Minggu, 30 Juni 2019

Koordiv PHL Bawaslu Sumbar Vifner, Apresiasi Kerja Keras Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman, Dalam Mengawasi Pemilu

Koordiv PHL Bawaslu Sumbar Vifner, Apresiasi Kerja Keras Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman, Dalam Mengawasi Pemilu

Kordiv PHL dan Humas Bawaslu Propinsi Sumbar Vifner ( Fhoto : Kiki)
LUBUK ALUNG, BANGUNPIAMAN.COM---Kerja keras yang telah dilakukan jajaran Panwascam di Kabupaten Padang Pariaman pantas mendapat apresiasi. Karena telah bekerja keras untuk mengawasi jalannya pemilu serentak tahun 2019.

Demikian diungkapkan Koordiv PHL dan Humas Bawaslu Sumbar Vifner, SH, MH, Minggu (30/06/2019), pada Silaturahmi Akhir Masa Jabatan Panwascam dan Sentra Gakkumdu Padang Pariaman, di Minang Jaya Hotel, Lubuk Alung.

Vifner yakin dan percaya Panwascam telah berhasil bekerja maksimal dalam menegakan demokrasi di Padang Pariaman. " Kerja keras kawan-kawan Panwascam semoga menjadi amal ibadah," ulasnya.

Kepada seluruh jajaran Panwascam di Kabupaten Padang Pariaman diminta untuk bisa bergabung lagi menjadi Panwascam Pilkada Tahun 2020 mendatang. "Saudara-saudara sudah berpengalaman, sehingga bagi yang berminat untuk bergabung kembali menjadi Panwascam, silahkan bergabung kembali," ulasnya


Komisioner Bawaslu Padang Pariaman Bersalaman Kapolres Kota Pariaman Usai Menerima Penghargaan ( Fhoto : Kiki)

Sebelumnya Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman Anton Ishaq juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Panwascam. " Tidak adalah artinya Bawaslu Padang Pariaman tanpa adanya kerjasamanya Panwascam, Panwas Nagari dan Pengawas TPS dalam mengawasi pemilu. Sehingga prestasi yang diperoleh Bawaslu Padang Pariaman tidak terlepas berkat dukungan seluruh jajaran yang ada," ulas Anton.

Secara resmi Panwascam telah dibubarkan tanggal 27 Juni 2019 yang lalu, di Minang Fantasi Padang Panjang. Bawaslu Padang Pariaman juga telah memberikan penghargaan kepada Panwascam terbaik, Kepala Sekretariat terbaik, Koordiv SDM & Organisasi Terbaik, Koordiv PHL terbaik, dan Koordiv HPP Terbaik. Disamping itu juga diberikan penghargaan kepada bendahara dan operator SAS terbaik.

Panwascam Patamuan menerima Penghargaan Sebagai Panwascam Terbaik di Kabupaten Padang Pariaman (Fhoto : Istimewa )
Penghargaan Untuk Mitra Bawaslu

Usai kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada mitra Bawaslu diantaranya diterima Kapolres Padang Pariaman, Kapolres Kota Pariaman, Kejaksaan Negeri dan PWI Pariaman.

Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq yang didampingi Koordinator Sekretariat Anton Wira Tanjung menyebutkan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk ucapkan terima kasih kepada mitra Bawaslu.

"Selama ini telah bekerjasama dalam menyukseskan pemilihan umum di Kabupaten Padang Pariaman sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Sehingga penghargaan ini layak kami berikan pada malam ini," ungkap Anton. (kiki/wis)


Meski Peringkat Keempat MTQ Ke 38 Sumbar, Bupati  Ali Mukhni Merasa Bersyukur Kepada Allah SWT

Meski Peringkat Keempat MTQ Ke 38 Sumbar, Bupati Ali Mukhni Merasa Bersyukur Kepada Allah SWT

PADANG PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM - Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, walaupun kontingen Padang Pariaman meraih posisi keempat pada MTQ ke-38 tahun 2019 Sumatera Barat di Kota Solok.

“Meski peringkat kita turun dibanding MTQ ke-37 di Kota Pariaman, nilai kita naik dari 49 menjadi 58 pada MTQ di Kota Solok ini. Sejalan dengan itu kita juga bisa menjalin persatuan dan kesatuan dengan semua masyarakat Kota Solok dan masyarakat Padang Pariaman yang berada di Kota Solok dalam wadah Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP),” kata Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni, yang saat ini disebut menjadi calon kuat Gubernur Sumbar, baru-baru ini.

Ali Mukhni menjelaskan, walaupun kontingennya dari mulai berangkat ke arena telah bertekad untuk menuju puncak dalam MTQ ke 38 ini, tapi Allah SWT menyatakan lain. “Tapi itu adalah hasil yang sangat maksimal yang bisa kita raih. Namun demikian mari kita usahakan pada MTQ ke-39 tahun 2021 nanti di Kota Padang Panjang,” katanya.

Karena itu, saat pembukaan MTQ di Kota Solok, Bupati telah berpesan kepada semua PKDP Kota Solok/Kab. Solok untuk selalu mendukung para kafilah Padang Pariaman setiap tampil di arena MTQ. “Tapi inilah hasil akhir yang kita capai. Dan Padang Pariaman bangga dengan kafilah yang semuanya adalah putra-putri terbaik Padang Pariaman. Kita Padang Pariaman meraih posisi empat pada MTQ ini tidak memakai kafilah luar Padang Pariaman, semuanya masyarakat Padang Pariaman. Karena itu saya meminta kepada semua kafilah agar jangan lelah untuk berlatih untuk persiapan MTQ selanjutnya. Semoga kita bisa menjadi terbaik pada MTQ dua tahun depan. Saya bangga dengan qori qoriah Padang Pariaman yang berlaga di arena MTQ,” ujarnya.

Meskipun sebelumnya, Bupati Ali Mukhni dan Wakil Bupati Suhatri Bur serta semua unsur selalu membangun jiwa optimis dan selalu memberikan support kepada khafilahnya agar dapat meraih juara umum pada perlombaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke XXXVIII.

“Alhamdulillah, qori dan qoriah kita telah berjuang, tapi inilah hasil yang kita raih dan semoga di MTQ ke-39 di Kota Padang Panjang kita bisa menjadi juara umum dan selalulah berjuang untuk kemajuan Padang Pariaman,”  papar Ali Mukhni yang juga ketua DPW PAN Sumbar itu.

Sementara itu, Wabup Suhatri Bur menjelaskan, berpengalaman pada MTQ nasional ke XXXVII di Kota Pariaman dua tahun lalu, Padang Pariaman berada di peringkat ketiga dan sekarang berada di tingkat keempat. “Kita tetap berterima kasih kepada semua kafilah yang telah berjuang untuk Kabupaten Padang Pariaman yang lebih baik. Mereka semua kafilah berkekuatan 100 orang lebih, qori dan qoriah, official dan pelatih. Dua belas cabang perlombaan kita ikuti, artinya semua cabang perlombaan,” ujarnya.

Untuk itu Wabup berharap, semua masyarakat tetap mendukung Padang Pariaman untuk menuju yang lebih baik dalam segala bidang pembangunan. Begitu juga tidak henti-hentinya memberikan dukungan penuh pada qori dan qoriah agar pada MTQ selanjutnya bisa menjadi yang terbaik. “Sehingga target yang kita harapkan oleh Padang Pariaman dapat tercapai. Namun posisi sekarang jangan dikatakan kegagalan, karena nilai kita meningkat dari MTQ sebelumnya, semoga pada MTQ selanjutnya lebih meningkat lagi dan menjadi juara umum,” ujarnya.

Walaupun menempati posisi empat se-Sumbar, pemkab tetap memberikan reward kepada qori dan qoriah yang berhasil meraih juara pertama dalam bentuk umrah. “Kita beri bonus umrah ke tanah suci bagi kafilah yang juara satu plus hadiah khusus. Bahkan bapak bupati juga akan menambah bonus kepada kafilah yang juara,” tandasnya.

Suhatri Bur mengucapkan terima kasih serta memberi apresiasi kepada perjuangan dan pengorbanan qori dan qoriah, pendamping dan para guru-guru yang tergabung dalam kafilah MTQ Kabupaten Padang Pariaman selama MTQ di Solok. “Semoga dengan persatuan dan kesatuan semua masyarakat Padangpariaman lebih sukses lagi dalam pelaksanaan MTQ Sumbar di Kota padang Panjang,” tambahnya (***)
Kadis PMPTN Rudi Rapelnadi Rilis Perintahkan Tim LKMP Online  Kunjungi Pelaku Usaha

Kadis PMPTN Rudi Rapelnadi Rilis Perintahkan Tim LKMP Online Kunjungi Pelaku Usaha

PADANG PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM-----Guna memberikan  kemudahan berusaha kepada investor dan pelaku usaha, Kepala Dinas PMPTP Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, MM perintahkan TIM LKPM Online agar lebih intens melakukan kunjungan ke pelaku usaha yang wajib Lapor Kegiatan Penanaman Modalnya (LKPM) di Padang Pariaman.

Hal ini ditegaskan Rudy agar semua perusahaan yang wajib LKPM tidak lupa dengan kewajibannya, sekaligus melalui kewajiban ini kita dapat memantau pergerakan investasi di Padang Pariaman, baru-baru ini.

Ditambahkan Rudi, DPMPTP Kab. Padang Pariaman saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan terobosan dalam bentuk inovasi dalam pelayanan. Salah satunya adalah Klinik LKPM (Konsultasi Layanan Investasi dan Pendampingan Proses Pelaporan  Kegiatan Penanaman Modal), yang telah dilaunching awal tahun ini, berdasarkan Keputusan Kepala DPMPTP Kab. Padang Pariaman Nomor: 46/KEP/DPMPTP/2018.

Selain itu, mantan Camat Enam Lingkung itu berharap kepada investor baik yang baru memulai usaha maupun yang melakukan perluasan usaha di Kabupaten Padang Pariaman agar mematuhi segala aturan dan mengurus segala perizinan yang wajib dipenuhi oleh investor sehingga investor aman dan nyaman berusaha.

Kepala Bidang Penanaman Modal Jon Eka Putra, S.Sos,  M.Si  mengatakan walaupun pada dasarnya mereka bisa melakukan pelaporan secara mandiri, namun pada kenyataanya sering terjadi keterlambatan malahan tidak melaporkan sama sekali LKPM Online nya, oleh karena itu DPMPTP hadir untuk mereka, dengan melakukan pendampingan sampai ke Pelayanan Prioritas.

“Kita akan bantu mereka mulai dari mendaftarkan akun (hak akses LKPM Online)  sampai penyampaian laporan secara online, verifikasi laporan hingga memfasilitasi setiap permasalahan yang dihadapi perusahaan, kita ingin mereka rasakan kehadiran kita. Oleh karena itu Klinik LKPM salah satu solusi terbaik yang kita lakukan,” ungkap Jon Eka Putra,  yang akrab disapa Pak JEP.

JEP melanjutkan, saat ini diaplikasi SPIPISE BKPM tercatat perusahaan yang wajib memberikan Laporan Perkembangan Penanaman Modal di Padang Pariaman berjumlah 31 perusahaan, sejauh ini sudah kita lakukan Pendampingan sebanyak 15 perusahaan dan sisanya menjadi tanggung jawab kita dan fokus utama Tim LKPM Online tahun ini, disamping perusahaan baru yang juga akan kita dampingi katanya mengakhiri. (***)

Jumat, 28 Juni 2019

Dinas Tenaga Kerja Sumbar, Buka Promosi Perluasan Kesempatan Kerja

Dinas Tenaga Kerja Sumbar, Buka Promosi Perluasan Kesempatan Kerja

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM--------- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat Nazrizal S.Sos, M.Si secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan promosi perluasan kesempatan kerja melalui tenaga kerja (TKM) beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan yang merupakan kerjasama dengan Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan UKM Kab. Padang Pariaman itu dilaksanakan di ruang pertemuan kantor Wali Nagari lubuak pandan Kec. 2 x 11 Enam Lingkung.

"Orang berusaha atau bekerja adalah untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan peserta dapat manjadi lebih teruji, lebih pintar membaca situasi, lebih cerdas membaca peluang dan ketika mereka belajar lebih tekun maka akan mendapatkan hasil yang maksimal," ujar Nazrizal.

Dengan terbatasnya peserta yang hanya 20 orang, beliau mengharapkan agar para peserta ini dapat mengembangkan ilmu yang didapat selama kegiatan kepada rekan-rekan yang lain secara estafet.

Menurutnya, indikator suksesnya kegiatan ini adalah ketika nantinya peserta mampu menciptakan lapangan kerja baru, maka akan ada pekerja baru yang direkrut.

Menurut Kadis Dagnaker UKM Kab. Padang Pariaman, Dewi Roslaini, kegiatan seperti ini sangat diharapkan oleh masyarakat Padang Pariaman sehingga Dewi merasa sangat bahagia ketika acara ini dilaksanakan di Padang Pariaman.

"Pemkab Padang Pariaman sangat berterima kasih pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera yang memilih Padang Pariaman sebagai lokasi kegiatan. Kita juga ada melaksanakan kegiatan seperti ini namun karena keterbatasan anggaran, tidak banyak yang bisa kita laksanakan," jelas Dewi didampingi Kabid Tenaga Kerja Syamsuardi.

Senada dengan Dewi, Wali Nagari Lubuak Pandan Budiman juga senang dan bahagia dengan kegiatan yang dilaksanakan di nagarinya.

"Saya merasa bersyukur dan sangat senang karena nagari kami dipilih sebagai tempat kegiatan ini, semoga dengan adanya kegiatan ini masyarakat Nagari Lubuk Pandan lebih dapat menentukan arah dan tujuan mereka sehingga lebih berkembang dan memiliki keahlian," tutur Budiman mengakhiri. (rel)
Sambut Tahun Ajaran Baru 2019/2020, MTsN 2 Pariaman Gelar Lokakarya

Sambut Tahun Ajaran Baru 2019/2020, MTsN 2 Pariaman Gelar Lokakarya

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM-----Menyambut Tahun Ajaran 2019/2020, Kepala Kementerian Agama Kota Pariaman M. Nur membuka secara resmi kegiatan Lokakarya MTsN 2 Kota Pariaman bagi ASN dan Guru Honorer di lingkungan MTsN 2 Kota Pariaman selam 2 hari jum'at s/d sabtu (28 s/d 29 juni 2019) di Kampus MTsN 2 Kota Pariaman,(28/6).

Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman M. Nur  mengatakan bangga kepada kepala madrasah telah membuat acara lokakaya tepat pada waktunya. Dilaksanakan sebelum proses belajar mengajar dimulai ajaran baru.

Lokakarya ini adalah pertemuan orang- orang hebat. Pertemuan ilmiah dalam rangka membahas masalah setahun pendidikan yang pertama yaitu mencari permasalahn madrasah yng kedua mengurangi masalah dan yang ketiga memecahkan masalah.

M. Nur mengajak kepada seluruh ASN MTsN 2 kota pariaman mari kita coba bagaiman memikirkan madrasah ini lebih baik. Karna lokakarya ini silahkan evaluasi kinerja satu tahun  yang telah terlaksana ,pertahan prestasi yang telah diraih selama ini ,lakukan selalu  terobosan –terobosan yang baru, bekerjalah dari hati dan karena  Allah SWT"ujarnya.

Sedangkan Kepala MTsN 2 Kota Pariaman, Emma Marni mengatakan ucapan terima kasih kepada kepala kantor kemenag kota pariaman, narasumber dari BARKA (bangun asa rangkai karakter) yang diketuai oleh Maisar Setiawan Munaf dari Padang Panjang dan ketua pelaksana kegiatan dan beserta anggota yang hadir.

Tujuan  Lokakarya ini  sesuai dengan tema "melalui pengembangan pembelajaran hots kurikulum 2013 kita tingkatkan keterampilan berfikir peserta didik,".

Kegiatan ini juga  untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan pemahaman tentang yang akan dikerja dan untuk meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme seluruh ASN dan Honorer MTsN 2 Kota Pariaman.

Emma Marni  meminta, kepada seluruh peserta lokakarya agar dapat mengikuti semua kegiatan dan materi yang sudah dijadwal dengan serius dan sungguh-sungguh.

Pewarta : Harsyi Warsilah
Wabup Suhatri Bur Resmikan Cabang PONPES Nurul Yakin Ke-20, di Kampuang Bendang Sungai Sarik

Wabup Suhatri Bur Resmikan Cabang PONPES Nurul Yakin Ke-20, di Kampuang Bendang Sungai Sarik

VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM-- Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE, MM meresmikan Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Yaqin Al-Hidayah di Kampung Bendang Sungai Sariak Kec. VII Koto, Kamis (27/06).

Rilis yang diterima redaksi www.bangunpiaman.com dari Humas dan Protokol Pemkab Padang Pariaman melaporkan, Ponpes Salafiyah Nurul Yaqin ini berafiliasi ke Ponpes Nurul Yaqin Ringan Ringan Pakandangan dan merupakan cabang afiliasi ke 20.

Peresmian turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Zahirman yang juga tokoh masyarakat Sungai Sariak, Camat VII Koto Yoserizal, Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Padang Pariaman, unsur Forkopimpa VII koto Sungai Sariak, Wali Nagari se- Kabupaten Padang Pariaman, Pimpinan Ponpes Nurul Yaqin Ringan Ringan Khalifah Imraniyah Tuanku Kerajaan, serta masyarakat Sungai Sariak.

Wabup Suhatri Bur memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus pesantren atas dimulainya  pengoperasian pondok pesantren tersebut.

"Pondok pesantren berasal dari bahasa Arab yang berarti tempat tinggal dan belajar para santri yg dibimbing langsung oleh guru-guru. Banyak hal yang harus disiapkan untuk dimulainya kegiatan belajar di pesantren ini seperti tempat tinggal, tempat belajar, tempat ibadah dan tempat cuci bersih para santri," ujar Suhatri Bur yang juga pernah mengecap pendidikan di ponpes.

"Pesantren ini bisa berdiri karena banyaknya donatur yang tidak hanya berasal dari Sumbar melainkan juga dari warga yg berada di luar Sumbar seperti Jambi dan Bangko," sambungya.

Suhatri Bur mengatakan bahwa guru guru atau pembimbing yang berada di pondok pesantren ini adalah orang-orang pilihan yang berada di jalan Allah SWT yang akan mendidik generasi muda, senantiasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Suhatri Bur berharap agar tanah yang telah diwakafkan ini tidak akan memunculkan hal-hal yanh tidak diinginkan dikemudian harinya dan kepada jajaran pengurus pesantren Wabup berpesan agar dapat menjalankan amanah pemberi wakaf.

Tanda diresmikannya ponpes, Wabup bersama-sama tamu lainnya membuka selubung papan nama ponpes. (****/wis)

Kamis, 27 Juni 2019

Walikota Pariaman Genius Dukung FKPT Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Walikota Pariaman Genius Dukung FKPT Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Walikota Pariaman DR.Genius Umar

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM - Walikota Pariaman Genius Umar menyambut baik upaya FKPT Sumbar mengadakan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme di Kota Pariaman.


Hal tersebut diungkapkan Walikota Genius Umar ketika terima kunjungan tim Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sumatera Barat (FKPT) di ruang kerjanya, Kamis (27/6/2019).



“Dengan digelarnya sosialisasi tersebut diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat akan bahayanya paham radikalisme dan terorisme, baik terhadap umat Islam maupun kehidupan berbangsa bernegara. Dengan begitu literasi digital sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat dapat teratasi dan tersaring," tutur Walikota Genius.

Menurut Genius, pencegahan paham radikalisme tersebut tidak dapat dilakukan oleh tim FKPT saja, tapi kerjasama dengan semua pihak termasuk dengan Pemko Pariaman dan FKPT akan mampu menangkal penyebaran radikalisme dan terorisme.

Sedangkan Ketua FKPT Provinsi Sumbar, Zaim Rais menyebut pihaknya akan menggelar sosialisasi tentang bahaya radikalisme dengan menyertakan seluruh aparatur desa se Kota Pariaman.

Menurutnya Zaim, masyarakat mesti diasah kepekaannya untuk membaca dan memahami adanya perkembangan paham-paham radikalisme yang sedang ditebar di sekitar mereka.

“P
enyebarannya kadang tanpa disadari oleh masyarakat di lingkungannya oleh orang tertentu dan akhirnya berkembang membesar hingga banyak orang terpapar. inilah yang menyebabkan teror itu sendiri," tambahnya

Pewarta : Harsyi Warsilah


Rabu, 26 Juni 2019

Meriahkan HUT Bhayangkara Ke-73, Polres Pariaman Gelar Jalan Santai dan Pembagian Doorprize

Meriahkan HUT Bhayangkara Ke-73, Polres Pariaman Gelar Jalan Santai dan Pembagian Doorprize

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM----Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara yang ke-73 tanggal 1 Juli 2019, Polres Pariaman mengadakan olahraga jalan santai serta pembagian doorprize berhadiah bertempat di Polres Pariaman, Rabu (26/6/2019).

Turut hadir Walikota Pariaman, Genius Umar, Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin didampingi oleh Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, Forkopimda beserta OPD di lingkungan Pemko Pariaman.

Wako Pariaman Genius Umar menyampaikan selamat HUT Bhayangkara yang ke-73 kepada keluarga besar kepolisian republik indonesia khususnya Polres Pariaman.

" Selaku pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Polres Pariaman yang telah membantu dan mengayomi pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang selama ini kita kerjakan, " ujarnya.

" Kita sama-sama melihat dan merasakan bagaimana polisi dalam mengayomi masyarakat Kota Pariaman. Banyak hal dan kegiatan positif yang sangat membantu pemerintah daerah, mulai dari kegiatan besar seperti pemilu yang sama-sama kita kawal dengan baik," lanjut Wako.

Kemudian, berbagai kegiatan di Kota Pariaman, terutama atas dedikasi polisi dan TNI selama pelaksanaan iven Pesta Pantai 2019 berlangsung dimana lebih dari seminggu mengawal kegiatan tersebut.

" Kunjungan wisata selama Pesta Pantai 2019 kemarin sangat ramai, lebih kurang 300.000 orang datang berkunjung ke Kota Pariaman, alhamdulillah semua itu bisa kita manajemen dan kawal dengan baik," terangnya.

Wako juga menyampaikan rasa harunya dengan kegiatan bedah rumah yang dimotori oleh anggota Bhabinkamtibmas Aipda. Afdhal Bustami yang telah membantu seorang janda miskin ibu Rosmani (65 tahun) di Desa Kajai, Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman.

" Kita patut mengapresiasi Aipda. Afdal Bustami, karena telah mampu menfasilitasi  masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan hunian yang layak yang dikumpulkan melalui donatur-donatur dan para perantau Piaman, "pungkasnya.

Kegiatan ini adalah semacam acara keakraban, kita berharap antara pihak kepolisian dan forkopimda beserta pemerintah daerah selalu kompak dalam rangka membangun Kota Pariaman yang kita cintai ini, " tutupnya mengakhiri.

Pewarta : Harsyi Warsilah
Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen Apresiasi Panwascam di Kabupaten Padang Pariaman

Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen Apresiasi Panwascam di Kabupaten Padang Pariaman

Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen didampingi Koordiv PHL Rudi Herman dan Korsek Anton Wira Tanjung ( Fhoto : Darwisman )
PADANG PANJANG, BANGUNPIAMAN.COM---Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh jajaran Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman.

Karena berkat kerjasamanya dalam pengisian quisioner yang diberikan Bawaslu Republik Indonesia, Bawaslu Sumbar tercepat nomor dua dalam pengiriman laporan.

" Meski saat permintaan pengisian quisioner saat  libur lebaran dan berada dimana-mana namun pengisian quisioner dapat dilakukan oleh kawan-kawan Panwas Nagari, Panwascam Kepala Sekretariat Panwascam tepat waktu," kata Surya Efitrimen, Rabu (26/6/2019) di aula Mifan Waterpark Padang Panjang, dalam rangka Evaluasi Akhir Pengawasan Pemilihan Umum Tahin 2019, di Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Surya Efitrimen, dalam penilaian kinerja yang dilakukan Bawaslu Republik Indonesia melalui pengisian quisiner secara online tersebut Panwascam di Padang Pariaman sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Jadi tindaklanjut yang kita lakukan dari hasil quisioner ini dengan lebih memperbaiki lagi kinerja Panwasam pada Pilkada Tahun 2020 mendatang.  Jadi Quisioner yang dilaksanakan Bawaslu  Republik Indonesia ini akan kita jadikan rujukan baik segi pengaanggaran, pelatihan dan kinerja Panwascam itu sendiri, " ulas mantan Ketua Panwaslu Agam itu. (wis)



Untuk Tingkat Pelayanan, ASN Kota Pariaman Ikuti Sosialisasi Pelayanan Publik

Untuk Tingkat Pelayanan, ASN Kota Pariaman Ikuti Sosialisasi Pelayanan Publik

Kabag Organisasi Pemko Pariaman Indra Syamsu ( Fhoto : Harsyi Warsilah)

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM----Puluhan ASN di lingkungan Pemko Pariaman mengikuti Sosialisasi pelayanan Publik dan Forum Konsultasi Pelayanan Publik selama 2 hari mulai 26 s/d 27 juni 2019.

Kapala bagian Organisasi dan aparatur Sekretariat Daerah Kota Pariaman Indra Syamsu mengatakan,  sebanyak 80 ASN pemko pariaman ikut sosialisasi pelayanan publik dan forum kunsultasi pelayanan publik.

Hal tersebut sesuai dengan peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) harus mengadakan forum pelayanan publik.

Pamaterinya berasal dari ombusmen, dosen unand padang dan dinas kependudukan dan pencatatan sipil.

"Mudah-mudahan dengan sossialisasi ini meningkatkan pelayanan publik di Kota Pariaman ada kemajuan, " ulasnya

Pewarta : Harsyi Warsilah


Selasa, 25 Juni 2019

Sekda Jonpriadi Resmi Melounching Bantuan Pangan Non Tunai di Pasar Sungai Sarik

Sekda Jonpriadi Resmi Melounching Bantuan Pangan Non Tunai di Pasar Sungai Sarik

Lonching Bantuan Pangan Non Tunai Resmi di Louching di Pasar Sungai Sarik Selasa 25 Juni 2019

VII KOTO, BANGUNPIAMAN.COM---Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Jonpriadi mengatakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan komitmen pemerintah untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang seimbang kepada para keluarga penerima manfaat (KPM) secara tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat. 

"BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong), Kelompok Usaha Bersama (Kube) Program Keluarga Harapan (PKH)," kata Jonpriadi saat acara Launching BPNT yang digelar di Pasar Sungai Sarik, Senin (24/6).

Mantan Kepala Bappeda itu menambahkan BPNT merupakan bantuan yang diberikan kepada masyarakat tidak mampu dan teregister di basis data terpadu Kementerian Sosial bekerja sama dengan bank penyalur dengan harapan dapat memberikan kemudahan kepada KPM untuk pemenuhan kebutuhan pangan mereka.

"Tujuan BPNT adalah untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang  kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu, sehingga ketahanan pangan di tingkat KPM dapat meningkat dan sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan," ujar Jonpriadi.

Jika sebelumnya bantuan sosial diberikan dalam bentuk tunai, saat ini bantuan tersebut langsung diberikan secara non tunai melalui sistem perbankan dan cukup diakses melalui satu kartu kombo dengan fitur tabungan dan uang elektronik yang dinamakan sebagai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hendra Aswara mengatakan bahwa penerima BPNT sebanyak 19 ribu KK. Masyarakat bisa bertransaksi di 97 e-Warong yang telah ditunjuk oleh Bank Rakyat Indonesia.

"Jadi bantuan sebesar 110 ribu per KK, ditukarkan dengan beras dan telur. Selain itu tidak dibolehkan apalagi untuk beli rokok," kata Hendra yang disambut tawa gembira masyarakat. (***/hms)
Peduli Keluarga Kurang Mampu, Kapolres Pariaman Apresiasi Bhabinkamtibmas Aipda Afdal Bustami

Peduli Keluarga Kurang Mampu, Kapolres Pariaman Apresiasi Bhabinkamtibmas Aipda Afdal Bustami

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM---Kapolres Pariaman AKBP. Andry Kurniawan serahkan kunci usai bedah rumah yang disponsori Anggota Bhabinkamtibmas Aipda. Afdhal Bustami di Desa Kajai Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman yang ketiga kalinya.

Penyerahan kunci rumah tersebut disaksikan Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, Selasa (25/6/2019) di halaman rumah yang dibedah rehab selama 28 hari, dan dihadiri juga segenap perangkat desa dan masyarakat setempat kepada Ibu Rosmani (65 tahun) yang merupakan seorang janda miskin.

Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan berikan apresiasi kepada Babinkamtibmas Aipda. Afdal Bustami, karena telah mampu menfasilitasi  masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan hunian yang layak yang dikumpulkan melalui donatur-donatur dan para perantau Piaman.

" Ini adalah kali ketiganya, yang dilakukan Aipda. Afdhal Bustami ini merupakan sebuah kegiatan sinergi positif Polri untuk membantu masyarakat, sehingga hal ini juga akan menjadi contoh bagi rekan-rekan Bhabinkamtibmas lainnya," ujar Kapolres.

Tak hanya itu, Kapolres Pariaman itu juga sampaikan ucapan terimakasih kepada Pemko Pariaman atas kerjasama baiknya dalam upaya membantu masyarakat dan bersinergi menjaga keamanan, kenyamanan dan ketentraman warga.

Wawako Mardison Mahyuddin, pun sampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Pariaman dan jajaran, khususnya Aipda Afdhal Bustami yang telah dengan ikhlas membantu warga untuk dapat hunian yang lebih layak.

Mardison meyakini ini adalah sebuah pengabdian yang luar biasa dengan membantu membedah rumah masyarakat kurang mampu, karena dimata Wawako Pariaman itu, Polri khususnya jajaran Polres Pariaman telah mampu menjadi mitra masyarakat dengan bekerja ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab.

Tidak itu saja, sebagai bentuk sumbangsih terhadap masih adanya hutang dalam pengerjaan pembedahan rumah tersebut senilai Rp. 2,5 Juta, Wawako Mardison siap membayar sisa hutang tersebut, dan menjadi donatur dari kegiatan bedah rumah tersebut.

Sementara itu, Rosmani (65 tahun), melalui tokoh masyarakat Tuanku Baharuddin sampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolres Pariaman AKBP. Andry Kurniawan, Aipda Afdhal Bustami dan Wawako Mardison atas upaya dan sumbangsihnya sehingga ia kembali menghuni sebuah rumah yang selama ini hanya menjadi impiannya.

Pewarta : Harsyi Warsilah



Kadis Kearsipan Hendri Satria : Pengelolaan Arsip Itu Penting Bagi Bawaslu Padang Pariaman

Kadis Kearsipan Hendri Satria : Pengelolaan Arsip Itu Penting Bagi Bawaslu Padang Pariaman

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Padang Pariaman Hendri Satria Menyampaikan Materi, Selasa 25 Juni 2019 di Aula Anai Resor ( Fhoto : Darwisman)

2 X 11 KAYUTANAM, BANGUNPIAMAN.COM---Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Hendri Satria, AP. Msi didaulat Bawaslu Padang Pariaman menjadi nara sumber Rapat Kerja Penyusunan Arsip Panwaslu Kecamatan Yang Akuntable.

Koordinator Bawaslu Padang Pariaman Anton Wira Tanjung menyebutkan, Bawaslu Padang Pariaman sengaja mengundang nara sumber yang berkopenten di bidangnya. Karena lebih memahami dalam pengelolaan arsip.

" Bapak Hendri Satria cukup mumpuni dalam menyampaikan materinya dalam pengelolaan ke arsipan. Makanya hari ini kita undang birokrat senior lulusan STPDN yang juga kandidat Doktor ini dihadapan kawan Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman, " ungkap Anton.

Menurut Anton, kegiatan yang dilaksanakan satu hari ini diikuti jajaran Ketua Panwascam, Kasek dan Staf Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (25/06/2019),  di Aula Anai Resort Nagari Guguk, Kecamatan 2 x 11 Kayutanam.

Dalam materinya Hendri Satria menyebutkan, arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa yang suatu saat dapat digunakan. Karakteristik arsip itu adalah autentik, utuh dan terpercaya.

Perlu diketahui, ulas Hendri, jenis arsip tersebut itu ada arsip vital, arsip aktif dan arsip in aktif. Ini penting diketahui, karena ada juga juga arsip yang harus dimusnahkan melalui prosedur yang benar, karena jangka waktunya telah habis.

Hendri Satria juga menyebutkan pihaknya siap menerima arsip-arsip penting Bawaslu untuk disimpan di deppo Dinas Kerarsipan dan Perpustakaan Padang Pariaman. "Silahkan klasifikasi terlebih dahulu, sehingga memudahkan kami dalam penyimpan arsip tersebut," ungkap mantan Camat Batang Anai itu.

Juga tampil sebagai nara sumber Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq, Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar Karnalis Kamaruddin dan Korsek Bawaslu Padang Pariaman Anton Wira Tanjung (wis)


Senin, 24 Juni 2019

Komisi III DPRD Sumbar Salut Rencana Tarok Citu

Komisi III DPRD Sumbar Salut Rencana Tarok Citu

PADANG PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM----Pariaman Komisi III DPRD Sumbar mengunjungi Kabupaten Padang Pariaman, Selasa(24/6/2019). Selain berdiskusi panjang di ruang kerja Bupati Padang Pariaman, H Ali Mukhni, rombongan legislatif yang membidangi keuangan dan aset tersebut turut melakukan tinjauan lapangan ke Kawasan Pendidikan Terpadu atau Tarok City yang berada di Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.

Berbagai gagasan dan masukan muncul saat diskusi Komisi III DPRD Sumbar dengan H Ali Mukhni. Misalnya menjadikan Padang Pariaman sebagai daerah pendidikan di Sumbar. Lalu ada juga yang mengharapkan Tarok City menjadi Kawasan Ekonomi Khusus.

Ketua Komisi III DPRD Sumbar H Murdiani mengatakan bahwa kunjungan pihaknya untuk mengetahui lebih jauh tentang Tarok City. “Kami (meninjau tarok city) ingin tahu gagasannya seperti apa, dan apa azas manfaatnya,” ujar Murdani.

Kata Murdani, Komisi III DPRD Sumbar memang datang secara formal ke Padang Pariaman. Artinya, sebelum berkunjung pihaknya telah menyurati pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

“Komisi ini kan mitra kerjanya bidang asset. Mana tahu suatu saat itu (Tarok City) jadi asetnya Provinsi Sumbar. Makanya kita tertarik melihat langsung,” lanjutnya.

Setelah meninjau langsung, imbuh Murdani, pihaknya dapat memahami Tarok City ternyata sebuah konsep pengembangan kawasan. Bahkan, menurutnya Tarok City bisa dijadikan proyek masa depan.

“Kalau dilihat prospektif, itu prospek. Karena itu kan menjadikan Kota Satelit, menjadikan daerah baru yang diisi dengan perguruan tinggi, rumah sakit, dan banyak lagi,” hemat Murdani.

Ia juga mengatakan, sepanjang program tersebut sudah mengikuti aturan yang berlaku, pihaknya akan terus memberikan dukungan. Terlebih lagi program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami belum melihat ada efek samping keberadaan kawasan itu,” pungkasnya.

Menyikapi, H Ali Mukhni mengatakan, lahirnya Tarok City memang karena tekadnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tak heran, Bupati peraih Satya Lencana Pembangunan tersebut bekerja keras siang-malam untuk menyukseskan program fenomenal itu. Untuk itu, ia berharap dukungan penuh seluruh pihak untuk menyukseskan Tarok City.

“Tarok City ini tidak untuk kita yang hidup sekarang saja, tetapi akan bermanfaat bagi anak hingga cucu kita nanti. Bayangkan saja, di sana akan dibangun kampus, rumah sakit, gedung diklat, perkantoran, hingga kawasan wisata,” ujar Bupati yang digadang-gadang bakal Gubernur Sumbar mendatang tersebut.

Dalam kunjugan tersebut Murdani didampingi Wakil Ketua Komisi III Supardi, Sekretaris Komisi III H Indra Dt Rajo Lelo, serta Anggota Komisi III Dprd Sumbar, yakni H Liswandi, H Yulfitni Djasiran, H Iswandi Latief, Bukhari Dt Tuo, H M Syafril Huda, H Djunaidi Boer. (***)
Pemerintah Propinsi Sumbar Apresiasi Inovasi Dinas Sosial P3A Padang Pariaman

Pemerintah Propinsi Sumbar Apresiasi Inovasi Dinas Sosial P3A Padang Pariaman

Peluncuran Program Inovatif Dinas Sosial P3A Padang Pariaman, Senin 24 Juni 2019 ( Fhoto : Humas)
PARITMALINTANG, BANGUNPIAMAN.COM--- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat apresiasi peluncuran program inovatif pemerintah daerah yang dipelopori oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Padang Pariaman. Hal tersebut disampaikan Gubernur yang diwakil Asisten Administrasi Umum dan Kesra Nasir Ahmad saat menghadiri acara tersebut.

"Pertama kami sampaikan salam Bapak Gubenur dan atas nama Pemprov kami ucapkan selamat kepada Bapak Bupati yang berhasil memacu inovasi perangkat daerah," ujar Nasir Ahmad di Aula IKK Parit Malintang, Kantor Bupati, Senin (24/6/2019).

"Mungkin DinsosP3A adalah satu-satunya di Sumbar yang melahirkan lima inovasi sekaligus. Luar biasa, daerah lain juga bisa belajar ke sini," jelasnya.

Sebagai ASN, kata Nasir, dituntut melakukan perubahan dan inovasi dalam percepatan dan transparan pelayanan. Perangkat Daerah Kabupaten Padang Pariaman telah telah berhasil melayani masyarakat dengan kemudahan layanan.

"Kita tidak bisa lagi bekerja normatif saja, datang jam tujuh dan pulang jam empat sore. Namun harus ada kinerja dan terobosan yang memudahkan pekerjaan itu sendiri," kata Ketua ikatan Alumni Pamong Praja Sumatera Barat.

Sementara Bupati Ali Mukhni menjelaskan bahwa kelima inovasi DinsosP3A yaitu Pertama, Pusat Layaman Terpadu Penanganan Kemiskinan yang Cepat, Akurat, Responsif dan Efektif Kab Padang Pariaman atau disingkat Please Care Papa.

Kedua,  Jujur Miskin Sadar Sejahtera atau Jujurin Saja, dimana masyarakat yang telah sejahtera diminta dengan kesadaran sendiri untuk mundur sebagai penerima bantuan.

"Hari ini ada 60 keluarga penerima manfaat yang menyatakan keluar dari bantuan PKH. Alhamdulillah, artinya masyarakat sadar sudah mampu dan tidak layak menerima bantuan lagi," kata Bupati yang digadang menjadi Gubernur ke depan.

Ketiga, Layanan Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak (Lapau Emak). Keempat, Layanan Satu Data Penanganan Kemiskinan yang bekerja sama dengan Dinas Dukcapil untuk memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kelima, website www.dinsosppa.padangpariamankab.go.id.

"Saya beri apresiasi jajaran dinsosp3a yang berkomitmen mewujudkan daerah kita sebagai kabupaten terinovatif. Kita juga siap mereplika inovasi ini dengan daerah lain," kata Bupati dua periode itu.

Sementara Kepala Ombudsman Sumbar Adel Wahidi mengapresiasi perubahan cepat yang dilakukan setelah penilai kepatuhan publik tahun lalu. Saat itu  standar pelayanan  publik sesuai Undang-undang nomor 25 tahun 2009 belum terpenuhi.

"Tahun lalu, saya hubungi Pak Bupati bahwa DinsosP3A yang memiliki nilai rendah. Kini sudah menjadi terbaik dan boleh dicontoh daerah lain," ujar Adel.

Kepala DSP3A Hendra Aswara melaporkan bahwa program inovatif direalisasikan dengan waktu yang relatif cepat, hanya 60 hari.

"Kita mulai dengan pembenahan ruangan kantor yang nyaman sesuai standar pelayanan, ada front office, ruang tunggu, pengaduan, ramah anak, laktasi dan disabilitas. Saya kira untuk Sumbar, hanya kita miliki fasilitas ini semua," ujar Hendra

Lima inovasi ini lahir sebagai wujud komitmen daerah dalam penanganan kemiskinan secara konfrehensif dan transparan serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni juga memberikan penghargaan kepada Kepala Dinsosp3a Hendra Aswara atas inovasi yang diluncurkan dalam pengentasan kemiskinan. (****/hms)
Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Wawako Mardison Mahyuddin Dukung Kejurda Balap.Motor Sumbar Tahun 2019

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Wawako Mardison Mahyuddin Dukung Kejurda Balap.Motor Sumbar Tahun 2019

PARIAMAN, BANGUNPIAMAN.COM----Gelaran seri Kejuaraan Daerah (Kejurda) Balap Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumbar 2019 mengusung titel iven Kapolresta Pariaman Kejurda Balap motor IMI Sumbar Seri 2 Access Speed Denas FDR HRS Faito FSCM KYT KYB Open Road Race Championsip 2019, diselenggarakan di sirkuit non permanen Nan Tongga Pariaman Muaro Kopal Pantai Gandoriah, Kota Pariamam, Sumatera Barat. Minggu (23/6/2019)

Kegiatan dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, Ketua Umum PengProv IMI Sumbar Defri Nasli, Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan,  Sekretaris KONI Kota Pariaman Firman, Ketua IMI Kota Pariaman Indra Jaya, Ketua Pengcab PERPANI Kota Pariaman, Alfiandri Zaharmi.
Pada kesempatan tersebut Mardison membuka secara resmi Kejurda Balap IMI Sumbar 2019.

Mantan Ketua DPRD Kota Pariaman itu  mengucapkan selamat datang kepada para peserta yang datang dari berbagi daerah di kabupaten/Kota se-Sumatera Barat maupun yang berada di luar Provinsi Sumbar

Semoga senang dan nyaman berkunjung ke Kota Pariaman dan saat kembali ke daerah asal dapat mengenang Kota Pariaman serta punya keinginan kembali untuk berkunjung ke Kota Pariaman.
"Kegiatan Balap Motor ini merupakan kegiatan yang mamacu adrenalin bagi para pencinta otomotif secara profesional diharapakan tetap menjaga kesehatan selama event ini berlangsung."tambahnya

Pemerintah Kota Pariaman kedepannya akan mengupayakan memfasilitasi para pencinta otomotif ini dengan sirkuit permanen sehingga Kota Pariaman memiliki sirkuit permanen yang berstandar nasional tentu dukungan dari semua pihak.

Ketua IMI Kota Pariaman, Indra Jaya menyampaikan, sebanyak 300 orang pebalap yang mendaftar kepada panitia Kejurda Balap Motor IMI Sumbar 2019 ini.

"Kejurda Balap Motor yang di helat di Kota Pariaman mendapatkan antusias dari para pebalap yang berada di Sumbar maupun luar Sumbar seperti Riau dan Jambi."Imbuhnya

Indra Jaya berharap kedepannya Kota Pariaman dapat memiliki sirkuit permanen sehingga para pebalap motor khususnya anak-anak muda dapat menyalurkan bakatnya menjadi pebalap yang profesional.

Sementara itu Defri Nasli juga mengatakan, dipilihnya Kota Pariaman sebagai upaya pemerataan iven sekaligus Kota Pariaman sebagai Kota Tabuik merupakan salah satu Kota wisata yang terpopuler di Sumbar yang sudah lama vakum akan kegiatan balap motor

"Tujuan kedepannya adalah dapat melahirkan pebalap profesional lebih banyak di Sumbar sehingga mampu unjuk kemampuan dalam gelaran nasional," ujar Defri

Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan yang merupakan inisiator pada event tersebut mengatakan, Polres Pariaman mendukung iven Kejurda IMI Sumbar 2019 sebagai ajang penyaluran bakat pebalap yang secara resmi digelar sehingga diharapkan para penggiat otomotif dapat mengurangi tindakan balap liar dijalan raya.

Pewarta :  Harsyi Warsilah

Minggu, 23 Juni 2019

 Telah Bekerja Sepenuh Hati, Anton Ishaq Apresiasi Panwascam se Kabupatem Padang Pariaman

Telah Bekerja Sepenuh Hati, Anton Ishaq Apresiasi Panwascam se Kabupatem Padang Pariaman

Ketua Bawaslu Padang Pariaman Memberikan Arahan Pada Rapat Kerja Dengan Jajaran Panwascam, Minggu 23 Juni 2019 di Aula Anai Resort ( Fhoto : Darwisman)
2 X 11 KAYUTANAM, BANGUNPIAMAN.COM----Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq mengapresiasi seluruh jajaran Panwascam yang telah bekerja sepenuh hati mengawasi pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019.

"Tugas-tugas berat dan penuh resiko dalam pengawasan pemilu yang diembankan kepada saudara sekalian telah dapat diselesailan dengan baik.  Untuk itu kami akan memberikan apresiasi kepada saudara pada pembubaran yang akan akan dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Juni 2019," kata Anton, pada Rapat Kerja Panwascam se Kabupaten Padang Pariaman, Minggu ( 23/6/2019) di Aula Anai Resort

Menurut Anton, setiap divisi nantinya akan diberikan reward dan juga akan diberikan reward satu Panwascam terbaik di Padang Pariaman. Ini bentuk ucapkan terimakasih jajaran Bawaslu Padang Pariaman kepada seluruh Panwascam.

Anton menyebutkan, meski Panwascam telah berakhir diharapkan persaudaraan sesama anggota Panwascam tetap terjaga. " Kita tetaplah bersaudara selamanya," tutur Anton

Bertindak sebagai nara sumber pada rapat koordinasi Penyusunan Data Pengawas Pemilu Dalam Menghadapi Sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi, Studi Kasus TPS 3 Nagari Kudu Ganting Kecamatan V Koto Timur diantaranya Komisioner Bawaslu Sumbar Nurhaida Basir, Kordiv PHL Rudi Herman, Koordiv HPP Zainal Abidin dan Korsek Anton Wira Tanjung (wis)
Warga Tungka Nagari Koto Baru Padang Sago Temukan Hewan Langka

Warga Tungka Nagari Koto Baru Padang Sago Temukan Hewan Langka

Binturung Dalam Perangkat Babi ( Fhoto : Yahya )
PADANG SAGO, BANGUNPIAMAN.COM---Andre,warga Korong Tungka Nagari Koto Baru menemukan seekor hewan berspecies Musang yang sudah mulai langka, hewan ini bernama Binturung.

Penemuan hewan ini diawali Andre saat memasang jerat babi di belakang rumahnya, paginya pada hari
Sabtu (22/06/2019). Ketika melihat hasil tangkapan pemuda ini terkejut karena bukan babi yang ada di jerat kandangnya melainkan seekor binatang yang mirip beruang yang masih kecil.

Pemuda tersebut lalu memanggil warga dan Kemudian membawanya keluar dari perkebunan tersebut dengan kandang  masih terkunci.

Pemerintahan nagari Koto Baru kemudian melaporkan hal ini pada  Badan Konservasi Sumber  Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat.

Saat diteliti kelapangan petugas  menyatakan bahwa hewan ini bukanlah jenis beruang,melainkan species musang dengan nama Binturung.

Eka selaku koordinator tim BKSDA saat ditemui di lokasi penemuan ini mengatakan, hewan  yang diperkirakan dengan berat 25 kg ini adalah species musang.

Namun hewan ini sudah mulai langka dan masuk pada hewan yang di lindungi,sesuai dengan undang undang No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya.

Maka setiap penemuan hewan yang dilindungi wajib di kembalikan ke habitatnya.Pada hari esoknya hari minggu warga menyerahkan hewan ini kepada BKSDA untuk dibawa,

Eka menjelaskan, hewan ini akan di bawa ke kesehatan hewan untuk di periksa kesehatan yang selanjutnya akan dikembalikan ke habitanya dimana terlebih dahulu dipasang alat detektor untuk mengetahui keberadaan dan kondisi hewan ini.

Pewarta : Yahya

Sabtu, 22 Juni 2019

Tidak Hanya Dinas Kesehatan, Forum Kabupaten Sehat Butuh Dukungan Seluruh OPD

Tidak Hanya Dinas Kesehatan, Forum Kabupaten Sehat Butuh Dukungan Seluruh OPD

Pengurus Forum Kabupaten Sehat Rahmat Tuangku Sulaiman Bersama Armaidi Tanjung Berdiskusi Dengan Kepala Dinas Kesehatan Yutiardy Rivai.
 PARIK MALINTANG, BANGUNPIAMAN.COM----Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardy Rivai minta Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Padang Pariaman melaksanakan kegiatan yang mampu merubah perilaku masyarakat untuk hidup lebih sehat.

Biar sederhana, tapi kegiatannya memiliki nilai dalam perubahan perilaku sehat masyarakat.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardy Rivai saat menghadiri rapat Pengurus FKS Padang Pariaman, Jumat (21/6/2019), di sekretariat FKS Padang Pariaman, di Parik Malintang.  


Rapat dipimpin Ketua FKS Padang Pariaman Rahmat Tuanku Sulaiman dihadiri Sekretaris FKS Armaidi Tanjung dan pengurus lainnya.

Menurut Yutiardy, Dinas Kesehatan terus berupaya mendukung kegiatan FKS dan melibatkannya dalam berbagai kegiatan. Terutama dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). “Forum Kabupaten Sehat memang membutuhkan sinergi dengan berbagai kegiatan OPD lainnya. Tidak hanya Dinkes, tapi juga OPD terkait lainnya,” kata Yutiardy.


Yutiardy juga menambahkan, Dinkes siap untuk bersinergi dengan FKS dalam berbagai kegiatan. Nanti kita didiskusikan bentuk kegiatan yang dapat dilaksanakan. Silakan atur waktu dan tempatnya.  


Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Padang Pariaman Rahmat Tuanku Sulaiman menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kadis Kesehatan ke sekretariat FKS Padang Pariaman. Ini kunjungan pertama Kadis Kesehatan Padang Pariaman Yutiardy sejak dilantik beberapa bulan lalu. “Spirit yang disampaikan Pak Kadis Kesehatan sangat penting bagi pengurus FKS Padang Pariaman. Pengurus FKS memang membutuhkan dukungan yang maksimal dari Dinkes,” kata Rahmat Tuanku Sulaiman.

Rahmat mengakui, dukungan OPD lain terhadap FKS Padang Pariaman sangat dibutuhkan. Terutama data-data terkait yang berhubungan dengan tatanan yang sudah disepakati. “FKS terus berkomunikasi dengan OPD untuk membantu mensuplay data yang dibutuhkan,” tutur Rahmat yang juga alumni Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Pakandangan Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Rahmat, FKS saat ini fokus merevitalisasi kepengurusan Forum Kecamatan Sehat dan Kelompok Kerja (Pokja) Nagari Sehat. Selain itu, pendokumentasian berbagai kegiatan FKS, OPD yang mendukung empat tatanan yang diajukan FKS untuk penilaian tahun 2019 mendatang, yakni (1) tatanan kawasan pemukiman sarana dan prasarana sehat, (2) tatanan kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri serta (3) kawasan pariwisata sehat dan (4) ketahanan pangan dan gizi. Mudah-mudahan dengan penambahan tatanan ini Padang Pariaman mampu meraih  prestasi Swasti Saba Wiwerda,” kata Rahmat.

Rahmat mengakui, keterlibatan aktif dan peran serta dari setiap OPD di lingkungan Pemkab Padang Pariaman sangat menentukan. Karenanya, sejak awal ini kita mengundang pimpinan OPD agar dapat menyiapkan regulasi, program, kebijakan dan administrasi yang dibutuhkan. 


Sehingga dari materi penilaian, sebenarnya sudah bisa diperkirakan hasilnya diperoleh. “Tim penilaian yang datang ke Padang Pariaman hanya memverifikasi data yang dikirimkan ke pusat, apakah cocok atau tidak dengan kondisi lapangan,” kata Rahmat, kandidat doktor Universitas Bengkulu ini. (***)

MTQ Ke XXXVIII Tingkat Sumbar Berakhir, Alhamdulillah Kota Pariaman Juara Umum Tiga

MTQ Ke XXXVIII Tingkat Sumbar Berakhir, Alhamdulillah Kota Pariaman Juara Umum Tiga

Kafilah Kota Pariaman Fhoto Bersama ( Fhoto : Harsyi Warsilah)
SOLOK, BANGUNPIAMAN.COM---Kontingen Kota Pariaman meraih Juara umum III pada  Penutupan MTQ Nasional ke XXXVIII tingkat Provinsi Sumatera Barat,yang diadakan di Kota Solok, bertempat di Mimbar Utama, Lapangan Merdeka Kota Solok, Jum'at (21/6/2019).

Pada MTQ ke 38 kali ini, Kabupaten Tanah Datar memberi kejutan dengan menyabet Juara umum I, dimana Kota Padang yang biasanya selalu menyabet Juara Umum, dikalahkan oleh Kabupaten Tanah Datar dengan raihan 77 Point, selisih 12 Point dari Kota Padang berada di posisi Juara Umum II dengan Point 65. Sedangkan pada posisi Juara Umum III diraih oleh Kota Pariaman dengan Point 60, selisih 5 Point dari Kota Padang. Untuk Posisi ke IV diraih oleh Kabupaten Padang Pariaman dengan 57 Point dan tuan rumah menempati posisi ke V dengan 44 Point.

Penutupan MTQ Nasional ke 38 tingkat Provinsi Sumatera Barat ini, ditutup langsung oleh Gubernur sumatera Barat, Irwan Prayitno dan dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Sumbar, Bupati dan Walikota se Sumbar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok selaku tuan rumah dan jajaran Forkopimda serta seluruh Pantia, official dan Kafilah yang datang di penutupan MTQ.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan bahwa MTQ merupakan ajang untuk mensyiarkan ajaran islam dan menggaungkan Al Qur'an dalam sebuah  perlombaan.

"Walaupun secara umum kegiatan MTQ ini adalah untuk mensyiarkan agam islam, selain bentuk perlombaan yang dapat menjadikan sebuah ajang mengasah diri bagi para kafilah kita yang ada di Kabupaten/Kota se Sumatera barat," ungkapnya.

Pada MTQ ke 38 kali ini terjadi kejutan, dimana Kota Padang dapat dikalahkan oleh Kabupaten Tanah Datar, "ini menunjukan kualitas dari semua kafilah kita di Kabupaten dan Kota sudah merata, dan tidak mungkin juga di MTQ selanjutnya akan keluar Juara Umum baru, untuk itu kepada para Kafilah untuk selalu berlatih, karean tidak ada yang tidak mungkin", tutupnya.

Wakil Wali Kota Pariaman yang hadir dalam acara penutupan ini mengucapkan selamat kepada Kontingen Kota Pariaman, baik kepada Kafilah, Panitia, Pelatif dan Official yang telah memberikan penampilN terbaik, sehingga meraih Juara Umum III.

"Walaupun dari segi posisi, Kota Pariaman turun satu peringkat dari MTQ ke 37 tahun 2017 yang lalu yaitu Posisi ke II, namun saya tetap memberikan aspresiasi kepada seluruh Kafilah dan jajaran kontingen Kota Pariaman, yang dapat menambah point dalam MTQ kali ini, dimana pada MTQ ke 37, Kota Pariaman hanya meraih 51 Point, dan MTQ ke 38 ini, mendapat 60 Point, bertambah 9 Point,"tuturnya.

Pertambahan point ini berarti menambah jumlah juara yang didapat oleh para Kafilah kita, dan ini merupakan sebuah prestasi bagi Kota Pariaman.

"Selamat kepada para Kafilah yang meraih juara dan bagi yang belum juara, agar jangan patah semangat, terus belajar dan berdoa, semoga di MTQ selanjutnya dapat meraih Juara,"ujarnya.

"Kepada Kafilah kita yang meraih Juara I, agar tetap berlatih, karena nantinya, secara tidak langsung akan menjadi perwakilan Provinsi Sumatera Barat di ajang MTQ tingkat Nasional ke 28, dimana yang menjadi tuan rumah adalah Provinsi Sumatera Barat di tahun 2020 mendatang," tutup mantan Ketua DPRD Kota Pariaman ini.

Pewarta : Harsyi Warsilah