Selasa, 30 April 2019

Tutup Tahun Ajaran, HIMPAUDI Kota Pariaman Gelar Pentas Seni dan Kreativitas Anak

Tutup Tahun Ajaran, HIMPAUDI Kota Pariaman Gelar Pentas Seni dan Kreativitas Anak


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Dalam rangka tutup tahun ajaran,  Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Pariaman mengadakan acara pentas seni dan kreatifitas Anak Usia Dini Se-Kota Pariaman di Pantai Gandoriah-Kota Pariaman. Selasa Pagi (30/4/2019).

Acara tersebut bertema kan "Melahirkan Generasi Bangsa yang GENIUS (Gesit,  Empati,  Berani,  Unggul dan Sehat)

Setiap masing-masing himpaudi sebanyak empat kecamatan se Kota Pariaman menampilkan berbagai seni dan kreatifitas.

Adapun penampilan seni dan kreatifitas yang ditampilkan seperti fashion show,  tahfidz, dan sejumlah  tari tradisional minangkabau sepeti tari indang dan sebuah tari-tarian dari anak anak paud tersebut  serta penampilan seni dan kreatifitas lainnya.


Tampak anak-anak usia dini tersebut sangat antusias dan semangat mengikuti berbagai seni dan kreatifitas yang ditampilkannya.


Bunda PAUD Kota Pariaman Sekaligus Ketua Himpaudi Kota Pariaman Lucyanel Arlym menuturkan, tujuan kegiatan pentas seni dan kreatifitas untuk anak PAUD adalah untuk menstimulasi aspek perkembangan anak nilai agama dan moral,  kognitif,  bahasa,  sosial emosional,  fisik motorik dan seni.

 "Selain itu, juga untuk menjalin silaturahmi antara pendidik,  anak dan antar lembaga sehingga terjalin hubungan yang kuat dan harmonis dan baik antar pendidikan, anak,  dan antar lembaga," imbuhnya.

Ia berharap, anak-anak bunda di Kota Pariaman, Tumbuh berkembanglah menjadi anak-anak yang GENIUS dan berbakti kepada kedua orang tua, agama, bangsa dan negara. (kiki)
Pemko Pariaman Gelar Sosialisasi JDIHN Bagi Aparatur Pemko

Pemko Pariaman Gelar Sosialisasi JDIHN Bagi Aparatur Pemko

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Untuk mewujudkan supremasi hukum yang terintegrasi sampai ke tingkat desa/kelurahan, Pemko Pariaman melalui Bagian Hukum dan HAM Setdako Pariaman gelar sosialisasi Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum Nasional (JDIHN) bagi aparatur Pemko Pariaman, di Aula Balaikota Pariaman, Selasa (30/4/2019).


Kegiatan dibuka langsung oleh Walikota Pariaman yang diwakilkan kepada Sekdako Indra Sakti didampingi Kabag. Hukum dan HAM Noviardi dengan narasumber Reynal dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM

Sekdako Indra Sakti dalam sambutannya menuturkan tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah untuk lebih menggiatkan pelaksanaan JDIH serta memberikan pemahaman dan memberdayakan pejabat dan petugas  pengelolaan JDIH di Kota Pariaman terutama dalam pemanfaatan teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Ia mengatakan, serta bahan-bahan hukum lainnya dapat didayagunakan bersama untuk mewujudkan suatu layanan informasi hukum yang lengkap, cepat, mudah dan akurat  dalam koridor JDIHN sebagai suatu kesatuan sistem yang utuh antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Sehingga, semua peraturan yang ada dapat terdokumentasikan dan tersusun dalam sistem jaringan yang bisa di akses sampai ke tingkat desa/kelurahan tanpa menemui kesulitan," ungkapnya.

Tak hanya sosialisasi saja, dalam kesempatan tersebut juga melaunching website dengan link https:/jdih.pariamankota.go.id sebagai situs pencaharian produk hukum Kota Pariaman. (kiki)
BPJS Sosialisasikan JKN-KIS Bagi Lembaga Desa di Kota Pariaman

BPJS Sosialisasikan JKN-KIS Bagi Lembaga Desa di Kota Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---BPJS Kesehatan Kota Pariaman adakan Sosialisasi JKN-KIS Untuk Unsur  Kelembagaan Desa. Sosialisasi diadakan di Balairung rumah dinas Walikota Pariaman, Selasa (30/4/2019) yang dihadiri 150 orang perwakilan lembaga desa BPD, dubalang, barakai, guru PAUD dan guru mengaji.

Kepala BPJS Kota Pariaman Sari Ruspa mengatakan kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Pariaman dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi JKN-KIS Untuk Unsur Kelembagaan Desa di Kota Pariaman. Ini adalah yang perdana di indonesia atas penjaminan kesehatan untuk unsur kelembagaan desa seperti BPD, dubalang, barakai, guru PAUD dan guru mengaji.

Alhamdulillah, Walikota Pariaman cukup suport dengan program JKN-KIS ini, bahkan sudah dikeluarkan Perwako untuk bisa menjaminkan unsur kelembagaan desa di masing-masing desa, Pemkot Pariaman sejauh ini sudah melakukan progres yang luar biasa untuk mencapai universal coverage di Kota Pariaman.

Untuk progres tentang kepesertaan JKN-KIS di Kota Pariaman sendiri ini cukup baik, dari tahun kemarin hanya 79% sekarang sudah mencapai 87%. Walikota Pariaman cukup konsen sekali dengan penjaminan kesehatan ini”, ujarnya.

Menurut rencana, di akhir tahun 2019 ini akan ada penambahan anggaran jaminan kesehatan untuk semua masyarakat Kota Pariaman artinya Pemkot Pariaman sangat fokus dengan jaminan kesehatan untuk masyarakat pariaman baik dari kelembagaan desa maupun masyarakat tidak mampu.

Masyarakat cukup antusias untuk menghadiri sosialisasi ini, sekarang tinggal satu langkah lagi kita menunggu data dari desa dan kecamatan. Mungkin  dari instruksi walikota terbaru Nomor 1 2019 pada bulan maret kemarin diluncurkan, insyaallah kami positif bisa mendapatkan data dibulan mei ini, sehingga dibulan juni masyarakat lembaga desa bisa kita jamin di JKN-KIS.

Terkait keluhan masyarakat tentang pelayanan di rumah sakit, ini merupakan suatu evaluasi bagi kami artinya JKN-KIS masih perlu kita kawal kedepannya, karena program ini merupakan program bersama tidak bisa diselesaikan oleh BPJS Kesehatan saja banyak stakeholders dalam hal ini yang bisa mensukseskan program ini.

Insyaallah, Kota Pariaman cukup berkomitmen untuk semua rumah sakit baik RSUD, RS TMC, RS Aisyah, tapi jika masih ada yang bermasalah bisa dikomunikasikan dahulu sebelum kami memberikan surat peringatan ke rumah sakit tersebut. Sejauh ini sudah ada yang melapor ke kami baik masalah obat dan pelayanan dokter, tapi RS terkait cukup terbuka dengan keluhan tersebut dan berusaha untuk memperbaiki kedepannya “, ujarnya mengakhiri.

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AKB Kota Pariaman Alfian Harun selaku narasumber mengatakan dari target capaian keinginan kita semua adalah 100% warga Kota Pariaman itu terjamin kesehatannya. Dari data terakhir BPJS itu kurang lebih 87% yang sudah terjaminkan dari jumlah warga Kota Pariaman.

Kami sudah beberapa kali melakukan pertemuan dan sekarang sedang kami lakukan update data dengan Disdukcapil, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Persoalannya saya yakin kalo kita ambil dari jumlah penduduk Kota Pariaman yang betul-betul real angkanya sudah diatas 90%, karena data terakhir lebih kurang tiga ribu dari Disdukcapil didapatkan hanya menemui nama saja tidak ada NIK dan KK. Inilah yang sedang kami lakukan sekarang validasi datanya ke desam, kita sinkronkan data itu dengan capil.

Mudah-mudahan dalam waktu dekat karena target sampai akhir april itu sebetulnya data itu update, jadi betul-betul (by name by adress) warga kita itu. Kita berharap perangkat desa seperti kepala dusun dan lembaga desa lainnya untuk dapat telusuri dari rumah kerumah untuk mensosialisasikan JKN-KIS ini (kiki)
.
Padang Pariaman Jadi Lokus Visitasi PKN Jatim

Padang Pariaman Jadi Lokus Visitasi PKN Jatim


Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Sebanyak 15 peserta Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Provinsi Jawa Timur kunjungi Kabupaten Padang Pariaman yang ditetapkan sebagai lokasi kunjungan atau visitasi ke best practice, Senin (29/04/2019).

Peserta yang terdiri dari pejabat eselon dua dari berbagai daerah di Indonesia itu diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, H. Jonpriadi, SE, MM didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Dewi Roslaini, SE, MM dan jajaran BKPSDM Kab. Padang Pariaman.

Rombongan dipimpin Siswo Herutoto, SH, M.Hum, MM dari BPSDM Provinsi Jawa Timur menjelaskan maksud kedatangan rombongan ke Kab. Padang Pariaman.

"Kami datang ke Kab. Padang Pariaman dalam rangka melakukan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) dalam rangka Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur," kata Siswo memulai.

BPSDM Provinsi Jawa Timur, kata Siswo melanjutkan, menyelenggarakan PKN Tingkat II ini dengan mengundang peserta pejabat eselon II seluruh Indonesia dengan total peserta sebanyak 60 orang kemudian dibagi menjadi empat kelompok masing-masing kelompok berjumlah 15 peserta dengan lokasi visitasi empat kabupaten/kota di Sumatera Barat.

"Kelompok yang ke Padang Pariaman ini adalah satu dari empat kelompok yang mengunjungi empat kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Selain ke Padang Pariaman ada kelompok yang ke Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Bukittinggi. Masing-masing peserta berjumlah 15 orang," jelasnya lagi.

Siswo juga menjelaskan bahwa visitasi ke Padang Pariaman akan melakukan observasi, mengumpulkan informasi, data dan dokumentasi tentang perkembangan dan pertumbuhan ekonomi khususnya usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di Kabupaten Padang Pariaman.

"Dari pengamatan di lapangan peserta akan membuat laporan hasil observasi dan menyusun rekomendasi untuk Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terkait pengembangan UMKM di Padang Pariaman," pungkas Siswo.

Menyambut kedatangan VKN PKN BPSDM Prov. Jawa Timur, Sekda Jonpriadi mengaku senang dan bangga BPSDM Jawa Timur memilih Padang Pariaman sebagai lokus.

"Kami senang dan bangga, BPSDM Jawa Timur memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai lokasi VKN PKN Tingkat II. Suatu kehormatan bagi kami dan masyarakat Padang Pariaman," kata Jonpriadi senang.

Kami harap, lanjut Jonpriadi, bapak ibu peserta VKN PKN Tingkat II dapat melaksanakan VKN dengan lancar tanpa gangguan berarti dan kemudian menghasilkan rumusan rekomendasi yang dapat kami terapkan di Padang Pariaman.

"Kami sangat berharap bapak ibu yang berasal dari beberapa daerah tingkat provinsi, kabupaten kota bahkan kementerian dan lembaga, mendapatkan kesan yang sangat positif terhadap Padang Pariaman kemudian menceritakan kepada keluarga, rekan kerja di daerah masing-masing. Kami sangat senang jika bapak ibu mempromosikan Padang Pariaman kepada orang lain untuk datang ke sini," harap mantan Kepala Bappeda itu.

Setelah saling berdiskusi tentang pengembangan perekonomian, ditutup dengan saling bertkar cenderamata. Selanjutnya rombongan diantar oleh BKPSDM Padang Pariaman melakukan observasi ke empat pelaku UMKM yaitu: Leriska (Lele Asap), Arfam's (Olahan Durian) dan Coklat Malibau di Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam serta Ul Bordir (Bordir Mukena Minang) di Kecamatan Nan Sabaris. (rel/wis)
Peserta PKN Nasional Jatim Sumbang Saran Untuk Pengembangan UKM Padang Pariaman

Peserta PKN Nasional Jatim Sumbang Saran Untuk Pengembangan UKM Padang Pariaman

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM-----Peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pendidikan Pelatihan Kepemimpian Nasional (PKN) Tingkat II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur telah menuntaskan visitasinya di Padang Pariaman.

Selama dua hari 15 peserta VKN PKN Tingkat II berada di Kabupaten Padang Pariaman telah mengunjungi empat Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yaitu Leriska (Lele Asap), Arfam's (Olahan Durian) dan Coklat Malibau di Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam serta Ul Bordir (Bordir Mukena Minang) di Kecamatan Nan Sabaris.

Setelah melakukan observasi langsung ke lapangan dengan tujuan empat pelaku UMKM, peserta VKN merampungkan hasilnya dalam bentuk laporan kelompok dan diserahkan secara resmi dalam bentuk Ringkasan Kebijakan (Policy Brief) kepada Pemkab Padang Pariaman hari Selasa (30/04/2019).

Secara resmi, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur menerima Policy Brief yang diserahkan oleh Sugeng Hariadi, SH, MH di ruang kerja Wabup Padang Pariaman disaksikan oleh seluruh peserta VKN dan jajaran BKPSDM Padang Pariaman.

Dalam policy brief yang disusun 15 peserta VKN ikut sumbang saran untuk pengembangan sektor usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

"Produk UMKM Padang Pariaman sudah sangat bagus seperti cokelat, lele dan bordir. Perkembangannya juga bagus, bahkan sudah ada yang menembus pasar internasional. Kami memberi masukan agar pelaku UMKM memanfaatkan promosi digital, seperti memanfaatkan media sosial dan lainnya serta meningkatkan pemasaran direct dengan membuka sentra-sentra UKM di lokasi strategis," kata Siswo kepada Wabup Suhatri Bur.

Menurut Siswo, Kabupaten ini mulai mengandalkan industri yang awalnya beranjak dari sektor UMKM. Perkembangan positif inilah yang menarik dikaji karena sangat bagus ditiru dalam hal pengembangan sektor UMKM.

Peserta diklat yang berasal dari Blitar, Malang, Sampit-Kotawaringin Timur, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Pacitan, Alor NTT, Jombang, Kejagung RI, Kejati Lampung, Kapuas Hulu, Tulungagung, Kota Metro, RSUD Soedono Madiun melakukan kegiatan sejak Senin (28/04) dan dilaksanakan selama 4 hari.
Beberapa kesamaan menjadi modal peserta yang berasal dari berbagai daerah diantaranya di Indonesia untuk mengembangkan UMKM seperti yang dilakukan Padang Pariaman. Jika Padang Pariaman menjadikan cokelat sebagai ikon daerah sesuai potensi wilayah mereka.

Meski UMKM Padang Pariaman sudah cukup maju, namun penggunaan teknologi informasi disarankan harus lebih dioptimalkan, khususnya dalam memperluas pemasaran. Hal itulah yang menjadi perhatian tim visitasi saat berkunjung ke daerah tersebut.

"Kami peserta visitasi akan mengeluarkan saran kebijakan yang akan dipublikasikan dan disampaikan kepada pemerintah setempat. Ini juga diharapkan bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah setempat dalam mengambil kebijakan," sambung Siswo.

Sumbangsih dalam hal digitalisasi, pemanfaatan teknologi informasi serta memberi saran kepada Kabupaten Padang Pariaman untuk menyediakan sentra-sentra UKM di lokasi strategis sehingga dapat membawa manfaat bagi pengembangan UMKM lokal Kabupaten Padang Pariaman menjadi lebih maju.

Wakil Bupati Suhatri Bur terlihat senang dan bahagia dengan hasil yang disampaikan peserta VKN. Dia mengakui bahwa banyak yang harus dibenahi dalam bidang UMKM.

"UMKM di Padang Pariaman memang belum sebanyak dan sebagus UMKM daerah yang sudah maju. Namun, kami selalu berupaya membenahi kekuarangan yang ada. Untuk itu, kami senang dan bahagia diberi masukan oleh peserta VKN yang terdiri dari pejabat eselon II seluruh Indonesia," kata Suhatri Bur didampingi Kabag HUmas dan Protokol Andri Satria MAsri dan Tafril daru BKPSDM.

Selain UMKM, lanjut Wabup, daerah Padang Pariaman juga memiliki pemandagan yang indah untuk dikunjuungi. Kombinasi pegunungngan, dataran dan pantai membuat Padang Pariaman surga wisata, baik wisata alam, pantai, kuliner maupun minat khusus.

"Di sini ada Lubuk Nyarai yang dinyatakan objek wisata kelas dunia oleh lembaga dunia," tambah mantan Ketua KPU Padang Pariaman itu. (rel/wis)
Terkait Pemetaan dan Pemutakhiran Muatan Wilkerstat,  BPS Gelar Dengan Wako Pariaman

Terkait Pemetaan dan Pemutakhiran Muatan Wilkerstat, BPS Gelar Dengan Wako Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Bertempat di Ruang Rapat Walikota Pariaman Selasa (30/4/2019), Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman mengadakan Rapat Koordinasi dengan Tema Pemetaan dan Pemutakhiran Muatan Wilkerstat Sensus Penduduk (SP) 2020 Kota Pariaman Menuju Satu Peta Indonesia.

Rapat Koordinasi tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Pariaman Genius Umar yang diwakili langsung oleh Kepala Diskominfo Kota Pariaman Nazifah, dan dihadiri juga oleh Asisten, Staf Ahli, Kepala SOPD, Kabag, Camat, dan Kepala Desa/Lurah se-Kota Pariaman.

Dalam sambutannya Nazifah mengatakan bahwa Peta merupakan salah satu instrument yang digunakan dalam melakukan survey atau sensus di BPS, juga digunakan untuk mengetahui lokasi sampel atau populasi secara spasial.

“Jadi, peta ini  digunakan mulai dari awal survei sampai pada penyajian data, dan peta yang digunakan oleh BPS tersebut didasarkan kepada peta wilayah kerja statistik (Wilkerstat) yang terdiri dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan dan blok sensus,” ujarnya.

Beliau berharap dalam Rapat Koordinasi ini, seluruh instrument yang diperlukan oleh BPS, agar dapat disediakan oleh seluruh stakeholder terkait, baik SOPD, Kabg, Camat, Kepala Desa/Lurah, Pimpinan Instansi Vertical, sehingga data yang diperlukan tersebut dapat menjadi acuan dalam pembuatan pemetaan yang dilakukan oleh petugas BPS Pariaman nantinya.

Sementara itu Kepala BPS Kota Pariaman Muhammad Hudaya mengatakan bahwa SP ini diadakan sekali dalam Sepuluh Tahun, jadi SP Tahun 2020 nantinya adalah merupakan sensus penduduk yang ketujuh kalinya dilaksanakan setelah Indonesia merdeka.

“Adapun maksud dan tujuan diadakan SP ini adalah untuk mengembangkan Statistical Spatial Framework sebagai jembatan integrasi informasi statistik dan geospasial, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas ketersediaan kerangka induk wilayah kerja statistik sebagai dasar pelaksanaan lapangan SP 2020,” lanjutnya.

“Sedangkan tujuaannya adalah mengatasi secara bersama-sama dengan seluruh instansi terkait setiap kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam Penyusunan Peta Wilayah Kerja Statistik SP 2020 di Kota Pariaman, kemudian menghasilkan kerangka induk wilayah kerja statistik yang mutakhir dan dapat diterima oleh semua stakeholder untuk pelaksanaannya serta mendukung kebijakan Satu Peta Indonesia yang dapat diterima dan dimanfaatkan oleh semua pemangku kepentingan baik pusat maupun daerah”, jelasnya.

Sebelum menutup acara Rapat Koordinasi ini Muhammad Hudaya mengingatkan kembali bahwa Hasil Sensus Penduduk 2020 ini sangat penting sekali, untuk itu diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan sensus tersebut sehingga data yang diperoleh dapat dimanfaatkan dengan baik terutama oleh Pemerintah dalam mengambil suatu kebijakan. (Kiki)

Senin, 29 April 2019

Wako Pariaman Genius Umar Pimpin Upacara Otonomi Daerah Ke XXXIII

Wako Pariaman Genius Umar Pimpin Upacara Otonomi Daerah Ke XXXIII


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM- Pemerintah Kota menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke XXIII Tingkat Kota Pariaman di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman Tahun 2019. Senin (29/4/2019).

Inspektur Upacara dipimpin langsung Walikota Pariaman Genius Umar serta dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, Sekda Kota Pariaman Indra Sakti,  Kapolres Pariaman,  Danrem 0308 Pariaman,  Ketua Bawaslu Pariaman Riswan,  Ketua KPU Kota Pariaman Aisyah,  Kepala Kemenag Kota Pariaman M Nur,  dan Seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Pariaman.

Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan amanat Mentri Dalam Negeri Cahyo Kumolo bahwa "tema hari Otonomi Daerah yang Ke XXXIII  tahun 2019 ini adalah Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang lebih baik melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang kreatif dan inovatif.

"Tema peringatan ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memberdayakan Otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian,  kemajuan dan kesejahteraan daerah," ujarnya.

Genius Umar melanjutkan "Muara dari pelaksanaan otonomi daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat.  Disamping itu,  diharapakan daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi,  pemerataan,  keadilan,  keistimewaan,  kekhususan serta potensi keanekaragaman darah. "

"Semoga dengan semangat Hari Otonomi Daerah diharapakan dapat merefleksikan kembali makna Otonomi Daerah dan menjadi sprit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini," tutupnya. (kiki)
Sebanyak 600 Orang Pariaman Meriahkan Hari Anak Nasional

Sebanyak 600 Orang Pariaman Meriahkan Hari Anak Nasional

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Sebanyak 600 anak Kota Pariaman ikuti acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 9 tingkat Kota Pariaman yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman di Pentas Utama Pantai Gandoriah Pariaman, Senin (29/4/2019).

Hadir Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, Ketua HIMPAUDI Kota Pariaman Lucyanel Genius, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Kanderi, Ketua IGTKI Kota Pariaman, Bunda PAUD Kota Pariaman, Kepala Sekolah, guru, pengelola, pendidik PAUD se-Kota Pariaman dan anak-anak PAUD se-Kota Pariaman.

Walikota Pariaman Kota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya mengatakan anak adalah aset bangsa, karena itu tugas kita bagaimana menjadikan anak-anak yang sehat, cerdas dan mempunyai kepercayaan diri yang tinggi. Anak-anak harus kita lengkapi dengan pendidikan yang berkualitas. Kemudian dari segi kesehatan dan pertumbuhan badannya juga harus kita perhatikan, berikanlah protein yang tinggi.

" Sekolah-sekolah harus mengajak anak-anak untuk rajin makan makanan sehat. Caranya dengan memajang gambar makanan sehat didinding sekolah supaya anak-anak ini minta ke orangtuanya dirumah untuk makan makanan sehat,  jangan hanya makan mie instan yang tidak sehat dan jajanan anak sekolah lainnya ", ujarnya.
.
Genius juga mengimbau kepada Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Kota Pariaman perlu untuk melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna memberikan makanan yang sehat bagi anak-anak kita, supaya anak-anak kita  jangan menjadi anak yang stunting dan memiliki pemikiran otak yang lemah, anak-anak yang sehat itu tingginya cukup kemudian pemikiran otaknya cerdas karena mendapat asupan gizi yang cukup dari sisi proteinnya.

Kemudian, untuk upaya penurunan angka 17% stunting di Kota Pariaman sudah kita lakukan, saya pikir angka tersebut cukup tinggi dan harus kita turunkan walaupun itu lebih rendah dari angka nasional, tetapi karena kondisi Kota Pariaman yang di pinggir pantai, maka seharusnya makanan disisi protein seperti ikan khususnya sangat gampang didapat.

" Kita harus melakukan usaha bersama untuk menurunkan angka stunting ini sehingga generasi muda di masa depan akan lebih baik ", tutupnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kanderi Peringatan Hari Anak Nasional ke 9 tingkat Kota Pariaman ini diikuti oleh sebanyak 600 orang anak-anak Kota Pariaman yang mewakili utusan masing-masing PAUD serta didampingi oleh guru dan orangtua.

Lomba yang diadakan adalah lomba mewarnai, lomba bercerita, lomba menggambar dan lomba membaca ayat-ayat pendek yang pada saat ini sedang berlangsung di Mesjid Bahari Pantai Gandoriah karena sebagian diantara ini sudah mulai dilaksanakan.

Tujuan pelaksaan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan bakat dan minat anak PAUD di Kota Pariaman, mengembangkan nilai-nilai religius, jujur, toleran, disiplin dan bekerja keras. Anak harus dibentuk menjadi anak yang kreatif, mandiri, berprestasi, gemar membaca dan peduli lingkungan.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat) secara simbolis yang merupakan program dari pemerintah pusat. (Kiki)

Minggu, 28 April 2019

Pariaman Wirabraja Adventure 2019 Team Offroader Bukitinggi Dapat Piala Bergilir

Pariaman Wirabraja Adventure 2019 Team Offroader Bukitinggi Dapat Piala Bergilir

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Team Offroader dari Bukittinggi mendapatkan Piala Bergilir Pariaman Wirabraja Adventure offroad 2019 dengan katergori Ekstrem Road dan Team JIP 4x4 Pasaman Piala Bergilir dengan kategori fun Road di Pantai Gandoriah- Kota Pariaman, Minggu (28/4).

Sekda Kota Pariaman mewakili Walikota, Indra Sakti menutup event Pariaman Wirabraja Adventure Ekstrem dan Fun Off Road 2019 yang di ikuti oleh ratusan offroader se-Sumatera Barat.

Ia menyampaikan bahwa Event offroad ini sudah menjadi event tahunan di Kota Pariaman tentunya ini dapat menarik wisatawan untuk hadir di Kota Pariaman melihat langsung para offroader menjajal arena di Kota Pariaman.

"Diharapakan Event Pariaman Wirabraja Adventure yang saat ini Se Sumatera Barat nantinya dapat menggelar event untuk tingkat Regional Sumatera," tutupnya.

Sementara ketua Panitia Joe Apri mengatakan Kegiatan off road ini bertujuan untuk ajang Silaturahmi antar sesama offroader di kota dan kabupaten Se Sumatera Barat dengan mencari offroader terbaik untuk mendapatkan Piala bergilir. (Kiki)
Forpis Kota Pariaman Adakan Bakti Sosial Untuk Rumah Lansia

Forpis Kota Pariaman Adakan Bakti Sosial Untuk Rumah Lansia


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-----Forum Palang Merah Indonesia (Forpis) Pariaman gelar Bakti sosial pada Minggu (28/4) bertempat di Desa Koto Marapak, kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman.

Pelepasan baksos dilakukan oleh  Kepala Desa  Koto Marapak Yuhaldi dan Indra Gustian, perwakilan PMI bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial (Yankessos).

Yuhaldi mengatakan sebanyak lima rumah warga yang telah ditentukan dijadikan objek bakti sosial Forpis,di dusun Kajai dan dusun bungo.

Sementara itu, Indra Gustian mengatakan Terlaksananya penerapan Tri Bhakti PMR yaitu Berkarya dan berbakti di masyarakat, Meningkatkan keterampilan hidup bersih dan sehat serta Menjalin Persahabatan sesama Anggota, Pengurus maupun Alumni FORPIS.

"Tertanamnya nilai-nilai kemanusiaan dengan membangkitkan rasa kepedulian sesama terhadap masyarakat semenjak remaja, karena PMR adalah generasi penerus PMI untuk masa akan datang, melalui komunikasi, Interaksi dan aksi langsung ke masyarakat,"ujarnya.

sekaligus mengasah jiwa kesukarelawan anggota baru FORPIS Kota Pariaman sertaMeningkatnya citra dan peran PMI khususnya PMI Kota Pariaman di tengah Masyarakat sesuai dengan Visi PMI "Dicintai Masyarakat" yang penjabarannya dikenal dan didukung oleh masyarakat luas,"tutupnya.

Bakti sosial tersebut menghasilkan sebanyak 5 rumah ibu ibu lanjut usia (Lansia) dan berkebutuhan khusus dibersihkan oleh anggota Forpis.

Lima Rumah yang dibersihkan oleh forpis itu sendiri terdiri beberapa kelompok  Tim 1, Rumah dihuni oleh Lansia Resiko Tinggi. Tim 2, Rumah dihuni oleh Lansia Resiko Tinggi.

Tim 3, Rumah dihuni oleh Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE), Tim 4, Rumah dihuni oleh Lansia Resiko Tinggi
Tim 5, Rumah dihuni oleh Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE).

Kegiatan diakhiri dengan kegiatan Outbond Persahabatan sesama anggota PMR dan pemasangan slayer kepada Koordinator  dan Sekretaris Harian FORPIS Kota Pariaman. (Kiki)
Inilah Kades Terpilih Hasil Pilkades Serentak di Kota Pariaman

Inilah Kades Terpilih Hasil Pilkades Serentak di Kota Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----31 Desa di Kota Pariaman gelar pemilihan Kepala Desa serentak yang telah selesai dilakukan, Minggu (28/4/2019).

Dari penghitungan suara berdasarkan C1 Plano dari 71 TPS, nama-nama kepala desa telah bisa diprediksi.

Di Kecamatan Pariaman Selatan, 8 desa melakukan Pilkades serentak. Adapun kedelapan kepala desa terpilih di Pariaman Selatan antara lain, Efendi dari Desa Balai Kuraitaji, Riko Herianto dari Desa Batang Tajongkek.

Kemudian, Dodi Susandra dari Desa Kampung Apar, Ramadhani dari Desa Padang Cakur, Azwir dari Desa Palak Aneh, Andi Firdaus Zami dari Desa Pasir Sunur, Jaswirman dari Desa Pauh Kuraitaji dan Ismet Zuhri dari Desa Taluak.

Sementara di Pilkades di Kecamatan Pariaman Timur diikuti oleh 11 desa. Adapun kepala desa terpilih di Kecamatan Pariaman Selatan yakni, Wijidi Firdaus dari Desa Sungai Sirah, Harlis dari Desa Sungai Pasak, Israruddin dari Desa Kampung Kandang.

Kemudian, Syafrizal dari Desa Pakasai, Ali Amran dari Desa Kaluat, Syafriyal Syam dari Desa Bato, Edison dari Desa Air Santok, Azwirman dari Desa Cubadak Mentawai, Syafril Musa dari Desa Bungo Tanjung, dan Zamrika Saputra dari Desa Batang Kabung.

Selanjutnya, Kecamatan Pariaman Tengah hanya diikuti 5 Desa. Adapun kepada desa terpilih, antara lain, Maifialdi dari Desa Cimparuah, Musmulyadi dari Desa Jati Mudiak, Rasyid dari Desa Kampuang Baru, Ulil Amri dari Desa Pauh Timur dan Sukri Hariadi Can dari Desa Rawang.

Sementara di Kecamatan Pariaman Utara sebanyak 7 desa menggelar kepala desa serentak. Dalam Pilkades serentak itu, terpilih Halim Astra sebagai kepala desa Cubadak Air Selatan (CAS), Aminusin Lempa dari Desa Cubadak Air Utara (CAU), Oscar
dari Desa Manggung, Suhardi dari Desa Sikapak Barat, Syawirman dari Desa Sikapak Timur, Taufik Hidayat dari Desa Sintuak, dan Hendrick dari Desa Apar.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kota Pariaman, Efendi Jamal didampingi Kasi Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa, Adi Nugraha, mengatakan saat ini rekapitulasi hasil penghitungan suara telah dilakukan ditingkat TPS. Selanjutnya, seluruh logistik Pilkades akan disimpan di kantor desa masing-masing desa.

"Hasil penghitungan di masing-masing TPS sudah ada, masyarakat di masing-masing desa bisa menghitung sendiri," jelasnya. 


Menurut Efendi, setelah pelaksanaan Pilkades serentak hari ini, seluruh Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di 31 Desa menyampaikan laporan hasil pilkades kapada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk dilakukan penetapan calon terpilih.

"Kemudian BPD masing-masing desa melalui kecamatan menyampaikan hasil pilk ades kepada Walikota Pariaman untuk dilakukan pelantikan kepala desa terpilih," tandasnya (kiki)
Wako Genius Pantau Pilkades Serentak

Wako Genius Pantau Pilkades Serentak

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Genius Umar memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) yang digelar serentak oleh 31 desa di Kota Pariaman, Minggu, (28/4/2019)

Genius bersama Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Efendi Jamal, Kepala Dinas Kominfo, Nazifah dan Kepala TU Kesbangpol Kota Pariaman, Irion mengatakan bahwa pilkades di Kota Pariaman berjalan aman dan lancar.

“Setelah saya melakukan monitoring terhadap tujuh desa yang turut serta menyelenggarakan pemilihan, semuanya berjalan aman dan tanpa kendala”, ujarnya.

Partisipasi masyarakat terbilang cukup tinggi lantaran  sebelum pemilihan kepala desa tersebut  telah diadakan penyampaian visi misi calon kepala desa di masing-masing desanya. Sehingga masyarakat sudah memahami visi misi masing-masing calon dan telah memiliki pilihan calon kepala desa untuk dipilih pada hari pemungutan suara.

Ia berharap kepada kepala desa yang terpilih memiliki kemampuan untuk memanajemen desa dan keuangan desa yang baik. Kepala desa, lanjutnya, akan diberi pelatihan sehingga mampu menyesuaikan program Pemko Pariaman dengan program di desanya.

“Kepala desa juga harus mampu menjaring aspirasi masyarakat dan mengimplementasikannya kedalam program tingkat desa”, tutupnya. (Kiki)
Pilkades Serentak di Kota Pariaman Berjalan Lancar dan Sukses

Pilkades Serentak di Kota Pariaman Berjalan Lancar dan Sukses


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di 31 Desa se Kota Pariaman, Minggu (28/4/2019) berjalan lancar dan sukses. Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin menggunakan hak pilihnya dengan ikut mencoblos di TPS Desa Kampung Baru Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman.

Mardison saat ditanyai usai mencoblos mengatakan bahwa alhamdulillah pelaksanaan Pilkades di 31 Desa ini setelah kita lihat dan pantau berjalan aman, tertib dan lancar hanya saja antusiasme dari masyarakat yang sedikit kurang, ini disebabkan oleh beberapa hal salahsatunya sekarang di Sumatera Barat sedang melaksanakan ujian perguruan tinggi.

"Akan tetapi kita lihat sudah lebih dari 50 % dari pemilih yang ada di desa dari 31 Desa yang melaksanakan Pilkades ini,"terangnya.

Yang dipilih dan yang diamanahkan oleh masyarakat desa adalah orang-orang yang seiring dan searah dengan pemerintah Kota Pariaman. Kita mempunyai konsep bagaimana desa di Kota Pariaman kedepan adalah desa wisata.

Tentu orang yang profesional, orang yang bijak, orang yang paling dekat dengan masyarakat dan yang paling penting adalah memiliki SDM yang handal. Kita berharap siapapun nanti yang terpilih menjadi kepala desa itulah yang terbaik

" Kami melihat tidak ada terjadi pro dan kontra di tengah masyarakat, suhunya tidak seperti pemilihan legislatif jadi masih tenang dan adem karena yang dipilih adalah dunsanak kita semua, warga kita semua ", ujar Mantan Ketua DPRD Kota Pariaman ini.

Ciri-ciri kepala desa yang ideal menurutnya ialah enerjik, memiliki visi dan misi bagaimana bisa meramaikan Kota Pariaman dengan pariwisatanya, bagaimana memperhatikan UMKM dan pengelolaan BUMDesnya. Semua aspek tersebut tentunya searah dengan tujuan yang sesuai dengan visi dan misi Pemkot Pariaman.

Kami selaku Pemkot Pariaman mengucapkan selamat kepada kepala desa yang terpilih nanti, semoga amanah yang diberikan oleh masyarakat dalam Pilkades serentak yang kita laksanakan oleh Pemkot Pariaman. Semoga bisa bersama-sama membangun Kota Pariaman yang kita cintai ini. (Kiki)
Dinkes Kota Pariaman Gelar Seminar Kesehatan Imunisasi TOSS

Dinkes Kota Pariaman Gelar Seminar Kesehatan Imunisasi TOSS

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Dinas Kesehatan Kota Pariaman adakan Seminar Kesehatan Imunisasi dan TOSS TB (Temukan TB Obati Sampai Sembuh) di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (28/4/2019).

Seminar dihadiri  penggiat Imunisasi Nasional Jakarta, dr.Piprim Basarah Yuniarso, Sp.A(K) dan Dr.dr.Finny Fitry Yani, dr.Pasca Al Fajra, SpOG dan Iwan Setiawan dari PT. Biofarma Bandung, Walikota Pariaman Genius Umar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dr. Merry Yuliesday, MARS, Ketua TP-PKK Kota Pariaman dr. Lucyanel Arlyn., MARS, Kepala Dinas Kesehatan Pariaman Bakhtiar, Ketua MUI Pariaman Drs. Sofyan Jamal, Forkopimda dan ratusan peserta seminar dari berbagai elemen masyarakat.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan bahwa anak perlu mendapat imunisasi sejak usia dini untuk menjaga anak agar terhindar dari penyakit, Orangtua harus imunisasi anak-anaknya, agar imun dan kebal terhadap berbagai macam penyakit. 

Memang, secara alami kita diberi kodrat oleh sang pencipta memiliki imunitas, tubuh kita akan kebal terhadap penyakit tertentu tapi jika kekebalan tubuh kita lemah maka berbagai macam penyakit sangat mudah masuk dan menyerang tubuh kita

"Masyarakat harus diberi tau tentang pentingnya imunisasi pada anak usia dini, petugas kesehatan perlu sosialisasikan info yang benar kepada masyarakat tentang imunisasi ini agar masyarakat tidak salah paham ", ujarnya.

Kemudian, lanjut Genius, di Kota Pariaman ada sekitar 17% anak yang mengalami stunting (bertubuh pendek), saya pikir ini tidak perlu terjadi karena kita tinggal di daerah pesisir pantai yang banyak ikannya.

" Ini adalah tugas kita sebagai orangtua harus peduli terhadap gizi anaknya. Karena generasi cerdas adalah generasi yang terjaga asupan gizinya sejak dari kecil bahkan sejak dalam kandungan ", imbuhnya

Genius berharap nelayan jangan hanya sibuk menjual ikan kepada oranglain sementara anak kita dirumah tidak mendapat asupan gizi dari ikan yang dijual, berikan dulu kepada keluarga sisanya baru ke oranglain. 

Jangan sampai nelayan menjual hanya karena untuk membeli mie instan yang sebetulnya tidak ada manfaatnya bagi tubuh kita.

Kita harus canangkan bahwa kedepan Kota Pariaman ini harus bebas dari berbagai macama penyakit yang berbahaya dan terlahir generasi Kota Pariaman harus bebas dari berbagai macama penyakit yang berbahaya dan terlahir generasi Kota Pariaman yang sehat, kuat dan pintar.

Sementara itu, Penggiat Imunisasi Nasional Jakarta, dr.Piprim Basarah Yuniarso, Sp.A(K) saat diwawancara mengatakan banyak berita buruk tentang imunisasi tersebar di media sosial, ini merupakan salahsatu faktor kegalauan masyarakat tentang berita tak bertanggung jawab dan belum tentu kebenarannya.

“Ada yang meragukan bahwa alasannya adalah halal dan haram. Salahsatu solusinya ialah bagaimana pemerintah menyediakan vaksin yang sudah ada sertifikat halalnya kemudian terkait efek sampingnya,” imbuhnya.

" Untuk upaya dan strategi yang sudah dilakukan untuk mensosialisasikan imunisasi ini adalah dengan cara mengkampanyekan dampak positif dari imunisasi ini, kemudian menyadarkan masyarakat bahwa bahaya penyakitnya itu jauh lebih berbahaya dibanding bahaya vaksinnya, " tutupnya

Ia berharap agar masyarakat Pariaman bersedia untuk melakukan imunisasi lengkap dengan sukarela dan penuh kesadaran, karena imunisasi adalah satu-satunya cara untuk mengaktifkan kekebalan spesifik yang sudah kita miliki agar anak-anak kita dan kita sendiri terhindar dari penyakit ganas dan berbahaya.

Usai seminar dilanjutkan dengan penyerahan plakat cendramata dan sekaligus penandatanganan komitmen  tentang target pencapaian imunisasi dasar lengkap (IDL) dengan target 93%, universal child imunisation (UCI) desa/kelurahan dengan target 80%, angka penemuan kasus TB (CDR) target 90%, angka kesembuhan target 85 %  oleh Walikota Pariaman Genius Umar, TP-PKK Kota Pariaman Lucyanel Genius Umar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Merry Yuliesday, Kepala Dinas Kesehatan Pariaman Bakhtiar, Ketua MUI  Pariaman Sofyan Jamal dan Forkopimda. (kiki)
Kasubag Tu Kamenag Padang Pariaman Syafrizal : Khatam Bukti Seseorang Sudah Bisa Baca Al Qur'an

Kasubag Tu Kamenag Padang Pariaman Syafrizal : Khatam Bukti Seseorang Sudah Bisa Baca Al Qur'an


Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM- Khatam bukan berarti berakhirnya membaca Alquran namun khatam adalah tandanya seseorang sudah bisa membaca Alquran.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padangpariaman, H. Syafrizal, S.Ag, Tk. Sidi Sati, Minggu (27/4) ketika menyampaikan sambutannya pada kegiatan Khatam Alquran dan Wisuda Iqra di Los Pasar Kudu, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.

"Untuk seterusnya, kita jadikan membaca Alquran sebagai kebutuhan," kata H. Syafrizal yang mewakili Kakan Kemenag tersebut.

Ia juga berpesan pada orang tua agar memotivasi anak untuk terus membaca Alquran karena rumah yang bercahaya adalah rumah yang penghuninya selalu membaca Alquran.

"Mari kita motivasi anak-anak untuk terus membaca Alquran karena rumah yang bercahaya itu adalah rumah yg penghuninya selalu membaca Alquran," terang mantan Kasi PD & PP itu.

Sementara itu, Camat V Koto Timur, Arlis, S.Sos dalam sambutanya mengajak masyarakat mempedomani Alquran dan Hadis dalam kehidupan sehari-sehari karena keduanya sebagai petunjuk bagi umat muslim. Ia juga mengajak masyarakat V Koto Timur agar menjadikan membaca Alquran sebagai kebutuhan untuk berdialog dengan Allah SWT.

"Supaya selamat dunia akhirat, jadikan Alquran dan Hadis sebagai pedoman karena dialah sebagai petunjuk bagi umat muslim. Dengan membaca Alquran kita berdialog dengan Sang Pencipta," kata Arlis.

Disela-sela kegiatan khatam, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan V Koto Timur, H. Joni Syuryaman, S.HI, MA pada wartawan mengatakan, seluruh peserta dapat menjadikan kitab suci Alquran sebagai benteng diri dalam menghadapi arus globalisasi yang bisa mengikis moral generasi muda.

"Peserta agar dapat menjadikan Alquran sebagai benteng diri terhadap pengaruh arus globalisasi. Bacalah dan pahamilah Alquran, insya allah akan membawa kebaikan dalam kehidupan sehari-sehari," ungkap mantan Plt Kepala KUA Sei. Geringging tersebut.

Sementara itu, panitia pelaksana, Padri Islami, S.HI mengatakan, kegiatan khatam Alquran dan wisuda iqra tahun 2019 diikuti 202 orang peserta yang terdiri dari TPQ/TPSQ se-Kecamatan V Koto Timur dengan tema " Cinta Alquran, taat beribadah dan berakhlak mulia demi masa depan yang diridhai ilahi ". (Rel/Mdw)

Sabtu, 27 April 2019

Sebanyak 80 Orang Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unand, Kuliah Lapangan Bersama Wako Pariaman Genius Umar

Sebanyak 80 Orang Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unand, Kuliah Lapangan Bersama Wako Pariaman Genius Umar

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Walikota Pariaman Genius Umar terima kunjungan mahasiswa-mahasiswi yang ingin mengikuti kuliah Lapangan Faklutas Ekonomi Unand yang berjumlah sebanyak 80 orang, Sabtu (27/4/2019).

Para mahasiswa tersebut berasal dari berbagai daerah yang ada di Pulau Sumatera dan Jawa, mereka sangat antusias sekali mengikuti kuliah dengan metode ini dengan latar belakang dan alasan yang berbeda-beda.

Ada yang ingin menambah wawasan kebijakan tentang pengelolaan daerah, pengelolaan kepariwisataan Kota Pariaman bahkan secara jujur ada yang mengakui alasan kejenuhan belajar di dalam ruang kelas.
Mahasiswa-mahasiswa tersebut secara langsung didampingi oleh dosen pendamping Dr. Fashbir Noor Sidin. Ph. D.

Genius sampaikan  kepada para generasi muda tersebut untuk terus belajar demi meraih cita-cita dan menjadi harapan bangsa.

 "Sampaikan juga kepada teman, sanak, kerabat dan saudara untuk datang berkunjung menikmati wisata yang ada di Kota Pariaman," ujarnya.

Genius menghimbau kepada mahasiswa-mahasiswi tersebut dapat  menikmati wisata yang ada di Kota Pariaman dan menikmati makanan kuliner khas  Pariaman yang sangat mudah ditemukan di lokasi wisata, seperti di Pantai Gandoriah, Pantai Cermin dan Pantai Kata.

"Karena, wisata di Pariaman merupakan wisata halal, mudah, dan terjangkau, bagi yang berasal dari padang, bisa menggunakan kereta api dengan ongkos yang sangat murah," tutup Genius. (Kiki)
Malam Grand Final Duta Wisata Kota Pariaman,  Berlangsung Meriah

Malam Grand Final Duta Wisata Kota Pariaman, Berlangsung Meriah

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Pariaman tahun 2019  disambut antusias ratusan masyarakat Kota Pariaman di Panggung Pariwisata Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Sabtu (27/4/2019)

Wako Genius Umar dalam sambutannya  menuturkan kegiatan pemilihan duta wisata Cik Uniang dan Cik Ajo merupakan sebuah event wisata untuk memajukan wisata Kota Pariaman tentang bagaimana cara dan metode dari para duta untuk mampu mempromosikan pariwisata Kota Pariaman ke tingkat nasional.

Lebih lanjut, Genius menekankan Kota Pariaman harus dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara
Sehingga pariwisata pariaman akan dikenal lebih luas.

"Kita lah yang menjadi pelayan yang baik bagi para wisatawan, karena itu kita harus lebih giat lagi mempromosikan Kota Pariaman baik secara regional maupun sampai ke mancanegara," tukasnya.

Sementara itu Puncak Grand Final duta wisata Cik Uniang Cik Ajo dan Rang Mudo dan Puti Bunsu tersebut dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakilkan kepada Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian, yang didampingi Walikota Pariaman Genius Umar beserta Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. Lucyanel Arlym Genius.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya event ini setiap tahunnya oleh Pemko Pariaman dalam upaya mengarahkan para generasi muda untuk melakukan hal yang bermanfaat seperti pemilihan Cik Uniang dan Ci Ajo ini.

"Pemerintah Provinsi sangat menggantungkan harapannya pada generasi muda ini untuk mambu berbuat positif dengan membantu Pemprov Sumbar dan Pemko Pariaman dalam mempromosikan wisata yang ada," katanya.

Cik Uniang Kota Pariaman 2019 diraih oleh Ayisha Dime Aulia, dan Cik Ajo Deardo Maulana.

Cik Uniang Wakil I Maulin Asyurra dan Cik Ajo Wakil I Heru Saputra sekaligus sebagai Puti Bunsu dan Rang Mudo.

Sedangkan untuk Cik Uniang Wakil II Yolla Febrita Rahmi dan Cik Ajo Wakil II Andri Falchan, Cik Uniang Favorite Hijrah Parila Syanur dan Cik Ajo Favorite Ridho Marwan, Cik Uniang Berbakat Umami Ulfa YR dan Cik Ajo Berbakat Rahmat Taufik serta Cik Uniang Intelegensia Shafaruth Thorbias dan Cik Ajo Intelegensia Romi Septiawan

Turut disaksikan juga Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan, Dandim 00308 Pariaman Letkol Arm. Heri Pujianto, Ketua GOW Ny. Indriati Mardison, Ketua Dharmawanita Ny. Kartini Indra serta Kepala OPD Pemko Pariaman turut juga dimeriahkan dengan penampilan Upiak Isil. (Kiki)
Wako Genius Umar Buka Secara Resmi Gerakan Thaharah Masjid Serentak

Wako Genius Umar Buka Secara Resmi Gerakan Thaharah Masjid Serentak

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Gerakan Thaharah Masjid (GTM) serentak dibuka secara resmi oleh Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman  M.  Nur di Masjid Raya Badano Sungai Rotan Kecamatan Pariaman Timur, Sabtu (27/4/2019).

Thaharaf bersama tersebut juga diikuti  Wilikota Pariaman, Dandim beserta jajaran, Kapores Pariaman beserta jajaran, Kemenag Kota Pariaman,  Kadis Periwisata,  Camat Pariaman Timur,  Kepala KUA se-Kota Pariaman,  Kepala Madrasah se-Kota Pariaman, seluruh jajaran Lingkungan Kementerian Agama Kota Pariaman , Kepala Desa Bungo Tanjung,  Pengurus mesjid dan seluruh masyarakat Bungo Tanjuang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman M.  Nur mengatakan, dala, menyambut bulan suci ramadhan hal ini sengaja dilakukan. Tahun lalu  juga dilakukan karena menyambut bulan suci ramadhan rumah Ibadah harus bersih karena umat Islam akan beribadah kepada Allah  zat yang maha suci, tentu rumah ibadah harus bersih dan suci.

"Sebenarnya ini adalah rangsangan stimulus pada masyarakat tak akan mungkin goro pada suluruh vasilitas di kota pariaman tetapi ini adalah rangsangan. Mesjid Badano secara simbolis dilakukan karena mesjid ini adalah mesjid tertua," ulasnya.


Sementara itu Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan, Gerakan Taharah mesjid atau gotong royong bersama-sama adalah suatu simbol bahwa ketika akan memasuki bulan suci Ramadhan kita harus bersih jiwa dan raga jiwa.

"Kita harus siapkan  kebersihan masjid di menjelang saat ramadhan sangat diperlukan.Kita harus memahi hadits bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Untuk itu
saya harapkan semua masjid di kota Pariaman harus bersih terutama lingkungan dan wc tempat wudhu pun harus bersih. Melalui kegiatan aksi bersih Masjid, Surau, Langgar dan Mushalla diharapkan akan menjadi gerakan bersama di Kota Pariaman," ulasnya.

Gerakan ini merupakan salah satu bentuk "Marhaban Ramadhan" kita di Kota Pariaman. Selain itu juga terus menumbuhkan semangat gotong royong masyarakat untuk membersihkan lingkungan dan tempat ibadah.

(Harsyi Warsilah)

Jumat, 26 April 2019

Kunjungi Pariaman, KPK Beri Pembinaan Kepada Jajaran ASN

Kunjungi Pariaman, KPK Beri Pembinaan Kepada Jajaran ASN

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Walikota Pariaman Genius Umar menghadiri dan membuka langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi dengan narasumber Deputi Bidang Pencegahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Azril Zah di Aula Balaikota Pariaman, Jumat (26/4/2019).

"Pemerintah itu ibarat Aquarium, yang bisa dilihat dari mana saja, karena itu, transparansi kita sebagai jajaran pemerintah kepada publik harus terbuka," ujar Genius.

Genius juga menuturkan dengan adanya kunjungan dan pembinaan langsung dari KPK RI, hal ini hendaknya dapat menjadi pembelajaran dan pemahaman dari kita bersama, ASN Pemko Pariaman dalam bertugas, agar tindakan korupsi dapat kita cegah sejak dini.

"Pemerintah Kota Pariaman telah mulai menerapkan e-planning, e-budgetting, e-perizinan sejak tahun 2018 yang lalu, hal ini sesuai dengan imbauan dari KPK, dan pemberian TPP (Tunjangan Penambah Penghasilan) kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemko Pariaman yang telah kita mulai di Tahun 2017 yang lalu, untuk memberikan tambahan penghasilan bagi ASN," tuturnya.

Lulusan S3 IPB ini juga mengungkapkan dengan telah dianggarkanya TPP, dirinya menginginkan agar ASN dapat bekerja lebih giat, dan bekerja secara maksimal, sehingga keinginan untuk korupsi dapat kita atasi.

"Dengan perkembangan teknologi saat ini, kedepan seluruh aplikasi yang berkaitan dengan ASN, pemasukan daerah dan pelayanan publik, dapat kita akses dengan mudah melalui HP, sehingga optimalisasi yang kita inginkan dapat terwujud," ucap Genius.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk komitmen Pemko Pariaman dengan KPK RI, yang telah menandatangani kesepakatan Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi, yang ditanda tangani oleh Kepala Daerah, DPRD se-Sumatera Barat di Bukittinggi tahun 2017 yang lalu.

Deputi Bidang Pencegahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Azril Zah menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab kami di KPK RI, untuk memberikan masukan dan berdialog dengan daerah, untuk menimalisir upaya korupsi yang dapat dilakukan oleh ASN.

"Saat ini telah banyak kita temukan kasus korupsi yang dilakukan oleh Kepala Daerah dan pejabat atau ASN di daerah, dan polanya itu-itu saja, dan berulang terus, sehingga kami perlu mengingatkan dan berupaya untuk mencegah agar hal ini tidak terjadi lagi, karena itu kita turun ke daerah," katanya.

KPK juga mempunyai tugas untuk membantu pemerintahan yang ada di daerah, mulai dari bagaimana sebuah perencanaan APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, serta Perizinan, yang mana tiga hal ini sering menjadi temuan dan upaya untuk di korupsi.

"KPK berupaya melakukan upaya-upaya pencegahan korupsi, selain nantinya kami juga akan menyidik dan menindak setiap orang yang terindikasi dan telah terbukti melakukan korupsi, baik itu Pejabat Negara, Kepala Daerah, Anggota DPR, atau ASN sekalipun, walaupun kami tidak menargetkan untuk menangkap orang-orang yang korupsi tersebut setiap tahunya," tukasnya.

Azril juga memberikan apresiasi kepada Pemko Pariaman yang telah mulai menghapus honor, dan menggantinya dengan TPP, karena hal ini dapat sebagai upaya pencegahan korupsi dan peningkatan kinerja ASN.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi yang kita lakukan dengan Pemko Pariaman ini, dapat menjadi pembelajaran dan acuan dalam membuat perencanaan yang baik, kerja yang bertanggung jawab dan profesional, sehingga korupsi di Kota Pariaman ini, dapat kita cegah," tutupnya. (kiki)
Jangan Kemana-Mana, Mari Ke Kampuang Bendang Sungai Sariak, Ada Pertunjukan 10 Karya Tari

Jangan Kemana-Mana, Mari Ke Kampuang Bendang Sungai Sariak, Ada Pertunjukan 10 Karya Tari


Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM—Minggu (28/4/2019) jangan lupa ke Kampuang Bendang. Korong yang terletak di Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Padang Pariaman ini akan menjadi saksi sebuah gebrakan pelestarian dan pengembangan seni terutama seni tari. Bertajuk “Kampuang Bendang Kampung Tari” sebuah pertunjukan yang menampilkan 10 karya tari menjadi bagian dari peringatan hari tari se dunia yang menjadi cattan baru bagi dunia tari, khususnya di Sumbar.

Humas Forum Batajau Seni Piaman, Sanadi mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari awal gerakan menjadikan tari sebagai platform pembinaan mental generasi muda, khususnya di kawasan dimana iven di gelar. 

“Kami berikhtiar untuk menjadikan kesenian tidak hanya sebagai tontonan tetapi justru sebagai media bagi upaya untuk membawa generasi pada kegiatan-kegiatan positif yang dapat mengharumkan nama kampung halaman,” katanya. 

Seperti yang sudah-sudah kata Sanadi, kali ini Forum Batajau Seni Piaman kembali mengajak masyarakat terutama kalangan pemuda untuk bersama-sama mengangkat acara kesenian yang ditarget menjadi icon bagi kawasan mereka.

“Sambutan masyarakat alhamdulillah cukup baik. Dan kami juga mendapat support dari berbagai pihak. Ini tentu sangat menggembirakan,” sebutnya. 

Dipastikan Sanadi, 10 sanggar tari akan unjuk kebolehan pada ajang ini. “10 sanggar tersebut berasal dari kawasan Piaman. Dan ini akan menjadi barometer perkembangan tari di Piaman selama beberapa tahun terakhir,” sebutnya. 

Selain sebagai ajang penampilan, acara Kampuang Bendang Kampung Tari juga akan menjadi wahana pencatatan tentang karya-karya dan kreator-kreator tari terbaru di Piaman.

Ketua Komite Produksi Forum Batajau Seni Piaman, Wendy mengatakan kegiatan Kampuang Bendang Kampung Tari diselenggarakan dengan melibatkan para pemuda, PKK hingga remaja masjid. “Kami ingin semua merasakan bahwa seni adalah milik kita bersama. Seni adalah pemersatu semua kalangan,” katanya.

Ketua Komite Karya Forum Batajau Seni Piaman, Roby mengatakan 10 tari yang akan tampil beranjak dari tradisi asli Piaman seperti indang dan silek. “Selain tari kreasi baru juga akan ada tari kontemporer yang geraknya tetap berdasarkan pada gerak-gerak tradisi juga, tapi mengangkat tema yang bersifat kekinian” katanya.

Uncu Anas, salah satu tokoh pemuda di Kampuang Bendang mengatakan, kegiatan ini sangat positif bagi kampuang Bendng sendiri. Sebab, melalui kegiatan kesenian serupa ini, citra daerah akan semakin terangkat dan akan semakin di kenal di berbagai kalangan. “Sangat mungkin sekali, jika iven ini rutin dilaksanakan akan menjadi agenda tahunan yang menjadi daya tarik wisata di Kampuang Bendang,” katanya. (rilis)