Senin, 31 Desember 2018

Kabupaten Padang Pariaman Jadi Pilot Project Kemendes PDT Program SIPBM

Kabupaten Padang Pariaman Jadi Pilot Project Kemendes PDT Program SIPBM

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Rapat Koordinasi Wali Nagari se Kabupaten Padang Pariaman yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Senin (31/12) di aula kantor Bupati tampak berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Bupati Ali Mukhni itu juga tampak dihadiri pula Wakil Bupati dan camat se Padang Pariaman.

Dalam arahannya, Bupati Ali Mukhni meminta para camat dan wali nagari agar bisa lebih meningkatkan koordinasi antara satu sama lain. Dengan begitu diharapkan program apapun yang dilaksanakan di nagari bisa berjalan secara sinkron dan berjalan seperti diharapkan.

“Karena itu para camat mesti harus bisa lebih proaktif dalam meningkatkan koordinasi dengan jajaran wali nagari yang ada. Sehingga, jangan sampai terjadi para camat ada yang tidak mengetahui program atau kegiatan yang berlangsung di nagari,” ingatnya.

Bagaimanapun sebut Ali Mukhni, koordinasi yang baik merupakan salah satu kunci utama untuk suksesnya sebuah kegiatan, termasuk diantaranya kegiatan atau program yang berlangsung di nagari.

Sementara itu, Kadis DPMD Pemkab Padang Pariaman Herman menegaskan, Rakor yang berlangsung Senin kemarin sekaligus dimaksudkan bagaimana meningkatkan koordinasi yang baik dengan jajaran wali nagari ke depannya.

Disebutkan, sepanjang tahun 2018 lalu pada dasarnya cukup banyak pencapaian yang telah dihasilkan jajaran DPMD Padang Pariaman. “Salah satunya, adanya program Sistem Informasi Perencanaan Berbasis Masyarakat, (SIPBM) yang merupakan program dari Kemendes PDT RI di Padang Pariaman, di mana Padang Pariaman ditetapkan sebagai salah satu pilot project program tersebut bersama dengan Kabupaten Agam,” terangnya.

Sebagai daerah pilot project program SIPBM, di Padang Pariaman juga telah ditetapkan enam nagari sebagai percontohan. Masing-masing Nagari Campago, Nagari Lubuak Pandan, Nagari Sungai Buluah Selatan, Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, dan Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir.

“Begitu pula program nagari digital hasil kerja sama dengan LP2M Unand Padang, dan didukung pula Dinas Kominfo  Padang Pariaman. Dimana program ini juga didukung dan direkomendasikan Badan Informasi Geofisial Pusat. Untuk diketahui, program ini merupakan program yang pertama di Sumatera Barat,” terangnya.

Dimana melalui program ini, sekaligus telah bisa ditetapkan penetapan tapal batas masing-masing nagari, sekaligus nantinya tapal batas nagari dimaksud bisa pula dipetakan sedemikian rupa dengan menggunakan fasilitas aplikasi berbasis digital,” terangnya.

Selain itu lanjutnya, melalui program SIPBM nantinya juga akan bisa dimanfaatkan untuk menginput data yang ada di nagari, khususnya berkaitan dengan data kesehatan dan jumlah warga putus sekolah lainnya yang ada di Padang Pariaman. Begitu pula program pemberdayaan BUMNag dan pemberdayaan potensi wisata  berbasis desa lainnya. Seperti pengembangan wisata embung yang terdapat di Kasang Kecamatan Batang Anai,” imbuhnya mengakhiri.

Selesai pembukaan Rakor, Bupati mengajak rombongan wali nagari meninjau dari dekat lokasi pembangunan Masjid Agung Kubah Emas Padang Pariaman yang terdapat di Kompleks Ibukota Kabupaten (IKK) di Nagari Parit Malintang.

“Bisa kita bayangkan betapa megahnya bangunan masjid ini nanti sudah bisa dirampungkan pembangunannya. Karena selain dilengkapi dengan menara setinggi 50 meter juga dilengkapi pula dengan fasilitas lift. Begitu pula fasilitas bersucinya juga didesain begitu rupa, mungkin setara dengan hotel berbintang enam,” terang Bupati kepada para wali nagari yang hadir dalam kesempatan itu. (rel/wis)

Sabtu, 29 Desember 2018

Libur Berkah, Bentengi Pelajar dari Pengaruh Luar

Libur Berkah, Bentengi Pelajar dari Pengaruh Luar

Batang Anai, BANGUNPIAMAN.COM---Sekitar 200 pelajar tingkat SD, SMP dan SMA ikuti Tulak Balak yang merupakan penutupan dari “Libur Berkah” di Masjid Al-Ikhlas Korong Tanjung Basung II Nagari Sungai Buluh Barat, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Tulak Bala dimulai dari halaman masjid, dilanjutkan keliling kampung  di sepanjang jalan umum arah ke BIM sekitar 1 km.

Menurut Ketua Panitia  Libur Berkah Nurmaini, usai Tulak Bala, Sabtu (29/12/2018) malam, Libur Berkah berlangsung selama lima hari, Senin – Sabtu (24-29/12/2019) yang dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas. Libur Berkah diselenggarakan mengisi libur pelajar agar mereka tidak memanfaatkan masa liburnya dengan kegiatan negatif atau pengaruh yang dapat merusak dirinya.

“Tujuan dari Libur Berkah adalah menyelamatkan generasi pelajar dari serangan pengaruh luar. Apalagi  menjelang tahun baru, ada-ada saja kegiatan yang dapat merusak dirinya, baik segi fisik, mental, social maupun akidahnya. Jangan mereka larut dengan liburan sehingga melakukan kegiatan yang tidak baik,” kata Nurmaini.

Selama Libur Berkah, peserta harus shalat Subuh berjamaah di masjid. Sebelumnya yang shalat Subuh di  masjid hanya dua atau tiga orang, selama Libur Berkah menjadi ramai. Usai shalat Subuh dilanjutkan kegiatan mengaji, hafiz Alqur’an, tilawah Alqur’an dan kegiatan keagamaan lainnya. Kegiatan berlangsung hingga pelaksanaan shalat Dhuha.

Pada penutupan acara, diserahkan hadiah buku dan uang kepada pelajar yang meraih prestasi terbaik selama mengikuti Libur Berkah dan juara I di sekolahnya. Juara I mendapatkan hadiah sebesar Rp 100.000, juara II dan II Rp 50.000. Hadiah berasal dari salah seorang warga Korong Tanjung Basung II pensiun dari Pertamina.

Penutupan dihadiri Bamus Sungai Buluh Barat Edi Sastra, Walikorong Tanjung Basung II Roli Yusman, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Padang Pariaman Zeki Aliwardana.

Menurut Pengurus Masjid Al-Ikhlas Tanjung Basung II Mukhlis, Tulak Bala ini pertama kali diadakan sejak 20 tahun terakhir. Dulunya, memang sering diadakan Tulak Bala di masyarakat. Dengan adanya Faturrahman Arif Tuanku Sidi yang guru mengaji di Masjid Al Ikhlas, kembali diadakan Tulak Bala.

Walaupun mayoritas diikuti kalangan pelajar, mudah-mudahan mampu meningkatkan pemahaman kegiatan keagamaan generasi masa depan di daerah ini.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Padang Pariaman Zeki Aliwardana yang turut dalam pelaksanaan Tulak Bala tersebut mengatakan, kegiatan ini sangat positif membentengi generasi pelajar dari paham keagamaan yang dari luar, maupun dari dalam. Tulak Bala merupakan tradisi keagamaan yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka memohon kepada Allah Subhanawata’ala agar terhindar dari musibah, bahaya, malapetaka atau bala.

“Ansor Padang Pariaman sangat apresiasi Tulak Bala yang melibatkan kalangan pelajar ini. Apalagi dilaksanakan mengisi liburan semester sekolah, “ kata Zeki Aliwardana yang juga mantan Sekretaris PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman ini. (AT)

Kamis, 27 Desember 2018

Masjid Raya Bakal Jadi Icon Baru Padang Pariaman

Masjid Raya Bakal Jadi Icon Baru Padang Pariaman

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Proses pembangunan Masjid Raya Padang Pariaman yang terletak di Kompleks Ibukota Kabupaten Padang Pariaman di Nagari Parit Malintang, dipastikan akan terus berlanjut.

Terbukti, seperti diakui Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat meninjau lokasi pembangunan Masjid Raya Padang Pariaman Kamis  (27/12/2018), pembangunan masjid megah tersebut nantinya bakal terus dilanjutkan dengan menggunakan anggaran APBD Padang Pariaman.

“Untuk merampungkan pembangunan masjid ini setidaknya dibutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar lagi, sehingga diharapkan pada Agustus 2019 mendatang masjid megah ini sudah bisa diresmikan dan digunakan untuk berbagai keperluan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya,” tegas Bupati Ali Mukhni.

Pihaknya berharap keberadaan Masjid Raya Padang Pariaman itu nantinya bisa dibangun semegah mungkin, dimana nantinya masjid tersebut juga akan dilengkapi dengan lift dan escavator untuk bisa menjangkau bagian lantai dua, atau bagian lantai atas dari masjid tersebut.

Begitu pula fasilitas pendukung lainnya, seperti kran dan fasilitas WC nya juga bakal dibangun seindah mungkin, sehingga nantinya bisa mendatangkan rasa kenyamanan bagi para jamaah yang beribadah di masjid tersebut.

Di pihak lain, Wali Nagari Pauah Kamba, M Nur yang ikut mendampingi Bupati Ali Mukhni meninjau lokasi Masjid Raya Padang Pariaman Kamis kemarin mengaku sangat kagum dengan arsitektur pembangunan masjid raya tersebut. “Selaku walinagari tentunya kita sangat mendukung sekali program Bupati Ali Mukhni dalam membangun fasilitas ibadah semegah ini, karena bagaimanapun kehadiran masjid nantinya tentunya bakal menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat di Padangpariaman,” terangnya.

Dengan arti lain sebutnya, kehadiran Masjid Raya Padang Pariaman itu nantinya bisa saja bakal berkembang menjadi ikon baru bagi daerah Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus melengkapi kehadiran sejumlah fasilitas ibadah yang ada di Padang Pariaman.

“Seperti diketahui sebelumnya kita di Padang Pariaman juga telah memiliki masjid yang begitu megah seperti Masjid Agung Syech Burhanuddin di Ulakan, jadi dengan kehadiran Masjid Raya Padang Pariaman ini tentunya akan ikut menambah kebanggaan sekaligus sebagai icon baru bagi daerah dan masyarakat Padang Pariaman,” terangnya.

Betapa tidak lanjutnya, saat melihat dari dekat konsep pembangunan Masjid Raya Padang Pariaman bersama Bupati Ali Mukhni, jujur pihaknya mengakui sangat takjub dengan kemegahan bangunan masjid tersebut. “Coba bayangkan saja, fasilitas bersucinya saja bisa dikatakan sekelas hotel berbintang enam, inikan jelas sebuah rumah ibadah yang layak dibanggakan ke depannya,” terangnya.

Bahkan tidak hanya itu, kemegahan Masjid Raya Padang Pariaman itu lanjut M Nur juga akan semakin bertambah dengan akan dibangunnya menara setinggi 50 meter. Di samping juga dilengkapi pula dengan sejumlah fasilitas perkantoran, sehingga masjid tersebut juga bisa difungsikan sebagai Islamic Centre.

“Dari itu kita sangat mendukung sekali program yang dicanangkan oleh Bupati Padang Pariaman ini, sebab dengan kehadiran masjid megah seperti ini tentunya bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar untuk datang berkunjung ke Padang Pariaman, khususnya ke Masjid Raya Padang Pariaman di Parit Malintang ini,” imbuhnya. (rel/wis)

Rabu, 26 Desember 2018

Sentra Gakkumdu Kota Pariaman Terima Reward Dari Bawaslu Sumbar

Sentra Gakkumdu Kota Pariaman Terima Reward Dari Bawaslu Sumbar

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Sukses melaksanakan tugasnya sebagai penegak hukum pemilu pada Pilkada Kota Pariaman yang dilaksanakan seretak tahun 2018 lalu, Bawaslu Sumbar memberikan reward kepada Sentra Gakkumdu setempat, Rabu (26/12/2018).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen, di Kantor Bawaslu Kota Pariaman, disela-sela Rapat Dalam Kantor (RDK) Gakkumdu dengan penggiat media se Kota Pariaman.

Komisioner Bawaslu Kota Pariaman Elmahmudi menyebutkan, RDK dengan Sentra Gakkumdu yang melibatkan media massa di Kota Pariaman karena begitu pentingnya peran media massa terutama menyiarkan atau mempublikasikan berbagai pemberitaan terkait pemilu.

"Jadi salah satu peran dari media selama proses pemilu berjalan yakni membantu mempublikasikan visi dan misi peserta pemilu kepada masyarakat. Sementara bagi Bawaslu sendiri akan membantu mempublikasikan kegiatan pengawasan yang dilakukan Bawaslu," sebutnya.

Sementara itu Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen sangat berterima kasih atas  publikasi yang dilakukan oleh seluruh media massa di daerah itu agar mengutamakan keberimbangan terkait penyelenggaraan Pemilu 2019.

Dijelaskannya, pada puncak kegiatan Hari Pers Nasional yang dilaksanakan di Kota Padang beberapa waktu lalu, KPU, Bawaslu, Komisi Penyiaran Indonesia dan Dewan Pers telah membuat nota kesepahaman untuk menyajikan publikasi terkait pemilu yang sehat dan bermartabat.

"Jadi nota kesepahaman tersebut dibutuhkan untuk menghindari adanya media massa yang memberitakan atau mengarah pada kampanye hitam serta menyudutkan salah satu pasangan calon di pemilu 2019.Penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu akan selalu berkoordinasi bersama Dewan Pers termasuk dengan Komisi Penyiaran Indonesia,"  tambahnya (harsyi warsilah)

Senin, 24 Desember 2018

Ketua KONI Aprinaldi Pimpin ISORI Padang Pariaman

Ketua KONI Aprinaldi Pimpin ISORI Padang Pariaman

Aprinaldi Yang Sehari-harinya Ketua KONI Padang Pariaman, Dipercaya Menjadi |Ketua Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISOR|I ) Kabupaten Padang Pariaman(|Fhoto : |Istimewa)
Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia (ISORI) Sumatera Barat dan Padang Pariaman Senen (24/12)  dilantik dan dikukuhkan secara berjenjang di aula  Pemkab Padang Pariaman di kawasan ibu kabupaten Parik Malintang.

Ketua Isori pusat Syahrial Bachtiar dalam sambutannya menjelaskan, Isori adalah organisasi yang sudah dewasa. Pada 24 April mendatang genap berusia setengah abad

Sangatlah tidak berlebihan, jika Isori cukup memberikan peran yang lumayan demi perkembangan olahraga bangsa ini

"Beberapa waktu belakangan saya berdiskusi khusus dengan pihak Kemenpora dan Bappenas terkait evaluasi dan proyeksi olahraga di tanah air,' kata Syahrial.

Sebelumnya, Ketua Isori Sumbar Fauzi Bahar menyampaikan bahwa aktifis olahraga yang berasal dari Isori cukup mendapat tempat di tengah masyarakat.

Sebagai bukti, kata Fauzi, banyak anggota Isori yang menjadi datuk, pengusaha, ASN, dan bahkan menjadi ustadz.

"Mengombinasikan antara olahraga dengan agama merupakan sarana yang tepat dalam membentengi generasi muda dari kegiatan yang tidak bermanfaat," tegas Fauzi yang mantan Walikota Padang itu.

Apa yang merjadi harapan Fauzi disambut Ketua Ikatan Alumni (ILUNI) UNP Ali Mukhni. Mengimplementasikannya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang ia pimpin kini sedang membangun mesjid di kawasan ibu kabupaten Padang Pariaman diyakini bakal menjadi mesjid termegah di Sumbar.

Demikian juga upaya maksimal dalam meujudkan pembangunan Embarkasi haji yang akan melayani jemaah calon haji dari Sumbar, Jambi dan Bengkulu di Padang Pariaman.

Diingatkan Ali Mukhni, banyak anggota Isori yang akan bertarung dalam Pileg pada April mendatang, agar saling mendukung dan menjaga kekompakan.

Sebelumnya, di awal kegiatan Ketua Panitia Pelantikan Aprinaldi menyebutkan, setumpuk beban terpikul di pundak anggota Isori.

"Jika olahraga sukses orang akan dapat nama, tapi jika sebaliknya, Isori yang dikambinghitamkan. Oleh karenanya, mari kita maksimalkan mengurus dan mengelola olahraga ini," kata Aprinaldi.

Pelantikan Isori kabupaten/kota lain di  Sumbar akan dilakukan dalam waktu dekat. (***/ikh/wis)

Minggu, 23 Desember 2018

Vifner Ingatkan Wali Nagari di Padang Pariaman Tidak Terseret-Seret Politik Praktis

Vifner Ingatkan Wali Nagari di Padang Pariaman Tidak Terseret-Seret Politik Praktis

Ketua Bawaslu Sumbar Vifner,, Ketika Membuka Sosialisasi Tahapan Pemilihan Umum Legislatif dan Pilpres Dalam Rangka Netralitas Wali Nagari., Minggu 23 Desember 2018, di Aula Hotel Nan Tongga Pariaman ( Fhoto : Wis )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar tidak menginginkan wali nagari terseret-seret ke dalam politik praktis. Walinagari diingatkan jangan sampai menjadi tim sukses, atau ikut mengkampanyekan calon  anggota legislatif maupun pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Bawaslu Sumbar yang diwakili Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Vifner, SH, MH, Minggu (23/12/2018), pada sosialisasi tahapan pemilu, yang diikuti camat dan walinagari se Kabupaten Padang Pariaman, di Hotel Nan Tongga Pariaman.

Bawaslu Propinsi Sumatera Barat, sebut Vifner, lebih baik  mengingatkan sedini mungkin, sebelum  pelanggaran pidana itu pemilu terjadi di Padang Pariaman. Pencegahan dilakukan dengan memperbanyak sosialisasi seperti sosialisasi kepada ASN dan Walinagari.

Menurut Vifner, kebanyakan walinagari di Kabupaten Padang Pariaman adalah mantan-mantan orang partai, mantan caleg. Makanya pada sosialisasi hari ini diingatkan kembali Walinagari sebaiknya layani saja masyarakat. Karena walinagari adalah pelayanan masyarakat.

Bawaslu Propinsi Sumatera Barat bersama jajarannya hingga ke Panwaslu Nagari akan melakukan pengawasan tersebut. " Kita dari Bawaslu tentunya akan memproses kalau kasus ini sempat terjadi terjadi di Padang Pariaman,"tambahnya.

Vifner mencontohkan kasus yang menimpa kepala desa Sampangagung  Mojokerto. Sang kades dituding menyiapkan dan mengajak masa untuk menyambut dan memilih salah seorang cawapres.


Atas kesalahan yang dilakukannya maka Suhartono diduga telah melanggar Pasal 490 juncto Pasal 282 UU RI No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Sosialisasi yang berlangsung satu hari juga diisi komisioner Bawaslu Propinsi Sumatera Barat Ely Yanti, SH sementara itu sebagai  moderator Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar Karnalis Kamaruddin


Sosialisasi tersebut juga dihadiri Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq  anggota Bawaslu  Zainal Abidin dan Rudi Herman dan Kepala Sekretariat Anton Wira Tanjung, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Pariaman Riky Falentino . (wis)

Jumat, 21 Desember 2018

Dibahas Pada Coffee Morning, Sentra Gakkumdu di Padang Pariaman Satukan Visi  Awasi Pemilu 2019

Dibahas Pada Coffee Morning, Sentra Gakkumdu di Padang Pariaman Satukan Visi Awasi Pemilu 2019

Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq bersama Komisioner Bawaslu Rudi Herman dan Zainal Abidin  Menggelar Coffe Morning dengan Sentra Gakkumdu, Jumat 21 Desember 2018, di Kantor Bawaslu Padang Pariaman. ( Fhoto : Humas Bawaslu )
Padang Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM--- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (21/12/2018) gelar Coffe Morning dengan jajaran Sentra Gakkumdu untuk menyatukan visi serta persepsi dalam mengawasi serta memproses pelanggaran tindak pidana pemilu

Coffe morning yang digelar di Kantor Bawaslu Padang Pariaman itu juga mengupas dan membedah pergantian Peraturan Badan Pengawas Pemilu dari Nomor 9 tahun 2018 ke Nomor 31 Tahun 2018, juga dihadiri jajaran Bawaslu Padang Pariaman dan Kepala Sekretariat Anton Wira Tanjung.

Ketua Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman Anton Ishaq menyebutkan, untuk menyatukan visi serta persepsi dalam mengawasi serta memperoses pelanggaran tindak pidana pemilu pada pemilu serentak tahun 2019



Bawaslu Padang Pariaman, ulas Anton, selalu siap siaga dengan segala kemungkinan kemungkinan yang terjadi dilapangan. Apakah itu pencegahan maupun pengawasan atau melakukan penindakan pelanggaran pemilu dengan bekerjasama dengan unsur kepolisian maupun kejaksaan.





Langkah-langkah pencegahan, Bawaslu Padang Pariaman sudah melakukan sosialisasi pengawasan pemilu pada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, PGRI, Ormas. 

Kemudian sosialisasi pengawasan pemilu pada setiap kecamatan dengan pesertanya walinagari, bamus, tokoh masyarakat, bundo kanduang, pengurus masjid serta tokoh pemuda setempat. Kemudian juga dilaksanakan sosialisasi pengawasan pemilu juga dilakukan dilapau-lapau," ungkap Anton.

Menurut Anton, dalam penelitian serta survey yang telah dilakukan  oleh Bawaslu Republik Indonesia, ternyata Sumatera Barat menempati peringkat ke-3 terawan di Indonesia setelah papua barat dan daerah istimewa jokjakarta

Disisi lain dijelaskan, saat ini calon anggota legislatif khususnya untuk calon anggota DPRD Padang Pariaman dan Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat tengah giat-giatnya mengelar sosialisasi ketengah-tengah masyarakat. Berbagai carapun dilakukan untuk dapat meraup suara dari masyarakat.
 

Melihat siklus masyarakat Padang Pariaman yang sangat melek dari akan situasi Pemilu ini, dan perlunya langkah-langkah cerdas dilaksanakan Sentra Gakkumdu, dalam memproses pelanggaran pemilu yang terjadi.

Bawaslu Padang Pariaman, tambahnya, bersama seluruh jajaran Pengawas Pemilu Kecamatan dan Pengawas Pemilu Nagari tentunya akan selalu  mengawasi sosialisasi caleg ditengah-tengah masyarakat, yang melanggar aturan tentunya akan diproses sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku

"Hari ini kita bersama anggota Sentra Gakkumdu berkumpul diharapkan dapat menyatukan visi dan misi. Sehingga setiap pelanggaran pemilu khususnya yang mengarah ke tindak pidana pemilu akan dapat diproses sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," ulas Anton yang membidang Divisi SDM dan Organisasi tersebut.

Ditambahkan Anton, Pemilu Badunsanak yang selama ini sudah “digadang-gadang” di Propinsi Sumatera Barat hendaknya betul-betul dapat diwujudkan sebagaimana mestinya, tanpa  menghilangkan ke sakralan kontestasi pemilu tahun 2019.

Karena melihat kerawanan yang digambar oleh peneliti tersebut, tentu tidak dapat kita pungkiri melihat antusias masyarakat dan tentunya perebutan untuk terpilihnya. Banyak calon legislatif kadang berpikir menghalalkan berbagai cara untuk dapat meraup suara dari masyarakat kabupaten Padang Pariaman.

Dengan berakhirnya tahun 2018  serta dengan masuknya tahun baru 2019, ada dua hal yang akan dioptimalkan oleh Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman. 


Pertama memperkuat koordinasi serta konsolidasi di internal (bawaslu , panwascam, panwas nagari dan panwas tps). 

Kedua Bawaslu PadangPariaman akan selalu mengoptimalkan pencegahan dengan melibatkan semua unsur baik yang informal maupun formal (**/wis)


Selasa, 18 Desember 2018

Komitmen Berantas Narkoba, BNK Kembali Lakukan Tes Urine Kepada 96 ASN Pemko Pariam

Komitmen Berantas Narkoba, BNK Kembali Lakukan Tes Urine Kepada 96 ASN Pemko Pariam

BNK Pariaman Yang Dipimpin Mardison Mahyuddin Yang Juga Wakil Walikota Pariaman, Melakukan Pemeriksaan Tes Urine Kepada 96 Orang ASN di Linkungan Pemerintah Kota Pariaman, Selasa 18 Desember 2018 (Fhoto : Ardi )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM----Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Pariaman kembali melakukan tes urine kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman, Selasa (18/12/2018), pada tiga lokasi. Sebanyak 96 orang ASN jalani pemeriksaan tes urine.

"Tes urine pertama mulai di balaikota lama selanjutnya ke Disperindagkop dan UKM dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pariaman," kata Ketua BNK Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin didampingi Sekretaris BNK Kota Pariaman, Efirizal.

Mardison mengatakan,  pemeriksaan dilakukan secara rutin untuk memastikan agar tidak ada ASN Kota Pariaman yang terlibat penyalahgunaan narkoba sekali gus mempertegas komitmen pemko pariaman memberantas narkoba di Pariaman.

Beberapa bulan lalu juga sudah dilakukan tes urine kepada Satpol PP dan Perhubungan. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan beberapa orang pegawai yang urinnya dinyatakan positif, namun semuanya sudah diproses dikenakan sanksi dan dilakukan pembinaan.

Sekanjutnya, untuk sekarang masih menunggu hasil pemeriksaan urin terhadap ASN, setelah itu dilakukan tindakan, apabila ditemukan ASN positif mengkonsumsi narkoba.

"Hasil pemeriksaan nanti malamd dan hasil tersebut akan ditindaklanjuti jika ada yang positif," tutupnya. Ardi

Senin, 17 Desember 2018

Disaksikan Wabup Suhatri Bur, Bawaslu, KPU Sebanyak 13.108 E-KTP Rusak Dimusnakan

Disaksikan Wabup Suhatri Bur, Bawaslu, KPU Sebanyak 13.108 E-KTP Rusak Dimusnakan

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Didampingi Ketua Bawaslu Anton Ishaq Saksikan Pemusnahan Sebanyak 1.3108 Keping E-KTP Invalid, Senin 17 Desember 2018, di Kantor Disdukcapil Padang Pariaman (Fhoto : Ardi )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Sebanyak 13.108 keping E-KTP yang invalid atau rusak dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Padang Pariaman dihadapan Wakil Bupati Padang Pariaman, Forkopimda, Bawaslu Padang Pariaman, KPU Padang Pariaman dan perwakilan Camat, Senin (17/12) di Kantor Disdukcapil Padang Pariaman.

"E-KTP yang dimusnahkan itu yang sudah tidak berlaku atau sudah rusah karena ada yang tidak tepat penulisan nama dan penduduk yang sudah pindah yang berada dalam gudang," kata Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur.

Ia mengatakan, akibat dari penemuan E-KTP beberapa waktu lalu, maka pemerintah daerah melalui Disdukcapil melakukan pemusnahan juga sesuai intruksi Menteri Dukcapil bahwa E-KTP yang invalid atau rusak segera dimusnahkan.

"Maka atas dasar itu kami melakukan pemusnahan dan menghindarkan isu yang tidak baik nantinya ditengah-tengah masyarakat karena dalam waktu dekat juga dilaksanakannya pemilu," ujarnya.

Ia menyampaikan, kedepan Disdukcapil akan selalu berhati-hati dan selalu melakukan pemusnahan terhadap E-KTP yang sudah invalid dan rusak itu. Pasalnya, bukan E-KTP yang ditemukan pada pekan lalu, melainkan yang berada dalam gudang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Padang Pariaman, Fadhly menyampaikan dari jumlah 13108 itu adalah E-KTP yang rusak atau sudah tidak berlaku sejak tahun 2011 sampai 2013.

E-KTP itu sebelumnya disimpan digudang Disdukcapil, namun sekarang dimusnahkan dihadapan pimpinan daerah dan Forkopimda agar tidak menimbulkan isu yang tidak baik, apalagi saat ini adalah masa tahapan kampanye.

"Tentunya isu tersebut bisa saja menjadi hangat ketika sudah dibahas oleh masyarakat dalam situasi pemilu yang sudah dekat," tutupnya. Ardi
Dimenangkan Sartini Rizal, Pengadilan Negeri Pariaman Eksekusi Bangunan di Kampung Baru Pariaman

Dimenangkan Sartini Rizal, Pengadilan Negeri Pariaman Eksekusi Bangunan di Kampung Baru Pariaman

Eksekusi Bangunan Yang Dilakukan Pengadilan Negeri Pariaman, Senin 17 Desember 2018, di Desa Kampung Baru Pariaman (Fhoto : Ardi )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--- Eksekusi bangunan yang dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Pariaman dalam perkara perdata antara pihak Sartini Rizal dan pihak Dahniar dengan luas 1000 meter persegi di Desa Kampung Baru, Kota Pariaman.

"Gugatan perkara diajukan sudah cukup lama yakni sejak tahun 2013 dan permohonan eksekusi pada tahun 2017, namun akibat adanya peninjauan kembali (PK) sehingga baru hari ini bisa dilakukan," kata Panitera Pengadilan Negeri Pariaman, Ramdani, Senin (17/12).

Ia mengatakan, seluas 1000 meter persegi dengan 14 unit toko yang sudah dimenangkan oleh pihak Sartini Rizal itu sudah dieksekusi Pengadilan Negeri Pariaman dalam perkara perdata nomor 32/Pdt.G/2013/PN. Prm.

Sementara itu, Alwis Ilyas Kuasa Hukum pihak Sartini Rizal menyampaikan , sebelumnya ada pihak ketiga yakni Buyung sebagai menyewakan toko tersebut. Pihaknya menyewakan bangunan tersebut ada sebelum perkara ada juga dalam masa perkara.

Kemudian, kata dia, sudah menyampaikan pada pihak yang membangun objek ini dan yang menyewakannya. Namun pihak yang kalah itu merasa mempunyai kekuatan hukum yang kuat maka pihaknya tetap melanjutkan. Pasalnya, pihaknya juga melanjutkan sampai ke Pengadilan Tinggi namun masih tetap kalah juga.

"Kami sudah menyampaikan bahwa tanah tersebut adalan milik klien kami, namun masih tetap bersikeras karena merasa kekuatan hukumnya kuat," tutupnya. Ardi
Anton Wira Tanjung Minta Panwaslu Aktif Sosialisasikan Pengawasan Pemilu di Medsos

Anton Wira Tanjung Minta Panwaslu Aktif Sosialisasikan Pengawasan Pemilu di Medsos


Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman Anton Wira Tanjung Didampingi Kordiv DPP Bawaslu Padang Pariaman Zainal Abidin, SH, Ketua Panwaslu Kecamatan Patamuan Darwisman dan Kordiv PHL Panwaslu Kecamatan Patamuan Ahmad Ruzi Senin 17 Desember 2018, Pada Rapat Koordinasi Pengawas Pemilu se Kecamatan Patamuan

Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Seluruh jajaran Pengawas Pemilu di Kabupaten Padang Pariaman diminta untuk tidak henti-hentinya mempublikasikan seluruh kegiatan pengawasan pemilu, maupun informasi terkait pengawasan pemilu yang dilakukan setiap harinya.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman Anton Wira Tanjung, Senin (17/12/2018), pada Rakor Pengawas Pemilu se Kecamatan Patamuan, di, Kantor Panwaslu setempat.

Rakor yang berlangsung dari tanggal 16 Desember 2018 s/d 17 Desember 2018 diikuti seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Nagari serta jajaran staf sekretariat. Nara sumber yang tampil sebagai pemateri Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq, Kordiv DPP Zainal Abidin, SH,  Koordinator Sekretariat Bawaslu Padang Pariaman Anton Wira Tanjung dan Darwisman Ketua Panwaslu Kecamatan Patamuan.

Anton Wira Tanjung mengakui, jika dibandingkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) penyebaran informasi di media sosial  ternyata Bawaslu Padang Pariaman sebagai lembaga baru yang sudah permanen  hingga kini masih tertinggal, dalam penyebaran informasi di media sosial.

" Ini bisa lihat jajaran pengawas pemilu ketika melakukan pengawasan ke lapangan. Kita pengawas selalu dianggap masyarakat orang KPU padahal kita-kita ini adalah pengawas Pemilu," ulasnya

Dijelaskan Anton, tujuan mempublikasikan kegiatan pengawasan pada media sosial dengan tagar yang dimiliki Bawaslu misalnya #bersama rakyat awasi pemilu, #bersama bawaslu tegakan keadilan pemilu, #bawaslu jaga hak pilih, agar kinerja pengawasan dapat diketahui masyarakat secara luas.

"Makanya Bapak Ketua Bawaslu Pak Anton Ishaq sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Panwascam agar seluruh Panwascam memiliki akun media sosial baik fb, twitter maupun maupun instagram, dan kalau bisa bikin juga blog" tambah mantan Sekretaris KNPI Padang Pariaman itu.

Saat ini jumlah pengawas pemilu kecamatan 51 orang, pengawas pemilu nagari 103 orang. Jika seluruhnya saja bikin status kegiatan pengawas pemilu, maka dengan sendirinya BAWASLU akan makin dikenal masyarakat sebagai lembaga pengawas pemilu

Jadi, tukuk Anton Wira Tanjung,  agar seluruh masyarakat dapat mengetahui kegiatan pengawasan yang dilakukan. Apapun kegiatan pengawasan yang dilakukan sampaikan saja kepada masyarakat.

Misalnya, jumlah TPS di Nagari, jumlah pemilih serta lokasi tps. Kegiatan pengawasan. Informasi ini sangat penting bagi masyarakat maupun bagi caleg.  Karena meskipun jumlah tps sudah dipublikasikan media massa kenyataannya banyak masyarakat belum tahu informasi ini.

Perlu diketahui,kehadiran media sosial telah menambah sarana penyebaran informasi, opini publik, dinamika  percakapan dan diskusi, bahkan telah mengubah perilaku dan gaya hidup masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang telah terjangkau infrastruktur komunikasi dan informatika.

"Rata-rata saat ini masyarakat menggunakan media sosial selama tujuh jam. Jadi kalau kita pengawas pemilu sering mensosialisasikan pengawasan pemilu diharapkan masyarakat akan terlibat aktif mengawasi pemilu," ulasnya

Anton Wira Tanjung Minta Panwaslu Aktif Sosialisasikan Pengawasan Pemilu di Medsos

Anton Wira Tanjung Minta Panwaslu Aktif Sosialisasikan Pengawasan Pemilu di Medsos

Kepala Sekretariat Bawaslu Padang Pariaman Anton Wira Tanjung Didampingi Koordiv DPP Zainal Abidin, SH, Ketua Panwaslu Kecamatan Patamuan Darwisman dan Koordiv PHL Panwaslu Kecamatan Patamuan Ahmad Ruzi, Pada Rakor Panwaslu Kecamatan Patamuan ( Fhoto : Istimewa )
Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Seluruh jajaran Pengawas Pemilu di Kabupaten Padang Pariaman diminta  untuk selalu mempublikasikan seluruh kegiatan pengawasan pemilu, maupun informasi terkait pengawasan pemilu yang dilakukan setiap harinya.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman Anton Wira Tanjung, Senin (17/12/2018), pada Rakor Pengawas Pemilu se Kecamatan Patamuan, di, Kantor Panwaslu setempat.

Rakor yang berlangsung dari tanggal 16 Desember 2018 s/d 17 Desember 2018 diikuti seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Nagari serta jajaran staf sekretariat. Nara sumber yang tampil sebagai pemateri Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq, Kordiv DPP Zainal Abidin, SH,  Koordinator Sekretariat Bawaslu Padang Pariaman Anton Wira Tanjung dan Darwisman Ketua Panwaslu Kecamatan Patamuan.

Anton Wira Tanjung mengakui, jika dibandingkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) penyebaran informasi di media sosial  ternyata Bawaslu Padang Pariaman sebagai lembaga baru yang sudah permanen  hingga kini masih tertinggal, dalam penyebaran informasi di media sosial.

" Ini bisa lihat jajaran pengawas pemilu ketika melakukan pengawasan ke lapangan. Kita pengawas selalu dianggap masyarakat orang KPU padahal kita-kita ini adalah pengawas Pemilu," ulasnya

Dijelaskan Anton, tujuan mempublikasikan kegiatan pengawasan pada media sosial dengan tagar yang dimiliki Bawaslu misalnya #bersama rakyat awasi pemilu, #bersama bawaslu tegakan keadilan pemilu, #bawaslu jaga hak pilih, agar kinerja pengawasan dapat diketahui masyarakat secara luas.

"Makanya Bapak Ketua Bawaslu Pak Anton Ishaq sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran Panwascam agar seluruh Panwascam memiliki akun media sosial baik fb, twitter maupun maupun instagram, dan kalau bisa bikin juga blog" tambah mantan Sekretaris KNPI Padang Pariaman itu.

Saat ini jumlah pengawas pemilu kecamatan 51 orang, pengawas pemilu nagari 103 orang. Jika seluruhnya saja bikin status kegiatan pengawas pemilu, maka dengan sendirinya BAWASLU akan makin dikenal masyarakat sebagai lembaga pengawas pemilu

Jadi, tukuk Anton Wira Tanjung,  agar seluruh masyarakat dapat mengetahui kegiatan pengawasan yang dilakukan. Apapun kegiatan pengawasan yang dilakukan sampaikan saja kepada masyarakat.

Misalnya, jumlah TPS di Nagari, jumlah pemilih serta lokasi tps. Kegiatan pengawasan. Informasi ini sangat penting bagi masyarakat maupun bagi caleg.  Karena meskipun jumlah tps sudah dipublikasikan media massa kenyataannya banyak masyarakat belum tahu informasi ini.

Perlu diketahui,kehadiran media sosial telah menambah sarana penyebaran informasi, opini publik, dinamika  percakapan dan diskusi, bahkan telah mengubah perilaku dan gaya hidup masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang telah terjangkau infrastruktur komunikasi dan informatika.

"Rata-rata saat ini masyarakat menggunakan media sosial selama tujuh jam. Jadi kalau kita pengawas pemilu sering mensosialisasikan pengawasan pemilu diharapkan masyarakat akan terlibat aktif mengawasi pemilu," ulasnya. (***/nofri)

Minggu, 16 Desember 2018

IKSGS Kota Pariaman Peringati Ultah Ke XVI

IKSGS Kota Pariaman Peringati Ultah Ke XVI

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Ikatan Keluarga Sungai Geringging dan Sekitarnya (IKSGS) Kota Pariaman peringati hari ulang tahun ke XVI dengan silaturahim bersama anggota IKSGS Walikota Pariaman, Bupati Padang Pariaman dan Tokoh IKSGS John Kenedy Aziz, Minggu (16/12) di Hall Pemda Saiyo Sakato.

"IKSGS Kota Pariaman berdiri sejak 16 November 2002 dan bertahan sampai sekarang pada tahun 2018 yang berumur 16 tahun," kata Ketua IKSGS Kota Pariaman, Bukhari.

Ia mengatakan, IKSGS Kota Pariaman mendukung visi-misi daerah Kota Pariaman ke depan demi kemajuan dan perkembangan pembangunan.

Sementara itu, Ketua IKSGS se - Jabotabek, Hamidi menyampaikan bahwa IKSGS sudah mempunyai gedung untuk pertemuan sendiri di Jakarta.

"Jadi apapun bentuknya kegiatan IKSGS silahkan memakai gedung tersebut untuk membicarakan tentang daerah kita," ujarnya.

Kemudian, Tokoh IKSGS John Kenedy Aziz menyampaikan mendukung kemajuan pembangunan Kota Pariaman. Tidak hanya mendukung, melainkan juga memperjuangakan bagaimana bisa membantu membawa anggaran di pusat di daerah Kota Pariaman.

Ia juga mengajak Kota Pariaman membuat festival randang, sala, baju adaik dan gadang tasa supaya orang lebih mengenal Kota Pariaman sehingga Kota Pariaman dilirik oleh orang asing. Ardi

Sabtu, 15 Desember 2018

Pengurus IPPNU Padang Pariaman & Kota Pariaman Dilantik

Pengurus IPPNU Padang Pariaman & Kota Pariaman Dilantik

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman dan Walikota Pariaman hadiri pelantikan pengurus IPPNU Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman di Hall Pemda Saiyo Sakato, Sabtu (15/12).

"IPPNU jangan sampai dengan organisasi lain yang telah dilantik hanya berpangku tangan saja," kata Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur.

Ia menyampaikan, semoga kedepannya  IPPNU dapat lebih baik lagi dan diharapan dapat membantu Pemda untuk menyukseskan pemilu 2019 sekaligus bisa membuat program kerja tahunan untuk organisasi.

Sehingga selama masa jabatan untuk 2 tahun ke depan ada program yang diselesaikan oleh kepengurusan yang baru dilantik.

Sementara itu, Walikota Pariaman yang diwakili Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertahanan Kota Pariaman, Rismen mengatakan bahwasanya pemerintah siap membantu IPPNU ini untuk terus berkembang dan dapat berkerjasama dengan pemerintah untuk menyukseskan pemilu tahun 2019.

Ia mengimbau IPPNU juga bisa menepis isu-isu hoax tentang pemilu yang sedang menyebar saat ini. Pasalnya, tidak hanya menerima isu saja, melainkan juga mencari info dan kebenaran dari isu tersebut sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat terhadap kebenarannya itu.

Ketua IPPNU Kota Pariaman, Nur Afizah Islamiati mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, seluruh jajaran senior yang telah membantu dalam menyukseskan acara ini, baik itu dari segi moril maupun materil.

"Dorongan pemerintah untuk membuat IPPNU ini lebih maju untuk kedepannya itu menjadi semangat dan motivasi tersendiri bagi kami," ujarnya.

Ia menyampaikan tamu undangan yang hadir dalam pelantikan tersebut yaitu Andri Susanto PC NU Kota Pariaman, Ketua KPU Padang Pariaman Zulnaidi, Komisioner KPU Ory Sativa Sakban. (Ardi)
Website Desa Dukung Percepatan Penyebaran Informasi Desa

Website Desa Dukung Percepatan Penyebaran Informasi Desa

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Pengelolaan website desa merupakan peluang bagi desa untuk mempromosikan desanya ke dunia luar. Selain itu, website desa yang dikelola dengan baik dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan warganya.

Demikian diungkapkan Wartawan Utama Armaidi Tanjung pada Pelatihan Jurnalistik dan Pengelolaan Website Desa, Sabtu (15/12/2018) di Desa Kaluat, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman. Pelatihan diikuti utusan dari empat desa, masing-masing Desa Kajai, Desa Sungai Pasak, Desa Bato dan Desa Padang Birik-Birik.

Menurut Armaidi, website desa merupakan situs berbasis online yang di dalamnya terdapat informasi publik seputar kegiatan desa, baik dari segi administrasi, sosial, budaya, kelembagaan dan informasi lainnya yang berkaitan dengan desa tersebut.
“Tujuannya menyediakan informasi yang akurat agar diketahui oleh khalayak seputar kegiatan desa  dan untuk mengenalkan potensi desa tersebut,” kata Armaidi yang juga Pemimpin Redaksi Sitinjausumbar.com ini.

Dikatakan Armaidi, website desa sejalan dengan pasal 82 UU No. 6 tahun 2014 tentang desa, ayat 4. Pemerintah Desa wajib menginformasikan perencanaan dan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa, Rencana Kerja Pemerintah Desa, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa kepada masyarakat desa melalui layanan informasi kepada umum dan melaporkannya dalam Musyawarah Desa paling sedikit 1  tahun sekali.

Pengelolaan website desa memiliki peluang untuk dikembangkan. Alasannya,  dengan adanya dana desa sebagai sumber pembiaayaan, tersedianya sumber daya manusia dari perangkat desa, mencegah penyebaran berita hoaks, pemanfaatan teknologi informasi digital untuk penyebaran informasi desa, media promosi potensi desa untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, kata Armaidi Tanjung.

Armaidi juga menyebutkan manfaat desa memiliki website sendiri antara lain, dapat meningkatkan citra desa, meningkatkan keunggulan kompetitif desa, meningkatkan informasi tentang keberadaan desa, citra aparatur desa dan SDM desa akan terangkat, desa dapat mempublikasikan dan mempromosikan berbagai potensinya kepada dunia melalui media internet, dengan identitasnya yang jelas dan resmi dari  nama desa, bukan dengan domain lain.

“Selain itu,  perantau dari desa tersebut  bisa melihat perkembangan dan kondisi desa dari rantau. Dengan mendapatkan informasi seputar desa, bisa menggugah perantau untuk lebih berpartisipasi dalam pembangunan desa,” tutur Armaidi Tanjung, lelaki kelahiran Desa Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Timur ini.

Selain Armaidi, tampil memberikan materi teknis pengisian konten website desa Dosen STMIK Jayanusa Padang Arianto, M.Kom. (***/AT)
Kisah Lutfi Anak Tukang Ojek, Lulusan Terbaik IPB

Kisah Lutfi Anak Tukang Ojek, Lulusan Terbaik IPB

Lutfhi Anak Tukang Ojek Di Semarang Lulusan Terbaik IPB
Meski keterbatasan finansial menjadi permasalahan keluarganya, Lutfi tetap menunjukkan prestasi akademik yang cemerlang. Nilai rapornya yang selalu bagus dan kecakapan dirinya, membuat Lutfi terpilih menjadi salah satu Etoser, sebutan untuk penerima Beastudi Etos.
 

Senyum tak lepas dari wajah Lutfi ketika ia dinobatkan sebagai lulusan terbaik tingkat sarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) pada wisudanya di hari Rabu (12/12) lalu. Lutfi memperoleh predikat "dengan pujian" dan IPK 3,95. Dara kelahiran Semarang ini adalah salah satu penerima manfaat Beastudi Etos Dompet Dhuafa Pendidikan.

Lutfi Rahmaningtias, nama lengkapnya, menjadi penerima manfaat Beastudi Etos wilayah Bogor pada tahun 2014. Saat itu ia baru saja diterima di jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB. Lutfi terpilih setelah melalui rangkaian seleksi yang tak mudah untuk menerima beasiswa dari Dompet Dhuafa Pendidikan ini.

Lutfi mendaftar seleksi Beastudi Etos melalui panitia daerah Semarang. Ayah Lutfi, Juwari, satu-satunya pencari nafkah di keluarganya adalah seorang tukang ojek. Penghasilan Juwari yang tak tentu membuatnya tak bisa membiayai Lutfi kuliah.

Meski keterbatasan finansial menjadi permasalahan keluarganya, Lutfi tetap menunjukkan prestasi akademik yang cemerlang. Nilai rapornya yang selalu bagus dan kecakapan dirinya, membuat Lutfi terpilih menjadi salah satu Etoser, sebutan untuk penerima Beastudi Etos.

Selama menjadi mahasiswa, selain aktif dalam kegiatan Etos, Lutfi juga aktif di berbagai organisasi kampus seperti BEM KM IPB, BEM Fakultas, LDK Al-Hurriyyah, dan Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumberdaya Hutan Dan Ekowisata (Himakova).

Lutfi juga aktif mencari penghasilan tambahan dengan menjadi asisten dosen di kampus dan staf pengajar pada salah satu lembaga bimbingan belajar di Bogor. Meski demikian, bidang akademis tetap menjadi prioritas sulung dari tiga bersaudara ini. Buktinya, predikat lulusan terbaik mampu ia dapatkan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menjadi lulusan terbaik program sarjana IPB pada wisuda ini,” ucap Lutfi tulus. Tak ingin menjadi kacang lupa kulitnya, Lutfi pun mengaku banyak terbantu dengan menjadi Etoser. “Beasiswa berupa pembinaan rutin membantu saya mendapatkan banyak materi softskill, dan bantuan asrama sangat membantu saya menghemat pengeluaran,” ungkap Lutfi mengenang apa saja yang ia dapatkan dari Beastudi Etos.

Beastudi Etos sendiri merupakan program investasi sumber daya manusia yang berfokus pada pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa berprestasi. Visi program ini “Terdepan dalam membentuk sumber daya manusia berkarakter untuk Indonesia unggul dan berdaya”, salah satunya telah terwujud pada diri Lutfi. 


Lutfi pun telah merancang rencananya setelah lulus ini. Ia ingin berkarya secara profesional untuk mengambil peranan dalam upaya konservasi sumber daya hutan. Sebagai pamungkas, Lutfi membagi tips suksesnya, 


“Saya yakin jika setiap orang memahami tujuan dalam setiap hal yang dilakukan, pasti bisa meraih prestasi sesuai bidangnya masing-masing. Terimakasih Dompet Dhuafa dan Beastudi Etos,”ulasnya.

Selamat Lutfi atas prestasinya yang membanggakan. Selamat atas gelar sarjananya, semoga ilmu yang diperoleh dapat berguna dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat kelak. Aamiin. (NR)


SABERMAS, Inovasi Baru Dinas Kesehatan Padang Pariaman

SABERMAS, Inovasi Baru Dinas Kesehatan Padang Pariaman

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman kembali menggagas inovasi terbaru dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat. Inovasi itu diberi nama Sabermas (Sehari Semalam Bersama Masyarakat).

Kegiatan yang akan di-launching oleh Bupati Ali Mukhni berlangsung di Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris, Sabtu 15 Desember 2018 mulai pukul 08.00 WIB.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Padang Pariaman dr H Aspinuddin menyebutkan, program Sabermas dimaksudkan untuk melengkapi inovasi-inovasi sebelumnya yang telah dan terus berlangsung seperti Padang Pariaman Sehat dan Padang Pariaman Tanggap Kasus Gawat-Darurat (Papa Tangkas Gada) Public Service Centre (PSC) 119.

Sebelumnya, Bupati Ali Mukhni ketika bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), Senin 12 November 2018 mengungkapkan, Dinas Kesehatan Padang Pariaman kembali menggagas sebuah program inovasi baru yang diberi nama Sabermas (Sehari Semalam Bersama Masyarakat).

Melalui program Sabermas, katanya melanjutkan, diharapkan bisa memberikan solusi terbaik guna mengatasi berbagai masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat. Artinya, kunjungan yang dilakukan terhadap masyarakat tidak hanya bersifat kunjungan biasa, tetapi untuk memberikan solusi tuntas bagi masyarakat.

"Sebagai contoh, jika ada misalnya masyarakat yang dikunjungi belum memiliki jaminan kesehatan atau fasilitas jamban, maka pada saat pelaksanaan sabermas permasalahan tersebut sudah dituntaskan," jelasnya.

Lebih rinci Aspinuddin menjelaskan, pada saat Sabermas ada 12 indikator kesehatan masyarakat di Nagari Kapalo Koto yang telah tuntas dan di-launching Bupati Ali Mukhni. Dengan kata lain, dengan Sabermas ke-12 indikator tersebut sudah teratasi.

“Jika ada satu indikator saja yang belum tuntas, maka pada saat Sabermas harus kami tuntaskan. Itulah sebabnya kami berada selama 24 jam penuh di nagari sasaran,” ujar Aspinuddin.

Intervensi atau penuntasan ke-12 indikator kesehatan dimaksud, ulas dia, sudah dilakukan Tim Sabermas Dinas Kesehatan bersama institusi terkait sejak satu bulan sebelumnya. 


Untuk keperluan itu, pihaknya mendirikan posko khusus di Nagari Kapalo Koto. Sabermas di Nagari Kapalo Koto, lanjut Aspinuddin, merupakan launching atau kegiatan perdana. Mulai awal tahun 2019, sabermas di;anjutkan pada nagari-nagari lain. Dalam hal ini Kabupaten Padang Pariaman terdiri dari 103 nagari pada 17 kecamatan. (rel/wis)
 

Rabu, 12 Desember 2018

Padang Pariaman Peduli HAM Tahun 2018, Terima Penghargaan Dari Mentri Yasonna Laoly

Padang Pariaman Peduli HAM Tahun 2018, Terima Penghargaan Dari Mentri Yasonna Laoly

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM dari Mentri Hukum dan Hak Azazi Manusia Yasonna Laoly, di Jakarta 11 Desember 2018 ( Fhoto : Humas Padang Pariaman )
Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Berselang satu hari, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali meraih penghargaan. Kali ini anugerah penghargaan dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko widodo sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia 2017.
 

Siaran pers yang diterima www.bangunpiaman.com dari Humas dan Protokol Padang Pariaman, penetapan Padang Pariaman sebagai Kabupaten Peduli HAM ini merupakan untuk yang pertama kalinya, sesuai dengan keluarnya Surat keputusan Menteri hukum dan Hak Asasi Manusia RI, tentang penetapan Kabupaten Peduli HAM tahun 2017.

Penyerahan anugerah penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM tersebut diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly disaksikan Wakil Presiden Republik Indonesia kepada Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni. Pengahrgaan diserahkan dalam rangakian acara Peringatan Hari HAM se-Dunia ke 70 tahun 2018, di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Bupati Ali Mukhni mengucapkan terima kasih atas diterimanya anugerah penghargaan Padang Pariaman sebagai Kabupaten Peduli HAM yang diterima untuk pertama kalinya dari Presiden RI.

Penghargaan Padang Pariaman sebagai Kabupaten Peduli HAM tahun ini, lanjutnya, tidak terlepas komitmen dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memerhatikan, peduli serta menjunjung tinggi hak asasi manusia sesuai dengan Permenkum HAM Nomor 34 tahun 2016.

"Anugerah Penghargaan yang diterima Padang Pariaman sebagai Kabupaten Peduli HAM merupakan hasil kerja sama Panitia Ranham dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Padang Pariaman, yang dituangkan dalam banyak program kegiatan pembangunan dengan memberikan perhatian dan peduli terhadap HAM di Kabupaten Padang Pariaman," jelasnya.

Ali Mukhni melanjutkan, diterimanya anugerah penghargaan tersebut, sebelumnya telah dilakukan penilaian oleh tim Pusat yang turun langsung ke Kabupaten Padang Pariaman. Dengan penilaian terdiri dari 2 (dua) kategori, pertama peduli HAM dan kedua cukup peduli.

Dia berharap ke depan, kepada pimpinan OPD agar dapat menyampaikan data data untuk pelaksanaan program kegiatan  yang memenuhi unsur perhatian atau kepedulian terhadap HAM yang akan disiapkan pada 2019 mendatang.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Kabag Hukum Rifki Monrizal mengatakan bahwa penghargaan Kabupaten Peduli HAM ini pertama kali diraih Padang Pariaman sejak penganugerahan dimulai tahun 2013 lalu.

"Anugerah Peduli HAM ini diberikan untuk memotivasi pemerintah daerah untuk melaksanakan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM," paparnya.

Selain itu, sambungnya, untuk mengembangkan sinergitas OPD dan instansi vertikal di daerah dalam rangka penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM. "Terakhir, memberikan penilaian terhadap struktur, proses dan hasil capaian kinerja pemerintah daerah dalam melaksanakan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM," tukuknya.(rel/wis)

Selasa, 11 Desember 2018

Hebat, Padang Pariaman Raih Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman

Hebat, Padang Pariaman Raih Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman

Pemkab Padang Pariaman menjadi satu dari 9 pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat yang berhasil meraih Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dari Ombudsman RI. Terlihat Bupati Ali Mukhni Bersama Kepala Daerah Lainnya Usai Menerima Penghargaan ( Fhoto : Humas dan Protokol Padang Pariaman )
Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk pertama kalinya berhasil masuk pada jajaran pemerintah daerah terbaik dalam survei Kepatuhan yang dilakukan lembaga negara pengawas pelayanan publik Ombudsman RI.

Siaran Pers yang diterima redaksi www.bangunpiaman.com dari Humas dan Protokol Padang Pariaman menyebutkan, Pemkab Padang Pariaman menjadi satu dari 9 pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat yang berhasil meraih Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dari Ombudsman RI.

Penghargaan diberikan oleh Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai kepada Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, di Auditorium TVRI Jakarta, Senin (10/12/2018) malam.

Ombudsman menyerahkan predikat Survei Kepatuhan bagi instansi pemerintah penyelenggara pelayanan publik pada Senin (10/12) di Auditorium TVRI Jakarta. Survei Kepatuhan Ombudsman Tahun 2018 dilakukan terhadap 9 kementerian, 4 lembaga, 16 provinsi, 49 kota dan 199 kabupaten. Kabupaten Padang Pariaman termasuk satu dari 199 Kabupaten yang mendapat Predikat Kepatuhan Tinggi.

Penganugerahan Predikat Kepatuhan 2018 dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Desa Tertinggal dan TransmigrasiEko Putro Sandjojo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta sejumlah pemimpin lembaga dan kepala daerah.

Ketua Ombudsman RI, Prof. Amzulian Rifai dalam sambutannya mengatakan penganugerahan predikat kepatuhan telah dilaksanakan oleh Ombudsman sejak tahun 2013 dengan hasil yang menunjukkan peningkatan secara bertahap. 


Metode maupun instrumen survei terus disempurnakan. "Sejak tahun 2017, selain bertujuan menilai kepatuhan juga menilai kualitas penyelenggara pelayanan. Ke depan survei akan diarahkan untuk mengukur kualitas pelayanan publik untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan penerima layanan," ujarnya Senin (10/12) di Auditorium TVRI, Jakarta Pusat. (rel/wis)

Sabtu, 08 Desember 2018

Eksistensi Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Luar Biasa

Eksistensi Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Luar Biasa

Padang Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM--Tuanku sebagai ulama harus mengikuti perkembangan teknologi informasi yang kini melanda kehidupan umat. Karena teknologi mampu menjadi ruang dakwah tanpa batas.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, ketika pengukuhan lulusan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (8/12/2018).  Menurut Suhatri Bur, lulusan pondok pesantren selain dididik menjadi calon ulama, tapi juga mampu menjadi umara.

“Banyak lulusan pondok pesantren yang tidak hanya mengaji, menjadi juru dakwah, ulama, tapi juga umara, atau dirangkul menjadi umara. Seperti ustazd Abdul Somad  yang diajak menjadi calon wakil presiden, KH. Ma’arif Amin ulama yang menjadi calon Wakil Presiden RI periode 2019-2024, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang pernah menjadi Presiden RI. Ketiga tokoh tersebut  dibesarkan di pondok  pesantren,” kata Suhatri Bur yang juga mantan Bendahara PC Nahdlatul Ulama Padang Pariaman ini.

Suhatri Bur menilai, eksistensi Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan luar biasa. Berbagai prestasi sudah diraihnya. Perlombaan tingkat Sumatera Barat dan nasional, santri Nurul Yaqin Ringan-Ringan seringkali meraih juara. Seperti Regu Pramuka Santri Pesantren Nurul Yaqin berhasil meraih juara I Cabang Tapak Perkemahan pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) di Jambi akhir Oktober 2018 lalu.

“Pesantren bukan mengekang prestasi santri, tapi malah menyediakan ruang untuk berkreasi dan berprestasi. Seperti ditampilkan dalam acara pengukuhan lulusan tuanku ini, ada tari pasambahan dan tari piring. Biasanya yang tampil disewa dari group kesenian lain. Tapi kini sudah dilakukan oleh santri Pesantren Nurul Yaqin sendiri,” kata Suhatri Bur menambahkan.

Menurut Ketua Yayasan Pembangunan Islam El Imraniyah (PYII) Ringan-Ringan Idarussalam Tuanku Sutan, selain pengukuhan 37 tuanku dan tuanki (lulusan perempuan) juga dikukuhkan  8 lulusan Bustanul Muhaqiqin, 114 lulusan tingkat tsanawiyah. Khusus yang tingkat tsanawiyah, jumlah 114 tersebut pada saat masuk di kelas satu tiga tahun lalu berjumlah 250 orang. Namun yang sampai bertahan hingga menyelesaikan pendidikan dan berhak mendapatkan ijazah hanya 114 orang tersebut.

“Salah satu factor banyaknya yang tidak bertahan, karena keterbatasan asrama dan ruang belajar. Mereka tidak tahan menjalani kondisi di pesantren. Akibat kekurangan ruang belajar, terpaksa pelaksanaan belajar 3 shif. Pagi, siang dan malam. Hingga kini, Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan masih kekurangan 14 lokal. Idealnya, ada 2 rusunawa lagi agar proses belajar mengajar ideal. Satu untuk putra, satu untuk putri. Saat ini baru tersedia satu rusunawa yang digunakan sebagai asrama putra,” kata Idaraussalam.

Khusus lulusan yang sudah menyandang gelar tuanku/tuanki, selanjutnya dipersilakan  memilih salah satu dari 3  pilihan. Pertama, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi mana saja. Tidak hanya IAIN, UIN, tapi juga perguruan tinggi umum. Karena status lulusan santri pesantren sudah disamakan dengan sekolah umum, artinya berhak melanjutkan ke perguruan tinggi mana saja. Kedua, tetap tinggal di pesantren melanjutkan pendidikan tingkat Bustanul Muhaqiqin atau menjadi guru mengajar di sini. Ketiga, diminta mengajar di kampung, surau di kampung yang sudah disiapkan oleh orang kampungnya.

“Yang tidak boleh bagi lulusan Nurul Yaqin adalah berhenti belajar atau mengajar. Karena pendiri Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Syekh H.Ali Imran Hasan (alm) berpesan kepada santrinya, kalau tidak mengajar, ya belajar,” tutur Idarussalam. (***/at) 

Rabu, 05 Desember 2018

Kado Akhir Tahun, Padang Pariaman Raih Penghargaan Terbaik II Anugerah Media Humas 2018

Kado Akhir Tahun, Padang Pariaman Raih Penghargaan Terbaik II Anugerah Media Humas 2018

Kabupaten Padang Pariaman Akhir Tahun 2018 Ini, Menerima Penghargaan Terbaik II, Dalam Kategori Siara Pers/Pemberitaan Pemerintah, Penghargaan Tersebut Diterima Kepala Dinas Kominfo Padang Pariaman Zahirman Kadar, Selasa 4 Desember 2018 ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Tanggerang, BANGUNPIAMAN.COM--Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali berbangga karena memperoleh penghargaan Terbaik II dalam kategori Siaran Pers/Pemberitaan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. Penghargaan tersebut diberikan pada acara Malam Anugerah Media Humas (AMH) tahun 2018 di Tangerang, Selasa (04/12).

Penghargaan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Pariaman, Zahriman, S.Sos, MM mewakili Bupati Padang Pariaman didampingi Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri, SE, ME.

Menurut Zahirman, penghargaan AMH baru kali ini diperoleh setelah sekian lama mengikuti kompetisi ini.

"Sejak saya menjadi Kabag Humas tahun 2011 lalu kemudian dilanjutkan Hendra Aswara, baru saat Andri Satria Masri jadi Kabag, penghargaan ini didapat," puji Zahirman bangga.

Bapak Bupati, lanjut Zahirman, sangat senang dan bangga mendengarkan kabar bahagia ini. Beliau sebenarnya sangat ingin menghadiri acara malam AMH namun karena agenda yang padat akhirnya diperintahkan Kadis Kominfo mewakili.

Penghargaan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri tersebut juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Diskominfo Kabupaten Kudus sebagai peraih predikat terbaik I dan III.

Melalui komunikasi jarak jauh dengan Zahirman, Bupati Ali Mukhni bersyukur atas diterimanya penghargaan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Sekda, Asisten III dan seluruh staf Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten atas kerja keras selama ini yang telah dihargai oleh pihak eksternal dan publik.

"Diharapkan penghargaan ini akan memacu semangat untuk berprestasi lebih baik dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberitaan di masa mendatang,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN Padang Pariaman yang sudah bekerja ikhlas, cerdas, berkinerja positif sehingga meraih penghargaan dari pihak eksternal dan publik.

"Dari prestasi dan kinerja ASN Padang Pariaman lahirlah pengakuan pihak eksternal. Ini adalah bahan pemberitaan yang bagus untuk diolah Bagian Humas dan Protokol. Jadi, kinerja Humas ini tergantung kinerja dan prestasi ASN lainnya," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri menyampaikan bahwa AMH 2018 merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) tahun 2018.

“AMH merupakan salah satu upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan, memotivasi dan mengapresiasi para pelaku Kehumasan dalam melaksanakan pelayanan informasi kepada publik sesuai amanat Inpres No. 9 tahun 2015 tentang pengelolaan Komunikasi Publik,” ulasnya.

Andri yang didampingi Kasubag Komunikasi Pimpinan dan Dokumentasi Suindra menjelaskan bahwa AMH 2018 ini, dia mengikuti kompetisi di tiga (3) kategori yaitu: Siaran Pers/Pemberitaan, Penerbitan Internal dan Media Sosial.

"Dari tiga kategori, alhamdulillah satu kategori kita diapresiasi," pungkasnya.

AMH 2018 bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada humas pemerintah, serta untuk menciptakan situasi yang kompetitif dan memberikan ruang untuk meningkatkan kinerja dengan tugas melakukan diseminasi informasi terkait program pemerintah kepada masyarakat. AMH ini diikuti 158 instansi, yang terdiri dari 67 instansi pusat dan 91 instansi pemerintah daerah.

*Daftar Pemenang Anugerah Media Humas (AMH) 2018*
*Kategori Siaran Pers/Pemberitaan*
K/L/BUMN/BUMD/PTN :
1. Kementerian Pariwisata
2. Kementerian PANRB
3. Kementerian PUPR
Nominator: Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Otoritas Jasa Keuangan

PEMERINTAH DAERAH :
1. Provinsi Jawa Barat
2. Kabupaten Padang Pariaman
3. Kabupaten Kudus
Nominator: Provinsi Jawa Timur, Kota Bandung, Kota Bogor

*Kategori Penerbitan Internal*
K/L/BUMN/BUMD/PTN :
1. Kementerian PUPR
2. Kemenkeu
3. Universitas Indonesia
Nominator: Kementerian Pariwisata, Kementerian Ketenagakerjaan, BSSN

PEMERINTAH DAERAH :
1. Provinsi DKI Jakarta
2. Kota Surabaya
3. Provinsi Jawa Timur
Nominator: Kota Bogor, Kota Tangerang, Kabupaten Cilacap

*Kategori Pelayanan Informasi Melalui Internet*
K/L/BUMN/BUMD/PTN:
1. Kementerian Keuangan
2. Universitas Padjajaran
3. Komisi Yudisial
Nominator: Sekretariat Kabinet, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PEMERINTAH DAERAH :
1. Kota Tangerang
2. Kabupaten Bojonegoro
3. Kota Bandung
Nominator: Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Kalimantan Timur, Kota Bogor

*Kategori Media Sosial*
K/L/BUMN/BUMD/PTN :
1. Kementerian Kelautan dan Perikanan
2. Bank Indonesia
3. Institut Teknologi Bandung
Nominator: Kementerian Keuangan, Universitas Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

PEMERINTAH DAERAH :
1. Kota Bandung
2. Kota Bekasi
3. Kota Tangerang
Nominator: Kota Bogor, Provinsi Kalimantan Utara

*Kategori Stand Pameran Terbaik*
1. Terbaik: Kementerian Sekretariat Negara
2. Pelayanan Terbaik: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
3. Dekorasi Terbaik: Kementerian Perhubungan
4. Terinovatif: BMKG
5. Favorit: Kementerian Pariwisata

*Festival Media Tradisional Pertunjukkan Rakyat Tingkat Nasional 2018*

Sutradara Terbaik: Dadan Ramdani, Provinsi Jawa Barat

Pemeran Wanita Terbaik: Sri Rahayuningsih, Provinsi Jawa Tengah

Pemeran Pria Terbaik: Suherman, Sulawesi Barat

Penampilan Terbaik:
1. Jawa Barat
2. Sumatra Barat
3. Sumatra Utara
---

*Juara Umum AMH 2018:* KEMENTERIAN KEUANGAN



(****/rel/wis)