Rabu, 28 Juni 2017

Pengunjung Objek Wisata Tiram, Keluhkan Susahnya Cari Mushalla dan WC Umum

Pengunjung Objek Wisata Tiram, Keluhkan Susahnya Cari Mushalla dan WC Umum

Gerbang Utama Objek Wisata Pantai di Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padang Pariaman ( Fhoto : Internet )
Tiram, BANGUNPIAMAN.COM---Ribuan masyarakat dari berbagai daerah, Rabu (28/6) tepatnya dihari ketiga liburan lebaran memadati kawasan wisata Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis Kabupaten Padangpariaman. Ratusan kendaraan nampak memadati kawasan wisata bahari yang mempesona itu.

" Cukup bagus dan sangat berkesan. Saya merasa senang berlibur di kawasan objek wisata Tiram ini, laut nan indah ditambah rindangnya pohon aru yang berjejer di sepanjang pantai membuat saya bersama keluarga betah berlama-lama disini," kata Zulkifli salah seorang perantau Piaman di Palembang kepada reporter www.bangunpiaman.com, Rabu (28/6) di Pantai Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis.

Menurut Zulkifli, saat ini perlu menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Padangpariaman adalah pembangunan mushalla dan wc umum di lokasi wisata ini. Akibat tidak adanya wc umum dan mushalla membuat pengunjung menjadi kesulitan untuk melaksanakan ibadah serta buang air besar maupun kecil." Tadi saya sudah berputar-putar mencari mushalla di lokasi wisata ini namun tidak ditemukan, terpaksa saya harus keluar mencari mushalla," ungkapnya.

Pembangunan Mushalla dan WC umum dikawasan objek wisata Tiram ini memang sangat mendesak untuk dibangun pemerintah daerah, karena adalah kebutuhan vital bagi masyarakat ketika menghabiskan hari liburnya di lokasi objek wisata. " Semoga tahun depan Mushalla dan WC umum sudah bisa dibangun di lokasi objek wisata Tiram ini, " tambahnya

Ketika ditanyakan tentang harga makan di sepanjang pantai dia tidak begitu mempermasalahkan. " Untuk harga makan sepanjang pantai Tiram tidak masalah, harganya sudah standar dan pelayanan pemilik warung nasi juga sangat baik kepada wisatawan. Pelayanan petugas parkir pun cukup baik.Hendaknya ini bisa terus dipertahankan, " tambahnya lagi. (wis)
Tokoh Rantau HM.Sa'ban : Berkat Kebersamaan Ranah dan Rantau Alek Tagak Kudo-Kudo Mesjid Raya Mangguang Berhasil Himpun Dana Rp.200 Juta

Tokoh Rantau HM.Sa'ban : Berkat Kebersamaan Ranah dan Rantau Alek Tagak Kudo-Kudo Mesjid Raya Mangguang Berhasil Himpun Dana Rp.200 Juta


Walikota Pariaman Muklis Rahman bersama Wakil Walikota Genius Umar dan Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, ketika beramah tamah dengan masyarakat, disela-sela batagak kudo-kudo Mesjid Raya Nagari Mangguang Pariaman ( Fhoto : Istimewa )
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Alek batagak kudo-kudo yang dilaksanakan Panitia Pembangunan Mesjid Raya Nagari Mangguang Kecamatan Pariaman Utara, Selasa (27/6) , berhasil mengumpulkan dana dari para sumbangan donatur sebesar Rp. 200 juta.

Bantuan yang diterima sebanyak Rp.200 juta tersebut berasal dari sumbangan masyarakat ranah dan rantau. Uang yang berhasil dikumpulkan tersebut akan digunakan pengurus untuk kelanjutan pembangunan lantai dua Mesjid Raya Nagari Mangguang. Sehingga nantinya jemaah Mesjid Raya Mangguang akan nyaman beribadah.

Salah seorang putra Mangguang HM Sa'ban ketika dihubungi melalui telepon gengamnya Kamis (28/6) merasa senang karena berkat kebersamaan dan kepedulian masyarakat ranah dan rantau  berhasil dikumpulkan uang sebesar Rp.200 juta, untuk pembangunan lantai II  Mesjid Raya Mangguang. "  Inilah adalah bentuk dari kerjasama ranah dan rantau yang patut kita lestarikan untuk pembangunan di Kota Pariaman yang sama-sama kita cintai ini. Kita berharap dengan telah terkumpulnya dana, diharapkan bisa melanjutkan pembangunan Mesjid yang terbengkalai, " tukuk Sa'ban

Inilah Kondisi Terkini Mesjid Raya Nagari Mangguang Pariaman ( Fhoto : Istimewa )
" Atas nama masyarakat saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Bapak Wakil Walikota Genius Umar, Bapak Ketua DPRD Mardison Mahyuddin serta para donatur baik berdomisili di rantau maupun yang berdomisili di kampung halaman yang telah berkenaan untuk hadir dan memberikan sumbangan, untuk kelanjutan pembangunan Masjid. Kemudian terima kasih kepada pengurus yang telah bekerja keras mengumpulkan dana untuk kelanjutan pembangunan Mesjid Raya Nagari Mangguang ini," ujar GM PT.Sari Indah Lestari Tanggerang itu menambahkan. (wis)



Minggu, 25 Juni 2017

Shalat Idul Fitri 1438 Hijriah di IKK Paritmalintang, Bupati Ali Mukhni Beberkan Rencana Besar Kawasan Tarok City

Shalat Idul Fitri 1438 Hijriah di IKK Paritmalintang, Bupati Ali Mukhni Beberkan Rencana Besar Kawasan Tarok City


Paritmalintang, BANGUNPIAMAN.COM--Ratusan umat muslim, Minggu (25/6) pagi memadati halaman depan kantor Bupati Padangpariaman, di Paritmalintang , untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1438 H. Bertindak sebagai Khatib Helmi M.Ag Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Padangpariaman.

Shalat Idul Fitri 1438 H tersebut juga dihadiri Bupati  Ali Mukhni, Wakil Bupati Suhatri Bur, Ketua DPRD Faisal Arifin, Sekretaris Daerah Jonpriadi, Kepala OPD, Camat dan Walinagari se Kabupaten Padangpariaman, masyarakat sekitar kantor Bupati serta para perantau

Dalam sambutannya Bupati Ali Mukhni mengajak seluruh masyarakat untuk saling bahu membahu dengan pemerintah dalam membangun Kabupaten Padangpariaman. Karena tanpa dukungan dari masyarakat mustahil pemerintah akan bisa melaksanakan berbagai program pembangunan yang sudah direncanakan.

Menurut Ali Mukhni,  Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman pada Tahun 2017  sedang berkonsentrasi untuk  mengerahkan energi, pikiran dan anggaran untuk mewujudkan pembangunan kawasan Tarok City di nagari Kepala Hilalang Kecamatan 2 x 11 Kayutanam. " Untuk itu dukungan seluruh masyarakat sangat diharapkan," ungkap Ali Mukhni.

Kawasan tarok seluas 697 hektar, sebut Ali Mukhni yang akan dibangun merupakan tanah negara yang menurut undang-undang merupakan kewenangan Bupati Padang Pariaman untuk penggunaannya. Hal itu sesuai dengan pernyataan Kepala BPN Sumbar di media massa.

" Alhamdulillah Bapak Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Bapak Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur sangat mendukung Pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Kayu Tanam ini," ulas Ali Mukhni.

Ada lima kampus, satu rumah sakit, satu balai diklat akan didirikan di Tarok.
Lima kampus tersebut yaitu ISI Padang Panjang, Politeknik Negeri Padang, UNP, STIT Syekh Burhanuddin, dan Universitas Bisnis Internasional. Kemudian Insya Allah juga akan didirikan Badan Diklat

Ali Mukhni optimis kawasan pendidikan terpadu di Tarok City akan merubah wajah Sumatera Barat. Lokasi strategis yang berada di pinggir jalan nasional Padang-Bukittinggi, status tanah Clear and Clean seluas 697 hektar yang merupakan tanah negara dan keberadaan Bandara Internasional Minangkabau menjadi indikator utama majunya kawasan tersebut.

" Perlu diingatkan saya mati-matian memperjuangkan pembangunan ini dan harus bolak-balik ke Jakarta semata-mata untuk masyarakat Kabupaten Padangpariaman yang saya cintai. Jika sudah beroperasi kelak berapa itu perputaran uang setiap hari di daerah setempat. Imbasnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," tambah Ali Mukhni lagi.

Sementara itu Khatib Idul Fitri, H. Helmi.M.Ag mengajak masyarakat dihari kemenangan ini untuk introspeksi diri. Karena selama ramadhan kita umat muslim telah dilatih berbuat sabar. " Mari kita hindari sifat-sifat yang dibenci Allah dengan selalu berpedoman kepada ajaran agama kita," ulas Helmi.(wis)

Senin, 19 Juni 2017

Kepala LAN RI DR. Adi Suryanto, M.Si Ingin Dirikan Tiga Lembaga Pendidikan di Kawasan Tarok City.

Kepala LAN RI DR. Adi Suryanto, M.Si Ingin Dirikan Tiga Lembaga Pendidikan di Kawasan Tarok City.

Jakarta, BANGUNPIAMAN.COM--Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), DR. Adi Suryanto, M.Si, sampaikan keinginannya untuk dirikan tiga lembaga pendidikan di Kawasan Tarok City kepada Bupati Ali Mukhni, di ruang pertemuan LAN RI, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (16/6/2017) lalu.

"Setelah mendengarkan pemaparan dan tayangan video presentasi bapak Bupati, kami tertarik untuk mendirikan tiga lembaga pendidikan milik LAN di tarok City," katanya kepada Bupati dan rombongan.

Tiga lembaga yang hendak didirikan LAN RI tersebut adalah Diklat ASN, Diklat Assesment dan Politeknik Administrasi Negara.

Menurut Adi yang didampingi Sekretaris Utama, Sri Hadiati Woro Kustriani, SH, MBA, beberapa orang Deputi dan Kepala Pusat di lingkungan LAN RI, LAN RI mengemban misi memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kapasitas aparatur negara dan sistem administrasi negara guna mewujudkan tata pemerintahan yang baik, melalui pengembangan inovasi administrasi negara; pengkajian kebijakan; pembinaan dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan aparatur negara; pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi administrasi.

"Untuk mewujudkan misi tersebut, LAN butuh banyak lembaga pendidikan peningkatan kompetensi dan kualitas ASN seluruh Indonesia," jelas Adi.

"Saat ini kami memiliki tujuh lembaga pendidikan yang tersebar di lima daerah di Indonesia. Empat Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) di Bandung, Makassar, Samarinda dan Aceh. Tiga Sekolah Tingi Ilmu Administrasi (STIA) di Bandung, Jakarta dan Makassar," tutur Adi yang sudah dua tahun menjabat sebagai kepala LAN RI.

Jika, lanjut Adi, rencana pembangunan di Tarok City terealisir maka akan menjadi lembaga pendidikan LAN kedua di Sumatera dan menjadi pertama di Indonesia dimana ada tiga lembaga pendidikan milik LAN di satu kawasan.

Adi meminta waktu kepada Bupati untuk mengkaji dan menyusun kelembagaan lembaga pendidikan yang akan dibangun di Tarok City karena dua lembaga yang akan didirikan merupakan lembaga baru dan terobosan dari LAN RI.

Bupati Ali Mukhni yang didampingi Kepala BKPSDM Provinsi Sumbar Kepala Bapelitbangda, Ali Amran, Kabag Humas Andri Satria Masri datang ke LAN RI atas undangan Kepala LAN RI terkait rencana hibah tanah di kawasan Tarok City untuk LAN RI.

Menurut Ali Mukhni, Kepala LAN RI mengundang dia untuk menindaklajuti pembicaraan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dengan Menteri PAN RI Asman Abnur terkait dengan rencana hibah tanah untuk pendirian Politeknik oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kepada LANB RI.

"Kami sudah siapkan 100 Ha untuk LAN RI dengan sertifikat gratis dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan BPN Padang Pariaman," ungkap Ali Mukhni kepada Adi dan pejabat di ligkungan LAN RI.

Tawaran hibah tanah disambut gembira oleh LAN RI namun setelah dihitung kebutuhan, Adi menyatakan cukup 45 Ha saja. Adi pun berjanji akan secepatnya menindaklanjuti rencana pendirian lembaga pendidikan LAN di Tarok City.

"Kalau semuanya mendukung, tahun 2017 ini juga kita realisasikan. Tanggal 4 Juli nanti, akan kami kirim staf untuk meninjau ke Tarok City," kata Adi menutup pembicaraannya.

Mendengar hal tersebut Ali Mukhni mengucap syukur atas kesediaan LAN RI menyambut tawaran Pemkab Padang Pariaman.

"Alhamdulillah, pihak LAN menyambut baik tawaran ini. Dengan berdirinya lembaga pendidikan ASN di Padang Pariaman akan menjadikan Kawasan Tarok City sebagai lembaga pendidikan LAN RI yang kedua setelah Aceh dan menjadi pertama di Indonesia, tiga lembaga pendidikan milik LAN sekaligus di satu kawasan," ungkap Ali Mukhni bahagia.(001/***)
Wako Mukhlis Rahman Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017

Wako Mukhlis Rahman Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Jelang libur Lebaran 2017, Polres Pariaman bersama Pemko Pariaman laksanakan apel gelar pasukan Operasi Ramadniya 2017 di Halaman Balaikota Pariaman yang dipimpin langsung Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman sebagai Inspektur Upacara, Senin (19/6/2017).

Apel juga diikuti oleh Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar, Kapolres Pariaman AKBP. Bagus Suropratomo Oktobrianto, Kasdim Kodim 0308 Pariaman Mayor Inf. Marjoni, Kepala OPD Pemko Pariaman, Camat se-Kota Pariaman dengan peserta apel berasal dari petugas gabungan yang terdiri dari Personil TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol-PP dan Damkar serta BPBD Kota Pariaman.

Apel ditandai dengan diawali penyematan pita Operasi Ramadniya (Ramadan dan Hari Raya) 2017 secara simbolis dan di ikuti oleh 350 Personil Gabungan.

Dalam pidatonya, Walikota Pariaman membacakan amanat dari Kapolri Tito Karnavian yang menghimbau kepada seluruh jajaran untuk bekerja secara optimal, fokus utama dalam menjaga kestabilan harga pangan, pemeliharaan Kamtibmas yang kondusif serta keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik.

Di samping itu, pidato tersebut juga menyatakan harapan terciptanya harmonisasi secara sinergi diantara seluruh Stakeholders yang terkait sehingga pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul fitri 1438 H, dapat berjalan dengan lebih baik, aman, tertib dan lancar dibandingkan tahun sebelumnya.

Apel gelar pasukan ini dikomandani oleh Kabag. Ops Satlantas Polres Pariaman IPTU. Efriadi, apel ini juga merupakan bagian dari persiapan Operasi Ramadniya Pariaman 2017 yang akan berlangsung selama 16 hari sejak tanggal 19 Juni 2017 hingga 4 Juli 2017.(001/***)

Ingin Investor Berinvestasi Senyaman Mungkin, DPMPTP Padang Pariaman Buka Layanan Pengaduan Masyarakat

Ingin Investor Berinvestasi Senyaman Mungkin, DPMPTP Padang Pariaman Buka Layanan Pengaduan Masyarakat



Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM ---Pengusaha dan Masyarakat di Padang Pariaman, kini bisa mengadukan masalah pelayanan perizinan dan investasi langsung ke unit pengaduan pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Pemkab Padang Pariaman.

"Bidang ini khusus menangani pengaduan layanan perizinan. Sudah ada kasinya (kepala seksi), yaitu Kasi Data dan Informasi. Pengaduan bisa bersifat umum maupun layanan yang bersifat biaya yang berkaitan dengan pelayanan perizinan," kata Kadis PMPTP Hendra Aswara di Ruang kerjanya, Pariaman, Senin (19/6/2017).

Media pengaduan ini, kata Hendra, sebagai bahan intropeksi dan evaluasi bagi petugas perizinan dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel. Apalagi wilayah Padang pariaman sangat diminati oleh investor baik segi infrastuktur maupun ekonomi.

“Kita ingin investor senyaman mungkin berivestasi di Padang Pariaman” kata Jebolan STPDN Angakatan 11 itu.

Hendra menyadari bahwa OPD yang menangani perizinan selalu dimonitor Ombudsman Provinsi Sumatera Barat.

Pelayanan yang diberikan harus sesuai Undang-undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Baik Standar prosedur, jangka waktu, biaya dan hal teknis lainnya.

“Kita sudah terapkan perizinan online, setor retribusi via bank dan punya motto melayani dengan elok,” kata Mantan Kabag Humas itu.

Kabid Perizinan dan Non Perizinan Heri Sugianto mengatakan pengaduan dari masyarakat baik disampaikan secara pribadi, perusahaan ataupun badan hukum, terkait perizinan dan investasi. Adapun media pengaduan yang dapat digunakan antara lain Telepon (0751) 4784539, SMS/WhatsApp 08116607788, Email: dpmptp.pdprm@gmail.com, Website: perizinan.padangpariamankab.go.id, Facebook : Pelayanperizinan Padangpariaman.

“Jadi silahkan masyarakat memilih media pengaduan untuk memberikan saran, kritikan atau laporan terkait perizinan," ujar Heri. (001/***)




Sabtu, 17 Juni 2017

Ciptakan Pilkada Serentak Badunsanak 2018

Ciptakan Pilkada Serentak Badunsanak 2018

(Melalui Pengawasan Partisipatif )


Oleh :  Riky Falantino, S.Kom, MM
Sabtu Tanggal 17 Juni 2017

Tahapan Pilkada 2018 yang akan diikuti 171 daerah. Pilkada digelar di 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten akan dimulai secara serentak pada Oktober 2017. Rabu Tanggal 14 Juni 2017, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI) telah meluncurkan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2018.

Pilkada Tahun 2018 merupakan Pilkada gelombang ketiga yang diselenggarakan secara serentak. Gelombang pertama dan kedua dilaksanakan pada 2015 dan 2017.

Dasar hukum pelaksanaan Pilkada Serentak ini adalah Undang-Undang  Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Menjadi Undang-Undang. Setelah itu, undang-undang ini pun mengalami perubahan melalui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, hingga akhirnya diatur dalam Undang- Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Pelaksanaan Pilkada Serentak berangkat dari evaluasi pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Menurut Titi Anggraini ada tiga hal yang hendak dijawab dari hadirnya Pilkada Serentak (Perludem – Jurnal Pemilu & Demokrasi  April 2016 “Evaluasi Pilkada Serentak 2015”), yakni menciptakan penyelenggaraan pemilu yang efisien dan efektif.

Memperkuat derajat keterwakilan antara masyarakat dengan kepala daerahnya, dan menciptakan pemerintahan daerah yang efektif serta efisien dalam rangka menegaskan sistem pemerintahan presidensialisme. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Pemilihan, sebelum pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala secara serentak untuk seluruh daerah di Indonesia pada tahun 2027.

Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala secara serentak dilaksanakan berdasarkan akhir masa jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Keserentakan pelaksanaan ini bukan saja berkaitan dengan hari dan tanggal pemungutan suara tetapi juga berkaitan dengan seluruh proses tahapan penyelenggaraan.

Pilkada Serentak 2015 dan 2017 telah berlangsung dengan aman, lancar, tertib, dan damai. Penyelenggaraannya sukses. Partisipasi pemilih memang belum memenuhi target KPU, yakni 77,50 persen. Partisipasi pemilih Pilkada Serentah 2015 adalah 69,14 persen dan 2017 sebesar 74,20 persen (2017). Partisipasi ini masuk kategori moderat atau sedang.

Gelombang ketiga Pilkada Serentak akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018. Pilkada serentak gelombang ketiga ini dilaksanakan untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akhir masa jabatan (AMJ) 2018 dan 2019. Ada 171 daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak di tahun 2018 yang terdiri atas 17 Provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

Pada Pilkada Serentak ketiga ini, di Propinsi Sumatera Barat akan dilaksanakan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota di 4 Kota, yakni Kota Pariaman, Kota Padang, Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto.

Harapan kita bersama bahwa Pilkada Serentak 2018 dapat mengulangi kisah sukses penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015 dan 2017. Tentunya sejumlah perbaikan perlu dilakukan. Suksesnya pelaksanaan Pilkada tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara ( KPU dan Bawaslu ), juga sangat ditentukan oleh Partisipasi dari masyarakat.

Menurut Gunawan Suswantoro, pada era yang “tunggang langgang” ini, sebuah lembaga tak dapat berdiri sendiri dalam menjalankan fungsi pengawasan. (Sekjen Bawaslu RI –Buku Pengawasan Pemilu Partisipstif “Gerakan Masyarakat Sipil Untuk Demokrasi Indonesia ” 2015) Partisipasi publik sungguh menjadi faktor penting bagi kesuksesan pemilu di era keterbukaan sekarang ini.  “Pengawasan Pemilu Partisipatif “ yang diwujudkan dalam Gerakan Sejuta Relawan Pengawas Pemilu (GSRPP ).

Hasilnya, gerakan tersebut  dapat mendorong partisipasi publik dalam penyelenggaraan Pemilu 2014 yang lalu. Pengalaman Penulis pada Pilkada serentak 2015, perlu adanya dukungan Pengawasan Pemilu Partisipatif dari seluruh masyarakat.  Pada Pengawasan Pilkada serentak 2015, penulis ( Panwaslih Padang Pariaman ) membuat sebuah kegiatan Pengawasan Partisipatif dengan nama “ Deklarasi Pengawasan Partisipatif “ yang melibatkan Kepala Daerah, KPU, Panwaslih, Kapolres, Kejaksaan, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan PWI sebagai perwakilan media.

Cara-cara seperti ini sangat besar sekali perannya dalam menciptakan Pemilu yang Badunsanak di ranah minang ini, khususnya di Pariaman. Untuk mengharapkan agar peran masyakat ini besar ajaklah dalam sebuah event/kegiatan itu (dibaok sato), dan janganlah mereka merasa ditinggalkan atau tidak dilibatkan dalam setiap kegiatan tersebut. Peran alim ulama, niniak mamak dan cadiak pandai ( tigo tali sapilin ) di ranah minang ini sangatlah besar dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di daerah.

Disamping itu nilai-nilai sosial ( kearifan lokal ) suatu daerah sangat menentukan juga peran dan suksesnya suatu pesta atau iven yang diadakan di daerah tersebut. Kalau di Pariaman Ibarat “Batabuik” (even budaya di Pariaman), sangatlah ribut dan konflik sosial yang sangat besar yang terjadi antara kedua kelompok anak nagari ( Pasa dan Subarang ) di saat berlangsungnya Pesta Budaya Tabuik itu.

Tetapi setelah Tabuik itu dibuang ke laut semua kelompok yang berseberangan kembali rukun dan damai seperti semula. Dalam setiap pesta demokrasipun, baik itu Pilkada maupun Pemilihan Legislatif di Pariaman tercermin nilai-nilai tersebut.  Nilai-nilai ini lah yang perlu didorong dalam setiap iven atau Pilkada di Pariaman. “ Biduak lalu  kiambang batauik “
***

Penulis :  Mantan Sekretaris Panwaslih Kab.Padang Pariaman pada Pilkada Serentak 2015

Sumber Rujukan:
  • Gunawan Suswantoro ( Sekjen Bawaslu RI ), 2015 “Pengawasan Pemilu Partisipatif”
  • Jurnal Titi Anggraini (Perludem – Jurnal Pemilu & Demokrasi  April 2016 “Evaluasi Pilkada Serentak 2015”)
  • http://florespost.co/2017/06/15/opini-pilkada-serentak-menyongsong-pilkada-2018



Rabu, 14 Juni 2017

Sebanyak 1.164 Orang Imam, Khatib, Garin, Labai dan Ubiyah di Kota Pariaman, Terima  Zakat dari BAZNAS

Sebanyak 1.164 Orang Imam, Khatib, Garin, Labai dan Ubiyah di Kota Pariaman, Terima Zakat dari BAZNAS

Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM--Sebanyak 1.164 orang, para Imam, Khatib, Garin, Labai, Ubiyah masjid dan musala yang ada di Kota Pariaman, menerima pendistribusian zakat dari aparatur sipil negara (ASN) Pemko Pariaman, oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman, Program Pariaman Takwa, bertempat di Musala Balaikota Pariaman, Rabu (14/6/2017).

Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman yang langsung menyerahkan zakat ini kepada para imam, katib, garin, labai, ubiyah, mengatakan kegiatan sekaligus silaturahmi antara pimpinan dengan para pagawai masjid dan musala, tentang penatalaksanaan bagaimana memakmurkan masjid dan mendukung program magrib mengaji dan subuh mubarokah yang dicanangkan oleh Pemko Pariaman.

“Selama ini kami berkeliling setiap mesjid dan musholla, masih minimnya jamaah masjid dan musholla untuk melaksanakan sholat berjamaah dan ikut meramaikan magrib mengaji dan subuh mubarokah, bagi mesjid dan musholla yang ramai, kami mengucapkan terimakasih,” tuturnya.

Baznas Kota Pariaman dalam menyalurkan zakat ASN Pemko Pariaman ini, telah kami mulai dari tahun 2009 sampai sekarang. Besar harapan kami agar masyarakat yang mampu dan berpenghasilan berlebih, untuk dapat menyerahkan zakatnya untuk dikelola di Baznas Kota Pariaman, apabila dana di Baznas kita banyak, maka akan banyak pula yang akan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Imam, khatib, garin, labai, ubiyah yang kita bagikan zakatnya ini, termasuk mustahik fisabilillah, orang yang berhak menerima zakat dari 8 golongan yang telah ditentukan, karena merkalah yang telah berjasa dalam membangun pondasi keagamaan di masyarakat kita,” ulas Mukhlis.

Dalam sambutan Ketua Baznas Kota Pariaman Humahyun Akbar mengatakan saat ini kita salurkan sebanyak 1164, dengan rincian di hari ini untuk Kecamatan Pariaman Tengah dan Kecamatan Pariaman Selatan sebanyak 580, dan besok untuk Kecamatan Pariaman Timur dan Utara 584 orang.

“Total Rp349.200.000 yang kita bagikan untuk program Pariaman Taqwa saat ini, dengan masing-masingnya akan menerima sebanyak Rp.300.000 rupiah,” jelasnya.

Kepala Kementerian Agama Kota Pariaman Muhammad Nur menyampaikan saat ini dari evaluasi yang Kemenag dan Safari keliling program magrib mengaji dan subuh mubaroqah, baru 25% mesjid dan musholla yang tergolong ramai dan sumarak, karena itu, perlu perhatian dari para Imam, Khatib, Garin, Labai, Ubiyah yang ada, untuk ikut serta dan mengajak masyarakat sekitar, agar dapat memakmurkan mesjid, terangnya.

“Kita tingkatkan Ketahanan iman dan pengetahuan keagamaan di masyarakat sekita kita, serta bersama-sama meramaikan mesjid dan musholla, kalau itu sudah kita lakukan insyaallah Kota Pariaman ini akan menjadi Baldatun Toyyibah warabur gafur,” tutupnya. (rel)

Hasil Uji Sampel Yang Dilaksanakan BPOM Padang, Makanan dan Takjil di Pariaman Bebas Zat Berbahaya

Hasil Uji Sampel Yang Dilaksanakan BPOM Padang, Makanan dan Takjil di Pariaman Bebas Zat Berbahaya

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar mendampingi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang, dalam pengujian sampel makanan di Pasar Pariaman, Selasa sore (13/6/2017).

Hasil uji sampel makanan yang dilakukan oleh BPOM Padang, dipastikan tidak ada makanan dan takjil di Pasar Pabukoan Kota Pariaman mengandung bahan berbahaya baik makanan serta takjil di Pasar Kuraitaji maupun di Pasar Ampek Nagari Pariaman.

Wawako berterimakasih kepada para pedagang yang tidak menggunakan kandungan zat berbahaya di dalam masakannya.Hal ini membuktikan telah tingginya pemahaman dari pedagang dalam mengolah makanannya dengan tidak mencampurkan zat pewarna berbahaya atau zat kimia lainya, yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

“Selama ini, melalui dinas terkait, kami dari pemerintah Kota Pariaman terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak berjualan dengan menggunakan bahan yang mengandung zat berbahaya,” tuturnya.

Genius Umar juga menambahkan pada pengujian tahun lalupun, BPOM Padang juga tidak menemukan kandungan zat berbahaya dalam makanan di Pasar pabukoan dan takjil di Kota Pariaman.

Sementara itu Kepala BPOM Provinsi Sumatera Barat Zulkifli menyatakan, setelah melakukan sidak di dua pasar pabukoan di Kota Pariaman, masih aman dari peredaran zat kimia berbahaya seperti rodhamin B dan boraks.

“Setelah memeriksa 18 sampel dari dua pasar di Kota Pariaman tersebut, hasilnya tidak ada yang bersifat negatif terhadap sampel itu. Dari hasil uji sementara yang dilakukan di mobil laboratorium BPOM, menunjukkan di Pasar Kurai Taji dan Pariaman aman dari peredaran zat kimia berbahaya pada takjil dan makanan yang dijual pedagang,” tukasnya

Makanan dan takjil yang mengandung zat berbahaya, dapat membahayakan kesehatan masyarakat.  Zat kimia itu kalau dikonsumsi dalam waktu cukup lama dan rutin maka dapat menyebabkan kanker dan penyakit lainnya,tutup Zulkifli.

Hadir jajaran BPOM Padang, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti, Kadis Pertanian Agusriatman, Kasat Pol PP Handrizal Fitri, Camat Pariaman Tengah Afwandi dan unsur terkait lainya, bersama wartawan yang meliput. (rel)




LKKS Pariaman Bekerjasama Dengan Dinas Sosial Gelar Kitanan Massal

LKKS Pariaman Bekerjasama Dengan Dinas Sosial Gelar Kitanan Massal


Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-- Kita harus mensyukuri atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, sekecil apapun itu, dan apabila kita selalu bersyukur, insyaallah, nikmat kita akan ditambah oleh Nya.

Demikian disampaikan Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman pada acara sunatan massal yang dilaksanakan oleh Pemko Pariaman, di rumah Tabuik Subarang, Selasa (13/6/2017).

“Salah satu wujud kita bersyukur adalah dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Perbanyak ibadah dan jangan mengumpat (berkeluh kesah),” ucapnya.

Pemko Pariaman telah canangkan Magrib Mengaji dan Subuh Mubarokah, agar ini dapat diikuti oleh masyarakat dengan ikut meramaikan mesjid dan musholla, sehingga kita dapat memakmurkan mesjid, yang nantinya akan menjadi keberkahan dari Allah SWT kepada daerah kita Kota Pariaman yang kita cintai ini.

“Tahun 2017 ini adalah tahun kedua kita melaksanakan sunatan massal untuk anak kurang mampu. Hal ini kita lakukan sebagai komitmen dan kepedulian Pemko Pariaman untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi Lebaran,” tukasnya.

Lebih lanjut Mukhlis Rahman juga mengingatkan untuk peringatan Lebaran nantinya, hendaknya dilakukan dengan secara sederhana, jangan dipaksakan sesuatu yang tidak kita mampu, tujuan puasa dan ibadah selama ramadhan adalah fitrah yang sebenarnya, kembali suci di bulan Lebaran nantinya, jadi pakaian dan hal lainnya, merupakan hiasan semata.

Antusiasme warga masyarakat yang ingin ikut sunatan massal yang diadakan oleh Pemko Pariaman, yang dilaksanakan oleh Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Keluarga (LKKS) Kota Pariaman yang bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Pariaman, tampak sangat tinggi. Ini terlihat dari banyaknya orangtua yang mendaftarkan anaknya.

“Dari target 150 anak warga kurang mampu yang kita anggarkan, ternyata mencapai 200 anak yang mendaftar, tetapi kami di Dinas Sosial akan tetap menampung dan melaksanakan kerja sosial ini, walaupun nanti yang mendaftar terakhir, kemungkinan tidak mendapatkan kain sarung," ujar Kepala Dinas Sosial Afnil.

Hadir dalam acara ini Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Sekretaris Daerah Indra Sakti, Ketua LKKS Kota Pariaman Ny. Reni Mukhlis, Ketua GOW Ny. Lucy Genius, Ketua DWP Ny. Karini Indra, Asisten, Staf Ahli, Kepala SOPD, Kabag, Camat, Panitia Acara dan orangtua dan anak yang turut serta dalam Sunatan Massal ini. (rel)

Senin, 12 Juni 2017

Walaupun Hari Libur, Bupati Ali Mukhni Monitor Pembangunan Jembatan Lubuk Tano

Walaupun Hari Libur, Bupati Ali Mukhni Monitor Pembangunan Jembatan Lubuk Tano

VII Koto, BANGUNPIAMAN.COM---Di saat banyak pejabat daerah mengisi hari Minggu berlibur bersama keluarga, namun lain halnya dengan Bupati Ali Mukhni.

Peraih Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI itu terus memonitor jalannya pembangunan di daerahnya. Meski puasa apalagi panas terik, tak menyurutkan semangatnya untuk meninjau pembangunan Jembatan Lubuk Tano, Buluh Kasok, Kecamatan VII Koto, Minggu (11/6/2017).

Dengan memakai sandai jepit yang menjadi ciri khasnya, Bupati Ali Mukhni berjalan cepat menuju pembuatan fondasi jembatan. Di tengah para tukang, ia turut memberi arahan mengenai kedalaman tiang pancang dan kekuatan pengecoran. Hal yang sama juga dilakukannya ketika pembangunan Jembatan Kampuang Galapuang dan Jembatan Campago.

"Jembatan Buluh Kasok ini lebih panjang dari jembatan Kampuang Galapuang dan Campago. Alhandulillah, pekerjaan fondasi sudah bagus, kita doakan cuaca bagus, sehingga pembangunan lebih bisa dipacu," ujar Bupati Ali Mukhni yang terlihat nyaman berbaur dengan tukang-tukang setempat.

Dijelaskannya bahwa jembatan Buluh Kasok sepanjang lebih kurang 100 meter lebar 8 meter itu menghubungkan dua kecamatan yaitu Padang Sago dan VII Koto. Sebenarnya, kata Ali Mukhni, pembangunan jembatan sudah direncanakan sejak beliau menjabat Wakil Bupati 2005-2010. Namun keterbatasan dana, baru bisa diwujudkan tahun anggaran 2017.

"Kita apresiasi DPRD, masyarakat ranah dan rantau, khususnya putra daerah, Bapak Menteri PAN dan RB Asman Abnur, yang mendorong terealisasinya jembatan yang didambakan seluruh pihak," kata Ketua DPW PAN Sumbar itu.

Sementara Kabid Bina Marga Rahim Thamrin mengatakan bahwa progress jembatan sudah mencapai hampir 40%. Ia mengaku pekerjaan yang telah berjalan selama delapan minggu ini, selalu dimonitor langsung oleh Bupati Ali Mukhni.

Adapun anggaran Tahap I sebesar Rp6.170.129.000 dengan nomor kontrak 040/SP-DPUPR/IV-2017 kontraktor pelaksana PT. Amar Permata Indonesia dan Konsultan Pengawas CV. Entrance Consultant.

Waktu pekerjaan dimulai pada tanggal 20 April hingga 16 September atau 150 hari kalender.

"Kita berharap pekerjaan selesai tepat waktu dan kemudian kita ajukan penambahan anggaran tahun selanjutnya," ujar Rahim Thamrin. (rel)

Minggu, 11 Juni 2017

Bakal Calon Walikota Pariaman HM Sa'ban Jemput Aspirasi dan  Bersilaturahmi Dengan Masyarakat

Bakal Calon Walikota Pariaman HM Sa'ban Jemput Aspirasi dan Bersilaturahmi Dengan Masyarakat

Bakal Calon Walikota Pariaman HM Sa'ban Ketika Bersilaturahmi Dengan Masyarakat Kota Pariaman Sekaligus Membagikan Zakat Secara Langsung Kepada Anak Yatim  ( Fhoto : Darwisman)
Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Bakal Calon Walikota Pariaman HM.Sa'ban jemput aspirasi masyarakat dengan bersilaturahmi dengan  masyarakat kota. Pada bulan ramadhan yang penuh berkah yang menjadi sasaran kunjungan adalah Kampung perak,Kampuang Paneh. Pauh, Kampuang Sato, Jati, Kampuang Apa dan Kampuang Baru

" Kita mengunjungi masyarakat. Tujuannya selain bersilaturahmi dengan masyarakat juga ingin menampung aspirasi masyarakat.Kemudian juga membagikan zakat kepada anak yatim. Zakat ini kita serahkan secara langsung kepada yang berhak menerimannya, " kata Sa'ban yang sehari-harinya GM PT.Sari Indah Lestari Ciledug Tanggerang itu, Minggu (11/6/2017) di Pariaman.

Sa'ban mengaku sangat senang, karena setiap desa yang dikunjungi selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bahkan anak-anak yatim yang kebagian zakat merasa terharu. " Baru kali ini  kami mendapat zakat yang diantar langsung," ungkap anak-anak yang menerima zakat.

Ketika disinggung tentang pencalonan dirinya sebagai Walikota Pariaman HM Sa'ban  mengungkapkan, berniat maju semata-mata ingin membangun kampung halaman tercinta. " Kalau selama ini saya berkiprah dirantau, Insya Allah kalau Allah mengizinkan saya akan berkiprah di kampung halaman untuk membangun kampung halaman ke arah yang lebih baik. Karena kedepan masih banyak yang mesti dibenahi di Kota Pariaman, " ungkapnya. (wis)

Walikota Mukhlis Rahman : Pesantren Ramadhan Solusi Mendekatkan Anak Pada Islam

Walikota Mukhlis Rahman : Pesantren Ramadhan Solusi Mendekatkan Anak Pada Islam

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM--Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman membuka Pesantren Ramadan tingkat SD dan SMP 1438H/2017M. Pembukaan dilaksanakan secara simbolis di Masjid Darul Ma'arif Tapi Air, Kecamatan Pariaman Tengah, Jumat (9/6/2017) lalu.

Mukhlis Rahman mengatakan, kegiatan pesantren Ramadan, merupakan sebuah solusi untuk lebih mendekatkan anak pada Islam yang selama ini hanya diperkenalkan oleh para guru agama di sekolah. Kegiatan membaca ayat Alquran dan menghafalnya nantinya akan bermuara pada peningkatan pendidikan generasi muda Islam di Kota Pariaman.

"Jam pelajaran agama Islam di sekolah hanya dua jam pelajaran, dapat dibayangkan, dengan jam pelajaran yang begitu terbatas, bagaimana mungkin anak-anak bisa lebih paham tentang agama, dan bisa memaknai kitab suci Alquran," tukasnya.

Lebih lanjut Mukhlis Rahman juga mengharapkan agar selama berlangsungnya pesantren ramadhan ini, para siswa dapat mengikutinya dengan baik, dan memaksimalkan waktu seminggu yang diperuntukkan untuk pesantren ramadhan tahun ini, dengan membaca dan menghafal ayat Alquran," ucapnya.

"Kalau 1 hari 1 ayat saja yang kita ajarkan untuk dibaca dan dihafal oleh anak-anak kita, insyaallah ini akan menjadi bekal hafalan mereka ketika mereka dewasa nantinya," tukas Mukhlis.

ia juga mengajak para kepala sekolah, guru agama dan para pelajar, agar ikut berpartisipasi aktif dalam meramaikan mesjid, dengan kegiatan magrib mengaji dan subuh mubarokah yang dicanangkan oleh Pemko Pariaman, tutupnya.

Kegiatan pesantren ramadhan tingkat SD dan SMP se Kota Pariaman yang digagas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)Kota Pariaman ini, berlangsung dari tanggal 9 - 16 Juni 2017, dengan jumlah peserta pelajar sebanyak 13 ribu pelajar SD dan SMP se Kota Pariaman, ungkap Sekretaris Disdikpora Jafreki. (rel)

Jumat, 09 Juni 2017

Amir-Ikhlas Darma Murya Akan Maju Melalui Jalur Perserongan, Pada Pilkada Kota Pariaman Juni 2018

Amir-Ikhlas Darma Murya Akan Maju Melalui Jalur Perserongan, Pada Pilkada Kota Pariaman Juni 2018


Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM - Ditengah keragu-raguan bakal calon walikota Pariaman untuk menyatakan sikap untuk maju. Muncul calon alternatif yang secara terang-terangan menyatakan akan maju pada Pilkada Pariaman 2018, yang kini jadi buah bibir masyarakat Kota Pariaman. Siapakah dia ? Ya dia adalah Drs.Amiruddin Tuanku Majo Lelo MA berpasangan dengan Ikhlas Darma Murya S. Kom.

Dari informasi yang diperoleh Drs.Amiruddin Tuaku Majo Lelo MA yang  berpasangan dengan Ikhlas Darma Murya S. Kom akan maju melalui jalur perseorangan atau independent “ Insya Allah kami akan mencalonkan diri melalui jalur perseorangan atau independen,”ungkap Drs.Amiruddin Tuaku Majo Lelo MA kepada sejumlah wartawan, Kamis (8/6/2017) di Pariaman.

Drs Amiruddin Tuanku Majolelo MA
Meski demikian, lanjut pria yang akrab dengan sapaan Ajo Amir itu, pihaknya pun sedang melakukan penjajagan kepada petinggi beberapa partai politik, baik di daerah maupun pusat. “Kita tempuh kedua kemungkinan itu, melalui jalur independen atau partai politik,” katanya lagi.

Menjawab pertanyaan wartawan, Amiruddin menyebutkan, dukungan terhadap pencalonan mereka terus mengalir, baik dari warga kota maupun perantau. Oleh karena itu, keduanya yakin akan memenangkan Pilkada Kota Pariaman yang dijadwalkan serentak dengan sejumlah daerah lain di Indonesia pada tanggal 27 Juni 2018.

Drs Amiruddin MA adalah tokoh masyarakat Kota Pariaman kelahiran 6 Maret 1958. Sarjana Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Imam Bonjol (IAIN IB) 1988 dan Magister Agama Program Pascasarjana IAIN IB 2013 ini aktif pada bidang sosial kemasyarakatan, pendidikan, koperasi dan jurnalistik.

Ikhlas Darma Murya SKom

Pasangannya, Bakal Calon Wawako Ikhlas Darma Murya SKom adalah pria kelahiran Pariaman 21 Maret 1987. Tamatan Fakultas Ilmu Komputer Institut Bisnis & Informatika Darmajaya – Bandar Lampung ini aktif berkecimpung pada lembaga swadaya masyarakat dan kewartawan. (zt/wis)








Pengadilan Negeri Kelas IB Pariaman, Canangkan Pembangunan Zona Integritas

Pengadilan Negeri Kelas IB Pariaman, Canangkan Pembangunan Zona Integritas

Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM-Guna mencegah terjadinya tindakan koruptif dan Operasi Tangkap Tangan (OTT)dari penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Pengadilan Negeri Pariaman mencanangkan Pembangunan Zona Integritas, Kamis (8/6/2017) di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Kelas 1B Pariaman.

Bupati Padang Pariaman diwakili Staf Ahli Bupati (SAB) Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Hj. Suarni Murad, SH, M.Pd, Walikota Pariaman yang diwakili Wakil Wali Kota Dr. Genius Umar, S.Sos, M.Si, Kapolres Padang Pariaman, Kapolresta Pariaman, Dandim 0308 Pariaman Hermawansyah, Kajari Pariaman dan Kabag Hukum Setdakab Padang Pariaman Rifki Monrizal, SH, M.Si.

"Banyak pejabat negara tertangkap OTT baik dalam skala nasional maupun daerah. Sudah saatnya kita kembalikan kepercayaan masyarakat kepada kita sebagai institusi pemerintah maka diperlukan cara atau teknik extraordinary (luar biasa) untuk menghadapi persamalahan tersebut yakni salah satunya membangun integritas," ungkap Admiral, SH, MH Ketua Pengadilan Negeri Pariaman.

Menurut Admiral, yang pertama tentu dimulai dari integritas diri masing-masing agar tidak tergoda dengan opini publik yang tidak berdasarkan hukum oleh karena itu kita tingkatkan dan bangun lagi image kita bahwa ASN, TNI dan POLRI benar-benar bekerja dengan baik, bermutu, pelayanan prima, siap, sigap, terukur transparan dan akuntabel dan bekerja sesuai standard Opersional Prosedur (SOP).

Yang ke dua membangun zona integritas pada institusi,wilayah bersih melayani utk itu perlu komitmem kita bersama, dan itu latar belakang diangkatnya zona integritas. Agar bekerja dengan baik dalam melayani dan bukan dilayani, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai Z1 yakni terwujudnya pemerintahan bersih dan bebas KKN dan peningkatan pelayanan publik.

"Perilaku korupsi, suap, pungli kolusi dan nepotisme telah berdampak buruk bagi sendi perekonomian negara kita, meski telah diperangi tetap saja tidak bisa, dan perlu diambil langkah tepat dan cepat dan Pengadilan Negeri Pariaman mempunyai tanggung jawab khususnya di Pariaman dan dengan membangun Zona Integritas (Z1) ,yang merupakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sesuai Permen PAN dan RB No. 52 Tahun 2014," lanjutnya.

Dalam hal pelayanan Pengadilan Negeri Pariaman satu-satunya di Sumatera Barat yang menggunakan satu pintu dalam hal website, SMS, e-tilang, semuanya terpampang jelas di pintu masuk agar jelas berapa biaya yang dikeluarkan dan ada juga yang gratis, sesuai moto Pengadilan Negeri Pariaman yakni BATABUIK (Batabuik, Bersih, Adil, Transparan, Asri, Berkah, Unggul, Integritas, Konsisten) tujuanya ialah kepuasan pelayanan publik.

Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Pariaman mengetok palu sebanyak 3 kali tanda pencanangan Zona Integritas yang dilanjutkan oleh penanda tanganan Kesepakatan oleh unsur Forkopimda. (***)

Kamis, 08 Juni 2017

Arisan Padusi Minang Bantu Pembangunan Masjid Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin

Arisan Padusi Minang Bantu Pembangunan Masjid Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin


Wakil Gubernur Propinsi Sumatera Barat Nasrul Abit, Kamis (08/6/2017) meletakan batu pertama Pembangunan Masjid di PTSW NSA Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih di Sicincin Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung. Pembangunan Mesjid tersebut berasal inisiatif dan kepedulian Kelompok Arisan Padusi Minang Jakarta (****)


Sicincin, BANGUNPIAMAN.COM--Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih di Sicincin dikunjungi Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit dalam rangka meletakkan batu pertama pembangunan mesjid, Kamis (8/6/2017).

Wagub yang datang lebih cepat 15 menit dari jadwal datang bersama Kepala Dinas Sumbar Abdul Ghafar disambut bahagia oleh pengurus, penghuni panti, Forkompinka 2 x 11 Enam Lingkung dan masyarakat sekitarnya.

Wagub Nasrul Abit mengapresiasi dan berterima kasih kepada inisiatif dan kepedulian Kelompok Arisan Padusi Minang Jakarta yang telah mau membantu membangunkan masjid di panti tersebut.

"Semoga pahala dilimpahkan kepada semua anggota Kelompok Arisan Padusi Minang Jakarta yang sudah berempati dan peduli dengan orang tua kita di panti ini," ucapnya.

Kemudian, mantan Bupati Pessel dua periode itu menjelaskan tentang pembangunan di Sumbar yang masih banyak kekurangannya.

"Para perantau pasti masih ada yang kecewa. Jalan masih ada yang rusak, macet dan sebagainya. Namun, kami terus berupaya memperbaikinya. Umumnya permasalahan pembangunan di Sumatera Barat masalah pembebasan lahan," jelas Nasrul.

"Kalau bisa minta ampun saya minta ampun. Kalau bisa memohon, saya akan memohon kepada pemilik tanah yang harus dibebaskan," imbuhnya.

"Sewaktu saya di Pessel, orang Pessel kan keras keras juga. Saya banyak membebaskan lahan untuk pembuatan jalan. Ada sekitar 200 Km lebih yang saya bebaskan lahannya untuk membuat jalan. Tidak ada gejolak. Saya ajak bermusyawarah, alhamdulillah semua mau diajak bermusyawarah membantu pembangunan di Pessel," kata mantan Bupati Pessel dua periode itu menutup sambutannya.

Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur salut dan bangga Kita atas kepedulian dan perhatian perantau yang sudah berinisiatif membantu PTSW SNA.

"PTSW SNA ini memiliki 110 penghuni panti, 62 pria selebihnya perempuan. Rata rata berumur 50 tahun ke atas. Petugas laki-lakinya 14 orang," ungkap Suhatri Bur mengutip data dari pengelola panti.

"Sebanyak 14 orang petugas laki-laki membantu mengurus sebanyak 62 pria tua setiap hari Jumat ke mesjid di seberang jalan jauh dari panti ini," papar mantan Sekretaris Karang Taruna Provinsi Sumbar ini.

Suhatri Bur berharap dalam pembangunan mesjid panitia pembangunan berkoordinasi, merangkul tokoh tokoh alim ulama, niniak mamak di nagari Sicincin. Supaya jangan terjadi salah pengertian dalam pembangunannya. Pembangunan lancar tanpa ada halangan berarti.

"Diharapkan semua aparatur pemerintah juga turut membantu pembangunan ini sesuai bidangnya masing-masing," pintanya.

Kadis Sosial Sumbar, Abdul Gafar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan dari ibu ibu yang tergabung dalam Padusi Minang Jakarta untuk melakukan bantuan pembangunan di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih (PTSW SNA).

Abdul Gafar memaparkan bahwa panti ini dibangun sejak tahun 1980. Sampai sekarang memang belum ada dilakukan rehabilitasi atau perbaikan. Ini karena keterbatasan dana Pemerintah Provinsi Sumbar. Dari Kementerian Sosial sejak diserahkan otonomi daerah ada 8 panti yang dimiliki pemerintah provinsi dan 2 di antaranya panti jompo atau panti werdha. 1 di Tanah Datar 1 di Padang Pariaman.

"Semua biaya, semua kebutuhan, sarana prasarana, makan minum penghuni panti, dll, semuanya dibiayai pemerintah provinsi. Oleh karena itulah, panti ini belum memiliki mesjid yang representatif. Alhamdulillah, ibu ibu dari Padusi Minang Jakarta bermurah hati menyumbangkan kelebihan rezekinya untuk membangunkan mesjid untuk panti ini," kata Gafar senang.

Ketua Pembina Ibu-Ibu Padusi Minang Jakarta, Mery Syarif menjelaskan bahwa mereka sebenarnya bukan sebuah organisasi tetapi hanya kelompok arisan. Anggotanya berasal dari 19 kabupaten/kota di Sumbar yang merantau di Jakarta. Mereka juga melakukan amal bakti sosial yang disalurkan ke Sumbar dan luar Sumbar.

"Awalnya kami ke sini, kami diminta untuk membantu memperbaiki mushalla, tetapi setelah kami lihat bapak-bapak kita yang sudah tua renta ini harus berusaha berjalan dan menyeberang menuju masjid yang jauh dari panti ini," katanya.

Ia jelaskan lagi, bahkan ada yang diangkut dengan kendaraan atau dituntun oleh petugas panti. Hati kami tersentuh. Rasanya kurang tepat jika memperbaiki mushalla. Kami berpikir sebaiknya dibangun saja masjid baru. Karena masjid yang kita buat maka dibutuhkan lahan yang lebih luas.

Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumbar yang mengizinkan lahan sebelahnya untuk diruntuhkan dan dibangun mesjid," ungakpanya panjang lebar.

"Jika kami diizinkan, kami mau nama mesjid ini dinamakan Mesjid Raudah. Artinya suatu tempat yang multazam untuk berdoa. Setiap mesjid yang kami bantu membangunkannya, selalu kami beri nama Raudah," pintanya berharap.

Selain membantu membangunkan sebuah mesjid, kelompok arisan Padusi Minang Jakarta juga menyumbang sejumlah Kitab Alquran, uang Rp200.000 dan paket Lebaran per orang.
Kedatangan mereka di Padang Pariaman merupakan tempat terakhir setelah mengunjungi Agam, Payakumbuh, Tanah Datar dan Padang. (***rel)
Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Sampaikan Nota Keuangan Pelaksanaan APBD Tahun 2016

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Sampaikan Nota Keuangan Pelaksanaan APBD Tahun 2016

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- DPRD Kota Pariaman melaksanakan rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan Walikota Pariaman, tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 yang disampaikan oleh Walikota Mukhlis Rahman, Rabu (7/6/2017) di Gedung DPRD Kota Pariaman.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, didampingi Wakil Ketua Jonh Edwar dan Syafinal Akbar hadir Wakil Walikota Genius Umar, Forkopimda, Sekda, Kepala SOPD dan undangan lainnya.

Mukhlis Rahman mengatakan LKPD Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 sudah diperiksa oleh BPK RI perwakilan Sumbar dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi ini sudah empat kali diraih, namun baru kali ini secara berturut-turut pada tahun anggaran 2015 dan tahun anggaran 2016 ini.

Prestasi ini kata Mukhlis berkat kerja keras perangkat daerah kota pariaman dan didukung oleh kerja sama yang baik dengan DPRD Kota Pariaman. Dikatakan, kedepannya diharapkan prestasi ini dapat dipertahankan, dan bahkan dapat ditingkatkan kualitasnya.

Mukhlis menyebutkan laporan realisasi anggaran Pemkot Pariaman tahun anggaran 2016 target pendapatan sebesar Rp599.857.784.593,30 terealisasi sebesar Rp621.535.178.051,91 atau 103,61%. Dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun 2015 sebesar Rp573.471864.431,50 maka terjadi kenaikan sebesar Rp48.063.313.620,41 atau 8,38%.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2016 target sebesar Rp33.298.813.558,30 realisasi sebesar Rp29.680.784.157,91 atau 89,13%. Jika dibandingkan dengan realisasi PAD tahun 2015 sebesar Rp29.897.289.136,50, mengalami penurunan sebesar Rp216.504.978,59 atau 0,72%. PAD ini terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

“Sedangkan belanja daerah tahun anggaran 2016 target sebesar Rp642.540.177.552,57 terealisasi Rp588.631.493.406,93 atau 91,61%. Jika dibandingkan dengan realisasi belanja tahun 2015 sebesar Rp555.963.445.127,00 terdapat kenaikan sebesar Rp32.668.048.279,98 atau 5,88%” ujar Mukhlis.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan pihaknya akan menindak lanjuti LKPD Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 dengan agenda rapat-rapat berikutnya sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh undang-undang yang berlaku. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang sudah mampu menyajikan laporan keuangan yang baik sehingga mendapatkan opini WTP dari BPK RI.

Kata Mardison, pihaknya melalui Badan Musyawarah sudah menjadwalkan pembahasan LKPD pelaksanaan APBD tahun anggaran 2016 tersebut. Untuk itu dia meminta pada seluruh pihak yang terkait untuk mematuhi agenda tersebut. (rel)

Rabu, 07 Juni 2017

Wawako  Genius Umar : Imbau Masyarakat Dukung Pembangunan Kota Pariaman

Wawako Genius Umar : Imbau Masyarakat Dukung Pembangunan Kota Pariaman

Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM--Tim II Silaturahim Ramadan 1438 H - 2017 M Kota Pariaman yang diketuai oleh Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar lakukan silaturahim dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Sejarah Muhammadiyah Desa Balai Kurai Taji, Senin (5/6/2017).

Tim beranggotakan 17 orang yang terdiri dari Kepala OPD, Sekretaris OPD, Kabag. Ops Polres Pariaman, Kepala Badan Statistik Pariaman, Anggota DPRD Kota Pariaman Dapil Pariaman Timur-Selatan, staf di lingkungan Pemkot Pariaman serta awak media cetak dan elektronik.

Dalam arahannya Genius himbau warga Kota Pariaman untuk mendukung pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot Pariaman, karena tanpa dukungan masyarakat program pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan, tujuan terselenggaranya Tim Silaturrahmi Ramadhan (TSR) ini adalah sebagai upaya menyampaikan secara langsung kepada masyarakat tentang program yang telah dilakukan dan akan dibangun oleh Pemkot Pariaman dalam beberapa waktu kemudian.

“Prioritas yang dilaksanakan yakni layanan pendidikan, kesehatan, pembangunan pasar tradisional, pengembangan kawasan wisata, sarana dan prasarana olahraga, tetapi hal itu kita bentuk juga program perbaikan mental melalui program Magrib Mengaji yang telah sembilan bulan berjalan ditambah dengan subuh mubaroqah sebagai benteng keagamaan dalam menggiatkan tegaknya kembali agama islam dan meramaikan masjid dan musala,” ujar Genius.

Untuk itu, sambung Genius, menghimbau kepada masyarakat Kota Pariaman untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mendukung berjalannya program tersebut, terutama kepada setiap desa untuk membuat peraturan desa dalam upaya mengatur tata kehidupan yang lebih islami dan terarah.

Dalam tahun ini, pemkot Pariaman akan mulai pembangunan Masjid Terapung, replika Ka’bah dan Islamic Center sebagai kajian pusat islam dan wisata religi, dimana nantinya Pemkot Pariaman berharap pro aktif masyarakat untuk mendukung hal tersebut dan menjadikan sebagai peluang usaha untuk menambah kebutuhan ekonomi warga masyarakat di Kota Pariaman.

Dalam kunjungan ini, Tim II melalui Wawako Pariaman ini juga serahkan bantuan berupa sajadah dan buku panduan agama islam kepada pengurus Masjid Muhammadiyah yang dilanjutkan dengan pemberian tausiah oleh Ustadz Asman Yahya. [rel/wis]

Selasa, 06 Juni 2017

Bupati Ali Mukhni Berjalan Kaki Dua Kilometer Bersama Seluruh OPD,  Tinjau Kawasan Terpadu Tarok

Bupati Ali Mukhni Berjalan Kaki Dua Kilometer Bersama Seluruh OPD, Tinjau Kawasan Terpadu Tarok

Kapalo Hilalang, BANGUNPIAMAN.COM--Seluruh OPD se-Padang Pariaman melakukan tinjau lapangan kawasan terpadu di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Senin (5/6/2017). Sebelumnya rombongan OPD bersama Bupati Ali Mukhni melakukan salat Zuhur berjamaah di Aula IKK, Parit Malintang.

Walau panas terik, tak menghalangi semangat pejabat eselon II dan III berjalan sepanjang dua kilo meter. Di antaranya Sekda Jonpriadi, Asisten Ekbang Nettiwarni, Asisten Pemerintahan Idarussalam, Kadiskominfo Zahirman, Kadisducapil Fadhly, Kadis DPMPTP Hendra Aswara, Kadis Satpol PP dan Damkar Rianto dan staf ahli beserta sejumlah wartawan.

Dalam perjalanan, Bupati Ali Mukhni menceritakan bahwa pembangunan Sumatera Barat ke depan, ada di Kabupaten Padang Pariaman. Karena lahan di Kota Padang semakin sempit, tidak memungkinkan pembangunan berskala nasional dan internasional.

"Cobalah pikir di Padang, di selatannya kawasan Bungus, di timur kawasan Sitinjau Laut, di barat ada pantai. Otomatis, yang bisa menyediakan lahan yang luas hanyalah Padang Pariaman sebagai penyangga ibukota. Peluang inilah yang kita optimalkan," ujar Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur.

Kabupaten Padang Pariaman, tambahnya, dianugerahi Allah SWT lokasi yang strategis, berada di poros Sumbar dan didukung keberadaan Bandara Internasional Minangkabau. Masyarkatnya pun, sangat terbuka dengan pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan dan perbaikan ekonomi.

"Buktinya kita sukses bangun Balai Diklat Pelayaran, MAN Insan Cendikia, Embarkasi Haji, Stadion Utama. Semuanya terletak di Padang Pariaman," ujar alumni Harvard Kennedy School Amerika Serikat itu.

Terkait pembangunan kawasan Tarok, tersedia lahan clear and clean seluas 697 hektare yang kewenaangannya berada di tangan Bupati Ali Mukhni.

"Kabar gembiranya, Insyaallah awal Juli nanti ada MoU pembangunan Gedung LAN antara Kemendagri dan Kementrian PAN dan RB," ujar Bupati yang dikenal gigih membangun daerah itu.

Tokoh masyarakat setempat, Asrizal, mengatakan, pembangunan kawasan terpadu di Tarok akan membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran bagi anak kemanakan di sekitar lokasi. "Kita dukung pembangunan kawasan Tarok, Insyaallah, sangat berdampak positif terhadap ekonomi rakyat," ujar Asrizal. (rel)

Senin, 05 Juni 2017

Dinas PU Sumbar Akan Menganggarkan Pengaspalan Jalan Balai Diklat Pelayaran Tiram

Dinas PU Sumbar Akan Menganggarkan Pengaspalan Jalan Balai Diklat Pelayaran Tiram

Padang Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM--Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumatera Barat Fathol Bari merespons permohonan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni untuk kelanjutan pengaspalan jalan di depan Balai Diklat Pelayaran di Tiram, Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis.

Pembangunan jalan tersebut merupakan kewenangan dari Provinsi Sumbar sehingga pembangunan dan perbaikan sepenuhnya menjadi taanggung jawab Prop. Sumbar.

"Alhamdulillah, tadi Pak Kadis PUPR sampaikan akan masukkan anggarannya pada APBD Perubahan tahun ini," kata Bupati Ali Mukhni di Pendopo, Pariaman, Rabu lalu.

Sebagaimana diketahui bahwa tahun 2016 lalu, dari panjang jalan sekitar dua kilometer telah dilakukan pengaspalan sekitar 1,5 kilo. Jadi masih menyisakan sekitar 500 meter.

Saat ini jalan sudah rusak parah apalagi jika terjadi hujan lebat yang mengakibatkan lobang yang cukup dalam. Sehingga banyak mobil ynag terjebat dan mogok serta menimbulkan ketidaknyamanan pengguna jalan.

Ali Mukhni mengakui jalan Alternatif Padang-Pariaman telah banyak dilewati kendaraan roda empat naik pasaman, agam atau sebaliknya. Apalagi lebaran nanti jumlah lalu lintas akan semakin padat sehingga perlu menjadi perhatian Pemprov Sumbar berkolaborasi dengan Pemkab Padang Pariaman.

"Upaya kita dari Pemkab, jika berlobang, kita timbun dan keraskan, semoga tidak lagi diaspal" ujar Bupati yang juga Ketua DPW PAN Sumbar itu. (rel)

Sabtu, 03 Juni 2017

Ketua PN Pariaman Admiral, SH, MH, Ajak Masyarakat Taati Aturan Hukum

Ketua PN Pariaman Admiral, SH, MH, Ajak Masyarakat Taati Aturan Hukum

Ketua Pengadilan Negeri Pariaman Kelas IB Pariaman Admiral, SH, MH Selaku Ketua Tim Ramadhan Padangpariaman didampingi Staf Ahli Bupati Taslim dan Camat Patamuan Hasan Basri, Ketika Menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Raya Koto Mambang Kampuang Tanjuang ( Fhoto : Darwisman )
Patamuan, BANGUNPIAMAN.COM---Ketua Pengadilan Negeri Kelas IB Pariaman Admiral, SH, MH mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mentaati aturan hukum. Untuk itu diingatkan jangan sekali-kali melanggaran aturan hukum kalau tidak ingin berurusan dengan penegak hukum baik itu Polisi, Kejaksaan maupun Pengadilan.

" Cukuplah berurusan dengan penegak hukum ketika membutuhkan surat-surat yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan atau minta perlindungan keamanan atau datang ketika diminta menjadi saksi ketika terjadi perkara di pengadilan," kata  Admiral, SH, MH dihadapan jemaah Masjid Raya Koto Mambang Kampuang Tanjung, Nagari Kampuang Tanjuang Koto  Mambang Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Jumat (2/6/2017) malam, ketika memimpin tim ramadhan Kabupaten Padangpariaman.

Perlu diingat, kata Admiral,  peraturan hukum yang dibuat pemerintah bertujuan kesejahteraan rakyat serta untuk ketertiban umum. Sehingga dengan adanya aturan hukum tersebut akan dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu Pj.Walinagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian
Yoserizal mengatakan, nagari yang dipimpinnya adalah nagari pemekaran. Berkat dukungan masyarakat roda pemerintah nagari sudah dapat berjalan sebagaimana mestinya.

" Kini kita dari pemerintahan nagari Kampuang Tanjuang Koto Mambang Sungai Durian tengah mempersiapkan administrasi pemerintahan terkait akan turunnya tim depdagri sebelum diturunkannya nomor register nagari," ungkap Yoserizal yang sehari-harinya juga Sekcam VII Koto itu.

Usai mendengar santapan rohani yang disampaikan Tuangku Sutan, Ketua Tim Ramadhan Padangpariaman Admiral, SH, MH yang didampingi anggota tim Staf Ahli Bupati Taslim, Camat Patamuan Hasan Basri, Pj.Walinagari Yoserizal menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid berupa uang tunai dan seperangkat Alqur'an senilai Rp.5.000.000.

" Atas nama pengurus saya mengucapkan terima kasih kepada Tim Ramadhan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. Insya Allah bantuan ini akan kami manfaatkan untuk kepentingan Masjid," kata Ketua Mesjid Raya Kampuang Tanjuang Koto Mambang Burhanis. (wis)





Jumat, 02 Juni 2017

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno : Ali Mukhni Bupati Berprestasi, Namanya Harum Dimana-Mana

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno : Ali Mukhni Bupati Berprestasi, Namanya Harum Dimana-Mana

Nan Sabaris, BANGUNPIAMAN.COM---Gubernur Irwan Prayitno memuji Bupati Ali Mukhni setinggi langit terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di Padang Pariaman. Boleh dikatakan mayoritas APBD Sumbar dialokasikan untuk membiayai proyek-proyek dan pembebasan lahan berskala nasional.

Satu hal yang menjadi catatan penting, bahwa Ali Mukhni berhasil dalam pembebasan lahan dengan cepat, langsung turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan stakeholders dan pendekatan humanis dengan seluruh lapisan masyarakat.

"Bupati Ali Mukhni, Kepala Daerah berprestasi. Namanya harum di mana-mana hingga pemerintah pusat. Tugas yang saya perintahkan, dengan cepat dituntaskan, terutama pembebasan lahan. Beliau memang seorang pekerja keras," ujar Irwan di hadapan ratusan jamaah ketika memimpin Tim Safari Ramadhan (TSR) di Mesjid Baitul Makmur, Kapalo Koto, Kec. Nan Sabaris, Kamis (01/06).

Sepak terjang Ali Mukhni, kata Irwan, dalam menggaet proyek pusat sudah banyak terbukti. Contoh, Pembangunan Diklat Pelayaran pesaingnya dari Pessel, Padang dan Agam. Tapi Pemprov Sumbar Mendukung dibangun di Padang Pariaman.

"Kepala daerah lain sibuk melobi saya, tapi Pak Ali Mukhni hanya kedip-kedip mata saja sama saya, sekarang sudah berdiri megah di Tiram," ujar mantan Anggota DPR RI itu.

Kemudian, MAN Insan Cendikia, pesaingnya dari empat daerah, yaitu Dharmasraya, Pessel, Pasaman, Padang. Akhirnya, diputuskan dibangun di Sintuk, Kab. Padang Pariaman.

"Lagi-lagi itu hanya kedip-kedip mata dari Pak Ali Mukhni. Sekarang bangunan juga megah, boarding school dan telah menerima siswa," ujar gubernur yang baru saja pulang dari Belanda itu.

Begitu juga dengan pembangunan stadion utama, embarkasi dan asrama haji, jalan lingkar Duku Sicincin, Winrip Jalan Lubuk Alung- Sicincin, Lubuk Alung-Kurai Taji, semuanya berjalan lancar.

"Jadi dari kedip-kedip mata itu, pak Ali Mukhni mampu menyediakan dan membebaskan lahan dengan aman. Ini yang membedakannya dengan Kepala Daerah lain," kata Gubernur yang berhasil Opini WTP dari BPK RI baru-baru ini.

Bupati Ali Mukhni membenarkan bahwa Gubernur Irwan Prayitno sangat pro aktif dan berkontribusi penuh dalam mendukung seluruh pembangunan infrastruktur. Bahkan mega proyek nasional dibiayai oleh APBD Propinsi Sumbar untuk pembebasan lahan.

"Padang Pariaman tidak punya uang untuk menganggarkan pembebasan lahan. Alhamdulillah, saya mengadu kepada pak Gubernur dan beliau bersedia membantu sepenuhnya," kata peraih Opini WTP keempat kalinya itu.

Terkait pujian Gubernur Irwan Prayitno mengenai pembebasan lahan, Ali Mukhni bekerja agar dapat dinikmati masyarakat hasilnya. Pemerintah pusat tidak akan mau mengucurkan dananya apabila status tanah belum clear and clean. Untuk itu ia baik siang maupun malam melakukan pendekatan dengan masyarakat.

"Yang saya pegang pesan pak Gubernur saat dilantik 17 Februari 2016 lalu, jangan serahkan tugas-tugas ke bawahan saja. Nanti laporannya ABS saja. Jadi saya pimpin langsung pembebasan lahan mega proyek nasional. Biar tuntas, clear and clean," ujar peraih Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Joko Widodo itu.(***/rel)
Wabup Padangpariaman Suhatri Bur : Mari Jaga Lingkungan dari Rongrongan Perpecahan

Wabup Padangpariaman Suhatri Bur : Mari Jaga Lingkungan dari Rongrongan Perpecahan

Parit Malintang, BANGUNPIAMAN.COM---Untuk pertama kalinya, upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila diperingati secara resmi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (1/6/2017).

Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, bertindak sebagai inspektur upacara. Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-72 berjalan khidmat di tengah menjalankan hari kelima puasa Ramadan.

Peserta upacara yang terdiri dari ASN di lingkungan Pemkab Padang Pariaman, Kodim 0308 Pariaman dan Polres Padang Pariaman terlihat semangat mengikuti upacara yang baru pertama kali diadakan sejak Keputusan Presiden RI Nomor 24 tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila diterbitkan tanggal 1 Juni 2016 lalu.

Dalam sambutan Presiden RI Joko Widodo yang dibacakan Suhatri Bur ditegaskan bahwa Upacara hari Lahir Pancasila diperingati untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir. Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita," ujar Suhatri Bur.

Presiden mengingatkan bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Roe adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah ke-bhinneka tunggal ika-an kita.

Namun, katanya lagi, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Kebinekaan kita sedang di uji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita. Saaat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak mengaungkan hoax alias kabar bohong.

Presiden Jokowi mengajak untuk belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah tersebut.

"Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Dengan Pancasila, Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur si tengah kemajemukan," katanya.

Oleh karena itu, presiden mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.

Pemahaman dan pengalaman Pancasila dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara harus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengalaman nilai-nilai Pancasila.

Senada dengan ajakan dan himbauan Presiden, Suhatri Bur juga menyampaikan pesan Bupati Padang Pariaman untuk saling menjaga lingkungan dari rongrongan perpecahan, saling hujat menghujat baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.

"Kita baca bersama di media masa, ada ulama kita yang ditangkap karena ujaran kebencian, menghujat dan memfitnah institusi resmi. Jangan ini sampai terjadi pada kita," kata mantan Ketua KPU Padang Pariaman ini.

Suhatri mengajak untuk saling menghargai sesama, hargai kebhinekaan dan saling ingat mengingatkan jika ada yang terdorong nafsu menyikapi berita di media masa.

"Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita Indonesia, Kita Pancasila. Semua Anda Indonesia, semua Anda Pancasila. Saya Indonesia, saya Pancasila," tutup Suhatri Bur mengakhiri sambutannya. (hms)

Kamis, 01 Juni 2017

Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumbar,  Kunjungi Mesjid Taqwa Kampung Tanjung

Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumbar, Kunjungi Mesjid Taqwa Kampung Tanjung

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni Dihadapan Jemaah Masjid Taqwa Kampung Tanjung Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Ketika Mendampingi Tim Safari Ramadhan Propinsi Sumatera Barat mengunjungi Mesjid ini, Rabu 31 Mei 2017. ( Fhoto : Humas Pemkab Padang Pariaman )

Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi Sumatera Barat dipimpin Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Ir H Syafruddin mewakili Gubernur, Rabu (31/05) mengunjungi jemaah Mesjid Taqwa Kampung Tanjung Kecamatan V Koto Kampung Dalam.

V Koto Kampung Dalam, BANGUNPIAMAN.COM--Tim Safari Ramadan (TSR) Provinsi Sumatera Barat dipimpin Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Ir H Syafruddin mewakili Gubernur datang mengunjungi jemaah Mesjid Taqwa Kampung Tanjung Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Rabu (31/5/2017).

Ikut dalam rombongan TSR Provinsi, Ketua LKAAM Sumbar, Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Sosial, Kabiro Organisasi.

Kunjungan TSR Provinsi disambut Bupati Ali Mukhni dan Kepala OPD Kabupaten Padang Pariaman di kediaman resmi Bupati di Karan Aur, Pariaman. Sebelum menuju Kampung Dalam, rombongan TSR berbuka puasa bersama.

Dalam pengarahannya di hadapan ratusan jamaah masjid, Gubernur berpesan agar masyarakat selalu menjaga kerukunan dan selalu memupuk rasa kebersamaan.

“Melalui momentum Ramadan ini mari sama-sama kita bentengi diri, keluarga dan masyarakat dari pengaruh negatif narkoba dan pergaulan bebas. Gubenur mengimbau supaya Padang Pariaman tidak ikut terimbas virus yang lagi merebak sekarang seperti LGBT," kata Syafruddin.

Syafruddin juga menyampaikan kepada orang tua untuk tidak memberikan HP pintar kepada anak-anak yang masih usia sekolah.

"Diharapkan kepada orang tua untuk menunda memberikan HP pintar kepada anak-anak kita yang masih usia sekolah. Kenapa, karena terbukti merusak sistim otak anak. Contoh, anak disuruh makan, disuruh shalat, disuruh ke sekolah, disuruh ke pasar, jawabnya pasti tungu sebentar. Karena apa? Karena gila main games di HP," pintanya.

Terkait pembangunan di Padang Pariaman, Asisten II Sekdaprov menyampaikan pesan Gubernur yang sangat mengapresiasi. “Kita dari Pemerintah Provinsi juga akan melanjutkan pembangunan Stadion Utama Sumbar di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung,” katanya lagi disambut seruan alhamdullilah dari jemaah.

Pada kesempatan itu Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur.

“Alhamdulillah..., pak Gubernur juga meninggalkan sumbangan sebesar Rp20 juta untuk pembangunan Masjid Taqwa Kampung Tanjung,” ujar Bupati.

Bupati pun dengan uang pribadinya ikut menyumbang Rp5 juta dan 1 paket Al Quran kepada pengurus masjid.

Bupati mengingatkan kepada jemaah untuk menjaga kebersihan, menghemat energi, menjaga keamanan lingkungan agar pelaksanaan ibadah puasa baik di siang hari maupun malam hari berjalan dengan baik tanpa gangguan. (rel)

Wako Mukhlis Rahman : Pancasila Telah Menyatukan Bangsa Indonesia

Wako Mukhlis Rahman : Pancasila Telah Menyatukan Bangsa Indonesia

Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Ke-72, Dilaksanakan Pemerintah Kota Pariaman di Halaman Balaikota Pariaman. ( Fhoto : Edi Junaidi-Kominfo Kota Pariaman)

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM --- Dengan adanya peringatan Hari Lahirnya Pancasila ini, hendaknya dapat kembali menyatukan bangsa Indonesia yang sempat terjadi konflik politik, kepentingan dan agama. Sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), akan selalu terpatri didalam sanubari kita. Bahwa anugerah Bhineka Tunggal Ika, adalah rahmat yang diberikan Allah SWT, kepada kita bersama.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya pada Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 juni 1945 - 1 juni 2017 (72 tahun), tingkat Kota Pariaman, di halaman Balaikota Pariaman. Kamis (1/6).

 “Sejarah lahirnya pancasila, Pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia merdeka, yang dinamakannya "Pancasila". Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu, diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI),” ungkapnya.

Mukhlis Rahman yang juga membacakan Amanat dari Presiden RI bapak Joko Widodo mengatakan bahwa Tahun 2017 ini, adalah kali pertama dilaksanakan serentak seluruh indonesia dalam memperingati hari lahir pancasila dengan menggelar Upacara Bendera, hal ini dilakukan karena saat ini telah banyak yang berusaha untuk menggerus keharmonisan kita dalam berbangsa dan bernegara, sehingga digagaslah untuk menjadikan tanggal 1 juni sebagai Hari besar negara, dan hari libur nasional.

“Kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman, takdir tuhan untuk kita adalah keberagaman, dari sabang sampai merauke adalah keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia, itulah Kebhineka tunggal ika-an kita,” isi pidato Jokowi yang dibacakan oleh Wako.

Diakhir amanatnya, Joko Widodo mengajak untuk saling menjaga perdamaian, menjaga persatuan dan persaudaraan diantara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa, dan saling bahu membahu bergotong royong demi kemajuan Indonesia.

Hadir dalam upacara ini Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dan istri Ny. Lucy Genius, Ketua DPRD Mardison Mahyuddin, Ketua TP PKK Ny. Reni Mukhlis, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo, Dandim 0308 Pariaman Letkol Arh. Hermawansyah, Kepala Kemenag Kota Pariaman Muhammad Nur, Sekretaris Daerah Indra Sakti dan istri Ny. Kartini Indra, Kepala BPS Humahyun Akbar, Forkopimda, Kepala BUMN/BUMD, Asisten, Staf Ahli, Kepala SOPD, Kabag, Camat dan peserta Upacara yang hadir. (rel/j)
Kepala Kanwil BPN Sumbar: Bupati Ali Mukhni Memiliki Kewenangan Menguasai Tanah Negara di Tarok

Kepala Kanwil BPN Sumbar: Bupati Ali Mukhni Memiliki Kewenangan Menguasai Tanah Negara di Tarok

Padang, BANGUNPIAMAN.COM----Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Sumatera Barat Musriadi mengatakan, Bupati Padang Pariaman memiliki kewenangan yang sah dan kuat secara hukum dalam mengatur peruntukan dan penggunaan tanah negara yang terletak di Tarok, Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, sepanjang untuk kepentingan daerah dan masyarakat.

Hal itu disampaikannya kepada Kabag Humas dan Protokol, Andri Satria Masri, yang menemuinya di ruang kerjanya di Padang (30/5/2017).

Kepada Kabag Humas, Musriadi menjelaskan tentang status tanah Tarok secara singkat dan sederhana.

Menurutnya, status tanah itu sudah jelas dengan terbitnya Surat Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional (SK Kepala BPN) Nomor 25-V.B-2003 tanggal 3 September 2003 tentang Penegasan Batalnya Pemberian Hak Guna Usaha Berdasarkan SK Kepala BPN Tanggal 5 Oktober 1992 Nomor 24/HGU/BPN/92 Atas Tanah Terletak Di Kabupaten Padang Pariaman.

Pada Diktum Pertama SK Kepala BPN tersebut menegaskan batalnya pemberian Hak Guna Usaha (HGU) yang diberikan berdasarkan SK Kepala BPN tanggal 5 Oktober 1992 nomor 24/HGU/BPN/92 kepada PT. Purna Karya atas tanah seluas 697 Ha terletak di Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung (sekarang 2 x 11 Kayu Tanam) Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat kepada PT. Purna Karya dan menyatakan tanah tersebut kembali menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh Negara.

Kemudian disambung pada Diktum Kedua dengan berbunyi Terhadap tanah tersebut diserahkan sepenuhnya pada Bupati Padang Pariaman, untuk mengatur peruntukan dan penggunaan tanahnya sesuai dengan Rencana Umum Tata Ruang Wilayah setempat dan perundangan yang berlaku.

Menyikapi pertanyaan Andri tentang bagaimana sebaiknya Bupati bersikap dengan munculnya riak-riak di tengah masyarakat Tarok yang mengklaim bahwa tanah yang direncanakan akan dijadikan kawasan pendidikan terpadu, Musriadi kembali menegaskan bahwa status tanah tersebut telah diputuskan oleh kepala BPN dengan Nomor Keputusan 25-V.B-2003.

"Bupati harus menjalankan kewenangannya sesuai keputusan yang telah dikeluarkan tesebut," kata Musriadi tegas.

Dikatakan Musriadi, bahwa dia hanya bisa berbicara sesuai data yang ada. Data tersebut yakni, Keputusan Kepala BPN nomor 25-V.B-2003. "Dengan keputasan tersebut, jelas status tanah itu," katanya.

Pada kesempatan itu juga diungkapkan Musriadi, bahwa tanah ulayat dan tanah negara jauh berbeda."Status sebuah Tanah Ulayat diatur melalui Perda Provinsi Sumbar nomor 6 tahun 2008 sedangkan tanah Negara diatur pada PP nomor 24 tahun 2007," jelasnya.

Berbicara tetang tanah Negara yang telah diserahkan sepenuhnya pada Pemerintah Daerah, Bupati memiliki kewenangan penuh pengelolaanya untuk kepentingan umum. Seperti untuk pembangunan perkantoran, sarana pendidikan, kantor diklat atau kepentingan umumnya. Tentunya hal tersebut harus sesuai dengan rencana tata ruang wilayah bersangkutan.

"Kalau tanah ini diperuntukan untuk perorangan, seperti untuk anak Bupati, kerabat dekat atau tokoh masyarakat lainya, ini baru melanggar dari ketentuan," kata Musriadi.

Musriadi menjelaskan, kalau lokasi tanah negara tersebut telah dipetakan penggunaannya untuk kepentingan umum, maka institusi yang akan membangun pada daerah tersebut telah bisa mengajukan penerbitan sertifikatnya. Tentunya pengajuan tersebut harus sesuai peraturan yang berlaku.

Tahapan pengajuan sertifikat tersebut dimulai dengan pengajuan Alas Hak oleh instansi bersangkutan dan kemudian diteruskan pada BPN. Selanjutkan BPN akan memproses untuk penerbitan sertifikat.

Menurut Musriadi, sertifikat sebuah tanah negara memiliki dua status, yakni, Hak Pakai dan Hak Pengelolaan.

"Hak pakai merupakan, hak yang diberikan pada instansi pemerintah yang dipergunakan untuk kepentingan instansi tersebut," terangnya menutup pembicaraan. (rel)
Akademi Keperawatan (AKPER) Pemda Padang Pariaman secara resmi tidak menjadi milik pemda

Akademi Keperawatan (AKPER) Pemda Padang Pariaman secara resmi tidak menjadi milik pemda

Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM-- Akademi Keperawatan (AKPER) Pemda Padang Pariaman yang dulunya bernama Sekolah Pendidikan Keperawatan (SPK), yang berlokasi di bekas komplek gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman dan selama ini telah menciptakan ribuan tenaga perawat yang berkompeten dari putra putri Padang Pariaman, secara resmi tidak menjadi milik pemda lagi seiring dicabut Perdanya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (31/5/2017).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Januar Bakri, SH dibuka pada jam 11.00 wib di ruang rapat Sekretariat DPRD itu dan dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE, MM beserta Pimpinan OPD ini berlangsung alot, tertib dan lancar.

Sesuai rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda percabutan Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang AKPER Milik Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyatakan bahwa seluruh fraksi-fraksi di DPRD setuju bahwa AKPER tidak lagi di bawah naungan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman merujuk pada aturan dari Kemenristekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, Pendidikan Tinggi) yang menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak boleh memiliki sekolah menengah dan sekolah tinggi atau pun sejenisnya.

"Meskipun AKPER Pemda tidak lagi di bawah naungan Pemda Padang Pariaman, pendidikan keperawatan di AKPER tidak serta merta dihentikan, karena pendidikan perkuliahan yang sedang berlangsung dan banyak tenaga pendidiknya berasal dari ASN Kabupaten Padang Pariaman. Berangkat dari itu maka kami akan seleksi siapa yang pantas mengelola AKPER ini untuk ke depannya," ungkap wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE, MM.

Acara rapat dilanjutkan dengan penanda tanganan Surat Keputusan Pencabutan Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang AKPER oleh Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman disaksikan oleh anggota DPRD Padang Pariaman dan Pimpinan OPD yang hadir di dalam ruangan rapat Sekretariat DPRD. Sidang pencabutan Perda AKPER pun berakhir pada pukul 15.10 WIB. (rel)