangan kampus ISI Padang Panjang.


Antusiasme Pemkab Padang Pariaman dalam merespon pengembangan kampus 2 ISI memang luar biasa. Di wilayah perbukitan yang hijau dan sejuk dengan luas 40 hektar , dan berjarak sekitar 3 km dari Jalan Besar Padang - Bukittinggi disiapkannya untuk ISI. Akses jalan dengan lebar 75 meter pun mulai disediakan. Pemkab Padang Pariaman ternyata telah menyiapkan wilayah Kayu Tanam dalam RTRW Pemkab Padang Pariaman sebagai kawasan pendidikan. Dalam momen penyerahan SK hibah tanah , tidak hanya ISI yang mendapatkan hibah, namun juga Politeknik Negeri Padang dengan luas 40 hektar juga.

Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Jonpriadi SE MM mengatakan bahwa selain Kampus ISI dan Politeknik, di kawasan tersebut juga akan dibangun Stadion dan Rumah Sakit Vertikal milik Kemenkes RI. " Sehingga di kawasan tersebut selain berfungsi sebagai kawasan pendidikan juga diharapkan dapat menjadi destinasi wisata favorit ke depannya, " jelas Jonpriadi.

Secara prospektif, ISI  akan lebih berkembang pembangunan nya di tempat yang baru nanti mengingat dukungan Pemkab Padang Pariaman yang totalitas dalam hal ini. Bukan tidak mungkin, Kampus yang akan dibangun dinamakan sebagai kampus dua ke depannya bisa menjadi kampus utama. Karena Prof. Novesar Jamarun pernah menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan ISI yang sekarang dapat dikembangkan menjadi Universitas Seni dan Budaya yang pertama di Sumatera.

sumber : www.pasbana.com

Rabu, 22 Februari 2017

SK Keluar, Berikut Nama-Nama Pengurus Baru Dekopinda Padang Pariaman

SK Keluar, Berikut Nama-Nama Pengurus Baru Dekopinda Padang Pariaman

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Surat Keputusan (SK) Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kabupaten Padang Pariaman, Periode 2016-2021, telah keluar  yang ditandatangani Ketua Dekopinwil Sumatera Barat, Ir. Hendra Irwan Rahim, MM.

Ketua Dekopinda Kabupaten Padang Pariaman, Rustam, SE, MM, ketika dionfirmasi  Senin (20/2/2017)  membenarkan hal itu.  Menurut Rustam, dalam waktu dekat akan diadakan pertemuan pengurus, untuk membicarakan pelantikan dan sekaligus merumuskan program kerja.

Dekopinda dalam fungsinya memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi Koperasi., untuk meningkatkan kesadaran berkoperasi di kalangan masyarakat. Kemudian melakukan pendidikan perkoperasian bagi anggota dan masyarkat serta mengembangkan kerja sama antar Koperasi dan antara Koperasi dan dengan
badan usaha lain. 

Lebih jauh disampaikan, Dekopinda sebagai lembaga gerakan koperasi yang otonom, DEKOPINDA bertugas memperjuang kan cita-cita gerakan koperasi Indonesia, menyalurkan aspirasi anggota, menjadi wakil gerakan koperasi di dalam dan di luar negeri, serta berperan sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan koperasi.

Adapun susunan Pengurus Dekopinda Kabupaten Padang Pariaman, periode 2016-2021, Ketua Rustam, SE, MM, Wakil Ketua Afrizal, SE. Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Erman Sudin, S.Pd, dengan anggota, Yeni Elfia, Syafruddin, S.Pd dan Amzah, S.Pd, MM.

Kemudian Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Kelembagaan, Yulidarmen, SE, anggota Drs. Ali Idris, Masyuri, S.Pd, MM dan Nur Avrila Amir. Selanjutnya Ketua Bidang Advkasi dan Sosialisasi Murlis Muhammad, SH, MH, anggota H. Syahrul, SKM, M. Kes dan Awaluddin, S.Pd.

Setelah itu Ketua Bidang Pertahanan Pangan, Maritim, Industri dan Perdagangan, dipercayakan kepada Rapini, SE, MM dibantu dengan anggota Jamarusti, SE, Asril, S. Ag dan Agusini.

Terakhir Ketua Bidang Permodalan dan Jasa Keuangan, dipegang H. Zuardin, S.Sos dengan anggota, Efrizul, SE, Riki Hermanto dan Tarmizi, M. Si. Sedangkan Sekretaris dipegang Drs. Amiruddin, Tk. Majolelo, MA.

Kepengurusan juga dilengkapi Pembina, Ketua Bupati Padang Pariaman, anggota Ketua DPRD Padang Pariaman dan Kepala Dinas Koperindag, Energi & SDM. Sedangkan Penasehat, Ketua Wakil Bupati Padang Pariaman, anggota Wk. Ketua DPRD Padang Pariaman dan Endarmy. (wis/tka)
Camat Padang Sago Zaldi Arnas,  Lantik BAMUS Nagari Batu Kalang dan Batu Kalang Utara

Camat Padang Sago Zaldi Arnas, Lantik BAMUS Nagari Batu Kalang dan Batu Kalang Utara

Padang Sago, BANGUNPIAMAN—Pelantikan  Pengganti Antar Waktu (PAW)  Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Batu Kalang Kecamatan Padang Sago, periode 2014-2020 ,berjalan sukses . Pada tempat yang sama juga dilantik Bamus Nagari Batu Kalang Utara, Senin (20/2/2017)

Camat Padang Sago, Zaldi Arnas, S.Sos, MM sebelum mengambil sumpah pelantikan, mengingatkan kepada yang akan dilantik, bahwa sumpah yang diucapkan disamping di dengar diri sendiri dan masyarakat yang hadir, juga didengar Allah Swt.

Pekerjaan  yang diamanahkan disamping dipertanggung jawabkan di dunia juga bakal dipertanggung jawabkan di akhirat nantinya. Zaldi Arnas, meminta kepada yang dilantik untuk mengucapkan sumpah dengan dengan penuh semangat dan dari hati yang dalam.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Drs. Erman, mengatakan,  Badan Musyawarah (Bamus) Nagari bertugas bersama dengan wali nagari menetapkan dengan mengesahkan peraturan nagari. Kemudian menetapkan Anggaran dan Pendapatan  dan Belanja Nagari  (APB) Nagari.

Disamping itu Bamus juga bertugas melaksanakan Pengawas terhadap Pelaksanaan Peraturan Nagari  dan  memberikan pendapat dan pertimbangan kepada pemerintah daerah terhadap rencana perjanjian yang akan dilaksanakan apabila menyangkut nagari.

Wali Nagari Batu Kalang, H. Jamarusti dalam sambutannya sebagai tokoh masyarakat mengharapkan kepada anggota Bamus yang baru dilantik sebagai PAW, untuk dapat menyusaikan diri dengan anggota Bamus lainnya sehingga dapat melakasanakan pekerjaan secara bersama-sama dengan baik.

Dikatakan, fungsi dan tugas Bamus diatur sesuai dengan undang-undang dan Perda serta Perbub, kepada anggota Bamus juga diberikan tunjangan dan uang sidang, sesuai dengan anggaran dan peraturan  yang ditetapkan.

Adapun  anggota Bamus yang dilantik sebagai PAW, Autri Mulyadi, mewakili Korong Lubuk Napa, Jaswin, S.Sos mewakili Korong Puncu Ruyung dan Yudi Febrianta  dari Korong Mangur,  Nagari Batu Kalang dimekarkan menjadi dua nagari Batu Kalang dan Batu Kalang Utara. (wis/tka)

Selasa, 21 Februari 2017

Tunggu Perbup, Seluruh Perizinan di Padang Pariaman Akan Dikelola DPMPTP

Tunggu Perbup, Seluruh Perizinan di Padang Pariaman Akan Dikelola DPMPTP


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM – Menindaklanjuti pertemuan kick off meeting dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai perizinan satu pintu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman akan membuat peraturan bupati (perbup) bahwa seluruh perizinan dikelola oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP).

"Kita targetkan Perbup tentang Pelimpahan Wewenang dan Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai perizinan sudah akhir Februari ditandatangani Pak Bupati" kata Kadis DPMPTP Hendra Aswara saat penyusunan SOP bersama Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait di ruang kerjanya, Pariaman, Selasa (21/2/2017).

Dikatakannya, sesuai Perbup Nomor 21 Tahun 2006 terdapat 90 jenis perizinan yang pelaksanaannya tersebar di seluruh SOPD. Untuk itu Bupati Ali Mukhni meminta seluruh perizinan di bawah kendali DPMPTP.

"Setelah kami lakukan inventarisir, ada potensi sekitar 110 jenis perizinan yang menjadi kewenangan pemkab," kata Alumni STPDN angkatan XI itu.

Setelah perbup diterbitkan nanti, tambah Hendra, selanjutnya akan dibentuk tim teknis lintas SOPD yang bertugas memberikan rekomendasi sebelum izin dikeluarkan. Jadi, dalam SOP akan diatur sedetil mungkin berapa lama waktu dibutuhkan untuk mengeluarkan masing-masing izin. Mulai dari surat permohonan izin, cek administrasi, cek lapangan, rekomendasi tim teknis hingga izin diterbitkan.

"Jadi, kita berkomitmen memberikan kepastian waktu bagi masyarakat atau investor yang mengurus perizinan dengan syarat yang jelas dan tanpa pungli," tegas Hendra.

Dihubungi terpisah, Bupati Ali Mukhni meminta DPMPTP untuk membenahi ruang pelayanan yang lebih representatif untuk kenyamanan masyarakat dalam mengurus perizinan. Ia merekomendasikan agar DPMPTP mencontoh ruang pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

"Tidak perlu jauh-jauh studi banding, pergi saja ke Disdukcapil. Tiru dan modifikasi saja," pinta Bupati peraih Satya Lencana Pembangunan itu. (***)

Sabtu, 18 Februari 2017

 Zahirman Kadar : Pemkab Padang Pariaman Ikut Berduka Cita,  Atas Berpulangnya Kerahmatullah Wartawan  Senior A.Basril H

Zahirman Kadar : Pemkab Padang Pariaman Ikut Berduka Cita, Atas Berpulangnya Kerahmatullah Wartawan Senior A.Basril H


Sungai Sariak, BANGUNPIAMAN.COM--- Pemerintah Kabupaten Padangpariaman merasa kehilangan, atas berpulangnya kerahmatullah wartawan senior A.Basril H atau yang lebih dikenal dengan ABE. Karena selama berkecimpung di dunia kewartawanan, ABE cukup bersahaja dan bisa bergaul dengan semua kalangan.

" Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Padangpariaman turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga Allah menempatkan beliau disisi yang layak dan keluarga yang ditinggalkan dapat  tabah menghadapi cobaan ini," kata Kepala Dinas Kominfo Padangpariaman Zahirman Kadar, Sabtu (18/2) kepada wartawan, dirumah duka Kampung Bendang Sungai Sarik.

Zahirman menyebutkan, ABE bagi lingkungan masyarakat VII Sungai Sariak khususnya Kampung Bendang memang sudah tidak asing lagi, karena selama hidupnya dia sangat pandai bergaul dengan semua kalangan. " Lihatlah betapa banyaknya masyarakat yang melayat, dan karangan bunga ungkapan duka juga berjejer," kata Zahirman.

Dirumah duka, Kampuang Bendang Sungai Sariak, Sabtu (18/2), tampak ikut melayat kalangan wartawan yang bertugas di wilayah Padang Pariaman dan Kota Pariaman diantaranya terlihat, Suardi Chaniago,  Munlika, Edi Josep, Awal Piliang, Feri, Tuangku Amiruddin, Darwisman,  Efa Nurza, Oyong Liza Piliang, Abdul Syahrir, Yurisman Malalak, Darmansyah,  Rudi Yudistira, Warman, Armaidi Tanjung serta sahabat wartawan Win Matahori dan Heri Sugianto

Dimana Jumat (18/2) malam dirumah duka Kampuang Bendang juga tampak ikut melayat Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur serta Ketua PWI Ikhlas disertai sejumlah rekan wartawan seperti, Efa Nurza, Bustanul Arifin, Eri Martoni,  Oyong Liza Piliang, Asrif Damrah, Muhammad Zulfikar, Tomi Tanbijo dan Rudi Yudistira.

" Kita dari PWI Padang Pariaman merasa kehilangan, karena uda ABE telah banyak melahirkan wartawan-wartawan yang berkualitas di daerah ini. Selamat jalan uda ABE, semoga Allah menempatkan uda ABE disisi yang layak," kata Ketua PWI Perwakilan Padang Pariaman Ikhlas Bakri yang didampingi Efa Nurza, usai pemakaman ABE di pandam pekuburan keluarga, di Ladang Laweh Nagari Sicincin.  (WIS)








Jumat, 17 Februari 2017

Genius Umar Serahkan Bantuan Sosial, Kepada Panti Asuhan Muhamadiyah Kuraitaji.

Genius Umar Serahkan Bantuan Sosial, Kepada Panti Asuhan Muhamadiyah Kuraitaji.

Kuraitaji, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Walikota Pariaman Genius Umar didampingi istri Lucyanel Arlym, Kepala Dinas Sosial Afnil, Camat Pariaman Selatan Adi Junaidi, Kabid Pol PP Muhammad Rum, Jumat (17/2) menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Kuraitaji.

Bantuan  berupa Sembako tersebut seperti Beras 3 Karung (30 Kg), 36 Kg Gula Pasir, 22 Kg Minyak Goreng, 15 Kg Kacang Hijau, 65 Kaleng susu dan 100 Butir telur ayam ras, diterima langsung Pimpinan Panti Fahrul Rozi

Menurut Fahrul Rozi, Panti asuhan Muhammadiyah kuraitaji pada saat ini menampung 49 anak, yang terdiri dari SD 1 orang, Tsanawiyah 39 orang, MAN 1 orang, SMA 4 orang, dan yang kuliah ada 4 orang, salah satunya adalah Nofrida Fauziah yang kuliah di IAIN Imam Bonjol Padang semestes 4 Jurusan Management Dakwah asal Pekanbaru.

" Dari 49 anak yang ditampung di Muhammadiyah Kuraitaji Kecamatan Pariaman Selatan tersebut  tidak hanya berasal dari Pariaman dan sekitarnya saja, tetapi juga dari Kabupaten Kepulauan Mentawai, Lintau, Pesisir Selatan, dan Pasaman," katanya.

Wawako Genius Umar berharap bantuan Sembako yang diberikan oleh Pemko Pariaman, dapat bermanfaat dan dapat mengurangi beban belanja dari pihak Panti asuhan . Genius dan istri juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti, tentang pentingnya arti pendidikan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, karena seperti yang selelu ia ungkapkan, bahwa hanya dengan pendidikan yang dapat memutus mata rantai kemiskinan. (rel/j/kominfo)

Kamis, 16 Februari 2017

697 Hektar Disiapkan Untuk Pembangun Kampus dan Rumah Sakit Vertikal di Korong Tarok Nagari Kepala Hilalang

697 Hektar Disiapkan Untuk Pembangun Kampus dan Rumah Sakit Vertikal di Korong Tarok Nagari Kepala Hilalang

Padangpariaman, BANGUNPIAMAN.COM-- Pembangunan kawasan pendidikan pendidikan di Kabupaten Padang Pariaman memasuki babak baru. Saat ini telah dilakukan pembukaan jalan dan pembersihan lahan di lokasi yang berpusat di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam. Di kawasan seluas 697 hektar itu akan dibangun empat kampus, satu unit rumah sakit vertikal dan perkantoran.

"Alhamdulillah, hari ini satu unit eskavator sudah standby disini untuk pembukaan jalan dan landclearing. Mohon dukungan masyarakat," kata Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, 2x11 Kayu Tanam, Selasa (14/2/2017).

Dalam kondisi hujan lebat itu tak menghalangi niat Bupati Ali Mukhni meninjau pembukaan jalan itu. Tanpa alas kaki, ia mengarahkan operator eskavator agar bekerja ekstra dan memastikan persediaan bahan bakar.

"Jika lahan sudah ready, tentu pembangunan fisik sudah bisa dimulai," kata Peraih Penghargaan PWI Sumbar itu.

Dikatakannya bahwa saat ini juga dilakukan proses pembuatan sertifikat yang difasilitasi oleh Badan Pertanahan Nasional. Sertifikat akan dibagi sesuai sesuai peruntukannya. Di antaranya Kampus ISI Padang Panjang seluas 50 hektare, Kampus Politeknik Negeri Padang 50 hektare, Kampus UNP Fakultas Pariwisata dan Perhotelan seluas 20 hektare, Kampus STIT Syekh Burhabuddin seluas 20 hektare, Kampus Universitas Bisnis Internasional 20 hektare, Rumah Sakit Vertikal seluas 50 hektare, Gedung Diklat BPN dan kawasan perkantoran.

"Sertifikat dalam proses oleh BPN yang didukung juga oleh masyarakat dan KAN," ujar Alumni Lemhanas tahun 2012 itu.

Ke depan, Ali Mukhni mengupayakan aarana transportasi kereta api memasuki areal kampus tersebut. Ia mengaku sudah melakukan pembicaraan awal dengan Gubernur Sumbar dan Kementerian Perhubungan. Wacana tersebut direspons positif dan tentunya akan dilakukan studi kelayakannya.

"Jadi nanti ada program kereta api masuk kampus. Bapak Gubernur dan Kemenhub mendukung, inikan untuk kepentingan umat," kata Koordinator Apkasi Sumbar itu.

Wabup Suhatri Bur yang diberi tugas khusus oleh Bupati Ali Mukhni untuk mengawal proses pembebasan lahan optimis Kayu Tanam menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dalam lima tahun ke depan.

Dijelaskannya bahwa lahan seluas 697 hektare merupakan tanah erpach atau tanah miliki negara yang peruntukkannya sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Daerah. Adapun akses masuk ke lokasi itu tidak jauh dari Kampus INS Kayu Tanam dipinggir jalan nasional Padang-Bukittinggi dengan jarak tempuh 2,5 kilometer. Saat ini sedang konsolidasi pembebasan lahan dengan lebar jalan 50 meter.

"Jadi kita bukak akses jalan masuk selebar 50 meter dari jalan Padang-Bukittinggi, dekat INS Kayu Tanam" kata Mantan Ketua BAZNAS itu.

Sementara Ketua KAN setempat, Asrizal, mendukung program pemerintah yang menjadikan nagari Kapalo Hilalang sebagai pusat pembangunan strategis baik pendidikan, kesehatan dan perkantoran pemerintahan.

"Pembangunan ini tentunya akan menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, ekonomi menggeliat dan masyarakat sejahtera. Program ini perlu didukung," kata Asrizal.

Turut mendampingi peninjauan tersebut Kepala Bappeda Ali Amran, Kadis PMPTP Hendra Aswara, Camat 2x11 Kayu Tanam, Wali Nagari Kapalo Hilalang, BPN beserta masyarakat setempat. (rel/***)

Senin, 13 Februari 2017

Satu Tahun Kepemimpinan Irwan Prayitno-Nasrul Abit

Satu Tahun Kepemimpinan Irwan Prayitno-Nasrul Abit

Berikut Catatan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno , yang kami rangkum dari postingan beliau di media sosial (facebook). (Redaksi).....

Tanggal 12 Februari, tepat satu tahun saya dan Bapak Nasrul Abit menerima amanah dari masyarakat Sumatera Barat menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Fase kedua dari saya pribadi tentunya, setelah saya menjalani periode pertama 2010 - 2015. Fase pertama, merupakan fase kebangkitan pasca Gempa besar 2009, fase yang tak mudah karena saya harus berbagi program antara pemulihan infrastruktur yang rusak, baik itu jalan, perkantoran Pemerintah, fasilitas umum dan sosial, dengan program saya sendiri dalam merancang pembangunan Sumatera Barat yang komprehensif.

Banyak harapan dari masyarakat akan sarana prasarana umum, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, kemudahan investasi dan sebagainya yang jika di valuasi, tidak akan cukup untuk dipenuhi. APBD Sumbar di fase pertama pemerintahan saya, terserap cukup besar untuk pemulihan/ rehabilitasi pasca gempa. Saya pun harus rela, untuk tidak punya kantor dulu, untuk mengoptimalkan APBD tersebut, dan mengalihkan aktivitas kerja saya di rumah dinas saya. Kantor yang definitif, baru saya miliki, tepatnya setelah peresmian Rumah Bagonjong, pada 12 Februari 2017, artinya setelah 7 tahun saya menjadi Gubernur.

Di fase kedua ini, saya punya optimisme yang besar untuk menggarap apa yang sebelumnya tertunda atau dibatalkan di fase pertama. Pembangunan di berbagai sektor, baik fisik, sosial, maupun SDM mulai 2016 kami rancang beserta banyak pakar, agar menjadi program yang optimal dan terasa manfaatnya, dengan optimalisasi APBD yang ada, serta relationship bilateral, regional, dan internasional. Dewan Riset Daerah yang mencakup para ahli Sumbar di berbagai bidang pun kami bentuk, agar bisa memberikan analisa dan advis pakar untuk perencanaan pembangunan.

Dukungan dan koordinasi dari Pemerintah Pusat pun kami intensifkan, demi tercapainya semua program kerja yang kami dan semua stakeholder perencanaan pembangunan Sumbar, rancang.

Peran serta dan dukungan seluruh stakeholder pembangunan Sumatera Barat, termasuk di dalamnya para Kepala Daerah tingkat Kota dan Kabupaten hingga jenjang pemerintahan terkecil, Wali Nagari, tokoh masyarakat, ulama, dosen dan guru, pengusaha dan pedagang, petani dan nelayan, sangat saya harapkan. Peran para perantau pun demikian, karena Sumbar dengan keunikan budayanya, memiliki ikatan yang sangat kuat, antara masyarakat di ranah dan di rantau.

Sebagai juara nasional dan dunia di sektor Pariwisata Halal 2016, Sumatera Barat menjadi etalase Indonesia di mata dunia di sektor Wisata Halal.

Berbagai percepatan pembangunan di sektor Pariwisata Halal dan infrastruktur pendukungnya, perbaikan, penambahan, dan peningkatan kualitas ruas jalan dan jembatan, Mega Proyek jalan Trans Sumatera, Kereta Api Trans Sumatera Railways, Peningkatan kualitas dan penambahan moda transportasi laut sebagai langkah percepatan pembangunan di Kep. Mentawai kami mulai sejak awal menjabat di fase kedua. Dukungan moril dan alokasi anggaran dari Presiden dan Para Menteri terkait pun berhasil kami dapatkan secara multiyears (tahun jamak).

Pembangunan kualitas SDM, baik ASN maupun masyarakat juga menjadi perhatian utama. Karena era Globalisasi ini, mau tak mau, siap tak siap, masyarakat akan berhadapan langsung. Mulai tahun 2017, pengelolaan pendidikan SMA sederajat menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Pemprov akan melakukan peningkatan tata kelola manajemen pendidikan yang dipadukan dengan pendidikan tinggi serta entrepreneurship. Sehingga para siswa lulusan SMA akan betul-betul siap menghadapi tahap kehidupan mereka selanjutnya, baik yang memilih untuk bekerja dan berwira usaha, maupun yang melanjutkan ke jenjang Pendidikan Tinggi.

Sektor Pendidikan Tinggi kita sangat siap menggembleng para pelajar dengan kualitas terbaik. Hal ini terlihat dengan pencapaian 2016, di mana Universitas Andalas, meraih peringkat 10 besar Nasional, serta raihan Akreditasi A bagi Universitas Negeri Padang. IAIN pun dalam proses peralihan menjadi Universitas.

Keluhuran budaya Minangkabau berbasis Adaik Basandi Syara',' Syara' basandi Kitabullah menjadi pedoman kami dalam melakukan pembangunan. Para investor, baik dalam dan luar negeri, yang kami terima pun harus paham serta menghormati hal ini. Hal ini juga membutuhkan peran serta masyarakat, terutama dalam hal lahan, kita pertimbangkan agar bisa mengikuti arah pembangunan dan iklim investasi. Seperti hal pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera (Trans Sumatera Railways) yang sempat tersendat karena terkendala pembebasan lahan.

Sepanjang tahun 2016 hingga awal 2017 berbagai komitmen investasi, baik dalam dan luar negeri senilai Triliunan berhasil kita raih. Sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, energi terbarukan menjadi primadona para investor. Berbagai event kami adakan dan ikuti, untuk meyakinkan para investor. Road show ke Australia, Uni Emirat Arab, dan Norwegia, contoh satu langkah jemput bola kami untuk mendatangkan investor.

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan pembukaan lapangan kerja akan meningkat seiring meningkatnya daya tarik Sumatera Barat di mata investor. Di sini peran masyarakat untuk membantu Pemda, dengan menjaga keramahan, stabilitas dan kenyamanan dI tengah masyarakat, serta komitmen bersama untuk bangkit menuju kembali jayanya Ranah Minang seperti di masa lampau.

Ratusan penghargaan yang sudah diraih Pemprov Sumatera Barat sepanjang fase pertama kami, dan sepanjang perjalanan fase kedua ini, sangatlah membanggakan. Ini menunjukkan semangat juang dari seluruh stake holder ASN, Forkopimda, dan masyarakat Sumatera Barat. Kepatuhan akan pelaksanaan peraturan perundangan yang berlaku dalam tata kelola pemerintahan sudah baik dan bisa diikuti oleh seluruh OPD, dan ini selalu kami ingatkan agar bekerja harus sesuai peraturan, tidak asal tanda tangan, atau kongkalikong dengan pihak luar. Setiap yang melanggar, akan dikenakan sanksi administratif hingga yang pemecatan.

Tapi, penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama, itu adalah bonus perjuangan kita bersama. Tujuan utama yang kita bidik adalah terwujudnya masyarakat dan ranah Sumatera Barat yang madani, sejahtera, tenang, dan mampu tampil di tingkat Nasional dan Internasional, dengan prestasi.

Ayo kita wujudkan bersama-sama. Kita pasti bisa, karena memang kita MAMPU !
Basamo Mangko Manjadi
Kiprah Dubes Nadjib Riphat Kesoema Promosikan Islam di Australia

Kiprah Dubes Nadjib Riphat Kesoema Promosikan Islam di Australia

Nadjib Riphat Kesoema ( Fhoto Detik.Com)
Canberra, BANGUNPIAMAN.COM - Gejala Islamophobia juga ada di Australia. Dubes RI untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema pun melawan Islamophobia dengan serangkaian langkah diplomasi.

Selama lebih dari 4 tahun menjadi orang nomor satu di KBRI Canberra, Dubes Nadjib aktif mempromosikan citra positif Islam di benua kanguru itu. Penjelasan tentang Islam sebagai agama 'rahmatan lil 'alamin' selalu berusaha disampaikan Dubes Nadjib kepada pejabat pemerintah, parlemen, akademisi, pemuka agama hingga media massa.

Di tengah sorotan dunia internasional, termasuk Australia, mengenai merebaknya gejala Islamophobia akhir-akhir ini, Dubes Nadjib menyadari bahwa dibutuhkan upaya konsisten dan konstruktif dari semua kalangan untuk membantu memperbaiki pemahaman masyarakat Australia bahwa Islam adalah agama yang teduh dan cinta damai.

Posisinya sebagai wakil negara Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, ditambah mandat khusus yang diembannya sebagai Ketua Kelompok Para Duta Besar (Dean) Negara-negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam atau OKI di Canberra sejak 2015 lalu, membuat kiprah Dubes Nadjib banyak diapresiasi, seperti yang disampaikan antara lain oleh Dubes Palestina, Bangladesh, Pakistan dan Iran baru-baru ini dalam Pertemuan Khusus antar para Dubes OKI di KBRI Canberra baru ini.

Kiprah Dubes Nadjib Riphat Kesoema Promosikan Islam di AustraliaFoto: Dubes RI untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema aktif berdiplomasi melawan Islamophobia di Australia (Foto: KBRI Canberra)

Tahun lalu, Dubes Nadjib berulang kali memimpin pertemuan para Dubes negara-negara anggota OKI dalam menyusun kegiatan-kegiatan strategis untuk mempromosikan Islam dan dialog antar agama guna menjembatani mispersepsi dan memperkokoh toleransi serta persahabatan di Australia, demikian disampaikan dalam rilis KBRI Canberra, Selasa (7/2/2017).

Karena perannya ini, tak heran jika Dubes Nadjib diundang secara khusus Gubernur Jenderal Australia Peter Cosgrove untuk mewakili negara-negara Muslim dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal OKI, Iyad Ameen Madani pada bulan Februari 2016 di Canberra.

Dubes Nadjib bersama Dubes Malaysia dan Pakistan juga memberikan perhatian besar terhadap rencana perluasan masjid tertua di Australia yang terletak tak jauh dari KBRI Canberra. Masjid yang dibangun oleh Pemerintah Indonesia bersama Malaysia dan Pakistan di akhir tahun 1960-an tersebut, kini tak lagi memadai untuk menampung jamaah yang datang, khususnya ketika salat Jumat, terlebih ketika memasuki musim dingin. Memang hal ini bukan perkara mudah mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan.

Bersama mitranya tersebut, Dubes Nadjib berusaha melakukan pendekatan dengan banyak kalangan guna merealisasikan proyek perluasan masjid tersebut. Secara khusus, Dubes Nadjib juga telah mengajak para Dubes negara-negara anggota OKI di Canberra untuk membantu rencana ini agar kelak perluasan masjid kebanggaan umat Islam di Ibukota Australia ini dapat segera diwujudkan.

Kiprah Dubes Nadjib Riphat Kesoema Promosikan Islam di AustraliaFoto: Dubes RI untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema aktif berdiplomasi melawan Islamophobia di Australia (Foto: KBRI Canberra)


Hal yang sama dilakukan Dubes Nadjib dalam rangka membantu pembangunan masjid pertama yang akan dimiliki masyarakat Indonesia di Brisbane. Usulan perlunya membangun masjid ini dilontarkan masyarakat Indonesia ketika bertemu Presiden Joko Widodo di Brisbane tahun 2014 lalu yang kemudian ditanggapi positif Pemerintah RI. Dubes Nadjib yang tahun lalu memberikan khotbah dalam salat Idul Fitri di KBRI Canberra, juga tidak segan-segan turun ke lapangan untuk membahasnya bersama pengurus Indonesian Muslim Center in Queensland atau IMCQ selaku pemrakarsa pembangunan masjid ini.

Apa yang selama ini telah dilakukan Dubes RI ini diharapkan dapat membantu menciptakan citra Islam yang lebih positif di dunia internasional sekaligus memperkokoh persahabatan antar masyarakat muslim dengan komunitas masyarakat yang berbeda keyakinan didasari rasa saling menghormati dan saling menghargai.

sumber www.detik.com
Wako Pariaman Canangkan Tanam Padi Serentak, Untuk Sukseskan Upsus Swasembda Pangan

Wako Pariaman Canangkan Tanam Padi Serentak, Untuk Sukseskan Upsus Swasembda Pangan

Kota Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-- Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman melakukan penanaman padi perdana dalam kegiatan "Gerakan Tanam Padi Serentak" dalam upaya percepatan tanam padi guna mensukseskan Upsus Swasembada pangan Kota Pariaman di Desa Manggung, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (11/2/2017).

Acara ini dihadiri Ketua Upsus Pusat Kementerian Pertanian Widi Harjono, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar Candra, Kepala BPTP Sumbar Chandra Indrawanto, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar Efendi,Sekdako Pariaman Indra Sakti, Asisten I Khaidir, Danrem 032 Wira Braja diwakili pasi bhakti TNI Mayor Inf Dwi Syaputra, Dandim 0308 Pariaman diwakili Kasdim Mayor Inf Marjoni, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pariaman Agusriatman, serta Kepala SKPD, Camat dan Jajaran Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pariaman dan PPL se-Kota Pariaman.

Mukhlis Rahman menyampaikan apresiasinya kepada para petani dan PPL bersama Babinsa TNI yang memberikan kontribusi tinggi dalam usahanya terhadap peningkatan produksi padi dalam tujuan capaian target swasembada pangan 2017.

Ia juga mengajak kepada para petani untuk lebih giat dan terus turun ke sawah untuk bercocok tanam kemudian dipelihara secara terus menerus sampai dengan panen agar hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan.

“ Kerja sama yang baik dalam Upsus yang bertujuan mengoptimalkan hasil panen produktivitas pangan yang merata di setiap kecamatan dan terjalinnya upaya terpadu antara Poktan bersama sama unsur PPL dan Babinsa TNI,” kata Mukhlis.

Ketua Upsus Pusat Kementerian Pertanian Widi Harjono, meminta kepada petani daerah agar mampu mengoptimalkan pemakaian alat teknologi pertanian dimana ketahanan pangan menjadi posisi strategis dalam kedaulatan negara dan bangsa.

Gerakan tanam padi ini juga katanya, dimaksudkan untuk memberi dukungan kepada masyarakat agar lahan sawah yang ada di desa terus dijaga. Sehingga kebutuhan padi di wilayah Kota Pariaman bisa terus ditingkatkan.

"Kepada seluruh masyarakat petani dan jajaran yang hadir, Widi mengucapkan terima kasih atas partisipasi pada acara gerakan tanam serentak padi pencetakan sawah untuk menuju ketahanan pangan khususnya padi," imbaunya.

Danrem 032 Wira Braja diwakili pasi bhakti TNI Mayor Inf Dwi Syaputra menuturkan tentara juga diberikan tugas untuk mengawal dan mendampingi peningkatan produksi padi sehingga ke depan tidak lagi tergantung dengan negara lain.

"Harus diakui bahwa secara strategis sekarang ini salah satu ancaman suatu negara dari segi pangan adalah kekurangan bahan pangan terutama pada kebutuhan pokok," kata Dwi Syaputra.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar Candra mengatakan gerakan ini merupakan gerakan se-Sumbar dengan capaian target penanaman untuk di lahan produktif hingga 617 ribu Ha, sehingga Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar menerima pelayanan informasi dari para petani dalam waktu 24 jam terkait permasalahan.

“Sumbar harus mampu menjadi provinsi berkontribusi untuk nasional dalam bentuk swasembada pangan. Baik itu swasembada beras, jagung, bawang, cabai termasuk bidang peternakan, Kami akan mengawal tata tanam di kabupaten kota berkoordinasi dengan dinas pertanian di daerah sehingga dapat menunjang produksi tanaman pangan serta melakukan pendampingan teknologi, pengendalian hama sehingga hasil pangan meningkat,” terangnya Candra. (rel)

Minggu, 12 Februari 2017

Muslim Kasim Mantan Bupati Padang Pariaman, Berpulang Kerahmatullah

Muslim Kasim Mantan Bupati Padang Pariaman, Berpulang Kerahmatullah


Padangpariaman, BANGUNPIAMAN.COM- Mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 2010-2015, Muslim Kasim, meninggal dunia pada Sabtu pukul 21.45 WIB, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Mantan Bupati Padangpariaman dua periode tersebut mengembuskan napas terakhir, setelah mengalami kritis dan koma selama 15 hari di RS tersebut. Muslim meninggal pada usia 75 tahun.

"Ya benar, bapak sudah meninggal dunia di Jakarta," kata keponakan Muslim Kasim, Ilham Fauzi (25), saat dihubungi dari Padangpariaman, Sabtu malam.

Ia mengatakan keluarga almarhum Muslim Kasim di Padangpariaman berencana akan bertolak ke Jakarta, namun masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga di Jakarta terlebih dahulu.

Namun, katanya lagi, keluarga juga berencana membawa jenazah almarhum Muslim Kasim ke Padangpariaman untuk disemayamkan dan dimakamkan.

"Belum pasti, kemungkinan besar besok pagi. Kami tunggu dulu informasi dari Jakarta," ujarnya pula.

Muslim Kasim lahir di Pakandangan, Enam Lingkung, Padang Pariaman, Sumatera Barat pada 28 Mei 1942.

Ia merintis karier sebagai birokrat sejak 1976 dan pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 15 Agustus 2010 sampai 15 Agustus 2015.

Muslim adalah Wakil Gubernur Sumatera Barat tertua saat menjabat. Sebelumnya, ia banyak mengabdikan dirinya pada lembaga negara Bulog dan pernah menjadi Bupati Padangpariaman dua periode pada 2000-2010.

Pada tahun 2010, Muslim memenangkan pemilihan kepala daerah sebagai Wakil Gubernur, dengan pasangannya Irwan Prayitno sebagai Gubernur Sumatera Barat.

Kemudian pada Pilkada Gubernur 2015 Muslim memutuskan maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan Fauzi Bahar yang mendaftar ke KPU setempat pada 28 Juli 2015.

Ia berpasangan dengan Fauzi Bahar yang juga memiliki kesamaan yaitu sama-sama menjabat sebagai kepala daerah selama dua periode.

sumber : www.antarasumbar.com



Kamis, 09 Februari 2017

Hadapi UNBK Kota Pariaman Siapkan 600 Unit Komputer.

Hadapi UNBK Kota Pariaman Siapkan 600 Unit Komputer.

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kota Pariaman mulai mempersiapkan sarana dan prasarana penanjang untuk kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebanyak 600 unit komputer pun disiapkan.

Untuk melihat kesiapan sekolah menghadapi UNBK tersebut, Kamis (9/2) Walikota Pariaman Mukhlis Rahman bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Kanderi melakukan kunjungan ke SMKN 1 Pariaman, untuk mengecek kesiapan komputer yang akan digunakan untuk UNBK tersebut.

" Walaupun kebijakan SMA/SMK sekarang telah berada dibawan naungan Pemerintah Propinsi Sumbar, namun tanggung jawab Pemerintah Kota Pariaman  adalah mempersiapkan dan mengakomodir pelajar dari Kota Pariaman untuk kesiapan UNBK. Jadi dengan sistem online nantinya diharapkan kecurangan selama proses ujian dapat diminimalisir dan siswa dapat mengikuti ujian ini dengan jujur, " kata Wako Mukhlis Rahman.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pendidikan dan Olaraga Kanderi mengatakan, UNBK di Kota Pariaman akan diikuti oleh 1452 siswa dari 9 sekolah SMP di Kota Pariaman, dan 2500 siswa SMA/SMK di 5 SMA dan 4 SMK di Kota Pariaman.

Sedangkan jadwal UNBK ini untuk jenjang SMK dilaksanakan tanggal 3-6 April 2017, sedangkan SMA di tanggal 10-13 April 2017, dan untuk jenjang SMP dilaksanakan pada tanggal 2-8 Mei 2017, dengan menggunakan sebanyak 600 komputer di sekolah yang ditunjuk untuk UNBK di Kota Pariaman, salah satunya di SMKN 1 Pariaman ini yang berjumlah 120 komputer.

WIS/J/DISKOMINFO

Rabu, 08 Februari 2017

Sepuluh Ribu Pelanggan Daya 900 VA, Pada Wilayah Kerja PLN Sicincin Tidak Lagi Disubsidi

Sepuluh Ribu Pelanggan Daya 900 VA, Pada Wilayah Kerja PLN Sicincin Tidak Lagi Disubsidi

Bobby Rahman Manager PLN Sicincin

Sicincin, BANGUNPIAMAN.COM---Sekitar 10 ribu pelanggan PLN dengan daya 900 VA,  di wilayah kerja PLN Sicincin tidak lagi mendapatkan subsidi dari Pemerintah. Imbas, bagi pelanggan yang tidak mendapat subsidi tentunya akan mengalami kenaikan.

Hal tersebut diungkapkan Maneger PLN Sicincin Bobby Rahman, Rabu 8 Februari 2017, ketika menjawab pertanyaan wartawan www.bangunpiaman.com, di ruang kerjanya.

Dijelaskannya,  bagi pelanggan PLN yang tidak lagi mendapatkan subsidi akan mengalami kenaikan pembayaran dari bulan-bulan sebelumnya. Kenaikannya pun akan dilakukan secara bertahap. " Untuk tahap awal yang mulai diberlakukan bulan Januari 2017 ini mengalami kenaikan 35 %. Selanjutnya untuk tahap dua bulan Maret  2017 akan naik  38 % dan untuk tahap tiga bulan Mei 2017 naik lagi 24 %," kata Bobby.

Menurut Bobby, pencabutan subsidi bagi pelanggan 900 VA ini dilakukan setelah dilakukannya verifikasi oleh tim. " Namun demikian jika ada yang merasa berhak menerima subsidi dari pemerintah, namun tidak mendapatkan subsidi. Dapat melaporkannya kepada walinagari seterusnya kepada camat dan Kabupaten. Blangkonya sudah kita siapkan di masing-masing kantor walinagari dan kantor camat," jelasnya.

Setelah adanya suratnya ini, akan dilakukan ferivikasi untuk dilaporkan kepada PLN pusat. " Jadi yang betul-betul memenuhi syarat yang akan mendapat subsidi ini dari pemerintah nantinya, " tambah Bobby.

DARWISMAN


Terenyuh Lihat Kondisi Asnimar Janda Miskin Beranak Tujuh, LAZIZ PLN Salurkan Bantuan.

Terenyuh Lihat Kondisi Asnimar Janda Miskin Beranak Tujuh, LAZIZ PLN Salurkan Bantuan.


Fhoto Dok Pariaman Today

Sicincin, BANGUNPIAMAN.COM---Prihatin dengan kondisi yang dialami Asnimar janda miskin beranak tujuh, warga Korong Duku Banyak, Nagari Balah Aia Timur, Kecamatan VII Koto Sei Sariak Kabupaten Padang Pariaman. Selama sepekan belakangan ini menjadi viral di media sosial, bahkan menjadi berita utama di sejumlah media cetak,televisi dan media online  membuat keluarga besar Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang Padang menjadi terenyuh.


" Saya bersama LAZIZ PLN Cabang Padang sudah terjun langsung melihat kondisi Asnimar di Korong Duku Banyak Nagari Balah Aia Timur Kecamatan VII Koto Sungai Sariak. Sehingga sebagai bentuk kepedulian dari PLN. kemarin kami bersama LAZIZ PLN sudah menyerahkan sejumlah bantuan, untuk meringankan beban penderitaan Asnimar bersama ketujuh anaknya yang masih kecil-kecil itu," kata Manager PLN Unit Sicincin Bobby Rahman, kepada www.bangunpiaman.com, Selasa (7/02), di ruang kerjanya.

Ketika ditanyakan, dari informasi yang berkembang PLN akan membangunkan rumah layak hunyi untuk Asnimar plus pemasangan listrik secara gratis."Untuk saat ini belum, karena kabarnya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga akan membangunkan rumah untuk ditempati Asnimar bersama tujuh anak. Kita akan bantu dana untuk penunjang modal usahanya saja.," kata Bobby.

Namun ketika didesak kalau seandainya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tidak punya anggaran membuatkan rumah layak hunyi untuk Asnimar, apakah PLN siap untuk membangunkan rumah layak hunyi untuk Asnimar. " Nanti akan kita koordinasikan lagi  dengan LAZIZ PLN. Semoga ini mendapat perhatian dari LAZIZ PLN. Jadi kita lihat dulu perkembangannya. Kita  takut tumpang tindih dengan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, " kata Bobby Rahman.

Namun demikian, lanjut Bobby Rahman, jika sudah positif Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tidak membuat rumah untuk Asnimar pihaknya berjanji akan mengusulkan lagi kepada LAZIZ PLN agar pembangunan rumah tersebut agar dapat direalisasikan, sebagai bentuk kepedulian karyawan PLN terhadap sesama. " Dari pantauan saya kemarin bersama tim LAZIZ PLN Asnimar memang sudah sepatutnya mendapatkan rumah layak hunyi, agar Syamsinar bersama ketujuh anaknya bisa hidup lebih nyaman," ungkap Bobby Rahman.



DARWISMAN

Selasa, 07 Februari 2017

Jelang MTQ Ke-37 di Pariaman, Sarana dan Prasana Pantai Kata Mulai Dibenahi

Jelang MTQ Ke-37 di Pariaman, Sarana dan Prasana Pantai Kata Mulai Dibenahi

Kota Pariaman ---- Dengan semakin dekatnya waktu pelaksaan MTQ ke 37 tingkat Nasional Provinsi Sumatera Barat yang akan digelar akhir tahun 2017 nanti, pemerintah Kota Pariaman selaku tuan rumah, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pariaman mulai melengkapi sarana dan prasarana (Sapras) penunjang untuk kegiatan tersebut.

“Saat ini kita telah memulai proses persiapan lelang untuk melengkapi sarana yang ada di Taman Pantai Kata, sebagai tempat utama diselenggarakannya MTQ ke 37 Sumatera Barat nanti,” ujar Kadis PU dan Tata Ruang Kota Pariaman Asrizal.

Pemerintah Kota Pariaman yang dengan visinya menjadikan Kota tujuan wisata dan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, budaya dan agama, menginginkan ajang MTQ ini berbeda dengan ajang MTQ sebelumnya, dengan mengambil tempat di kawasan pantai, sehingga para peserta dan pengunjung dapat mengikuti MTQ ini sekaligus berwisata dengan nuansa yang tercipta di lokasi acara.

“Awalnya memang pembangunan taman pantai kata ini untuk ajang MTQ, namun kedepan peruntukanya dapat dijadikan tempat wisata keluarga yang islami. Nantinya taman ini juga akan dilengkapi dengan pustaka keagamaan, bangunan yang baru akan kita bangun untuk digunakan oleh para juri Musabaqah,” jelasnya.

Pembangunan Taman Pantai Kata ini adalah semata-mata untuk keperluan pemerintah daerah yang bertujuan mendukung visi Kota Pariaman, dan untuk tempat dilangsungkannya pembukaan MTQ ke 37 tingkat Nasional Provinsi Sumatera Barat di Kota Pariaman. " Tidak benar kalau ada yang mengatakan kalau pembangunan taman pantai kata karena ada unsur yang lain," ungkap Asrizal tegas.

“Kami harapkan dengan pesatnya pembangunan yang kita lakukan dalam menjadikan kawasan pantai menjadi destinasi pariwisata dengan sarana dan pra sarananya, tidak menimbulkan anggapan yang negatif di kalangan masyarakat, yang tentunya nanti dapat menghambat pembangunan itu sendiri,” pungkasnya.

WIS/J/KOMINFO KOTA PARIAMAN
Padang Pariaman Siapkan Diri, Untuk Penilaian Kabupaten Sehat

Padang Pariaman Siapkan Diri, Untuk Penilaian Kabupaten Sehat

Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menghimbau dan mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk mendukung dan menyukseskan penilaian Kabupaten Sehat.

"Kenapa demikian, karena jika kegiatan ini diurus oleh Forum Kabupaten Sehat dan penanggung jawabnya saja, yaitu Dinas Kesehatan maka target kita dalam meraih Swasti Saba Wiwerda tidak akan bisa terwujud," kata Wabup Suhatri Bur dihadapan peserta rapat koordinasi Forum Kabupaten Sehat (FKS), Selasa (7/02), di ruang Bapelitbangda kantor Bupati Padang Pariaman Paritmalintang.

Tahun ini ulas Wakil Bupati, Kabupaten Padang Pariaman akan mengikuti penilaian Kabupaten Sehat. " Untuk itu saya meminta dukungan penuh oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait, untuk ikut serta dalam mendukung kegiatan ini, ini adalah anugrah yang tertinggi bagi kabupaten sehat," ujarnya.

Ketua Forum Kabupaten Sehat Rahmat Tk Sulaiman mengatakan, kegiatan rapat ini bertujuan dalam rangka mematangkan persiapan Kabupaten Padang Pariaman dalam menghadapi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2017.

"Kita optimis dalam meraih Swasti Saba Wiwerda untuk tahun ini. Jika di dukung penuh oleh seluruh OPD terkait, camat, walinagari hingga masyarakat nantinya," ulasnya.

Ia mengatakan, bahwa ini tantangan berat bagi semua elemen pemerintahan. "Maka dari itu saya berharap partisipasi dan dukungan dari OPD terkait, Camat, Walinagari dan masyarakat sangat kita butuhkan. Maka dari itu saya meminta Kepada OPD yang terkait mempersiapkan seluruh bahan, dokumentasi serta data yang kita butuhkan untuk tahapan penilain segera diajukan,” ujar Rahmat.

Adapun 7 (tujuh) tatanan Kota/Kabupaten sehat yang perlu kita siapkan supaya Kabupaten Padang Pariaman dapat meraih Swasti Saba Wiwerda pada tahun ini diantaranya, kawasan permukiman, sarana & prasarana umum, kehidupan masyarakat yang sehat yang mandiri dan kawasanan pariwisata sehat.

rel/wis
Kota Pariaman Dianugerahi Penghargaan Oleh BPJS Pusat, Karena Peduli Dengan Kesehatan Warganya.

Kota Pariaman Dianugerahi Penghargaan Oleh BPJS Pusat, Karena Peduli Dengan Kesehatan Warganya.

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kota Pariaman kembali mendapat reward. Kali ini reward diperoleh dari BPJS Pusat, karena peduli dengan kesehatan warganya. Pemko Pariaman telah mengasuransikan sebagian warganya melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) melalui program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Reward dari BPJS tersebut diterima langung Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Selasa 7 Februari 2017, yang diserahkan Direktur Utama BJPS Fahmi Idris yang diwakili Kepala Layanan BPJS Operasional BPJS Kota Pariaman Sari Rusfa.S.Farm, di ruang kerja Walikota.

Menurut Sari Rusfa.S.Farm, Pemerintah Kota Pariaman layak mendapat penghargaan dari BPJS Pusat, karena sangat peduli dengan kesehatan warganya. Sehingga sebagian warga kota Pariaman dijamin kesehatan oleh Pemerintah Kota melalui. " Saat ini tercatat sebanyak 9.215 warga kota Pariaman telah telah diintegrasikan dalam program JKN KIS," katanya.

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman sangat berterima kasih kepada BPJS pusat yang telah memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Pariaman. " Selain bekerjasama dengan BPJS, pemerintah kota Pariaman juga mempunyai program Jaminian Kesehatan Sibiduak Sadayuang yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kota Pariaman," katanya.

Mukhlis Rahman menambahkan, selain mengikuti program pemerintah pusat melalui JKN KIS, pemerintah kota Pariaman juga mengasurasikan warganya yang tidak tertampung melalui JKN KIS melalui JKSS dengan harapan layanan kesehatan bagi warga Kota Pariaman dapat berjalan dengan baik dan prima, " ulasnya lagi.

(Wis/Edi Junaidi/Kominfo)


Sabtu, 04 Februari 2017

Majelis Ta'lim Korong Pematang Tinggi Nagari Sikucua Utara Gelar Wirid Bulanan

Majelis Ta'lim Korong Pematang Tinggi Nagari Sikucua Utara Gelar Wirid Bulanan

Sikucua Utara, BANGUNPIAMAN.COM---Kelompok Yasinan,  yang tergabung dalam perkumpulan ib-ibu Majelis Ta'lim korong Pematang Tinggi Nagari Sikucua Utara, Jumat (03/02)  gelar wirid bulanan, di Masjid Nurul Ikhlas

Menurut Ketua Majelis Ta'lim Korong Pematang Tinggi Nagari Sikucua Utara Elidayarni, wirid bulan ini rutin  dilaksanakan dengan mendatangkan ustad/tuangku dari luar daerah.

 " Sebelum dimulainya pengajian oleh ustad/tuangku diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an kemudian dilanjutkan dengan tausiah ceramah agama dengan penceramah Tk.Sutan Nurdin yang juga Ketua Majelis Ta'lim Sungai Sarik," kata Elidaryani yang sehari-harinya juga Ketua BAMUS Nagari Sikucua Utara tersebut.

Menurut Elidaryani, di nagari Sikucua Utara selama ini telah terbentuk kelompok yasinan yang rutin menggelar pengajian yasinan secara bergantian dari rumah ke rumah." Kemudian sekali sebulan melalui kelompok Majelis Ta'lim mengadakan wirid pengajian," jelasnya.

Sementara itu Ketua pembangunan masjid Nurul Ikhlas pematang tinggi zuardi boneh menyambut baik dengan kegiatan positif yang diadakan oleh ibu-ibu  majelis ta'lim ini,  karena disetiap bulannya wirid bulanan ini rutin diadakan di masjid Nurul Ikhlas.

Sedangkan Wali Korong Pematang Tinggi Riki Awuang menyambut baik pelaksanaan wirid bulanan tersebut. Karena melalui wirid bulanan ini akan bisa meramaikan mesjid dan berkumpul bersama alim ulama, niniak mamak, urang sumando, pemuda, dan bundo kanduang.

" Kita berharap wirid bulanan ini sekali-sekali hendaknya dapat juga dihadiri Bupati atau Wakil Bupati Padang. Sehingga Bapak Bupati atau Bapak Wakil Bupati dapat melihat langsung kondisi korong Pematang Tinggi, karena kondisi jalan hingga kini masih belum memadai. Masih jalan tanah dan sangat buruk, sehingga sangat butuh perhatian untuk bisa sesegera mungkin untuk diaspal," katanya.

ANDRA LIMKO SIKUMBANG