Rabu, 31 Oktober 2018

" PAKANDANGAN EMAS " Masuk Nominasi Penilaian BUMNAG Tingkat Provinsi

" PAKANDANGAN EMAS " Masuk Nominasi Penilaian BUMNAG Tingkat Provinsi

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--- Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) Pakandangan Emas Nagari Pakandang Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman didatangi Tim Penilai BUMNAG/BUMDes tingkat Provinsi Sumatera Barat, Rabu (31/10).

Tim penilai dipimpin Marlinda Agustini, S.Si, A.Pt, dari DPMD Provinsi Sumatera Barat dengan anggota Manager BNI Akhirul Lawis, Koordinator KPW Provinsi Sumbar Fery Irawan, Diskoperindag Provinsi Sumbar Darman dan DPMD Provinsi Sumbar Suryati.

Hadir menyambut tim penilai Kadis PMD Padang Pariaman, Camat, Wali Nagari se Kecamatan Enam Lingkung, PKK, dan unsur masyarakat lainya.

Walinagari Pakandangan Drs. Nasyaruddin sebagai tuan rumah mengungkapkan, Pemerintah Nagari akan mendukung penuh keberadaan BUMNAG di nagari ini.

"Sebab, sudah terlihat jelas bahwa BUMNAG telah meningkatan perekonomian rakyat. Tugas nagari adalah memberi dukungan dengan menganggarkan dana untuk kemajuan BUMNAG di Nagari ini," jelas Nasyarduddin.

Tahun ini, sambungnya, Nagari telah menganggarkan sejumlah Rp90 Juta dan tahun 2019 mendatang direncanakan akan dianggarkan sampai Rp200 juta.

Ketua Tim Marlinda Agustini, S.Si, A.Pt, M.Kes mengatakan bahwa Nagari Pakadangan adalah tempat pertama yang dikunjungi dalam penilaian tahun ini.

Marlinda tidak dapat menutupi rasa bangganya dengan prestasi yang telah diraih BUMNAG Nagari Pakandangan karena telah menjadi sentral Jagung untuk kebutuhan Padang Pariaman dan beberapa daerah lain yang ada di Sumbar. BUMNAG telah mampu menghasilkan kurang lebih 20 Ton sehari. Marlinda berharap tahun depan penyertaan anggaran Nagari untuk BUMNAG dapat ditingkatkan lagi.

Camat Enam Lingkung Rustam mengungkapkan bahwa sebagai penasehat dalam Bumnag di setiap Nagari di Kecamatan Enam Lingkung dia selalu mengadakan rapat koordinasi terkait keberadaan Bumnag. Salah satu kebanggaan terhadap Bumnag Nagari Pakandangan Emas ini sangat pesat sekali kemajuannya.

"Baru 8 Bulan berdiri dengan Modal awal Rp18 Juta, Bumnag ini sudah bisa berjalan mandiri dan menunjukan eksistensinya," katanya.

Sementara Kadis PMD Kab.Padang Pariaman, Erman, S.Sos, MM mewakili Bupati Padang Pariaman mengharapkan perkembangan Bumnag jangan sampai mengganggu perkembangan ekonomi yang telah ada di masyarakat.

"Diharapkan pengembangannya lebih kepada sumber daya alam. seperti contoh pakandangan Emas lebih mengacu kepada pengembangan pertanian jagung yang sangat berkembang pesat," katanya.

Erman menghimbau kepada Bumnag di setiap Nagari untuk fokus pada satu titik usaha saja namun tuntas, dari pada banyak usaha namun tidak berkembang.

Erman juga berharap, semoga dengan penilaian pertama yang dilakukan tim penilai ini dapat menjadikan Padang Pariaman meraih peringkat pertama di tingkat Provinsi.

Acara diakhiri dengan ekspose Bumnag Pakandangan Emas oleh direktur Bumnag Syaiful Rahman, Tk.Mudo Maharajo, S.Pd.

Syaiful menjelaskan bahwa ada tiga usaha yang dimiliki Bumnag Pakandangan Emas diantaranya Simpan Pinjam Syariah, Bank Sampah, dan Pertanian.

"Dengan sembilan orang pegawai, sampai saat ini sudah hampir Rp900 juta yang telah menanam sahamnya di Bumnag Pakandangan Emas. Itu bukti kepercayaan masyarakat terhadap Bumnag Pakandangan Emas," hukumnya mengakhiri. (rel/wis)
Terhenti Tiga Tahun, Peran dan Perjuangan Bupati Ali Mukhni, Pembangunan Asrama Embarkasi Haji Dilanjutkan

Terhenti Tiga Tahun, Peran dan Perjuangan Bupati Ali Mukhni, Pembangunan Asrama Embarkasi Haji Dilanjutkan

Inilah Maket Asrama Embarkasi Haji Sumatera Barat, yang terletak di Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Ini Embarkasi Termegah, jika sudah selesai pembangunannya
Padang, BANGUNPIAMAN.COM-- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumbar H Hendri SAg MPd menyatakan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bupati Padang Pariaman Drs H Ali Mukhni terkait kelanjutan pembangunan Asrama Embarkasi Haji Sumbar di Kecamatan Batang Anai.

“Peran dan perjuangan Pak Bupati Ali Mukhni sangat luar-biasa. Beliau dengan gigih memperjuangkan anggaran ke pemerintah pusat dan DPR RI serta menyelesaikan masalah dengan masyarakat lokasi embakasi haji tanpa berdarah-darah,” kata Hendri di Padang, Rabu (31/10/2018).

Menurut Hendri yang didampingi Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Revitalisasi & Pengembangan Asrama Embarkasi Haji Sumbar H Joben SAg MA, tahun 2018 pembangunan asrama haji di Kabupaten Padang Pariaman dengan dana Rp48,498 miliar setelah terhenti selama tiga tahun.

Joben menambahkan, dana sebesar itu khusus untuk melanjutkan pembangunan satu unit gedung asrama empat lantai dengan luas tanah 84 x 18,5 meter. “Gedung ini didesain untuk 70 kamar, masing-masing dengan tiga tempat tidur, meja, kursi, lemari, televisi plus pendingin ruangan. Nilai mobiler perkamar mencapai Rp60 juta. Untuk menuju lantai dua, tiga dan empat disediakan satu unit lift.”

Hingga akhir Oktober, lanjut dia, bobot pembangunan fisik sudah di atas 50 persen. Lanjutan pembangunan asrama tersebut dilaksanakan oleh Kontraktor PT Rimbo Peraduan terhitung mulai tanggal 28 Juni 2018. Namun, kegiatan sempat tertunda selama 39 hari akibat adanya tuntutan masyarakat atas pembayaran bahan material yang belum diselesaikan oleh kontraktor pelaksana tahun 2015.

“Alhamdulillah..., sebagaimana kata Pak Kakanwil, permasalahan tersebut dapat diselesaikan Pak Bupati Ali Mukhni bersama pihak terkait sehingga pekerjaan dapat diteruskan,” ujar Joben yang juga Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Keuangan Haji pada Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).

Melihat pekerjaan di lokasi, Joben menyatakan keyakinannya, pembangunan gedung asrama haji tersebut akan selesai 100 persen pada akhir kontrak, 31 Desember 2018, termasuk pengisian mobiler yang dilaksanakan oleh rekanan jasa pengadaan secara terpisah.

Ketika ditanya berapa anggaran tahun 2019 yang diperoleh Kanwil Kemenag Sumbar untuk embarkasi haji tersebut, Joben menjelaskan, hanya Rp21,8 miliar khusus kelanjutan pembangunan satu unit gedung untuk aula. Padahal pihaknya mengajukan anggaran Rp71 miliar guna melanjutkan pengerjaan tiga bangunan sekaligus.

Selain aula, dua unit bangunan lainnya adalah gedung perkantoran / sekretariat embarkasi serta masjid. “Gedung asrama saja tanpa dukungan ketiga unit bangunan tersebut belum dapat difungsikan sebagai tempat pemberangkatan dan menerima kepulangan jamaah haji,” papar Joben.

Ditanya apa alasan pemerintah pusat (Bappenas, Kementerian Keuangan dan Kemenag – red) tidak bersedia mengabulkan anggaran Rp71 miliar tersebut, Joben mengungkapkan, mereka kuatir kami tidak sanggup melaksanakan kegiatan dengan anggaran sebesar itu.

Padahal, ulas dia, untuk kelanjutan pengerjaan tiga unit bangunan dimaksud bisa langsung tender. Sebab, perencanaan dan dokumen evaluasi lingkungan hidup (DELH)-nya sudah selesai. Berbeda dengan gedung asrama yang terdiri dari 4 lantai, ketiga unit bangunan tersebut tidak bertingkat. Jadi, bisa sama-sama dilaksanakan sekaligus.

Joben menambahkan, pembangunan gedung asrama yang kini sedang dilaksanakan pun merupakan tahap pertama dari tiga unit gedung yang direncanakan. Sebab, kapasitas gedung asrama kini sedang dibangun baru 70 kamar atau untuk 210 jamaah. Sedangkan pemberangkatan atau menerima kepulangan untuk satu kelompok terbang (kloter) terdiri dari 393 jamaah haji.

Optimis Selesai 100 Persen

Ditemui secara terpisah di lokasi pembangunan gedung asrama haji, Site Manager PT Rimbo Peraduan – Agus Vindra ST  – pun menyatakan optimisme akan selesai 100 persen sesuai kontrak. “Kami mempekerjakan 150 orang tenaga kerja setiap hari,” ujarnya.

Menurut alumnus Fakultas Teknik Universitas Andalas itu, pekerjaan berat hingga lantai empat sudah hampir selesai. Lift pun sudah tiba di lokasi. Tinggal finishing saja,” katanya lagi.

Sedangkan Bupati Ali Mukhni yang ditemui dalam perjalanan dari kantor bupati menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu siang, penyelesaian masalah dengan masyarakat di lokasi pembangunan asrama haji berkat izin Allah Yang Mahakuasa serta dukungan berbagai pihak.

Disinggung anggaran untuk kelanjutan pembangunan embarkasi haji tahun 2019 yang hanya diperoleh Rp21,8 miliar dari Rp71 miliar yang diajukan pihak Kanwil Kemenag Sumbar, menurut Ali Mukhni, perlu komunikasi yang intensif.(rel/wis)
Pengadilan Tata Usaha Negara Padang, Tolak Gugatan Yang Diajukan Sjahruddin

Pengadilan Tata Usaha Negara Padang, Tolak Gugatan Yang Diajukan Sjahruddin

Tim Kuasa Hukum Bupati Padang Pariaman Yang Dipimpin Kabag Hukum Rifki Monrizal, SH
Dalam amar putusannya majelis hakim menyatakan “Menolak gugatan Penggugat seluruhnya”. Majelis hakim juga memberikan waktu selama 14 (empat belas) hari sejak putusan ini dibacakan kepada Penggugat untuk melakukan upaya Banding. Sementara itu Kuasa Penggugat menyatakan akan pikir-pikir dulu untuk melakukan upaya banding.

Padang, BANGUNPIAMAN.COM--Gugatan perkara Tata Usaha Negara (TUN) Nomor 19/G/2018/PTUN-PDG diajukan oleh Sjaharuddin di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang beberapa waktu lalu, Akhirnya dimenangkan Bupati Padang Pariaman

Sjaharudin merupakan salah satu calon Wali Nagari Sungai Buluh Timur pada Pemilhan Wali Nagari Serentak di Kab. Padang Pariaman beberapa waktu lalu.

Sjaharudin melalui kuasa hukumnya Yeni Ruspa, SH dkk mengajukan gugatan terhadap Keputusan Bupati Padang Pariaman Nomor 281/KEP/BPP/2018 tentang Pengesahan Pemberhentian Wali Nagari dan Pejabat Wali Nagari Serta Pengangkatan Wali Nagari pada 74 (tujuh puluh empat) Nagari di Kabupaten Padang Pariaman tanggal 11 Mei 2018 pada lampiran IV atas nama Zulkifli sebagai Wali Nagari Sungai Buluh Timur.

Sjaharudin selaku Penggugat melalui Kuasa Hukumnya mengajukan gugatan ke PTUN Padang pada bulan Juli 2018, dalam materi gugatan Penggugat menilai pengangkatan Zulkifli sebagai Wali Nagari Sungai Buluh cacat hukum karena Zulkifli merupakan anggota TNI aktif dengan jabatan Babinsa Ramil 09 Dim 0308/Pariaman harus terlebih dahulu.

Melepaskan kedinasannya sebagai prajurit TNI sebagaimana diatur oleh Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, menyatakan Pasal 47 “Prajurit hanya dapat menduduki jabatan sipil setelah mengundurkan diri atau pensiun dari Dinas Aktif Keprajuritan”.

Penggugat dalam hal ini mendifinisikan bahwa anggota TNI aktif yang akan mencalonkan diri untuk calon kepala desa/wali nagari harus mengundurkan diri terlebih dahulu.

Bupati Padang Pariaman dalam hal ini selaku Tergugat menunjuk kuasa hukumnya melalui Bagian Hukum Setda Kab. Padang Pariaman dengan surat kuasa khusus nomor 180/01/BPP/2018 tanggal 24 Juli 2018 terdiri dari Rifki Monrizal NP, SH, M.Si (Kabag. Hukum), Ferianto Ambra, SH (Kasubag. Bantuan Hukum & HAM), dan Zulmardi, SH (Staf Bagian Hukum) untuk mengikuti proses beracara di PTUN Padang.

Proses persidangan di PTUN Padang dilalui dengan beberapa tahapan diantaranya Pemeriksaan Persiapan, Pembacaan Gugatan, Jawaban Tergugat, Replik, Duplik, Pembuktian Alat Bukti, Saksi, Kesimpulan dan Pembacaan Putusan.

Selama masa persidangan Tim Kuasa Hukum Bupati menjelaskan dihadapan majelis hakim bahwa Pengangkatan Zulkifli sebagai Wali Nagari Sungai Buluh Timur sudah sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kabag hukum Rizki Monrizal selaku kuasa Bupati juga menyampaikan “Bahwa apa yang didalilkan oleh Penggugat tentang Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, menyatakan Pasal 47 berbunyi Prajurit hanya dapat menduduki jabatan sipil setelah mengundurkan diri atau pensiun dari Dinas Aktif Keprajuritan itu merupakan aturan bagi prajurit TNI yang akan menduduki jabatan politis seperti jabatan Kepala Daerah, Anggota Legislatif dan lainnya.

Sementara untuk jabatan Kepala Desa atau Wali Nagari belum ada aturan khusus yang mengaturnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat telegram KASAD Nomor ST/2541/2016 tanggal 29/8/2016 yang ditujukan kepada jajaran pimpinan TNI AD yang mana salah satu pointnya menyebutkan “Prajurit AD yang mencalonkan diri mengikuti Pilkades, mengajukan pengunduran diri dari dinas keprajuritan setelah ditetapkan sebagai kepala desa”.

Proses ini sudah dilakukan dan Zulkifli1 sebagai Wali Nagari Sungai Buluh Timur juga sudah mengajukan pengunduran diri dari dinas keprajuritan kepada pimpinnya setelah ditetapkan sebagai Wali Nagari terpilih.

Setelah menjalani beberapa kali persidangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang kembali menggelar persidangan pada hari Rabu 31/10/2018 dengan agenda Pembacaan Putusan perkara Nomor 20/G/2018/PTUN-PDG, sidang dipimpin oleh hakim ketua Zabdi Palangan, SH, didampingi oleh hakim anggota Andi Novriadi, SH dan Heri Purnomo, SH.

Dalam amar putusannya majelis hakim menyatakan “Menolak gugatan Penggugat seluruhnya”. Majelis hakim juga memberikan waktu selama 14 (empat belas) hari sejak putusan ini dibacakan kepada Penggugat untuk melakukan upaya Banding. Sementara itu Kuasa Penggugat menyatakan akan pikir-pikir dulu untuk melakukan upaya banding.

Sidang kali ini juga dihadri oleh Zulkifli yang merupakan Turut Tergugat dalam perkara ini. Zulkifli mengatakan “Saya sangat bersyukur karena perkara ini sudah selesai atau telah diputuskan oleh pengadilan, tentunya setelah ini saya akan fokus menjalankan tugas-tugas Wali Nagari yang telah diamanatkan masyarakat kepada saya dengan baik".

Kabag Hukum Rifki juga menyampaikan “Dengan adanya putusan pengadilan ini tentu Wali Nagari Sungai Buluh Timur yang merupakan Turut Tergugat dalam perkara ini akan lebih fokus menjalankan tugas-tugas sebagai Wali Nagari dan beliau juga dapat menjelaskan kepada masyarakat Nagari Sungai Buluh Timur bahwa perkara ini sudah selesai". (rel/wis)

Minggu, 28 Oktober 2018

SAHARA Gelar Pentas Seni Sastra Serta Luncurkan Lima Buku

SAHARA Gelar Pentas Seni Sastra Serta Luncurkan Lima Buku

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Club Sanggar Bahasa dan Sastra (SAHARA) kota Pariaman meluncurkan lima buku karya Klub Sahara sekaligus Pentas Seni Sastra, Diskusi Inpiratif dan Pembagian hadiah empat Cabang Lomba Kepenulisan yang dihadiri Walikota Pariaman yang diwakilkan kepada Kadis Dikpora Kanderi bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (28/10) pagi.

Kelima Buku yang diluncurkan yakni Luka karya Mardhiyan Novita, Licht in Holland Mencintaimu Tanpa Akhir karya Arif Rahman Hakim, Tersenyumlah! Impianmu Tengah Diperjuangkan, Sehasta Harap Sedepa Rindu karya Friska Andani, dan Bagaimana kalau seorang perempuan dengan seekor kerbau karya Anisa Ainur Rahman.

Kadis Dikpora Kanderi, dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas kreativitas dari para generasi muda Kota Pariaman untuk mengangkat potensi-potensi dari kalangan muda sebagai tonggak bangsa dimana hal tersebut sangat didukung penuh Pemko Pariaman.

Lebih lanjut ia menghimbau kepada seluruh anggota Klub Sahara, walaupun ada terdapat rintangan dan hambatan dalam belajar dan mengembangkan klub ini, jadikan ini sebagai suatu pemicu motivasi untuk bisa lebih baik lagi dan mampu mengharumkan nama Kota Pariaman.

Perintis Klub Sahara Mardhiyan Novita El-Munqidza yang juga Duta Baca Provinsi Sumbar, menuturkan bahwa bagaimanapun seni sastra memiliki fungsi penting dalam peningkatan peradaban suatu bangsa dengan sasaran mampu wadah yang dapat menyalurkan bakat dalam bidang menulis, sehingga mereka bisa produktif untuk berkarya.

Ia mengulas sejak diresmikannya Klub Sahara pada Oktober 2015 lalu, kami melakukan perekrutan secara berkala dan hanya satu kali dalam setahun sebanyak 20 sampai 25 pelajar yang hanya serius dan bersungguh-sungguh dimana proses pembelajarannya dengan cara diskusi, curhat dan persentasi bahkan kami dari pendiri mewaspadai sampai ke pergaulan mereka dan mewaspadai pergaulan yang tidak semestinya.

Ia lebih lanjut, harapkan selalu didukung penuh Pemko Pariaman untuk menjadikan Kota Pariaman sebagai kota yang menjadi tujuan literasi di Sumatera Barat, dan merangkul para generasi muda untuk mencintai budaya membaca, karena dengan membaca menjadikan ilmu kita makin bertambah.

Acara di akhiri dengan pemotongan pita oleh Wako Pariaman dilanjutkan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba yang diadakan oleh Klub Sahara.

Pewarta : Harsyi Warsilah

Jumat, 26 Oktober 2018

Danlanud Sutan Syahril Padang, Bersilaturahmi Dengan Walikota Pariaman

Danlanud Sutan Syahril Padang, Bersilaturahmi Dengan Walikota Pariaman

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Militer Sutan Sjahrir Padang, Kolonel Pnb Purwanto Adi Nugroho bersama istri dan para Perwira Tinggi dan anggota Lanud Padang hadiri undangan silaturrahmi bersama Walikota Pariaman Genius Umar.

Rombongan Danlanud tersebut bertolak dari Kota Padang menggunakan Kereta Api menuju Pauh Kamabar, dan dari Stasiun Pauh Kambar bersepeda menuju Batas Kota Pariaman dengan Kab. Padang Pariaman di kawasan jembatan Kurai Taji dimana di batas daerah tersebut ditunggu langsung Wako Genius Umar bersama jajaran Muspika Pariaman dan Kepala OPD, Jumat (26/10).

Setelah itu, langsung menuju Pantai Gandoriah untuk melakukan senam bersama dan ber-olahraga bersama antara Pemko Pariaman dengan TNI-AU Lanud Padang.


Pewarta : Harsyi Warsilah

 Malam Ini Seniman Piaman Gelar Konser Amal di Terminal Sicincin

Malam Ini Seniman Piaman Gelar Konser Amal di Terminal Sicincin

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-- Aksi seniman Piaman peduli dalam mengumpulkan sumbangan bagi korban musibah Palu, sigi dan Donggala berujung konser. Konser amal yang berlangsung di terminal Sicincin Jum'at (26/10) disebut-sebut sebagai konser amal terbesar di Sumbar.

Ketua panitia, erwin mengatakan, kegitan ini berlangsung atas partisipasi dan kesadaran sejumlah seniman Piaman. "Sebagian kawan-kawan adalah penggerak usaha orgen tunggal, para penyanyi, para kru, pemain musik, sanggar-sanggar, pemilik soundsystem, hingga para penggerak kegiatan kreatif," katanya. Erwin menjelaskan, kegiatan pengumpulan sumbangan untuk Palu, dilaksanakan 2 hari setelah terjadinya musibah di ibukota provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

"Alhamdulillah, sumbangan yang sudah terkumpul hampir mencapai Rp 10 juta. Jumlah itu berhasil dikumpulkan di beberapa titik pengumpulan seperti di Sicincin dan Pauah Kamba," terangnya. Sebagai seorang pemilik usaha soundsystem dan orgen tunggal, menurut Erwin adalah hal yang membanggakan ia dan para rekan se provesinya dapat menggarap acara sebesar ini.

"kami melibatkan artis minang seperti Buset, Upiak Isil, Mak Itam dan lain-lain. Mereka semua tentu sangat sibuk mengingat nama yang sudah sangat terkenal. Tapi mereka mau bergabung disini, bersama untuk saudara-saudara kita di Palu nanti," katanya. Acara tersebut juga mendapat support dari ACT Sumbar, Surya Pro, Sejumlah nama orgen, studio musik, sanggar dan lain sebagainya.

"Kami tentu berharap acara ini juga turut menjadi pendorong bagi semua pihak untuk peduli pada saudara-saudara kita yang terkena musibah. Sekarang atau nanti, semoga makin banyak yang peduli. Hari ini seniman, kedepan mungkin bisa siapa saja," katanya. Selain panggung hiburan, acara juga akan diwarnai dengan pengumpulan sumbangan langsung dari mereka yang hadir.

Sementara itu, wakil Bupati Padang Pariaman, yang juga ketua umum Organisasi Pekerja Seni Indonesia Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan, kegiatan konser seperti ini sungguh merupakan kegiatan mulya yang luar biasa. "Saya tidak bayangkan ternyata iven yang dibuat para seniman ini sangat luar biasa. Benar-benar serius penggarapannya," katanya.

Ia berharap kegiatan seperti ini akan semakin memulihkan ictra seniman Piaman terutama pelaku orgen tunggal yang tercoreng oleh oknum yang bukannya menjual hiburan tapi malah menjual maksiat. "Ini positif, ini patut didukung," pungkasnya. (rel/wis)

Kamis, 25 Oktober 2018

BAZNAS : Peran Unit Pengumpul Zakat Ditingkatkan Gerakan Zakat Nasional

BAZNAS : Peran Unit Pengumpul Zakat Ditingkatkan Gerakan Zakat Nasional

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meningkatkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam gerakan zakat nasional, sehingga dapat melayani lebih baik kepada mustahik maupun muzaki.

Hal tersebut mengemuka dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas 2019 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (24/10).

Rakernas yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis yang dihadiri oleh 135 peserta dari 89 instansi UPZ Baznas. Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan, selama ini UPZ telah memberikan kontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.

Ia menambahkan, bersama Baznas dan LAZ, UPZ juga menjadi bagian dalam perjuangan mengentaskan satu persen kemiskinan di Indonesia setiap tahunnya.

Kepercayaan publik terhadap UPZ Baznas terus meningkat, hal ini dibuktikan dengan penghimpunan zakat yang terus meningkat. Pada Januari hingga Oktober 2018, UPZ telah mengumpulkan zakat senilai Rp50 miliar dan diperkirakan akan terhimpun lebih dari Rp63 miliar. Hasil ini lebih tinggi dari tahun lalu yang terhimpun Rp57,4 miliar.

Dengan pencapaian ini, Bambang berharap UPZ makin mengoptimalkan perannya sehingga makin banyak umat dapat terlayani dalam melaksanakan ibadah zakat dan makin banyak mustahik menjadi lebih sejahtera secara materi dan spiritual.

UPZ dibentuk berdasarkan Undang-undang no.23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pada aturan ini disebutkan, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Baznas, Baznas provinsi, dan Baznas kabupaten/kota dapat membentuk UPZ pada instansi pemerintah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, perguruan tinggi, masjid dan perusahaan swasta. UPZ juga dapat dibentuk pada perwakilan Republik Indonesia di luar negeri serta di tingkat kecamatan, kelurahan atau tempat lainnya.

Dalam mengoptimalkan
perannya, UPZ juga meningkatkan kinerja internal amilnya. Dalam Rakernas ini, UPZ memberikan laporan pengelolaan zakat tahun 2018 dan menyiapkan susunan rencana kerja anggaran tahunan tahun 2019.

“UPZ ini mendorong penguatan zakat, dan pemerintah mendukung. Semoga semakin banyak lagi perusahaan yang membentuk UPZ Baznas, sehingga para penerima manfaat merata dan semakin luas dan tentu dapat membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia,” kata Faisal Qosim.

Sampai saat ini terdapat 128 instansi terdiri dari Kementerian, Lembaga Negara, BUMN, dan Swasta yang sudah terbentuk UPZ Baznas dan melayani penghimpunan serta penyaluran zakat. Ia berharap semakin banyak UPZ terbentuk sehingga makin banyak umat terlayani. 


sumber : hariansinggalang.co.id
 
Pemerintah Sempurnakan Metode Penghitungan Data Produksi Beras

Pemerintah Sempurnakan Metode Penghitungan Data Produksi Beras

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM---Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan penyempurnaan penghitungan produksi beras nasional. Penyempurnaan itu dilakukan untuk memperbaiki akurasi statistik beras nasional.

“Itu sudah sejak 1997 memang tidak benar data itu. Ini kita sudah setahun yang lalu BPS menyampaikan kepada kita, dan ini yang mau kita benarkan,” kata Presiden Joko Widodo di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten,  Rabu (24/10/2018).

Melalui rapat lintas kementerian dan lembaga di Kantor Wakil Presiden, Senin (22/10/2018), BPS menyampaikan data terbaru mengenai produksi beras nasional. Data terbaru menyebut bahwa Indonesia diperkirakan memiliki surplus produksi beras sebesar 2,85 juta ton. Perlu diakui, data terbaru ini memang berbeda dari data perkiraan surplus Kementerian Pertanian yang berada di angka 13,03 juta ton.
 

Untuk diketahui, penyempurnaan metode penghitungan itu dilakukan dengan menghitung luas lahan baku sawah nasional, luas panen dengan Kerangka Sampel Area (KSA), tingkat produktivitas lahan per hektare, serta angka konversi dari gabah kering panen (GKP) ke gabah kering giling (GKG) dan angka konversi dari GKG ke beras.

Keseluruhan tahapan itu dilakukan BPS bersama Badan Informasi Geospasial (BIG), Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Salah satu perhitungan mengenai luas lahan baku sawah nasional disempurnakan melalui verifikasi citra satelit oleh LAPAN untuk kemudian diolah oleh BIG untuk menentukan mana lahan persawahan dan mana yang bukan.

Terkait data terbaru tersebut, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pihaknya akan mengacu pada satu data yang hanya berasal dari BPS.

“Ya sudah pakai itu. Masa kementerian memakai data sendiri-sendiri,” tuturnya.

Dengan adanya data tersebut, pemerintah memiliki data statistik beras yang lebih akurat sehingga dapat mengambil kebijakan pangan yang lebih tepat.

sumber : presidenri.go.id

Rabu, 24 Oktober 2018

BPBD Pariaman Gelar Sosialisasi JITU PASNA

BPBD Pariaman Gelar Sosialisasi JITU PASNA

 
Walikota Pariaman Genius Umar Memberikan Arahan Pada Sosialisasi Penanggulangan Bencana Daerah Pasca Bencana

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman gelar Sosialisasi Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (JITU PASNA) bagi aparatur ASN Pemko Pariaman yang dilaksanakan di Aula BPBD Desa Air Santok, Kec. Pariaman Timur, dengan peserta masing-masing instansi sebanyak dua orang, Rabu (24/10).

Sosialisasi dibuka Asisten III Setdako Pariaman Lanefi didampingi Asisten II Yandrileza, Kepala BPBD Asrizal dengan narasumber Suryadi Eviyontri (Kabid. Rehab Rekon BPBD Prov. Sumbar) dan Mulyarson (Kasubid. Rekontruksi BPBD Prov. Sumbar) yang akan berlangsung selama dua hari yakni 24-25 Oktober 2018.

Dalam sambutannya, Lanefi mengatakan Kota Pariaman sebagai salah satu daerah yang rawan bencana yang membuat kekhawatiran dan kewaspadaan seperti gempa bumi yang bisa mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan bangunan dan dampak psikologis atau traumatik.

" Dan kewaspadaan tersebut juga menjadi tugas pemerintah daerah untuk bisa tanggap terhadap telah terjadinya situasi dan kondisi bencana tersebut, dan pengkajian kebutuhan pasca bencana (JITU PASNA) dalam menghitung dampak kerugian, kerusakan, kebutuhan pemulihan dan pembangunan kembali akibat bencana," ungkap Lanefi.

Jadi, lanjut Lanefi dengan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan penyamaan persepsi kita semua tentang cara mengkaji kebutuhan pasca bencana serta menyusun rencana aksi rehabilitasi dan rekontruksi secara cepat tepat dan terpadu.

Sementara itu, Walikota Pariaman Genius Umar yang menyempatkan diri hadir usai Rakor Lintas Sektoral PAM Pemilu 2019 di Padang, kegiatan ini menjadi salah satu upaya yang sangat penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi instansi teknis dan juga para stakeholder tentang bagaimana cara melakukan kajian kebutuhan pasca bencana di lokasi bencana.


Pewarta : Harsyi Warsilah

Selasa, 23 Oktober 2018

Presiden Joko Widodo Menerima Kunjungan Menlu Arab Saudi di Istana Bogor

Presiden Joko Widodo Menerima Kunjungan Menlu Arab Saudi di Istana Bogor

Bogor, BANGUNPIAMAN.COM---Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin 22 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB.

Memberikan keterangan selepas pertemuan, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, yang bersama Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mendampingi Presiden, menjelaskan bahwa kedatangan Menlu Arab Saudi telah lama direncanakan dalam rangka Pertemuan Komisi Bersama, yang merupakan tindak lanjut kunjungan Raja Salman ke Indonesia pada tahun 2017.

“Dalam pertemuan tadi, Presiden memberikan arahan mengenai pentingnya tiga hal dalam hubungan bilateral”, ujar Retno di Istana Kepresidenan Bogor.

Pertama, Indonesia mengajak Arab Saudi untuk terus mensyiarkan perdamaian, toleransi dan penyelesaian konflik secara damai.

Kedua mengenai pentingnya peningkatan kerja sama ekonomi, termasuk dengan negara-negara muslim. Presiden menyampaikan bahwa potensi negara muslim sangat besar namun belum digunakan secara optimal. Dorongan ini juga dilakukan Indonesia dalam konteks Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

“Sebenarnya kalau kita bicara mengenai masalah potensi maka potensi negara-negara muslim itu besar sekali dan potensi ini belum digunakan secara optimal,” ucapnya.

Adapun yang ketiga, Presiden Joko Widodo juga menitipkan persoalan perlindungan bagi warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Arab Saudi.

“Banyak sekali warga negara kita yang tinggal dan bekerja di Saudi Arabia. Oleh karena itu, Presiden kembali menitipkan perlindungan warga negara Indonesia kepada Saudi Arabia melalui Menteri Luar Negeri,” tuturnya.

Dalam keterangannya, Retno juga menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo juga menyampaikan keprihatinan terhadap kasus yang menimpa Jamal Ahmad Khashoggi. Presiden meminta agar investigasi terhadap kasus tersebut dilakukan secara transparan dan seksama.

“Dalam kesempatan terpisah, Presiden juga menyampaikan mengenai kasus yang menimpa Jamal Khashoggi. Jadi Presiden menyampaikan keprihatinan terhadap kasus tersebut dan Indonesia mengharapkan investigasi yang sedang dilakukan dapat dilakukan dengan transparan dan saksama,” tandasnya. sumber : http://presidenri.go.id
Sekdako Pariaman  Indra Sakti Lepas Kontingen  MTQ KORPRI Ke IV Tingkat Nasional

Sekdako Pariaman Indra Sakti Lepas Kontingen MTQ KORPRI Ke IV Tingkat Nasional

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Walikota Pariaman yang diwakili kepada Sekdako Pariaman Indra Sakti secara langsung melepas 17 orang ASN Pemko dan ASN Kemenag Kota Pariaman yang terdiri dari peserta dan official Kontingen Musabaqah Tilawatil Quran Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk mengikuti MTQ KORPRI Nasional IV Tingkat Sumatera Barat di Padang, Selasa (23/10).

MTQ KORPRI akan berlangsung pada tanggal 23-24 Oktober 2018 bertempat di UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat dan Pelkes di Gunuang Pangilun Padang.

Dalam arahannya, Sekdako Pariaman Indra Sakti didampingi Kadis. Kominfo Kota Pariaman Nazifah diruang kerjanya, Pemko Pariaman mengapresiasi para peserta yang memang sesuai aturan dalam event ini merupakan para Pegawai Negeri Sipil atau ASN.

Lebih lanjut, kata Indra Sakti, Pegawai negeri Sipil atau ASN bukan hanya mampu membantu pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan atau hanya semata berkutat pada urusan birokrasi. Melainkan, pegawai Negeri Sipil atau PNS juga bisa menjadi contoh atau teladan bagi masyarakat dalam hal kemampuan agamanya.

" Dan inilah salah satu pembuktian atas kepiawaian ASN dalam meningkatkan dan memperdalam ilmu keagamaan, serta siap dan mampu untuk ikut dalam berbagai lomba termasuk lomba MTQ ini," ungkap Indra Sakti.

Ia berharap, disamping ini sebagai lomba, melalui MTQ kita wujudkan peran KORPRI menuju birokrasi yang bersih, berwibawa dan bermartabat sesuai tuntunan Al Quran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Semoga, singkat Sekdako ini, Semoga kontingen kafilah dari Kota Pariaman dapat mengikuti lomba dengan baik dan meraih kemenangan sehingga dapat membanggakan dan mengharumkan nama Kota Pariaman.



Pewarta : Harsyi Warsilah

Senin, 22 Oktober 2018

Indonesia Bersiap Gelar ‘Our Ocean Conference 2018’

Indonesia Bersiap Gelar ‘Our Ocean Conference 2018’

BOGOR, BANGUNPIAMAN.COM--Indonesia tengah bersiap untuk menggelar perhelatan Our Ocean Conference (OOC) tahun 2018. Konferensi yang pada tahun ini akan digelar untuk kelima kalinya tersebut akan diselenggarakan di Bali pada 29-30 Oktober 2018 mendatang.

Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor pada Senin, 22 Oktober 2018, Presiden Joko Widodo memantau persiapan akhir yang dilakukan Indonesia menjelang konferensi tersebut. Ia mengingatkan bahwa hal ini adalah kepercayaan yang diberikan dunia kepada Indonesia untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Ini adalah kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia dalam menyelenggarakan acara yang berkelas dunia,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Negara juga mengatakan bahwa kesuksesan Indonesia dalam menggelar acara-acara berskala internasional itu juga akan menumbuhan kepercayaan dunia sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara besar.

“Kita ingin membangun sebuah kepercayaan dari dunia internasional yang terus harus kita jaga. Ini juga sekaligus membuktikan bahwa Indonesia adalah negara besar,” tuturnya.

Pertemuan tersebut akan dimanfaatkan oleh Indonesia untuk menunjukkan komitmen kuat sebagai negara poros maritim dunia dalam menghadapi isu penangkapan ikan ilegal. Dengan mengusung tema “Our Ocean, Our Legacy”, konferensi kali ini juga diharapkan dapat menumbuhan komitmen pengelolaan laut secara berkelanjutan untuk dapat diwariskan kepada generasi penerus Indonesia.

“Saya ingin agar Our Ocean Conference 2018 ini betul-betul dimanfaatkan yang sebesar-besarnya untuk kepentingan nasional kita,” tandas Presiden.

Untuk diketahui, OOC telah digelar sejak 2014 di mana dalam penyelenggaraan terakhir Malta dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Tiap tahunnya, konferensi ini mengumpulkan peserta dari berbagai negara untuk meningkatkan kemitraan antara berbagai pemangku kepentingan dalam menindaklanjuti komitmen yang telah disepakati bersama terkait dengan kelestarian laut dan segala sumber dayanya. sumber : http://presidenri.go.id
TPID Pariaman Timur Apresiasi Perkembangan BUMDes Saipa Saiyo

TPID Pariaman Timur Apresiasi Perkembangan BUMDes Saipa Saiyo

Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Pariaman Timur Syahminal, SE, MM ketika meninjau kegiatan BUMDes Saipa Saiyo, Senin  (22/10/2018)  di kantornya, Jalan Siti Baheram Desa Sungai Pasak, Pariaman. 
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Saipa Saiyo perlu didorong untuk terus meningkatkan usahanya dalam melayani kebutuhan masyarakat di Desa Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman. Potensi BUMDes Saipa Saiyo yang sudah mulai melakukan kegiatan usaha patut diberikan apresiasi.

Demikian diungkapkan Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Pariaman Timur Syahminal, SE, MM ketika meninjau kegiatan BUMDes Saipa Saiyo, Senin  (22/10/2018)  di kantornya, Jalan Siti Baheram Desa Sungai Pasak, Pariaman. Syahminal didampingi dua anggota TPID Pariaman Timur, Armaidi Tanjung dan Surya Nurlian.

Menurut Syahminal, dari data yang diberikan pengurus BUMDes Saipa Saiyo, terlihat aktifitas BUMDes ini serius dalam pengelolaannya. Dasar hukum pendirian BUMDes-nya pun sangat jelas. 


Yakni dengan dikeluarkannya Peraturan Desa terkait BUMDes. Apalagi adanya beberapa kali perubahan Perdes BUMDes ini, menunjukkan keseriusan Desa Sungai Pasak dan pengelola BUMDes untuk memajukan BUMDes.

“Saya akan rekomendasikan desa-desa lain yang ingin mendirikan dan mengelola BUMDes di desanya. Walaupun BUMDes ini masih dalam penataan dan baru mulai melakukan kegiatan usaha, tapi sudah jalan. Sedangkan desa lain ada yang masih tahap proses pendirian. Apresiasi patut kita berikan kepada Desa Sungai Pasak yang serius mengembangkan BUMDes,” kata Syahminal yang langsung berbelanja membeli pulsa di BUMDes Saipa Saiyo.

Bendahara BUMDes Saipa Saiyo Wita Osmaini menyebutkan, saat ini BUMDes sudah melayani kegiatan pembayaran air bersih, usaha ekonomi masyarakat simpan pinjam dan Laku Pandai kerjasama dengan BNI 46. 


“Pelayanan Laku Pandai melayani buka tabungan, setoran tunai, tarik tunai, registrasi uang elektronik, transfer, pembayaran (listrik, telepon, BPJS, PDAM, multifinance, tiket, dll), pembelian pulsa hape dan token listrik,” kata Osmaini.

Sebelumnya, TPID diterima Kepala Desa Sungai Pasak Ansharuddin dan Sekretaris Desa Sungai Pasak Evi Rozi.  (At)



Saat Deklarasi Damai Camat Patamuan Imran Minta ASN, Walinagari dan Perangkat Nagari Jaga Netralitas

Saat Deklarasi Damai Camat Patamuan Imran Minta ASN, Walinagari dan Perangkat Nagari Jaga Netralitas

Fhoto Bersama Usai Deklarasi Damai Jelang Pemilu 2019, Yang Dilaksanakan di Kecamatan Patamuan (**)
Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Pemilu legislatif dan pemilu presiden sudah diambang pintu, berbagai persiapan pun dilakukan penyelenggara pemilu. Menyikapi sudah semakin dekatnya pemilu tersebut, Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman, gelar deklarasi pemilu damai Senin (22/10/2018), di halaman Kantor Camat setempat.

Deklarasi pemilu damai tersebut dihadiri Aparatur Sipil Negara, Kapolsek, Danramil, Sekolah, Wali Nagari, Pimpinanan Puskesmas Ketua Bamus, Tokoh Masyarakat serta penyelenggara Pemilu PPK dan Panwaslu Kecamatan Patamuan.

Camat  Imran Rafii yang memimpin deklarasi pemilu aman dan damai badunsanak menyatakan, atas nama masyarakat kecamatan Patamuan  mendeklarasi pemilu damai di kecamatan Patamuan.

“Kami jajaran Pemerintah Kecamatan Patamuan menghimbau kepada seluruh jajaran ASN, TNI, Polri, Wali Nagari beserta perangkat  nagari, BAMUS untuk senantiasa menjaga netralitas selama penyelenggaraan pemilu 2019,” ungkap Imran.

Camat Imran juga menghimbau kepada seluruh pihak di kecamatan Patamuan untuk tidak menyebarluaskan berita hoak, serta ujaran kebencian selama penyelenggara pemilu tahun 2019.

“Masyarakat Kecamatan Patamuan bersama pemerintahan kecamatan menyatakan siap menyukseskan pemilu tahun 2019 yang aman damai dan badunsanak,” tambahnya.

Usai pemilu damai dilanjutkan penandatangan deklarasi pemilu damai yang diawali oleh Camat Patamuan kemudian dilanjutkan Kapolsek VII Koto, Koramil VII Kot, Ketua PPK Donal Efendi, Ketua Panwascam Darwisman, Wali Nagari, BAMUS serta jajaran Kepala Sekolah se Kecamatan Patamuan. 



Pewarta : Harsyi Warsilah
 

Minggu, 21 Oktober 2018

Poni Irwanto Tuanku Bagindo Mangkuto Terpilih Jadi Ketua Sema STIT SB 2018-2019

Poni Irwanto Tuanku Bagindo Mangkuto Terpilih Jadi Ketua Sema STIT SB 2018-2019

Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM---Poni Irwanto Tuanku Bagindo Mangkuto mahasiswa semester V Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin terpilih sebagai Ketua Senat Mahasiswa STIT Syekh Burhanuddin periode 2018-2019. Poni berhasil meraih 28 suara mengungguli pesaingnya Agusrizal mahasiswa semester VII yang meraih 15 suara.

Pemilihan yang berlangsung di kampus STIT Syekh Burhanuddin, Minggu (21/10/2018), memperebutkan 51 suara dan 8 suara dinyatakan gagal.  Ketua STIT Muhammad Yusuf, M.Si. yang membuka acara pemilihan senat mahasiswa tersebut mengatakan, senat mahasiswa yang baru terpilih nantinya harus banyak berkegiatan.

“Jangan sampaikan pengurus senat mahasiswa STIT Syekh Burhanuddin setelah terpilih dan dilantik tidak melakukan kegiatan apa-apa. Jangan biarkan senat mahasiswa tersebut kosong dari kegiatan mahasiswa.  Silakan melakukan kegiatan sehingga eksistensi senat mahasiswa tersebut dirasakan oleh mahasiswa STIT,” kata M. Yusuf yang baru saja dilantik menjabat Ketua STIT Syekh Burhanuddin.

Ketua STIT Syekh Burhanuddin terpilih, Poni Irwanto menyebutkan, agenda yang mendesak dilakukan adalah melengkapi susunan kepengurusan   Senat Mahasiswa dan pelantikannya. Setelah itu, senat mahasiswa akan melakukan Pelatihan Kader Mahasiswa Dasar.

“Sesuai dengan tahun politik, yakni pelaksanaan pemilihan presiden dan calon anggota legislatif, direncanakan juga sosialisasi Pemilu dikalangan mahasiswa.  Mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat  yang sudah memiliki hak pilih tentu perlu memahami bagaimana menjadi warga Negara yang baik dalam pelaksanaan pemilihan tersebut,” kata Poni alumni Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambur Kapur, VII Koto Sungai Sarik, Padang Pariaman. (at)
Demi Kemajuan Indonesia Harus Lakukan Revolusi Pendidikan

Demi Kemajuan Indonesia Harus Lakukan Revolusi Pendidikan

Jakarta,BANGUNPIAMAN.COM---Revolusi Industri 4.0 memaksa sebuah bangsa untuk melakukan revolusi, salah satunya dalam bidang pendidikan. Apabila Indonesia ingin menjadi negara maju maka Indonesia harus melakukan revolusi pendidikan 4.0. 

Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu pembicara dalam acara NGOPI (Ngobrol Pendidikan Indonesia) bertema "Revolusi Industri 4.0, Sarjana: Lahirnya Kaum Intelektual atau Hanya Menambah Pasar Manusia Terdidik?"

Acara yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Pendidikan (19/10) ini bertempat di Warunkomando Tebet Jakarta Selatan.  Hadir sebagai pembicara yaitu Drajat Martianto, Wakil Rektor 1 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan; Fadli Hari Purnomo, Plant and Engineering General Manager PT. Astra Otoparts Tbk; serta Purwa Udiutomo, General Manager Sekolah Kepemimpinan Bangsa.

Para pembicara menyampaikan berbagai perspektif terkait tema yang diangkat. Dari perspektif akademisi, Drajat menyampaikan bahwa Revolusi Industri 4.0 menjadi tantangan tersendiri bagi dunia akademisi.

"Institusi pendidikan dituntut untuk mampu menjawab tantangan perubahan zaman yang sangat cepat. Tidak hanya sekedar menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah, namun kampus harus mampu menghasilkan pembelajar yang tangguh dan kreatif. Perubahan zaman yang semakin distruptif, menjadikan kampus harus mencetak mahasiwa yang lincah dalam belajar," kata Drajat dalam paparan awalnya.

"Selain itu institusi pendidikan ditantang untuk menganalisis dimensi profesi kedepan. Profesi apa saja yang mungkin muncul dan akan hilang sehingga kampus bisa menyiapkan pembelajaran yang tepat untuk menjawab tantangan zaman," jelas Drajat lebih lanjut.

Sementara itu dari perspektif industri, Fadli Hari Purnomo yang kini menjabat General Manager Plant and Engineering PT. Astra Otoparts Tbk menyampaikan bahwa Revolusi Industri 4.0 membawa  perubahan besar karena 2 hal.

"Pertama, terkait teknologi digitalisasi manufacturing sedangkan yang kedua adalah tekanan pasar yang semakin melek teknologi. Untuk menjawab tantangan pertama, maka Industri dituntut menerapkan teknologi yang mampu merespon era revolusi industri 4.0. Dampak selanjutnya, industri ditantang untuk mencari SDM yang siap menjawab kebutuhan industri berbasis ICT dan pasar yang melek teknologi" kata Fadli dalam paparan singkatnya.

Sedangkan Purwo Udi Utomo, General Manager Sekolah Kepemimpinan Bangsa Dompet Dhuafa Pendidikan menyampaikan bahwa Revolusi Industri 4.0 menjadikan maraknya mahasiswa yang menjadi entrepreneur. Kondisi ini bisa mengubah status ekonomi mahasiswa dengan cepat. Selain itu beliau menyampaikan tentang pengaruh teknologi terhadap gerakan mahasiswa.

"Sebuah gerakan sosial yang digalang oleh aktivis BAKTI NUSA, salah satu program beasiswa yang dikelola Dompet Dhuafa Pendidikan ketika tergerakkan untuk memperbaiki sekolah rusak dapat berjalan secara mengagumkan. Bermodal sosial media, dalam waktu 2 bulan sudah ada tindak lanjut perbaikan dari pemerintah. Bandingkan dengan beberapa tahun lalu, dimana ratusan aktivis melakukan aspirasi dijalan-jalan namun tidak ada perubahan sama sekali," jelas Purwo.

Purwo kemudian menjelaskan lebih lanjut tentang tantangan di era revolusi industri 4.0.

"Pertama, paradigma SDM pengelola pendidikan dimana ada gap usia antara pemegang kebijakan dengan mahasiswa. Kedua, harus dipastikan ada hal penting yang tetap dipegang teguh meskipun ditengah perubahan, yaitu integritas," jelas Purwo.

Dalam sesi tanya jawab salah seorang peserta bertanya tentang urgensi pendidikan formal di masa depan. Masing-masing pembicara kemudian memberikan pandangannya. Drajat Martianto, Wakil Rektor 1 Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan menjawab, kedepan memang institusi formal bukan satu-satunya pilihan.

"Saat ini saja tidak sedikit mahasiswa putus kuliah, namun mereka dapat sukses besar menjadi seorang rentrepreneur. Tapi hal yang perlu diingat bahwa tidak semua hal bisa dipelajari sendiri secara informal. Kampus merupakan tempat berkembangnya ilmu pengetahuan serta tempat mengajarkan mahasiswanya menemukan pola pikir," pesan Drajat.

Sedangkan Purwo menyoroti dari 2 hal. Pertama dari sisi pragmatis, harus diakui pendidikan formal masih dibutuhkan. Bagaimanapun ijazah masih menjadi sesuatu hal yang diperhatikan di masyarakat. Tingkat pendidikan seseorang mencerminkan status sosial ditengah-tengah masyarakat.  Kedua, secara strategis pendidikan formal harus tetap dijaga. Tak sedikit entrepreneur yang sudah sukses melanjutkan studi S2. Alasannya bukan untuk mencari ijazah, namun untuk menemukan jejaring," jelas Purwo.

Data dari kemenristek setiap tahun hampir satu juta sarjana diluluskan dari 3.243 Perguruan Tinggi di Indonesia dan 600 ribu diantaranya menjadi pengangguran. Kondisi ini menjadi masalah yang harus diselesaikan oleh dunia pendidikan Indonesia. Era 4.0 menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pendidikan indonesia. Sudah selayaknya pendidikan Indonesia melakukan terobosan-terobosan revolusioner agar mampu menghasilkan lulusan yang tangguh menghadapi perkembangan zaman. (rel)

Kamis, 18 Oktober 2018

Kadisdukcapil Padang Pariaman M.Fadhly Masuk TOP 50 ASN Yang Digelar Kemenpan RB

Kadisdukcapil Padang Pariaman M.Fadhly Masuk TOP 50 ASN Yang Digelar Kemenpan RB

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman M.Fadhly Berdasarkan hasil Penilaian Tahap I Anugerah ASN Tahun 2018 untuk Kategori PPT Pratama Teladan.

M. Fadhly S,AP, MM berhasil masuk nominasi 50 (lima puluh) terbaik atau TOP 50 ASN se Indonesia. Selanjutnya Fadhly akan mengikuti Penilaian Tahap II untuk bisa masuk TOP 10.

Anugerah ASN Tahun 2018 diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB RI) sejak bulan Agustus yang lalu.

Berdasarkan informasi dari Kemenpan RB RI, ajang Anugerah ASN Tahun 2018 adalah sebuah ikhtiar untuk memilih dan mendapatkan sosok ASN panutan (role model) yang telah menunaikan tugasnya dengan baik, bahkan melampaui ekspektasi organisasi dan masyarakat.

ASN terpilih ini kelak akan menjadi role model dan duta ASN yang mampu memotivasi dan menginspirasi ASN lainnya untuk menorehkan prestasi dalam mengemban tugas jabatan.

Anugerah ASN Tahun 2018 ini dibagi ke dalam 2 (dua)kategori, yakni kategori Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Teladan dan kategori Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inspiratif.

Pemkab Padang Pariaman berhasil menempatkan seorang PPT Pratama mengikuti kategori Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yag diwakili Fadhly.

Keberhasilan Fadhly masuk dalam TOP 50 ASN sudah diprediksi banyak pihak. Ini merupakan buah dedikasi dan kinerja Fadhly selama berkarir di Kabupaten Padang Pariaman.

Pria energik asal Kabupaten 50 Kota ini memulai tugasnya sebagai abdi negara yang ditempatkan sebagai Lurah Alai Gelombang Kecamatan Pariaman Tengah Kotif Pariaman, Kasubid Analisis Kinerja pada BKD disamping menjadi ajudan adminitrasi pada periode Bupati Muslim Kasim, Camat Ulakan Tapakis, Kabag Humas dan Protokol, Kabag Pengolahan Data Elektronik dan terakhir Kadisdukcapil sampai sekarang.

Saat memimpin Disdukcapil, luar biasa banyak perubahan yang dilakukan Fadhly melalui inovasi tiada henti di unit pelayanan tersebut sehingga membuahkan hasil penghargaan mulai dari tigkat Kabupaten, Provinsi sampai Nasional.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni sangat senang dan bangga dengan keberhasilan Fadhly mencapai TOP 50 ASN se Indonesia.

"Dari awal mendaftar, saya sudah yakin Fadhly bisa mencapai tahap TOP 50 ini. Sejak saya Wakil Bupati mendampingi almarhum bang Muslim Kasim, Fadhly ini memang lain dari yang lain," ungkap Ali Mukhni, beberapa waktu lalu.

"Dedikasi, inovasi dan etikanya dalam bekerja membuat saya berdecak kagum," tambahnya lagi.  Ali Mukhni berharap Fadhly bisa masuk TOP 10 dan meraih peringkat pertama atau PTT Teladan se Indonesia.

"Mari dukung Fadhly dengan memberikan pendapat tentang dedikasi, inovasi dan kelebihan Muhammad Fadhly melalui email : anugerahasn2018@gmail.com. Dukungan masyarakat kabupaten Padang Pariaman akan sangat berarti untuk menciptakan pengkaderan ASN kita di Padang Pariaman dimasa yang akan datang," jelas Ali Mukhni.

Senada dengan Bupati Ali Mukhni, Kabag Humas dan Protokol Andri Satria Masri menuliskan testimoninya mengenai Fadhly: "Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman adalah role model ASN dan Pimpinan OPD Padang Pariaman bahkan bisa menjadi role model ASN dan Pimpinan OPD di tingkat nasional.

Hal ini tidaklah berlebihan atau sengaja dilebih lebihkan karena memang begitu faktanya.

Semua ASN baik staf maupun pejabat eselon di Pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman mengakui prestasi dan kinerja Fadhly dalam membenahi pelayanan dokumen kependudukan.

Inovasi yang dilakukannya di luar perkiraan dan prediksi. Bahkan, untuk ukuran organisasi atau perusahaan swasta dia melampuinya. Jika saja Fadhly seorang CEO sebuah perusahaan jasa atau barang maka perusahaannya akan menjadi leader yang sulit dilampui oleh perusahaan lain. Fadhly adalah "Bungo Galeh" Pemkab Padang Pariaman," pungkas Andri. (rel/wis)
Jelang Pileg dan Pilpres 2019, Panwascam Pariaman Selatan Gelar Rapat Koordinasi Dengan Panwaslu Desa

Jelang Pileg dan Pilpres 2019, Panwascam Pariaman Selatan Gelar Rapat Koordinasi Dengan Panwaslu Desa

Rapat Kordinasi Pengawasan Tahapan Pileg dan Pilpres, Bagi Panwaslu Desa se Kecamatan Pariaman Selatan ( Fhoto : Harsyi Warsilah )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Menyongsong pemilu serentak untuk memilih anggota DPR, DPRD, DPRD Kabupaten/Kota serta pemilu Presiden tahun 2019 mendatang, Panwaslu Kecamatan Pariaman Selatan gelar rapat koordinasi, Kamis (18/10/2018), di aula Discovery Kafe Kota Pariaman.

Rapat Koordinasi tersebut Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Kapolsek Pariaman, Danramil Pariaman, Ketua Panwaslu Kecamatan Pariaman Selatan Yuldi Edriansyah, Kordiv PHL Panwaslu Parsel Ria Meilani, Kordiv PP Panwaslu Parsel Reza Arcania Novantila, Sekretariat Panwaslu Pariaman Selatan beserta staf Panwascam, .
 
Ketua Panwaslu Kecamatan Pariaman Selatan Yuldi Edriansyah menyebutkan, rapat kerja ini ini guna mempersiapkan pengawasan pileg dan pilpres tahun 2019. Kegiatan ini menindaklanjuti himbauan dari Bawaslu kota Pariaman sebelum disosialisasikan ketengah-tengah kepada masyarakat.

Rapat koordinasi pengawasan tahapan pileg dan pilpres kepada panwaslu desa se- kecamatan pariaman selatan ini dilakukan untuk memaksimalkan pengawasan pemilu hingga ke tingkat desa

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Pariaman Riswan  menyebutkan, pengawasan pemilihan umum tahun 2019 harus dilakukan secara maksimal. Sehingga tingkat pelanggaran pemilu dapat ditekan, maka upaya pencegahan lebih penting dilakukan. Melalui pengawasan partisipatif, masyarakat akan mengetahui bentuk-bentuk pelanggaran pemilu tersebut

"Untuk itu diminta kepada Pengawas Pemilu Desa untuk selalu mengawasi pemilu dalam wilayah desanya, apalagi saat ini telah masuk pada tahapan kampanye," tambahnya

Pewarta : Harsyi Warsilah

Selasa, 16 Oktober 2018

Wako Pariaman Genius Umar, Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Tiga Ranperda

Wako Pariaman Genius Umar, Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Tiga Ranperda

Walikota Pariaman Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Pariaman, Selasa 16 Oktober, di ruang rapat utama DPRD Kota Pariaman
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman, Genius Umar menyampaikan Jawaban atas pandangan umum Fraksi DPRD Kota Pariaman, pada Rapat Paripurna penyampaian jawaban walikota terhadap pandangan umum fraksi, mengenai 3 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pariaman, bertempat di ruang rapat utama DPRD Kota Pariaman, Manggung, Selasa siang (16/10).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Syafinal Akbar, dan dihadiri Ketua DPRD Kota Pariaman, Faisal, Para Anggota DPRD, Forkopimda, Asisten, Kepala OPD, Badan,  Bagian, Camat, Lurah/Kepala Desa se-Kota Pariaman dan para Kepala Sekolah yang hadir.

Sebelum menyampaikan jawaban, didahului dengan rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi mengenai 3 Ranperda yang disampaikan oleh Walikota Pariaman pada nota penjelasan walikota pariaman terhadap 3 Ranperda yang diajukan oleh Pemerintah Daerah, sehari sebelumnya.

Genius Umar mengungkapkan, ketiga Ranperda tersebut adalah Ranperda tentang Kawasan Pasar, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Sipil dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan dilingkungan Pemko Pariaman.



Pewarta : Harsyi Warsilah
Wabup Suhatri Bur : Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pemkab Siap Memajukan Pelaku Ekonomi Kreatif

Wabup Suhatri Bur : Untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pemkab Siap Memajukan Pelaku Ekonomi Kreatif

Padang, BANGUNPIAMAN.COM---Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur membuka secara resmi "Bekraf Financial Club Sektor Kuliner" di Hotel Grand Inna Padang Hotel, Selasa (16/10).

Kegiatan yang difasilitasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) itu menghadirkan Nilam Sari, owner Baba Rafi dan tiga pengusaha Padang Pariaman, Afrina Adnan, Lili Suryani dan Hj Usniati.

Selain pengusaha lokal, Bekraf juga mengundang perwakilan perbankan Konvensional, perwakilan perbankan Syariah, maupun OJK Sumatera Barat. Perwakilan perbankan yang hadir hampir 50 jumlahnya. Dan perbankan dari Kediri adalah undangan paling jauh hadir.

Dalam sambutannya Wabup Suhatri Bur menyambut baik dan senang atas kesediaan Bekraf menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi pengembangan dan peningkatan usaha kecil menengah Padang Pariaman.

"Terima kasih yang tidak terhingga kami ucapkan, khususnya kepada Bekraf, yang sudah memfasilitasi sehingga acara yang sangat baik ini dapat terlaksana," katanya senang.

Wabup turut bangga karena ada tiga orang pelaku usaha dari Padang Pariaman yang hadir menjadi narasumber terkait  perkembangan usaha mereka, sehingga dapat dinilai untuk keperluan pengembangan modal.

Tiga pelaku usaha tersebut adalah Afrina Adnan, pelaku Ekonomi Kreatif VCO dari Kecamatan Batang Anai, Lili Suryani, pelaku Ekonomi Kreatif Lele Asap Leriska Kecamatan Kayu Tanam, dan Hj. Usniati, pelaku Ekonomi Kreatif Malibo Coklat dari Kecamatan Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.

"Dengan kehadiran ketiga pelaku usaha yang kebetulan wanita ini kami harap dapat memperoleh perhatian lebih untuk pengembangan usaha mereka di masa mendatang," sebut Suhatri.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, sambung Wabup, sejak dulu berusaha keras agar ekonomi masyarakat meningkat, antara lain dengan memajukan serta mengembangkan para pelaku Ekraf di Padang Pariaman.

"Dari sisi Perizinan, contohnya, kami sudah berkomitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh stakeholder atau pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Padang Pariaman," katanya lagi.

Sebagaimana diketahui perizinan usaha di Padang Pariaman telah melahirkan inovasi pelayanan sejati (Sehari Jadi Gratis), termasuk izin pangan industri rumah tangga bagi industri kecil menengah.

SIUP dan TDP juga bisa diselesaikan dalam 15 menit sudah selesai bagi yang mengurusnya. Disamping itu, masyarakat dimanjakan dengan inovasi Ajep Papa, antar jemput perizinan Padang Pariaman, dimana pelaku usaha cukup berada di lokasi dengan menghubungi petugas Ajep segera tiba mengambil berkas perizinan, dan jika sudah selesai, maka izin juga segera diantarkan ke pemohon di lokasi.

"Selain perizinan, kami juga berusaha agar pelaku ekraf di daerah kami tetap berkembang, antara lain dengan mengikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan pameran industri," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt Direktur Akses Permodalan Bekraf, Yuke Sri Rahayu menjelaskan bahwa kegiatan Bekraf Financial Club Sektor Kuliner merupakan tindak lanjut dari Penilain Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif (PMK31) Sub Sektor Kuliner dan ajang pelaku ekonomi kreatif sub sektor kuliner mempresentasikan karakteristik bisnis usahanya kepada lembaga keuangan baik perbankan maupun non perbankan sehingga lembaga keuangan memahmi dan bisa menyalurkan pembiayaan untuk mengembangkan usaha sub sektor mereka.

"Bagi pelaku usaha kreatif, permodalan menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan usaha kreatif, baik dari sisi administrasi maupun sisi teknis di lapangan. Sedangkan dari sisi perbankan masih belum mengenal nature bisnis dari sub sektor ekonomi kreatif, sehingga perlu jembatan untuk mempretemukan keperluan pelaku ekonomi kreatif dan perbankan," tutup Yuka Sri Rahayu (wis/rel)
Gubernur Sumbar Tinjau Dua Lokasi Terdampak Abrasi

Gubernur Sumbar Tinjau Dua Lokasi Terdampak Abrasi

Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--- Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dampingi Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meninjau dua lokasi berdampak abrasi di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (16/10).

Turut mendampingi Kalaksa BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya, Plt Kadis PUPR Padang Pariaman, Buyung Oktorizal dan Kabag Humas Andri Satria Masri.

Gubernur didampingi Kepala BPBD Sumbar E. Rahman dan Perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera V turun langsung meninjau pemukiman nelayan di dua titik di pesisir Kab. Padang Pariaman, Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan dan Pasir Baru Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau, yang rusak diterjang abrasi pada Kamis (11/10) lalu.

Di Ulakan, abrasi dan hujan deras menyebabkan kerusakan pada 24 rumah dan memaksa lebih kurang 90 penghuninya mengungsi ke kediaman keluarga atau mencari kontrakan sementara.

“Kejadiannya Kamis lalu. Ini dipengaruhi juga oleh cuaca dan hujan lebat belakangan. Ada 24 KK yang kena,” terang Wabup Suhatri Bur kepada Gubernur di Ulakan.

Di kesempatan tersebut, Yuliarti, salah seorang warga yang rumahnya terdampak memohon kepada Gubernur agar pemerintah daerah segera memberi bantuan baginya dan warga lain yang terdampak.

Menyambut permintaan Yuliarti, Gubernur menyebutkan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kab. Padang Pariaman akan segera memberi bantuan. Gubernur juga meminta Yuliarti dan warga lainnya untuk bersabar.

“Ibu yang sabar, ya? Nanti akan segera kita proses,” jawab Gubernur diamini Wabup.

Sementara itu, abrasi di Pasir Baru Sungai Limau telah menyebabkan kerusakan pada 4 rumah warga dan 15 pondok nelayan setempat.

Kepala Nagari Pasir Baru menyebutkan, jika tidak segera ditangani, kurang lebih 200 bangunan yang berada 20 meter dari garis pantai terancam.

Ia juga menambahkan, 4 KK yang rumahnya rusak sementara telah diungsikan ke tempat keluarga masing-masing yang lebih aman.

Saat sampai ke lokasi, Gubernur mengarahkan jajarannya agar segera mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah abrasi menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Menanggapi hal ini, perwakilan BWS menyebutkan, sebagai langkah antisipasi awal, pihaknya alan segera menurunkan 50 geobag di Pasir Baru.

“Geobag akan kami siapkan. Tadi kami siapkan 200 (Ulakan). Kami akan turunkan 50 untuk penanganan darurat sementara di sini,” paparnya.

Di kesempatan yang sama, menyinggung sejumlah bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah di Sumbar, Gubernur mengungkapkan bahwa secara umum telah ditangani dengan baik.

Gubernur lebih lanjut menambahkan, Ia telah berkoordinasi dan meninjau langsung serta telah meminta Bupati/Wali Kota daeah bersangkutan untuk melakukan semua usaha yg dianggap perlu untuk keselamatan warga.

“Saya juga sudah minta agar kepala daerah melalui SKPD terkait segera melaporkan secara rinci kondisi terakhir di masing-masing daerah, agar nantinya Pemprov bisa memberikan bantuan sesegera mungkin. Mulai dari jumlah korban tewas dan hilang, lula berat, rumah rusak, lahan pertanian, dan lain-lain,” pungkasnya.(***wis/rel)
 




Senin, 15 Oktober 2018

Ali Mukhni Minta OPD Yang Jadi Panitia Porprov XV Total dan Fokus Laksanakan Tugas

Ali Mukhni Minta OPD Yang Jadi Panitia Porprov XV Total dan Fokus Laksanakan Tugas

Bupati Ali Mukhni Bersama Wakil Bupati Suhatri Bur, Ketika  Berada di GOR Sungai Sariak, Guna Meninjau Persiapan Arena Pembukaan Pekan Olahraga Propinsi Sumatera Barat ( Fhoto : Bidang Humas Porprov XV Sumbar)
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mewanti-wanti Kepala OPD agar total dan fokus melaksanakan tugas dan fungsi OPD selaku Panitia dalam penyelenggaraan Porprov XV. Jika perlu, Kepala OPD berkantor dilapangan agar dapat memonitor lansung perkembangan program kegiatan yang dilaksanakan
Sungai Sariak, BANGUNPIAMAN.COM---Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menggerakan lansung percepatan penyelesaian pengerjaan tempat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi XV 2018 Sumatera Barat di Stadion Sungai Sariak. 


Sudah beberapa hari ini Ali Mukhni secara marathon melakukan monitoring venue-veneu dan stadion tempat pembukaan Porprov XV.

"Suksesnya penyelenggaraan Porprov ini merupakan harga diri dan marwah masyarakat Padang Pariaman yang sudah diamanah insan olahraga Sumatera Barat.Untuk itu Pemerintah Daerah bersama Panitia dan KONI sangat serius menyiapkan penyelenggaraan dan cepat tanggap dalam menangani semua persoalan pelaksanaan Porprov XV," tegas Ketua ILUNI UNP ini Minggu (14/10/2018), kepada wartawan.

Mengevaluasi persiapan Porprov tersebut, secara mendadak Bupati mengadakan rapat di Pos Ronda Durga dilokasi Stadion Sungai Sariak pada Hari Minggu/14-10-2018. Rapat yang dipimpin lansung Bupati itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jonpriadi, seluruh Kepala OPD dan Camat VII Koto.

Pada kesempatan itu, Ali Mukhni mewanti-wanti Kepala OPD agar total dan fokus melaksanakan tugas dan fungsi OPD selaku Panitia dalam penyelenggaraan Porprov XV. Jika perlu, Kepala OPD berkantor dilapangan agar dapat memonitor lansung perkembangan program kegiatan yang dilaksanakan. Rapat yang dilakukan pada hari ini, menunjukan bahwa kita perlu dilapangan untuk melihat dan menyikapi dengan cepat, apa yang diperlukan dan tindakan apa yang harus dilakukan", imbuh Bupati Padang Pariaman ini.

Kemudian, Ali Mukhni juga menyatakan bahwa : "Rapat seperti ini bersifat situasional, dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan tidak perlu menunggu waktu dan mencari tempat yang bagus. Yang penting kita bisa berkumpul dan membahas tentang apa yang perlu dan segera dilakukan", tukuk Alumni Harvard University ini.

Dalam rapat dilapangan tersebut juga dibahas beberapa agenda Pemerintah Daerah, seperti persiapan lomba inovasi daerah, evaluasi SAKIP oleh Menpan RB serta percepatan pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah lainnya.

Selesai rapat, Bupati bersama Sekda dan Kepala OPD melanjutkan dengan kegiatan Gotong Royong bersama di sekitar Stadion Sungai Sariak, dan memonitor beberapa venue pertandingan.

Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XV tahun 2018 yang dilaksanakaan di Kabupaten Padang Pariaman pada tanggal 16 s/d 25 November 2018 ini akan mempertandingan 36 Cabang Olahraga untuk memperebutkan lebih 2500 medali.

Menurut Jonpriadi yang juga Ketua Pelaksana Porprov XV Sumbar, pertandingan akan dilaksanakan pada 33 venue yang tersebar diwilayah Kecamatan dalam Kabupaten Padang Pariaman dan beberapa venue di Kota Pariaman. Sedangkan penginapan atlet akan ditempatkan disekolah-sekolah dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman.

"Kondisi venue-venue pertandingan dan penginapan atlet sudah hampir selesai seluruhnya. Hanya beberapa venue yang menyelesaikan finishing sesuai dengan standar yang ditentukan oleh cabang olahraganya. Insya Allah, pada akhir bulan Oktober ini semua persiapan sudah mencapai 100 %", tukuk Jonpriadi.

"Pada Porprov XV di Padang Pariaman nantinya, kami akan memberikan nuansa lain bagi insan olahraga, baik itu dalam acara pembukaan maupun pelayanan dan fasilitas venue dan penginapan bagi atlet. Kita akan jadikan Pekan Olahraga Provinsi ini seperti Asian Games mini," tandas Sekda (Wis/Humas Porprov XV Sumbar)

Jumat, 12 Oktober 2018

Kapolres  AKBP Andry Kurniawan Pimpin Kontingen Pariaman ke Porprov Ke-XV di Kabupaten Padang Pariaman

Kapolres AKBP Andry Kurniawan Pimpin Kontingen Pariaman ke Porprov Ke-XV di Kabupaten Padang Pariaman

Walikota Pariaman Genius Umar Ketika Memimpin Rapat Persiapan Porprov XV di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat 12 Oktober 2018, di ruang rapat Walikota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan dipercaya menjadi Ketua Kontingen Porprov ke XV di Kabupaten Padang Pariaman. 


Penujukan Kapolres Pariaman sebagai Ketua Kontingen berdasarkan Surat Keputusan Walikota Pariaman Nomor : 341/801/2018, tentang pembentukan Panitia Pelaksana Kontingen Porprov Kota Pariaman, pada Porprov ke XV Propinsi Sumatera Barat tahun 2018, di Kabupaten Padang Pariaman.

Walikota Pariaman Genius Umar pada rapat persiapan, Jumat sore (12/10) di aula Balaikota Pariaman. Walikota Genius mengajak semua panitia yang telah ditunjuk untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan sebaiknya.

"Saya menginginkan seluruh kebutuhan atlit agar dapat terpenuhi dengan baik. Baik itu sarana dan prasana mulai dari makan, akomodasi, pemondokan dan insentif. Sehingga nantinya atlit dapat berlomba dengan maksimal, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai," ungkap Walikota Genius.



Pewarta : Harsyi Warsilah
Saat Sosialisasi BPK RI di Padang Pariaman, Bupati Ali Mukhni Minta Pengelolaan Dana Desa Harus Cermat dan Tepat Sasaran

Saat Sosialisasi BPK RI di Padang Pariaman, Bupati Ali Mukhni Minta Pengelolaan Dana Desa Harus Cermat dan Tepat Sasaran



Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Pengelolaan Dana Desa (DD) harus dipahami dengan cermat, tepat penganggaran, tepat sararan dan tepat penggunaan sehingga dana desa dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman saat membuka acara Sosialisasi  Peran, Tugas dan Fungsi BPK dan DPR dalam Pengawasan Pengelolaan Dana Desa, di Hall IKK, Kamis (11/10).

Hadir sebagai narasumber Anggota V BPK RI, Ir. Isma Yatun, MT, anggota Komisi XI DPR RI H. Refrizal dan Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI, Dr. Bambang Pamungkas, MBA, CA, Ak. Sementara moderator oleh Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Jonpriadi.

Hall IKK disesaki oleh peserta yang terdiri dari Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Padang Pariaman. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Kajari Pariaman, Kapolres Padang Pariaman, Kapolres Pariaman, Dandim Pariaman dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Padang Pariaman.

"Ada pengakuan otonomi desa dari pemerintah dengan adanya sumber pendapatan baru bagi desa yaitu Dana Desa (DD) yang berasal dari APBN, disamping dari APBD kabupaten sebesar minimal 10% dari DAU yang diterima oleh kabupaten setelah dikurangi DAK," urai Bupati Ali Mukhni membuka sambutan.

Tidak tanggung-tanggung, katanya menambahkan, saat ini rata-rata desa di Indonesia memiliki pedapatan rata-rata Rp. 1,5 – 2 milyar pertahun.

"Desa telah berubah menjadi subjek pembangunan di mana, penentuan kebutuhan dan pembangunan kemasyarakatan direncanakan bersama masyarakat," ungkapnya senang.

Akhir tahun 2016 lalu, nagari di Kabupaten Padang Pariaman bertambah sebanyak 43 pemerintah nagari. Sehingga, total nagari di Padang Pariaman menjadi 103.

"Pada tahun 2017, 43 nagari pemekaran tersebut belum mendapat kucuran dana desa. Pada tahun 2018, 43 nagari tersebut telah mendapat kucuran dana desa sehingga dana desa yang pada tahun 2017 berjumlah Rp. 50,5 milyar untuk 60 nagari, maka pada tahun 2018 naik menjadi Rp. 81,9 Milyar untuk 103 nagari dengan lokasi rata-rata pernagari sebesar Rp. 795 juta,"

Ditambah lagi dengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima dari Pemerintah Kabupaten dengan angka rata-rata sebanyak Rp. 785 juta per nagari.

Sehingga rata-rata nagari di Kabupaten Padang Pariaman memiliki pendapatan Rp. 1,5 milyar pertahun.

"Angka ini bukan angka yang sedikit. Bahkan pendapatan nagari ini hampir menyamai dengan jumlah anggaran pada OPD yang ada, meskipun begitu, hal tersebut memiliki konsekuensi," katanya mengingatkan.

Untuk itulah, sambungnya, kami mengharapkan kepada seluruh pihak terkait, terutama Wali Nagari dan Sekretaris Nagari, agar dapat mengikuti acara pada hari ini dengan baik,  sehingga dapat memahami bagaimana konsep ideal  pengelolaan Nagari, sehingga dana desa dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan.

Menurut Isma Yatun, Kemendagri telah menerbitkan Permendagri Nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Untuk memastikan besarnya dana  yang terdapat di nagari nantinya benar-benar diperuntukkan bagi sebesar-besarnya kepentingan pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat nagari. Jangan sampai dana yang ada di nagari diselewengkan.

"Kemendagri melalui BPKP telah menciptakan dan mengembangkan sistim tata kelola keuangan nagari berbasis aplikasi yaitu SISKEUDES (Sistim Keuangan Desa)," katanya didampingi Refrizal.

Menurut Kepala BPKD Padang Pariaman, Hanibal, sejak tahun 2017 sampai sekarang, 103 nagari telah menggunakan aplikasi SISKEUDES dalam pengelolaan keuangan nagari. "Sehingga, kekuatiran kita terhadap penyalahgunaan atau salah kelola dana nagari dapat diminimalisir," tukuknya. (rel/wis)

Kamis, 11 Oktober 2018

Pimpin Apel Perdana, Wako Pariaman Genius Umar Minta ASN Harus Saling Berkontribusi

Pimpin Apel Perdana, Wako Pariaman Genius Umar Minta ASN Harus Saling Berkontribusi

Walikota Pariaman Genius Umar dan Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, Saat Apel Perdana Dengan Seluruh ASN Pemko Pariaman Kamis 11 Oktober 2018, di Halaman Balai Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Walikota Pariaman Genius Umar memimpin apel akbar ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman, Kamis (11/10/2018). Apel perdana tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Mardison Mahhyuddin.

Dalam arahannya dihadapan ASN Pemko Pariaman Genius Umar mengingatkan perlunya kerjasama setiap SOPD. Mulai dari pejabat eselon II sampai staf harus saling bahu-membahu.

"Kita di pemerintahan harus berprinsip Total Football, seperti tim dipermainan sepakbola, dimana seluruh harus saling mengisi dan mempunyai peran masing-masing menuju kemenangan," ulas Genius.

ASN Pemko Pariaman, jelas Genius, diharapkan saling berkontribusi bagi SOPDnya masing-masing. Jangan sampai kita ada, namun tidak memberikan kontribusi apa-apa terhadap instansi. Jika ini terjadi akan menghambat percepatan pembangunan dan pelayanan masyarakat.


Pewarta : Harsyi Warsilah
PM BAKTI NUSA VII, Galang Dana Untuk Korban Gempa  dan TsunamI serta Donggala

PM BAKTI NUSA VII, Galang Dana Untuk Korban Gempa dan TsunamI serta Donggala

Bogor, BANGUNPIAMAN.COM - Gempa bumi 7,4 SR dan tsunami melanda bumi Donggala, Palu, Sulawesi Tengah pada 28 September 2018. Tercatat 2.045 orang meninggal dunia dan 82.775 orang mengungsi (berdasarkan data BNPB).

Sebagai bentuk solidaritas Penerima Manfaat (PM) Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Dompet Dhuafa angkatan VII yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Kemanusiaan lintas organisasi kepemudaan/mahasiswa berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Pendidikan mengadakan kegiatan Kotak Donasi Keliling Kota pada 1 hingga 8 Oktober 2018 di beberapa kota besar di Indonesia melakukan penggalangan dana untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di Kota Palu dan Donggala.

Bertajuk DO[NATION] for Palu: Satu Bersama Palu, Asa Untuk Donggala, para PM BAKTI NUSA angkatan VII bersatu padu memberikan yang terbaik untuk para korban.

Dalam aksinya para PM BAKTI NUSA VII ini tak hanya sekadar berkeliling melainkan juga melakukan pertunjukan teatrikal sehingga menjadi perhatian khalayak ramai.

Joko Susilo seorang mahasiswa FISIP UGM, PM BAKTI NUSA angkatan VII mengatakan bahwa donasi keliling yang mereka lakukan merupakan wujud kepedulian dan tenggang rasa sebagai sesama manusia.

“Bantuan yang kami himpun nantinya akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa Pendidikan. Ini adalah bukti kasih mereka kepada saudara-saudara yang ada di Palu,” ujar Joko. 


“Alhamdulillah kami telah menghimpun donasi sebanyak Rp 17.611.091.Walau mungkin jumlahnya tak banyak tapi kami, para penerima manfaat BAKTI NUSA, senang bisa bergerak dan menggerakan masyarakat memberikan dukungan doa serta dana,” tambahnya.

Dia pun berharap donasi yang terkumpul akan berguna untuk meringankan beban para korban di Palu dan Donggala. (AR)
BPS Seminarkan Data Statistik Padang Pariaman

BPS Seminarkan Data Statistik Padang Pariaman

Lubuk Alung, BANGUNPIAMAN.COM---Data statistik Kabupaten Padang Pariaman diseminarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (10/10).

Seminar di ruang pertemuan Hotel Minang Jaya, Lubuk Alung tersebut diadakan dalam rangka memperingati Hari Statistik Nsinonal yang jatuh pada tanggal 26 September 2018 lalu sekaligus memberikan penghargaan kepada dua responden terbaik dalam memberikan data dan informasi pada BPS Padang Pariaman dengan BPS Awards.

Seminar dihadiri oleh Kepaa OPD di lingkungan Pemkab Padang Pariaman, Camat, Wali Nagari dan dunia usaha.

Dalam sambutan resmi membuka acara, Bupati Ali Mukhni memaparkan pentingnya data dalam setiap lini kehidupan terlebih lebih dalam mengambil keputusan strategis.

"Saya selalu mengutip data data yang diterbitkan BPS karena data BPS lah yang dapat dipercaya," kata Ali Mukhni.

Seperti, lanjutnya, data angka kemiskinan Kabupaten Padang Pariaman  tahun 2017 lalu 8,46%. Angka ini turun dibandingkan tahun 2016. Sementara data Nasional tahun 2017 ini sebesar 10,12%.

"Berarti, angka kemiskinan Padang Pariaman lebih rendah dibanding angka Nasional," jelasnya lagi.

"Selanjutnya, data pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman tahun 2017 adalah 5,59%. Lagi-lagi, masih sedikit di atas rata rata nasional yang 5,07%," sambungnya.

Ali Mukhni mengatakan, dia berani menyebut di atas angka nasional karena yang menerbitkan adalah BPS, lembaga yang memang tugasnya mengumpulkan dan mengolah informasi dan kredibel.

Sementara itu, Kepala BPS Padang Pariaman, Alfianto dalam pemaparannya menjelaskan data statistik umum Kabupaten Padang Pariaman.

"Laju pertumbuhan penduduk di Padang Pariaman, periode 2016-2017 adalah 0,59%. Sex ratio 97, artinya penduduk wanita lebih banyak dibandingkan prianya. Sementara dependency ratio 64,50, tingkat ketergantungan bersandar kepada warga berumur 64. Kepadatan penduduk cukup padat dengan 309 jiwa/Km2 dan rata rata anggota rumah tangga 4 jiwa/rt," jelasnya.

Alfianto juga membuka data Angka Harapan Hidup saat lahir 67,96%. Harapan lama sekolah 13,56. Rata rata lama sekolah 7,21. Pengeluaran per kapita/tahun Rp. 10,597 juta. Dan Indeks Pembangunan Manusia 68,90.

"Yang menarik adalah angka statistik Padang Pariaman secara rata rata berada di atas angka Provinsi Sumbar dan Nasional," kata Alfianto.

Alfianto kemudian mencoba membandingkan kondisi Padang Pariaman dengan dua kabupaten lain supaya adil dalam membandingkannya.

"Kami bandingkan Padang Pariaman dengan Agam dan Psisir Selatan. Pada tahun 2017 ini, Padang Pariaman unggul pada beberapa data statistik dibanding dua kabupaten terseut. Seperti misalnya angka IPM, pertumbuhan ekonomi, PDRB Lapangan Usaha, PDRB per kapita, angka kemiskinan, dan lain lai," kata Alfianto lebih lanjut.

Dari data PDRB yang dipaparkan Alfianto, disebutkan bahwa faktor yang mempengaruhi angka PDRB yang sangat besar berasal dari sumbangan Trasportasi dan Pergudangan terutama keberadaan BIM di Ketaping.

"Namun, kami belum mendapatkan data apakah kebaradaan BIM ikut mendongkrak perekonomian atau dengan kata lain, ikut memberi kesejahteraan kepada masyarakat Padang Pariaman. Tahun depan akan kami lakukan survey tentang hal ini dengan cara membuat dua versi survey. Survey dengan memasukkan kontribusi BIM dan yang tidak," tutup Alfianto.

Narasumber terakhir dari UNP, Prof Dr H Hasi Aimon mengaharpakan pemerintah dan masyarakat perlu secara terus menerus meningkatkan jumlah investasinya pada sektor pendidikan dan sektor kesehatan.

"Hal ini tentu berdampak positif bagi penurunan tingkat kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," tukuk guru besar Fakultas Ekonomi UNP itu.

Dua perusahaan dihadiahi BPS Awards dengan peringkat 1 PT Nusa Beta Farma dan peringkat 2 PDAM Padang Pariaman.


Awards diserahkan Bupati Padang Pariaman dan diterima langsung pimpinan masing-masing perusahaan. (rel/wis)

Rabu, 10 Oktober 2018

Setelah Dilantik Gubernur Sumbar, Pariaman Resmi Dipimpin Walikota Genius

Setelah Dilantik Gubernur Sumbar, Pariaman Resmi Dipimpin Walikota Genius

Mantan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Menyerahkan Memori Kepada Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin, Pada Serah Terima Jabatan Rabu 11 Oktober 2018, di aula DPRD Kota Pariaman ( Fhoto : Kominfo Pariaman)

Dalam pidato pertamanya, Walikota Pariaman Genius Umar mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada semua pihak, atas dukungan dan doa restunya kepada pasangan Genius Umar dan Mardison Mahyuddin untuk memimpin Kota Pariaman dalam waktu lima tahun kedepan

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM Setelah dilantik Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno di Aula Kantor Gubernur Provinsi Sumbar, Selasa (9/10) kemaren, Walikota Pariaman Genius Umar dan Wawako Mardison Mahyuddin hadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Pariaman di Aula DPRD dengan agenda Serah Terima jabatan kepala daerah dari Walikota sebelumnya Mukhlis Rahman, Rabu (10/10).

Tidak hanya Sertijab, agenda paripurna tersebut juga sekaligus Penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja Walikota Pariaman Periode 2018-2023 yang dibuka langsung Ketua DPRD Kota Pariaman Faisal didampingi Wakil Ketua Fitri Nora dan Syafinal Akbar yang disaksikan juga Gubernur Sumbar diwakili Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Provinsi Sumbar Marli Yosni.

Dalam pidato pertamanya, Walikota Pariaman Genius Umar mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada semua pihak, atas dukungan dan doa restunya kepada pasangan Genius Umar dan Mardison Mahyuddin untuk memimpin Kota Pariaman dalam waktu lima tahun kedepan.

" Kepada segenap Pejabat Struktural, ASN dan Pegawai Pemerintah Kota Pariaman, kami mengajak mari kita bersama-sama menguatkan tekad untuk selalu memberikan yang terbaik bagi Kota Pariaman, menjalin soliditas, bekerja dengan jujur, cermat, dan bersemangat, yang dilandasi dengan niat bekerja adalah sebagai ibadah untuk memperoleh ridha Allah SWT," himbau Wako Genius itu.

Tak lupa juga, tambah Genius ungkapan dan ucapan terima kasih kepada Walikota Pariaman periode 2008-2013 dan 2013-2018 yakni Kakanda Mukhlis Rahman, yang telah membina saya sebagai wakilnya dalam periode 2013-2018.

" Dan kedepan akan tetap melanjutkan komitmen arah kebijakan kemayarakatan sebagaimana yang dikembangkan oleh Mukhlis Rahman sewaktu menggandeng Genius sebagai wakilnya," singkat Wako Pariaman itu yang juga anak kandung Bapak Ali Umar mantan Kepala Departemen Agama Kabupaten Padang Pariaman.(harsyi warsilah/phaik/jun/win/jhode)